Feature

Yuk, Kuasai Skill Bersih-bersih Rumah Saat ART Sedang Mudik

Lebaran memang masih menghitung minggu. Tapi biasanya seminggu atau beberapa hari sebelum lebaran pasti pekerja atau asisten rumah tangga yang bekerja di rumah kita mengajukan cuti lebaran lantaran ingin mudik ke kampung halaman. Nah, di momen seperti inilah kamu pasti pernah merasakan betapa ‘kagetnya’ pekerjaan rumah yang selalu menumpuk saat asisten rumah tangga sedang tak bisa membantumu.

Hei, tetap tenang ya. Kamu bisa mengerjakan ini semua, kuncinya yaitu tetap tenang dan rajin cari tahu info penting soal cara membereskan hal-hal yang kelihatan berantakan. Cara yang dimaksud bukan secara teknis lho, tapi lebih ke cara cepat atau tips tangkas yang bisa membantumu jadi lebih efisien saat bekerja.

Dimulai dengan Membersihkan Peralatan Dapur, Seberapa Rutin Kamu Membersihkan Talenan?

Cara terbaik membersihkan talenan yaitu bukan dengan mencucinya, tapi coba gunakan potongan lemon dan garam. Siapkan satu buah lemon, lalu potong jadi dua bagian, taburkan garam di permukaan talenan kemudian usap permukaan tersebut dengan bagian buah lemon yang sudah kamu potong.

Saat Teflon Sudah Tak Lagi Mengkilap, Jangan Buru-buru beli yang Baru

Hei, tak perlu beli baru saat teflon yang sering kamu pakai untuk memasak tetiba terlihat kusam. Sejatinya ada lho tips mudah yang bisa kamu lakukan yaitu dengan menyiramnya dengan air cuka sampai keraknya terlihat mengelupas. Setelahnya, olesi minyak pada permukaan teflonmu dan panaskan dengan suhu 350 derajat selama satu jam.

Jangan Cuma Peralatan Dapur, Headset-mu Pun Perlu Dibersihkan

Selain papan ketik, tahukah kamu kalau benda yang sering jadi sarang bakteri adalah headset yang sering kamu pakai sehari-hari lho. Apalagi kalau kamu terbiasa meminjamkan barang yang satu ini. Nah, supaya kebersihannya tetap terjaga, pakai sikat gigi untuk membersihkan area headset yang sukar dijangkau oleh jari atau lap. Setelahnya, bersihkan juga kabel headset yang sering menjuntai dan kotor oleh debu.

Cuka Memang Serbaguna, Kamu Bisa Memakainya Juga untuk Membersihkan Meja

Saat akhir pekan, gunakan saja waktumu untuk membersihkan meja. Agar lebih efektif, manfaatkanlah kembali cuka yang ada di dapur. Caranya cukup buat campuran cuka dengan minyak zaitun atau minyak goreng dengan perbandingan ¼ cuka dan ¾ minyak. Setelahnya, usap mejamu dengan lap yang sudah dicelup ke campuran tersebut.

Untuk Membersihkan Permukaan Setrika, Manfaatkan Saja Garam Meja

Punya setrika yang kebetulan berkerak? Bersihkan saja pakai garam meja. Caranya sederhana. Cukup taburkan garam di atas papan setrika yang biasa kamu gunakan kemudian taruh setrika dalam suhu yang sudah panas di atas taburan garam tersebut dan bolak balikkan seperti kamu menyetrika baju. Kerak pun akan hilang perlahan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Melacak Ratusan Penguntit, Taylor Swift Pakai Teknologi Pemindai Wajah Saat Konser

Taylor Swift ternyata menggunakan teknologi pendeteksi wajah saat menggelar California’s Rose Bowl pada Mei lalu demi mengawasi ratusan penguntit atau stalker yang kerap membuntutinya.

Dikutip dari The Verge, alat ini dipasang pada sebuah perangkat khusus. Para pengunjung pun tak sadar kalau sebenarnya keberadaan alat ini ditanam pada perangkat berupa papan elektronik yang menampilkan video proses latihan Taylor Swift. Baru kemudian saat para penonton memperhatikan video tersebut, secara diam-diam alat pendeteksi merekam dan memindai wajah masing-masing pengunjung.

Berdasarkan wawancara Rolling Stone dengan seorang petugas keamanan konser, wajah-wajah tersebut kemudian dikirimkan ke Nashville, Amerika Serikat, yang menjadi “command post”, untuk dicocokkan dengan muka-muka penguntit yang sebelumnya sudah diketahui.

Taylor Swift menjadi artis Amerika Serikat pertama yang diketahui menggunakan teknologi pendeteksi wajah di konsernya. Sayangnya, saat ini masih jadi perdebatan apakah penggunaan teknologi ini bisa dibenarkan secara hukum. Sebab, ada yang menilai konser menjadi ranah pribadi bagi penyelenggara. Dengan demikian, penyelenggara berhak memantau pengunjung yang datang. Namun, penggunaan teknologi ini terbilang tak lazim dan berlebihan, namun ternyata hal ini bukan yang pertama.

Sebelumnya, pada April 2018, polisi di China menangkap seorang pelaku kejahatan yanng bersembunyi di antara sekitar 60.000 penonton konser di Nanchang International Sports Center. Sistem pengawasan ini bisa mengawasi pergerakan orang di kerumunan karena menggunakan sistem pemantau “Xue Liang” atau “Sharp Eye”.

Di Amerika Serikat, teknologi pemindaian wajah nantinya akan dikembangkan untuk menggantikan sistem tiket. Jika berhasil, penonton film di bioskop tidak perlu lagi menggunakan tiket kertas, karena cukup dengan menggunakan wajah yang sudah dipindai sesuai dengan nomor bangku sesuai saat pembelian.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Berkunjung ke Vatikan, Menteri Susi Penuhi Undangan dari Paus Fransiskus dan Bahas Isu Kelautan

Pada salah satu agenda kerja di Eropa baru-baru ini, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti terlihat mengunjungi Vatikan untuk memenuhi undangan dari Paus Fransiskus. Yap, Fungsi Penerangan Sosial Budaya KBRI Vatikan Wanry Wabang mengungkapkan, Ibu Susi berkunjung ke Vatikan dalam rangka menghadiri audiensi dengan Paus bersama ribuan umat Katolik dan wisatawan non-Katolik.

Undangan tersebut beliau terima, tatkala menghadiri acara Our Ocean Conference di Bali 29-30 Oktober beberapa waktu lalu. Dalam acara yang berlangsung di Aula Paolo Sesto Vatikan, Rabu (12/12) lalu, pukul 09.00-11.00 waktu setempat tersebut. Menteri perempuan yang terkenal dengan kata “Tenggelamkan” itu, berkesempatan untuk bersalaman dengan Paus Fransiskus dan menyampaikan ucapan terima kasih atas surat Paus yang dikirimkan pada acara Our Ocean Conference 2018 serta mengundang Paus ke Indonesia.

“Saya mengucapkan terima kasih secara langsung atas dukungan dan komitmen Vatikan yang disampaikan oleh H.E Archbishop Piero Pioppo…,” ucap bu Susi seperti dilansir dari Antara, Jumat (14/12)

Selain itu, Menteri Susi juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Vatikan Monsinyur Paul Richard Gallagher di Istana Apostolik Vatikan. Adapun tujuan pertemuan itu adalah untuk membahas pengertian antara Vatikan dan Indonesia mengenai upaya penanggulangan pencurian ikan dan “perbudakan” di sektor perikanan.

Kepada Susi, Paus menyatakan akan terus mendoakan dan memberikan dukungan bagi rakyat dan bangsa Indonesia. Dan Vatikan juga berjanji, untuk setuju membantu upaya Indonesia mengangkat isu hak-hak kelautan di forum PBB.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top