Feature

Work Out Sendiri Saja Sudah Kaya Manfaat, Gimana Kalau Bareng Pasangan?

Sering melakukan latihan fisik atau yang populer dengan istilah work out? Kalau jawabanmu ‘Ya’, tandanya kamu memang punya kesadaran tinggi terhadap kesehatan. Sementara, kalau diminta memilih, kamu lebih suka work out sendiri atau ditemani pasangan? Selebritis sekelas Raisa saja sering terlihat work out bareng sang suami, Hamish Daud. Kalau kamu, bagaimana?

Usut punya usut, work out bersama pasangan ternyata bisa menstimulasi otak untuk meningkatkan produksi hormon endorfin. Keberadaan hormon ini sangat baik untuk tubuh. Terutama untuk pasangan suami istri, hormon endorfin punya peran penting dalam meningkatkan kualitas bercinta dengan pasangan.

Di lain sisi, melakukan latihan fisik juga membuat seseorang terlihat lebih atraktif di depan pasangannya. Rutin melakukan aktivitas ini akan membantu meningkatkan massa tubuh. Hal inilah yang otomatis juga mendorong produksi testoteron di dalam tubuh. Namun manfaat semacam itu tak akan terjadi kalau latihan fisikmu tak diimbangi dengan pola makan yang benar. Karenanya, tetap jaga pola makan sembari rutin melakukan work out demi hasil yang maksimal.

Work Out Bersama Pasangan Punya Manfaat Setara Kencan yang Bisa Mempererat Hubungan Kalian

Mengutip Men’s Health, para peneliti mengklaim jika melakukan work out bersama ternyata dapat membuat pasangan merasa tertantang. Dua individu tersebut yakin kalau mereka bisa menyelesaikan setiap fase work out dengan baik bersama pasangannya. Hal ini yang membuat ikatan diantara keduanya semakin kuat. Tak hanya berusaha saling memahami secara emosional, work out berguna membangun pemahaman mengenai kemampuan daya tahan tubuh pasangan. Cobalah berlatih angkat beban berdua, latihan semacam ini disinyalir ampuh membangun mood yang baik pada masing-masing individu serta melatih kekompakan ritme kalian berdua saat melakukan tantangan yang sama.

Jalinan Cinta Akan Semakin Terasa Lantaran Sering Latihan Fisik Bersama

Gairah fisik bisa dibangun lewat seringnya intensitas latihan bersama pasangan. Percayalah, aktivitas semacam ini akan membuat denyut nadi, detak jantung, dan sirkulasi pernapasanmu jadi semakin teratur. Kalau fisikmu dan pasangan prima, para pakar mengklaim aktivitas bercinta akan semakin berkualitas. Karenanya, jangan sampai menolak ajakan pasanganmu kalau dia menawarkan untuk melakukan work out bersama.

Khusus Pria, Work Out Bersama Pasangan Akan Menurunkan Risiko Disfungsi Ereksi

Bagaimana bisa? Mungkin sebagian darimu akan bertanya demikian. Faktanya, saat kamu melakukan latihan fisik bersama pasangan, kamu juga sedang berusaha menghilangkan timbunan lemak supaya tidak mengalami obesitas, bukan? Ya, obesitas memang salah satu pemicu disfungsi ereksi pada pria. Sebelum terlambat, maka rajin-rajinlah work out bersama pasangan. Di lain sisi, berlatih fisik bersama pasangan akan meningkatkan rasa percaya diri saat bercinta. Jadi bagaimana? Masih mau menunda-nunda?

Tubuh Jadi Lebih Bugar dan Perasaanmu Jauh Lebih Bahagia Saat Menjalani Hari

Berlatih fisik bersama seseorang yang kamu sayang tentu menyenangkan. Apa lagi kalau kalian berdua bisa kompak saling memberi support dan mendorong satu sama lain dalam menyelesaikan tantangan work out. Sesekali buatlah kompetisi diantara kalian, hal itu akan memacu kamu dan pasangan untuk bisa menyelesaikan work out dengan lebih baik lagi. Selesai work out, manfaatnya juga bukan untuk tubuh saja. Selain tubuh jadi berkali-kali lipat lebih bugar, perasaanmu pun akan jadi lebih bahagia karena bisa melakukan latihan fisik sekaligus quality time bersama pasanganmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Urusan Paru-paru Tak Bisa Dianggap Enteng, Segera Periksa Ke Dokter Kalau Batukmu Kian Kronis

Paru-paru merupakan salah satu organ terpenting yang ada di dalam tubuhmu. Tak ada alasan untuk tidak merawatnya. Terlebih organ yang satu ini langsung berhubungan dengan peredaran darah. Karenanya, jika paru-parumu bermasalah, tubuhmu pun akan mengalami masalah terutama pada sistem metabolisme tubuh.

Untuk itu, kamu wajib waspada jika ada beberapa tanda atau gejala yang muncul lantaran masalah paru-paru. Mulai dari sekarang, jangan menganggap sepele permasalahan paru-paru. Penting untuk memperhatikan tanda dan gejala ini karena bisa jadi merupakan awal untuk penyakit paru-paru seperti COPD, asma, atau bahkan kanker paru.

Mengetahui tanda ini dapat membantu mempercepat pengobatan sebelum penyakit semakin parah. Diantara sekian banyak gejala, mengutip dari CNN, ini tanda kalau paru-parumu mulai bermasalah.

Batuk Kronis

Dikutip dari American Lung Association, batuk yang tergolong kronis merupakan batuk yang tak berhenti selama satu bulan atau lebih. Ini merupakan gejala awal yang memberi tahu bahwa terdapat masalah di dalam sistem pernapasan. Gejala semakin terlihat jelas jika batuk kronis ini disertai dahak, darah, atau demam.

Napas Berbunyi

Napas yang berbunyi sering juga dikenal dengan istilah mengi. Seperti dikutip dari Prevention, saat napas sudah mulai mengeluarkan bunyi, artinya terdapat sesuatu yang membuat saluran udara terhalang atau menyempit. Masalah yang muncul dapat berupa asma atau juga emfisema.

Batuk Darah

Darah yang keluar lewat batuk merupakan sinyal darurat adanya masalah pada paru-paru atau saluran pernapasan bagian atas. Batuk darah juga bisa merupakan tanda adanya infeksi atau peradangan di dalam organ sistem pernapasan. Untuk itu, segera periksakan kondisimu ke dokter kalau sudah mengalami gejala ini.

Sesak Napas

Perhatikan napasmu saat setelah beraktivitas. Sesak napas yang ditandai dengan napas pendek, tersengal-sengal, atau sulit bernapas usai beraktivitas yang tidak terlampau berat merupakan salah satu pertanda masalah dalam sistem pernapasan. Paru-paru yang bermasalah dapat membuatmu kesulitan bernapas, bahkan saat tidak melakukan kegiatan yang berat. Sulit bernapas ini terjadi karena sistem pernapasan tak menerima oksigen yang cukup.

Adanya Dahak

Dahak diproduksi oleh saluran udara sebagai bentuk pertahanan tubuh terhadap infeksi atau iritasi. Jika produksi lendir ini tak kunjung henti, bisa jadi terdapat infeksi pada paru-paru atau sistem pernapasan. Datangi dokter sesegera mungkin kalau kamu mengalami tanda-tanda semacam ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bagaimana Cara Menjaga Kebersihan Telinga yang Benar?

Banyak kontroversi yang muncul tentang bagaimana seharusnya cara kita membersihkan telinga dari kotoran. Nah, buat kamu yang masih bingung mengenai hal tersebut, yuk langsung simak saja penjelasan berikut ini.

Sebelum Masehi Sudah Ada Cara Kuno untuk Membersihkan Telinga yang Datang dari Romawi

Tekstur kotoran telinga, baik basah maupun kering ternyata dipengaruhi oleh unsur genetis. Terdapat cara yang dianjurkan dalam buku romawi De Medicina untuk membersihkan kotoran yang menumpuk dalam telinga. Caranya adalah dengan membuat larutan dari campuran minyak hangat dengan madu atau air daun bawang. Jika kotoran dalam telinga sudah encer, maka kotoran tersebut bisa dibersihkan dengan menggunakan air.

Ada Banyak Kasus Gendang Telinga yang Rusak Akibat Kesalahan dalam Membersihkan Telinga

Terdapat sekitar 2,3 juta orang UK berdasarkan hasil analisis tahun 2004 yang menemui dokter akibat gangguan telinga yang disebabkan oleh kotoran telinga. Masalah ini sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang bisa kamu sepelekan begitu saja. Jika masalah dibiarkan, maka hilangnya pendengaran mungkin saja bisa terjadi. Seringkali masalah timbul karena orang-orang mencoba membersihkan telinga mereka sendiri namun dengan cara yang salah.

Ada Banyak Cara untuk Membersihkan Telinga, Namun Sampai Saat Ini Masih Belum Diketahui Mana Cara yang Terbaik

Kebanyakan dokter lebih memilih untuk menggunakan pelunak material yang diikuti dengan air. Penggunaan cutton bud memiliki risiko yang cukup tinggi untuk keamanan fungsi pendengaran. Sayangnya meski sudah ada banyak cara untuk membersihkan telinga, sampai saat ini masih saja belum ditemukan cara terbaik dari beberapa pilihan cara yang ada.

Cara Paling Ideal untuk Membersihkan Kotoran Telinga Adalah Menyerahkan Tugas Tersebut pada Dokter Spesialis THT yang Sudah Ahli di Bidang Tersebut

Lebih baik cari aman saja. Kamu bisa memilih cara paling ideal yang ada, yaitu dengan datang ke dokter spesialis THT. Tentu saja dokter ini akan lebih tahu cara mana yang baik untuk membersihkan kotoran di telingamu. Lebih baik hindari membersihkan kotoran sendiri dengan menggunakan cutton bud  jika tidak benar-benar terpaksa.

Cara Pembersihan Kotoran Kekinian dengan Menggunakan Ear-candling Ternyata Juga Memiliki Risiko Tersendiri

Saat ini terdapat cara membersihkan kotoran yang cukup mudah, yaitu dengan teknik ear-candling. Namun sayangnya cara ini juga memiliki risiko. Ada beberapa kasus dimana lelehan lilin yang terbakar justru jatuh ke gendang telinga dan menimbulkan rasa sakit yang cukup hebat. Nah, lebih baiknya memang kamu membersihkan telinga dengan pelunak kotoran kemudian mengeluarkan kotorannya secara perlahan menggunakan alat pembersih telinga kecuali cutton bud ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Harus Melewati 6 Tes Kesehatan Ini Dulu Sebelum Melangsungkan Pernikahan

Setiap orang tentu ingin menikah bukan? Nyatanya menikah bukanlah hal kecil yang bisa disepelekan begitu saja. Ada banyak persiapan yang harus kamu lakukan sebelum kamu melangsungkan prosesi pernikahan yang cukup sakral itu. Bukan hanya dekorasi, gaun pernikahan hingga souvenir saja yang harus kamu persiapkan, dari segi kesehatan pun ada hal yang perlu kamu lakukan.

Kamu harus melakukan premarital check up sebelum kamu menikah. Berikut adalah rangkaian premarital check up yang perlu kamu ketahui.

1. Tahap Pemeriksaan Secara Umum

Pada tahap ini kamu akan melakukan serangkaian pemeriksaan umum, seperti pemeriksaan fisik, darah, rhesus dan juga pemeriksaan urinalisis lengkap. Tahap ini merupakan tahap pemeriksaan untuk mendeteksi adanya penyakit tertentu.

2. Tahap Pemeriksaan Penyakit Hereditas

Penyakit hereditas yang dimaksud adalah penyakit yang diturunkan oleh orangtua. Dalam tahapan ini, calon pengantin disarankan agar tahu riwayar kesehatan dari garis keturunannya.

3. Tahap Pemeriksaan Penyakit Menular

Yang dimaksud penyakit menular adalah penyakit seperti HIV, hepatitis B dan hepatitis C. Dalam tahapan ini juga akan dilakukan tes TORCH untuk mengetahui adakah infeksi penyakit yang bisa mengganggu kesuburan laki-laki maupun perempuan. Setelah itu akan dilanjutkan lagi dengan pemeriksaan penyakit syphilis dan IMS.

4. Tahap Pemeriksaan Organ Reproduksi dan Kesuburan

Untuk perempuan, tahap pemeriksaan ini terdiri dari pemeriksaan USG dan HSG. Harus ada pemeriksaan lebih lanjut juga untuk perempuan yang memiliki siklus haid yang tidak teratur. Sedangkan untuk laki-laki, biasanya akan dilakukan pemeriksaan fisik di antaranya pemeriksaan penis, skrotum, prostat dan hormon FSH dengan dilengkapi analisis sperma.

5. Tahap Pemeriksaan Tambahan

Tahap ini dilakukan bagi calon pengantin yang memiliki alergi tertentu. Dalam tahap ini juga akan dilakukan vaksinasi dewasa.

6. Tahap Pemeriksaan Ibu dan Calon Ibu

Tahap terakhir ini adalah tahap pemeriksaan yang dikhususkan untuk calon pengantin perempuan yang akan menjadi calon ibu. Pada tahap ini akan dilakukan pemeriksaan periodontal, thyroid stimulating hormone (TSH), pemeriksaan CBC, pap smear dan pemeriksaan kepadatan mineral tulang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top