Feature

Warganet Kelewat Kreatif, Kali Ini Judul FTV Indosiar yang Diedit Habis-habisan

Kalau dulu stasiun TV Indosiar sukses dikenal lantaran program pencarian bakat Akademi Fantasi Indosiar (AFI). Tapi sekarang, justru Indosiar meniru stasiun televisi lainnya yang menjual FTV sebagai ‘komoditi utama’. Berbeda dengan FTV kebanyakan yang bertema romansa, Indosiar mengambil jalur religi sehingga acara FTV tersebut pun dinamai Sinema Pintu Taubat. Bak kebanyakan FTV–di stasiun televisi lokal, cerita yang cheesy pasti ada.

Namun, belakangan yang membuat FTV Religi ini naik daun bukan perkara alur cerita yang tersaji. Melainkan karena judul-judulnya yang sengaja dibuat rumit dan menyulut rasa kesal. Mungkin berangkat dari kekesalan ini, warganet yang menonton Sinema Pintu Taubat akhirnya terinspirasi ‘meracik’ judul tersebut jadi lebih mengesalkan–namun tentu saja, lucu, dan mengundang gelak tawa. Nah, berikut ini kompilasinya.

Judul Asli Sengaja Dibuat Rumit, Namun Nyatanya Sukses Memancing Perhatian Khalayak. Bisa Jadi Rating Program Tersebut Jadi Ikut Naik Lantaran Fenomena Ini

Memangnya kenapa sampai tak bisa mengakui anak sendiri? Haruskah kata “anakku” disebut dua kali? Pusing aku tuh…

Baiklah… cerita semacam ini sudah relevan terjadi baik di dunia FTV atau sinetron Indonesia ya Kawan-kawan!

Gimana? Sudah semakin pusing? Memang lumayan mindblowing untuk judul yang satu ini…

Baiklah…

Sudah Lelah Membaca Judul Asli? Nah Kalau Ini Judul Alternatif Versi Penyuka Anime…

Terinsipirasi Sinema Pintu Taubat, para penyuka anime punya caranya sendiri untuk berekspresi. Kali ini korbannya adalah Sai, salah satu tokoh di serial Naruto. Dikenal punya wajah rupawan, namun Sai selalu melontarkan kata-kata yang kadang terdengar tak berperasaan. Kalau kamu baca judul di atas dan sudah tahu Sai, relevan tidak?

Lain Sai, kali ini yang jadi korban selanjutnya adalah… coba kamu tebak sendiri.

Judul Berikut Ini Benar-benar Mendulang Tawa Jamaah…

Kalau kamu menilik akun Instagram @hahaha.official, dengan mudah kamu pasti akan menemukan meme dengan judul bak Sinema Pintu Taubat ini. Mimi Peri jadi korbannya, wajahnya ditempel di beberapa gambar lalu ditambahkan judul versi warganet.

Kasihan Mimi Peri…

Sederhana sih, tapi kata-kata yang dipakai sukses bikin kamu ketawa, kan?

Hmmm, baiklah… Selamat terngiang-ngiang lagu Magadir!

Belum Selesai, Kalau Kamu Suka Marvel, Pasti Kamu Tak Bisa Menahan Tawa Melihat Judul-judul Ini…

Tebak siapa? Ya! Raja Odin menggandeng Thor dan Loki yang masih kecil. Kalau kamu mengikuti jalan cerita Thor, pasti paham dengan judul yang satu ini…

Tony Stark pun jadi korban kejahilan warganet.

Thor-Loki sepertinya jadi target abadi kejahilan pecinta Sinema Pintu Taubat ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dia yang Membicarakan Orang Lain di Depanmu Adalah Orang yang Akan Membicarakanmu di Belakangmu

Pernah dengar saran, yang kira-kira intinya begini, “Jangan mau main sama orang yang suka ngomongin orang, karena kalau kamu nggak ikutan, kamulah yang akan jadi bahan omongan”.

Beruntung memang jika kita bertemu dengan orang-orang yang sepemikiran. Tapi, kita juga tak bisa menghindari orang-orang yang suka merusak suasana. Berbicara tentang orang lain di hadapan kita, untuk kemudian menjadikan kita bahan cibiran ketika tak bersamanya.

Sekilas, urusan membicarakan orang memang terlihat menyenangkan. Dia mungkin merasa bahwa dirinya jauh lebih dari segalanya dibanding orang yang sedang ia bicarakan. Sehingga merasa berhak untuk bersikap sok benar. Sulit untuk dibuat sadar, mencoba memberinya pengertian sering tak berarti baginya. Lalu kita harus apa?

Bahagia Kita Akan Selalu Jadi Cibirannya

Begini, orang-orang yang suka bergosip ria, adalah tanda hidup yang tak bahagia. Sehingga orang yang dilihatnya tampak hidup tenang dan aman-aman saja. Seringkali dijadikan bahan obrolan murahan yang tak berdasar. Entah itu mengkritik kehidupan kita, pekerjaan, sampai ke hal pribadi yang lainnya.

Seolah-olah kita selalu ada di pihak yang salah, sedangkan ia adalah seseorang yang benar tanpa cela. Ini sudah jadi pola pikir yang ia pakai, jadi tak perlu kita jadikan beban. Semua hal tentang orang lain, akan selalu ia jadikan bahan kritikan.

Lagipula Waktu Kita Terlalu Berharga untuk Memikirkan Dia

Daripada memikirkan dia yang sibuk bikin cerita halu tak benar. Lebih baik kita berbahagia, dan menikmati hidup dengan cara yang kita bisa. Jalani hari dengan sesuatu yang bermakna, dan optimalkan waktu dengan mereka yang membuat kita bahagia juga. Kunci rapat semua sela untuk orang-orang beracun yang tahunya hanya ingin mencela.

Karena biar bagaimanapun kita tak bisa merubahnya. Tapi bagaimana cara kita menanggapinya adalah pilihan dan tanggung jawab kita. Waktu dan pikiranmu terlalu berharga hanya untuk memikirkan dirinya.

Bahkan Meski Tak Menyinggung Perasaannya, Ia Akan Tetap Berbicara Semaunya

Berhadapan dengan si mulut besar yang suka ngomongin orang, memang tak akan ada habisnya. Sekalipun yang kita perbuat tak bersinggungan dengan dirinya. Ada saja hal yang salah untuk dikritik dan dijadikan pembahasan.

Tak perlu susah payah membuatnya percaya pada kita, jangan pula merasa butuh membantunya untuk berubah. Karena manusia seperti itu, sudah kebal oleh berbagai macam petuah. Yang ia tahu, dirinya adalah satu-satunya orang yang paling benar.

Daripada Menjadi Beban untuk Diri Sendiri, Lebih Baik Kita Pergi

Yap, berhubungan atau berteman dengannya hanya akan jadi sesuatu yang sulit. Diam dipikir tak bisa melawan, tapi ketika dilawan ia pasti akan bersikap lebih garang. Maka, balasan terbaik adalah menjaga jarak dari dirinya.

Tak perlu merasa tak enak hati, sekalipun ia adalah teman yang konon sudah dekat. Kita berhak untuk memilah-milah, kepada siapa saja kita akan berteman. Kalau dirinya memang terlihat menyusahkan, sebaiknya tinggalkan.

Dan Kalau Masih Tetap Menjadikan Kita Bahan Gosip, Sebaiknya…

Untuk kemungkinan lain, jika memang kamu sudah kehabisan kesabaran atas semua tingkah dan cerita-cerita tak sedap yang ia ciptakan. Silahkan buat keputusan besar yang sekiranya wajar untuk dilakukan. Menegurnya ketika bersikap tak baik secara langsung, hingga memintanya berhenti menjadikan kita bahan obrolan murahan yang tak benar.

Namun, jika ternyata apa yang kita sampaikan masih tak berarti apa-apa untuknya. Itu artinya dirinya memang adalah seorang pengarang cerita bohong yang handal. Sudah, tak perlu dekat-dekat dengan dia!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Pelaku Menyerahkan Diri, Ussy Tetap Ingin Proses Hukum Tetap Berjalan

Pembawa acara Ussy Sulistiawaty (37) akhirnya menerima permintaan maaf orang yang menghina anaknya di media sosial. Perempuan itu juga sudah menyerahkan diri ke Mapolda Metro Jaya. Namun, Ussy akan tetap melanjutkan proses hukum atas pelaku penghinaan itu.

“Itikad dia bagus untuk menyerahkan diri. Tapi, karena sudah masuk laporan, tetap diproses,” kata Ussy seperti dikutip Kompas.com, Kamis (13/12/2018).

Ussy mengatakan pula bahwa perempuan pelaku penghinaan tersebut mengakui perbuatannya. Pelaku sadar tidak akan bisa kabur ke mana-mana sehingga memilih menyerahkan diri ke polisi.

“Dia sadar, mau ganti IG (Instagram) apa pun, polisi juga akan menemukannya. Makanya, dia sadar, menyerahkan diri. Indonesia kan sekarang lagi melawan bullying dan cyber crime, kita harus dukung. Jangan sampai laporan saya ini dikatai lebai,” ujar istri artis peran dan pembawa acara Andhika Pratama ini. Diberitakan sebelumnya, Ussy Sulistiawaty melaporkan lebih dari 10 akun yang menghina anaknya lewat media sosial dengan kata-kata tidak pantas.

Ussy melaporkan mereka dengan pasal pencemaran nama baik, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melaney Ricardo: Luna Maya Pernah Melewati Momen yang Lebih Dahsyat dari Putus Cinta

Presenter Melaney Ricardo mengungkapkan sosok Luna Maya sebagai perempuan yang kuat. Menurutnya, perkara putus cinta saja tak akan mampu membuat Luna terpuruk. Hal tersebut ia sampaikan saat pembawa acara program Good Friend, Alvin Adam menanyakan tentang penilaiannya sebagai sahabat terhadap Luna.

“Putus (cinta) tuh enggak ada ujung-ujungnya. Luna tuh pernah ngelewatin yang lebih dahsyat lagi. Ditunjuk-tunjuk orang satu Indonesia,” kata Melaney seperti dikutip Kompas.com, Rabu (12/12/2018).

“Jadi putus sama Reino (Barack) kemarin mah sedih, tapi maksudnya (Luna) udah ngelewatin yang lebih dahsyat. Jadi dia akan melewati ini (putus cinta),” tambahnya.

Ia mengaku salut pada Luna lantaran bisa begitu tegar menghadapi persoalan hidup selama ini. Ibu dua anak itu bahkan tak mampu membayangkan jika ia berada di posisi Luna.

“Buat gue Luna orangnya kuat banget. If I were in her shoes, I wouldn’t be that strong,” ucapnya.

Ia pun yakin bahwa setelah semua badai dan ombak kencang menghantam Luna, sahabatnya itu bakal menemukan kehabagiaan suatu hari nanti.

“Gue percaya kalau memang nature-nya menurut Tuhan dia akan menikah, Tuhan akan mempersiapkan sekarang, laki-laki yanng bukan cuma serasi, tapi seimbang. Itu menurut kacamataku,” kata Melaney

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top