Community

Waspada! Inilah 6 Penyakit Sistem Reproduksi Perempuan yang Harus Kamu Ketahui

Dewasa ini berbagai macam penyakit kelamin sudah mulai bermunculan, sebagai perempuan kamu harus selalu waspada tentang kesehatan sistem reproduksimu. Jangan sampai kamu terlambat mengetahui adanya penyakit dalam sistem reproduksimu karena ketidaktahuanmu. Semakin cepat kamu tahu, maka semakin cepat juga penanganan yang bisa kamu lakukan.

Agar ilmu kesehatanmu bertambah, mari lihat beberapa tanda-tanda di bawah ini. Jika 6 tanda di bawah ini terjadi padamu, artinya kamu memiliki masalah dengan sistem reproduksimu. Jangan dulu panik, segera lakukan pemeriksaan ke dokter ya!

1. Penyakit Toxic Shock Syndrome

Toxic shock syndrome adalah penyakit langka yang diakibatkan oleh racun bakteri Staphylococcus aureus atau Streptococcus pyogenes yang masuk ke pembuluh darah dan menginfeksi darah. Dalam hal ini, yang sangat berisiko mengalami penyakit ini adalah kelompok perempuan, karena perempuan mengalami menstruasi setiap bulannya dan hal ini bisa dimanfaatkan oleh bakteri untuk masuk ke dalam tubuh.

Untuk itu, jangan sampai kamu lupa mengganti pembalutmu karena dampaknya akan sangat berbahaya bagi dirimu sendiri. Gejala yang ditimbulkan adalah demam tinggi, muntah, diare dan shock secara bersamaan.

2. Gejala Awal HIV

HIV (human immunodeficiency virus) adalah virus yang merusak sistem kekebalan tubuh, dengan menginfeksi dan menghancurkan sel CD4. Semakin banyak sel CD4 yang dihancurkan, kekebalan tubuh akan semakin lemah, sehingga rentan diserang berbagai penyakit.

Awalnya, penderita ditandai dengan nyeri sendi dan otot, sakit kepala, diare, menggiggil, sakit tenggorokan serta tubuh menjadi lemah. Jadi, sebaiknya kamu waspada jika pergi ke tempat makan atau menggunakan tusuk gigi bekas, karena penyakit ini bisa menular lewat hubungan seksual.

3. Penyakit Oligomenorea

 

Salah satu gangguan menstruasi yang bisa dialami perempuan adalah oligomenorea. Gangguan menstruasi yang biasa dialami oleh perempuan pada usia subur ini ditandai dengan jumlah siklus menstruasi di bawah rata-rata, yaitu hanya sekitar 6-8 kali dalam kurun waktu setahun.

Siklus menstruasi penderita oligomenorea terbilang lebih panjang juga. Dibandingkan normal, di mana perempuan mendapat haid tiap 21-35 hari, perempuan dengan oligomenorea biasanya baru mendapat haid setelah 35 hari. Penyebab gangguan ini adalah sering melakukan olahraga berat, stres, atau efek samping dari penggunaan kontrasepsi. Mulai sekarang coba cek apakah siklus menstruasi mu normal atau tidak?

4. Gejala Vaginitis

 

Selanjutnya adalah gejala vagnitis, dimana vaginitis adalah infeksi yang terjadi pada vagina. Gejalanya yaitu gatal, iritasi pada vagina, sakit saat buang air kecil atau saat berhubungan seks, juga disertai flek dan pendarahan ringan. Jika kamu sudah mengalami gejala seperti ini, sebaiknya kamu mulai memeriksakannya ke dokter.

Penyebab penyakit ini adalah karena bahan kimia yang dihasilkan dari sabun atau wewangian, membasuh bagian dalam vagina atau infeksi jamur dan bakteri. Untuk itu, hati-hati dalam memilih produk dan merawat kesehatanmu ya.

5. Penyakit Kista Ovarium

 

Kista ovarium atau kista indung telur adalah kantong berisi cairan yang terbentuk di dalam ovarium. Gejalanya yaitu nyeri pada tulang pinggul, nyeri saat berhubungan seks, pendarahan lebih banyak dari biasanya saat menstruasi, menstruasi tidak normal dan sulit hamil. Segera periksakan ke dokter jika kamu merasa mengalami gejala itu, ya. Kista ovarium ini biasanya muncul selama masa subur atau selama perempuan mengalami menstruasi.

6. Selain Oligomenorea, Menstruasi Jauh Lebih Banyak Dari Biasanya Adalah Gejala Menorrhagia.

Menorrhagia atau haid berlebihan adalah keluarnya darah menstruasi secara berlebihan atau dalam jumlah yang terlampau banyak. Selama masa menstruasi, jumlah rata-rata darah yang dikeluarkan adalah 30-40 ml. Dan seorang perempuan dianggap mengalami haid berlebihan jika kuantitas darah yang dia keluarkan berkisar antara 60-80 ml. Penyebab dari menorrhagia ini bisa jadi karena kamu terkena radang panggul atau infeksi yang terjadi pada rahim.

Setelah membaca semua informasi di atas, sebaiknya kamu mulai hidup sehat mulai dari makanan sampai perawatan organ kewanitaanmu. Jangan sampai gejala-gejala yang terjadi kamu abaikan begitu saja karena itu bisa berdampak buruk untuk kesehatanmu juga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Tak Lagi Sama, Inilah 6 Pertanda Pasangan Merasa Jenuh Dalam Hubungan

Setiap hubungan tidak akan selamanya baik-baik saja. Seperti halnya dengan hubungan asmara, kamu dan dia tidak akan selalu satu pendapat dan keinginan. Bumbu-bumbu pertengkaran pasti akan selalu ada. Selain itu, setiap pasangan juga pasti akan mengalami fase jenuh dan bosan. Terlebih jika hubungan yang kalian bangun sudah menginjak usia yang cukup lama.

Lantas bagaimana ciri pasangan yang sedang jenuh dengan hubungan? Mari simak beberapa ciri-cirinya.

1. Percakapan Kalian Mulai Membosankan

Ciri yang pertama adalah obrolanmu dan dia sepertinya mandeg dan mentok pada pembahasan yang itu-itu saja. Bahkan, reaksinya saat berbicara denganmu juga biasa saja. Dia terkesan ingin segera mengakhiri percakapan dan sama sekali tidak merasa tertarik dengan apa yang kamu bicarakan. Tidak jarang dia juga terkesan kurang memperhatikan apa yang kamu bicarakan bahkan hanya menanggapinya seperti angin lalu. Baginya, percakapan kalian mulai membosankan.

2. Tidak Semangat Dalam Merencanakan Kegiatan Berdua

Misalnya, pergi liburan atau sekadar makan siang sudah tidak lagi mengundang semangatnya. Padahal hal-hal tersebut yang bisa membuat hubungan kalian lebih dekat lagi. Kamu harus waspada jika dia mulai melakukan hal ini, pastinya dia melakukan semua itu bukan tanpa alasan. Entah itu karena dia sedang ada masalah atau sedang jengah dengan hubungan kalian. Coba tanyakan baik-baik tanpa mengundang pertengkaran.

3. Banyak Hal yang Mulai Disembunyikannya

Dulu mungkin dia sangat terbuka padamu, menceritakan apapun tentang hidupnya atau kesehariannya padamu, sehingga kamu merasa bahwa hanya dirimulah tempat dia pulang. Namun sekarang dia berubah menjadi sangat tertutup, dia lebih cenderung menyimpan permasalahannya sendiri.

Bisa jadi karena sekarang dia sedang jenuh dengan hubungan dan ingin sendiri dulu, termasuk menyelesaikan masalahnya sendiri. Dia tidak ingin dulu melibatkan kamu dalam permasalahannya, tidak mengapa. Kamu juga harus mengerti dia untuk saat ini.

4. Tidak Ada Lagi Tawa Ketika Bersama

Dia sudah mulai jarang atau bahkan tidak tertawa sama sekali saat kamu mengajaknya bercanda. Dulu, meskipun tidak lucu dia akan selalu tertawa untuk menghargai usahamu. Namun sekarang hanya ada kecanggungan ketika kalian bersama. Jika hal ini sudah terjadi maka kamu harus benar-benar memberinya ruang untuk sedikit merindu agar dia kembali padamu.

5. Kamu Bukan Lagi Prioritasnya

Jika dulu dia selalu memprioritaskan waktu denganmu, maka sekarang tidak lagi. Pasangan justru lebih senang menghabiskan waktu dengan teman-temannya atau seorang diri. Dia enggan menghabiskan waktu denganmu karena saat ini dia sedang membutuhkan me time.

6. Dia Lebih Fokus Pada Dirinya Sendiri dan Kurang Memperhatikanmu

Meski pasanganmu dikenal sebagai sosok yang romantis, namun dia juga pasti akan mengalami fase ini. Dia berubah menjadi cuek dan kurang peduli padamu. Jika dulunya dia selalu perhatian dan peka dengan perubahan sekecil apapun yang terjadi padamu, maka sekarang tidak lagi. Dia yang kurang memperhatikanmu ini mungkin sedang jenuh dengan hubungan kalian.

Lalu, ada berapa tanda yang mulai muncul dari diri pasanganmu? Jangan khawatir ya, bosan itu salah satu cobaan dalam hubungan. Setiap pasangan pasti mengalaminya, tinggal kamu nya saja yang harus bisa menanggulangi semuanya. Solusinya, kalian harus memberi ruang untuk masing-masing dulu. Berikan waktu untuk pasanganmu merindu dan menghilangkan rasa jenuhnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Lagu yang Bisa Bikin Kamu Kangen Masa Kecil di Sekolah Dulu

Masa SD termasuk masa yang indah untuk anak-anak bukan? Kamu bisa bebas bermain dan tidak terlalu pusing dengan segala masalah yang dimiliki oleh orang dewasa. Biasanya mata pelajaran yang paling disukai saat SD adalah mata pelajaran kesenian. Di mata pelajaran itu pasti ada lagu-lagu daerah yang wajib kamu hafal.

Nah, 5 lagu berikut pasti bikin kamu rindu deh sama masa kecil kamu dulu.

1. Ampar-ampar Pisang

Sumber: www.boombastis.com

Lagu yang satu ini merupakan lagu yang berasal dari Kalimantan Selatan. Lagu ini dulu sempat hits loh dan biasanya juga dinyanyikan anak-anak saat sedang bermain. Lagu ini bercerita tentang proses pembuatan makanan tradisional Kalimantan yang terbuat dari pisang.

2. Si Patokan

Sumber: www.freedata.kolomedu.com

Apa kamu termasuk golongan yang masih ingat dengan lagu daerah yang satu ini? Lagu ini merupakan lagu daerah yang berasal dari Sulawesi. Lagu ini berisi rasa khawatir seorang ibu pada anaknya yang sudah mulai mencari nafkah sendiri.

3. Apuse

Sumber: www.dictio.id

Selanjutnya adalah lagu yang berasal dari Papua. Lagu ini sering dinyanyikan dan diplesetkan oleh anak-anak zaman dulu. Padahal sebenarnya lagu ini bercerita tentang cucu yang pamit pada kakek neneknya untuk merantau.

4. Cingcangkeling

Sumber: www.liriklaguplus.com

Lagu yang satu ini berasa dari Jawa Barat. Dulu lagu ini kerap dijadikan lagu untuk SKJ. Tak hanya itu, lagu ini juga dulu dipakai untuk bermain kucing-kucingan oleh anak-anak kecil.

5. Gemu Fa Mi Re

Sumber: www.kumpulanlagudaerah.web.id

Yang terakhir tak kalah hitsnya, lagu ini sempat viral di dunia internasional loh. Lagu ini merupakan lagu yang berasal dari Maumere, Nusa Tenggara Timur. Selain itu lagu ini juga pernah dijadikan salah satu lagu yang dipakai untuk lagu pengisi di acara Indonesia Menari 2017.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bupati Pandeglang Akan Perjuangkan Guru Tinggal di Toilet SD Jadi ASN

Bupati Pandeglang Irna Narulita mengunjungi kediaman guru honorer Nining Suryati yang berlokasi di toilet SD Negeri Karyabuana 3, Kecamatan Cigeulis, Pandeglang, Banten. Tak henti air mata mengalir di pipi Nining Suryani (44), selama dua tahun terakhir tinggal di toilet tersebut.

Nining sudah 15 tahun mengabdikan diri sebagai guru honorer. Ibu dua anak yang berpenghasilan Rp 350 ribu per bulan itu, sempat putus asa ingin berhenti menjadi tenaga pengajar karena tak kunjung diangkat jadi PNS. Menaggapi kisah Nining, Irna berjanji akan memperjuangkan Nining untuk menjadi seorang aparatur sipil Negara (ASN) melalui jalur Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Ia pun meminta nining untuk tidak patah semangat.

“Kalau honorer yang usianya sudah di atas 35 tahun, kami akan angkat menjadi PPPK. PPPK ini gajinya yang menanggung APBD kami, kami akan bagi semampunya, nasib honorer ini harus menjadi perhatian pemerintah pusat,” ujar Irna seperti dikutip dari Kumparan, Jumat (19/7).

Di lain sisi, Pemkab Pandeglang tahun ini rencananya merekrut sebanyak 180 PPPK untuk beberapa posisi termasuk guru dengan tahapan seleksi dari Kemenpan RB. Namun jumlah itu belum sebanding dengan jumlah guru honorer di Pandeglang yang mencapai 8.500 orang. Karenanya, Irna akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar turut memberikan perhatian untuk pengangkatan CPNS.

“Mudah-mudahan ada hikmahnya, berangkat dari bu Nining, nasib honorer di Indonesia mendapat perhatian dari Pak Presiden. Jadi, Bu Nining jangan putus asa, jangan berkecil hati, tetap mengajar, tularkan semua ilmunya untuk mencetak generasi bangsa,” kata Irna kepada Nining.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top