Sponsored Content

Warna Merah, Si Paling Dominan dan Kuat Diantara Banyak Warna  

 

Simbol hati dibuat dalam warna merah. Bendera negara pun ada yang warnanya merah. Dalam budaya Tionghoa, kita pun sering menjumpai ornamen atau elemen budaya yang warnanya merah. Satu warna, berjuta makna. Bukan hanya soal keberanian dan cinta, warna merah pun bisa dimaknai sebagai warna yang paling kuat dalam memberi energi. Warna yang mengundang gairah. Itulah kenapa baik perempuan dan laki-laki terlihat menarik lawan jenisnya saat ia mengenakan sesuatu yang berwarna merah.

Memang Merah Bahkan dianggap Sebagai Warna yang Bisa Dijadikan Stimulus

Pernah lihat aksi matador yang suka menantang maut di hadapan seekor banteng? Kamu pasti melihat kain warna merah yang dipakai matador untuk menarik perhatian banteng, kan? Mungkin kamu bertanya-tanya, kenapa warna merah? Kalau kata sains, sejatinya hewan ternak seperti banteng memang hanya bisa mengenali warna-warna terang seperti merah, hijau, dan biru. Dari ketiga warna tersebut, warna merahlah yang paling kuat.

Dalam sebuah penelitian dari Amerika Serikat, banteng bisa saja ‘marah’ saat diberi stimulus dengan warna yang lain, tapi daya serangnya akan lebih kuat kalau dipancing memakai benda yang berwarna merah. Hal ini bahkan sudah dibuktikan oleh peneliti asal Spanyol, José M. R. Delgado, dari Yale University.

Karena Punya Daya Tarik yang Kuat dalam Menarik Perhatian, Akhirnya Warna Merah Dipakai Sebagai Warna Rambu Keselamatan dan Peringatan

Rambu dilarang berhenti, peringatan berbahaya, bahkan pemadam kebakaran, semua simbol tersebut terdapat unsur warna merah yang dominan. Ini karena warna merah lebih mudah dikenali oleh penglihatan manusia sehingga tujuan dibuatnya rambu tersebut tentu agar orang jadi lebih jeli terhadap peringatan yang ada di sekitar kita. Jadi, kalau kamu tak sengaja berpikir kenapa rambu dilarang berhenti dibuat dengan dominan warna merah, kamu sudah tahu jawabannya, kan?

Merah Menyimpan Makna Filosofis Tersendiri di Berbagai Budaya Negara di Dunia

Di Indonesia, merah identik dengan makna berani. Sementara di budaya lainnya seperti Tionghoa, warna merah dimaknai sebagai warna yang membawa keberuntungan. Bahkan pengantin perempuan di negara tersebut pun diharapkan agar selalu memakai busana berwarna merah dengan harapan kehidupan rumah tangganya kelak selalu dipenuhi oleh keberuntungan.

Sementara di Afrika, makna warna merah justru lebih kontras. Sebab di benua tersebut, warna merah justru dimaknai sebagai simbol duka. Jadi, kalau ada keluarga yang meninggal, biasanya orang-orang di sana akan memakai baju berwarna merah sebagai simbol duka yang mendalam.

Ini Dia yang Terjadi Kalau Kamu Pakai Warna Merah…

Ternyata perempuan yang memakai busana berwarna merah dinilai lebih atraktif lho di mata lelaki. Kembali lagi soal stimulus, psikolog mengklaim bahwa perempuan yang mengenakan busana warna merah dianggap punya daya tarik tersendiri dan terlihat lebih seksi. Bahkan jauh sebelum penelitian ini dibuat, sebuah lagu berjudul The Lady in Red milik Chris de Burgh bisa sedikit menjelaskan kenapa laki-laki suka melihat perempuan berpakaian merah.

Lebih jauh lagi, Adam Pazda, seorang psikolog sosial asal University of Rochester di New York juga sempat melakukan penelitian terhadap keterkaitan warna dengan daya tarik seseorang.

“Kami menemukan kalau warna dari busana perempuan ternyata memang menentukan penilaian lawan jenis terhadap dirinya. Saat perempuan memakai busana dengan warna yang kuat seperti merah, biasanya pihak laki-laki akan tertarik secara seksual. Hal ini sudah kami teliti selama beberapa waktu terakhir,” ungkap Pazda.

Tapi tak hanya perempuan, laki-laki pun akan terlihat menarik kalau pakai warna merah. Sebab berdasarkan penelitian terbaru dari Journal of Experimental Psychology, badan sixpack dan tatapan tajam memang membuat perempuan jatuh hati. Tapi laki-laki yang berani tampil dalam busana berwarna merah pun ternyata dinilai atraktif bahkan bisa membangkitkan gairah seksual perempuan lho!

Menariknya, para peneliti mengungkapkan, dalam benak perempuan saat melihat laki-laki tampil dalam busana berwarna merah menandakan kalau laki-laki tersebut mapan, kariernya bagus, dan gajinya besar. Hal ini didasari karena sebenarnya warna merah pun diasosiasiakan pada tubuh yang sehat dan jiwa yang tentram, bahkan juga serta simbol kejayaan.

Warna Merah Punya Energi Tersendiri Saat Diwujudkan Dalam Bentuk Karya

Di tangan orang-orang tertentu, keberadaan warna merah bisa disulap jadi daya tarik tersendiri untuk karya atau produk yang mereka buat. Terbukti, desainer asal Prancis Christian Louboutin berhasil menjadikan warna merah sebagai simbol keanggunan. Penyuka fesyen pasti sudah tahu, sepatu hak tinggi Christian Louboutin memang punya ciri khas sol dibuat berwarna merah.

Nah, hal serupa pun terlihat dalam wujud Suzuki GSX-S150. Terlihat macho dan garang tak selalu lekat dengan warna-warna gelap. Buktinya, varian warna merah untuk Suzuki GSX-S150 justru menambah kesan elegan untukmu yang tertarik menunggangi kuda besi yang satu ini.

Untuk urusan dapur pacu GSX-S150 ini disematkan mesin berkapasitas 150 cc DOHC yang sama dengan saudaranya tipe R. Berbekal mesin overbore, DOHC (Double Over Head Camshaft) dengan kapasitas 150cc dan berkompresi 11,5 : 1 yang sudah dilengkapi teknologi fuel injection yang canggih untuk pembakaran maksimal, GSX-S150 menghasilkan tenaga sebesar 14,1 kw/10.500 rpm dan torsi sebesar 14 nm/9.000 rpm yang tersalurkan dengan kuat melalui transmisi 6 percepatan.

Manajemen mesin GSX-S 150 ini dilengkapi dengan 6 sensor untuk efisiensi kerja untuk membuat konsumsi bahan bakar lebih ekonomis. Sistem pengapiannya disebut closed loop, dengan adanya oksigen sensor pada pembuangan yang bisa dibilang jarang diterapkan pada motor sekelasnya. Ini juga termasuk penerapan throttle body diameter 32mm dan injektor 10 lubang produk Mitsubishi agar pengabutan campuran bahan bakar lebih atomized. Sebagai bocoroan, teknologi ini serupa yang ada pada GSX-R 1000 loh.

Serunya performa tinggi ini diimbangi dengan radiator yang gambot. Dengan ukuran pendingin air yang besar ini, diharapkan suhu mesin akan tetap optimal meski dipacu dengan tenaga maksimal. Dan pastinya akan tetap nyaman jika dipakai dalam durasi perjalanan jauh atau untuk dipakai harian.

Ya, tipe GSX-S150 ini memang bergaya street fighter yang juga mengadopsi tampilan touring yang cocok untuk perjalanan jauh. Karena itu posisi berkendaranya tak terlalu menunduk macam di tipe R. Handle barnya dibuat lebar dengan posisi yang berada tinggi di atas tangki dan tempat duduk. Tentunya gaya berkendara ini dimaksudkan agar pengemudi tak lekas lelah dalam perjalanan jauh.

Konsisten dengan konsep ini, tangki dibuat aerodinamis dengan bentuk melengkung. Kapasitasnya yang mencapai 11 liter, dipastikan cukup untuk mencapai jarak tempuh jauh. Meski aerodinamis  justru penampilan GSX-S150 ini terlihat cukup gagah.

Untuk dimensi, tampilan dari motor garapan Suzuki ini mempertontonkan rangka Single Cradle yang bisa terlihat jelas. Ukurannya sendiri memiliki panjang 1.975 mm, lebar 674 mm, dan tinggi keseluruhan mencapai 1.070 mm. Sedangkan untuk ukuran wheelbase sendiri mencapai 1.300 mm.

Dengan ukuran macam ini, GSX-S150 ini bisa dibilang cukup bongsor untuk kelas 150cc. Tapi tak perlu khawatir, tinggi jok yang 785mm sangat pas untuk ukuran rata-rata orang Indonesia tanpa harus berjinjit. Menarik bukan?

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top