Feature

Usai Jadi ‘Dilan’, Iqbaal Ramadhan Perankan ‘Minke’ Dari Adaptasi Novel Legendaris

Aktor muda Iqbaal Ramadhan siap menunjukkan kiprahnya kembali. Sukses memerankan karakter Dilan yang diadaptasi dari novel Dilan 1990, kini remaja 20 tahun itu dipilih untuk memerankan tokoh Minke yang diadaptasi dari novel Pramoedya Ananta Toer. Hal ini bukan tanpa alasan, sutradara Hanung Bramantyo mengaku memilih Iqbaal atas dasar penyesuaian dengan apa yang diceritakan dalam bukunya.

“Minke itu umur 20 tahun, Annelies 17 tahun. Memang anak-anak muda. Buku ini pun bicara tentang gejolak anak muda. Yang mana ini merupakan cerita tetralogi Minke akan tumbuh seiring sejarah perkembangan Indonesia sampai merdeka,” ujar Hanung seperti dikutip dari CNN Indonesia. Ia menambahkan, memilih Iqbaal sebagai sosok Minke lantaran apa yang dialami Minke juga sedang terjadi di anak seusianya.

Di lain sisi, memerankan karakter Minke menumbuhkan rasa bangga tersendiri dalam diri Iqbaal. Ia mengatakan, cerita Bumi Manusia pun pernah menjadi bagian perjalanannya bersekolah di Amerika.

“Jujur, saya degdegan banget, duduk di sini dan berusaha terlihat tenang. Sangat bangga gabung dan memerankan karakter Minke,” ujarnya.

Ia sendiri sudah lebih dulu membaca buku Bumi Manusia di tahun 2016 saat masih bersekolah di Amerika. Kala itu Iqbaal menghadapi ujian Bahasa Indonesia yang memintanya membaca dua buku sastra Indonesia. Dari sekian banyak buku, Iqbaal menjatuhkan pilihannya pada buku Bumi Manusia.

Mengenai sosok Pram, Iqbaal sendiri tak pernah terpikir soal penulis legendaris ini. Bahkan pemilihan buku Bumi Manusia pada saat ujian pun seperti sesuatu yang tidak disengaja dianggapnya sebagai pertanda bahwa beberapa tahun setelahnya, ia diminta terlibat untuk penggarapan filmnya.

“Sampai pada 2018, bahkan sebelumnya saya ketemu Mas Hanung saat lagi reading Dilan. Saat itu sudah ada omongan buat Bumi Manusia, dan saya bilang saya sudah baca bukunya,” ujar Iqbaal.

Sedikit tentang buku ini, Bumi Manusia merupakan buku pertama dari Tetralogi Buru karya Pram yang pertama kali diterbitkan oleh Hasta Mitra pada 1980. Buku ini ditulis saat Pram masih diasingkan di Pulau Buru bersama ribuan tahanan politik lainnya lantaran dicap sebagai komunis. Buku ini bercerita tentang Minke, salah satu anak pribumi yang sekolah di HBS. Pada masa itu, yang dapat masuk ke sekolah HBS adalah orang-orang keturunan Eropa. Namun Minke, selain anak pesohor, juga pribumi yang pandai. Ia sangat piawai menulis. Melihat kondisi di sekitarnya, Minke tergerak untuk memperjuangkan nasib pribumi melalui tulisan, yang menurutnya membuat suaranya tidak akan padam ditelan angin.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dorce Gamalama Sudah Nyaman Tinggal Amerika Serikat

Belum lama ini Dorce Gamalama menceritakan pengalaman ketika tinggal di Amerika Serikat. Dorce menjelaskan bahwa ia tinggal di Amerika Serikat selama enam bulan dan di Indonesia selama enam bulan. Ia pun mengungkapkan alasan kenapa tidak bisa menetap di Amerika lebih dari enam bulan.

“Iya saya memang di Amerika sekarang, jadi 6 bulan di sana, 6 bulan pulang. Kita kan enggak boleh stay di sana, harus balik dulu. Nanti sudah berapa tahun kita baru punya green card, saya dua tahun lagi baru punya green card jadi mesti bolak-balik,” ucap Dorce seperti dikutip viva.co.id, Kamis (21/3).

Aktris berusia 55 tahun itu juga mengungkapkan alasannya kenapa memilih tinggal di Amerika Serikat. Bagi Dorce, tinggal di Amerika sangat memberinya ketenangan.

“Enggak ada alasan pokoknya enak saja, pokoknya lebih di sana tidak ada istilah nanya lu apa, bangsa apa, agama apa, enggak ada, kita menjalankan tanggung jawab kita masing-masing sebagai manusia,” tuturnya.

Pemain film Hantu Biang Kerok itu juga mengatakan bahwa ia sudah tinggal bolak-balik Indonesia Amerika sejak tahun 2014 lalu. Alasannya memilih Amerika juga karena Dorce sangat kagum dan menyukai kota New York.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Aura Kasih Tak Ragu Memegang Ular Sekalipun Sedang Hamil

Penyanyi Aura Kasih kini tengah mengandung buah cintanya dengan sang suami, Eryck Amaral. Dalam beberapa unggahannya di akun Instagram, Aura Kasih tampak berfoto dengan ular. Warganet mengira bahwa Aura tengah mengidam memegang ular. Namun, Aura membantahnya.

“Wah gila, enggak (ngidam ular), kalau ular itu memang sudah punya dari dulu, tapi karena hamil dia aku titipin ke teman aku. Kebetulan, bawain lagi dong ularnya ke sini, mau liat lagi, seperti apa, gitu aja,” kata Aura seperti dikutip dari kompas.com, Kamis (21/3). Kebiasaan Aura yang akrab dengan ular saat hamil juga sempat mendapat protes dari pengikutnya di Instagram.

“Banyak yang DM, ‘Mbak lagi hamil, jangan, istighfar, karena itu binatang jelek’. No, menurut aku semua binatang lucu, kata aku. Enggak boleh bilang jelek,” ujar Aura lagi. Ia menganggap hal ini sebagai latihan untuk anaknya saat lahir agar jadi penyuka binatang. Bagi Aura, ia sangat menyukai ular terutama jenis piton.

“Aku memang suka ular dan aku suka pitonku. Yang kecil itu punyaku, kalau yang gede, yang difoto punya temanku,” paparnya. Selama hamil, Aura mengaku selalu ingin melihat hewan-hewan yang menurutnya lucu dan menggemaskan.

“Enggak ada ngidam. Jujur, kalau ngidam lebih ke pengin liat binatang-binatang lucu. Kalau aku lagi lihat di Instagram pasti lihatnya kucing, anjing, binatang lucu aja,” jelas Aura.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Punya Tiga Anak, Ririn Dwi Ariyanti Bersyukur Tetap Diberi Kebebasan untuk Bekerja oleh Sang Suami

Aktris Ririn Dwi Ariyanti mendapat kebebasan untuk bekerja dari sang suami, Aldi Bragi. Ia pun bersyukur karena itu.

“Apa pun aktivitas saya, saya selalu dapat dukungan. Untungnya didukung terus sama suami,” kata Ririn seperti dikutip kompas.com, Kamis (21/3). Kendati aktif bekerja, Ririn tetap menyadari tugasnya sebagai sebagai seorang istri dan ibu untuk tiga anaknya. Ia tidak mau kesibukannya dalam bekerja malah membuat keluarganya terabaikan. Soal membatasi pekerjaan, Ririn mengakui bahwa suaminya juga memberikan nasihat mana yang harus diambil atau tidak.

“Kalau (suami) membatasi kalau di luar dari pekerjaan ya. Aku dibatasi. Tapi, kalau pekerjaan ini (kegiatan shooting) sudah dari bagian aktivitas aku. Itu tetap terus konsisten sih. Shooting menyesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Ririn.

Ia menikah dengan Aldi Bragi pada 11 Juli 2010. Dari pernikahan itu mereka dikaruniai tiga anak. Putri pertama mereka, Siti Alana Kalyani lahir pada 13 Oktober 2011. Dua tahun kemudian, tepatnya 12 Januari 2013, Ririn melahirkan anak kedua. Anak ketiga pasangan tersebut, Rami Alfie Utomo, lahir pada 15 April 2018.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top