Sponsored Content

Untukmu yang Suka Pelesiran ke Mall-mall Besar, Kenapa Tidak Coba Buka Usaha Jasa Titip?

Pernah dengar bisnis jasa titip? Sekilas usaha semacam ini mudah dilakukan dan kita bertanya, seberapa menjanjikan pendapatan yang bisa diperoleh? Kalau kita mau telisik lagi, usaha jasa titip atau lebih populer dengan sebutan jastip sedang berkembang dengan pesat. Selain mudah, harga yang dipatok para penyedia jasa ini untuk sekali titip pun tak mahal.

Menurut mereka yang sudah lama berkecimpung di dunia jastip, karena mudahnya akses ke pembeli dan penjual, sekarang peminatnya semakin banyak. Bahkan penyedia layanan jastip tak hanya bersedia membelikan barang-barang produksi dalam negeri, tapi ada juga yang membuka jasa titip untuk membeli barang-barang luar negeri.

Nah mungkin kamu yang sedang terpikir mencari pekerjaan sampingan dan modal baik untuk menikah atau sekadar menabung, mengapa tak coba jasa yang satu ini? Pekerjaan jastip tergolong mudah lho, apalagi untukmu yang sudah lama terbiasa pelesiran ke mall-mall besar di Ibu Kota.

Bisnis ini cukup menggiurkan. Misalnya, untuk buka jasa titip satu item barang, ada yang mematok harga Rp 15.000 sampai Rp 25.000. Kalau dikalikan belasan item saja, sudah lumayan bukan? Nah kalau jumlah titipan dalam sebulan bisa meraup omzet besar, kenapa kamu tak mencobanya?

Pertama, Tentukan Dulu Jenis Barang dan Target Pasarnya, Jangan Serba Asal Jastip ya Kawan

Kamu bukan toko online yang siap menerima segala jenis barang. Untuk pemula, sebaiknya hindari dulu ya. Sebagai dropshipper, tugsamu hanya mengunggah foto produsen kemudian ditawarkan pada pembeli atau juga bisa diunggah di media sosial milikmu. Setelahnya tunggu saja sampai menerima pesanan.

Tugas besar seorang penyedia jastip ya memang bepergian dari satu mall ke mall lainnya atau ke pameran untuk membeli barang secara langsung. Nah, bayangkan kalau misalnya kamu menerima segala jenis pesanan, justu menyulitkan mobilitasmu, bukan? Jadi di awal bisnis, pilih saja, misalnya kamu mau buka jastip untuk kosmetik atau pakaian saja. Lakukan usaha ini secara konsisten sampai mendapat perhatian dari pasar.

Untuk Menentukan Item yang Bisa Di-Jastip, Lakukan Riset Kecil-kecilan dari Satu Mall ke Mall Lain, Demi Mencaritahu Ketersediaan Barang yang Kamu Tawarkan 

Riset kecil-kecilan diperlukan untuk menentukan target pasar yang pas. Coba saja kamu mendatangi beberapa mall di bilangan Ibu Kota. Banyak bukan? Nah, saat berkeliling, coba amati barang yang kira-kira menarik untuk ditawarkan dan mudah didapatkan. Selain itu, catat juga kira-kira mall mana yang sering mengadakan sale atau merk apa yang sering memberi diskon besar. Kalau kamu sudah tah jenis barang yang paling enak untuk ditawarkan sebagai produk jastipmu, tinggal kamu pasarkan.

Nah berhubung kamu harus pergi kesana kemari mendatangi banyak pusat perbelanjaan di Ibu Kota, jangan lupa pikirkan perkara mobilitasmu. Jangan sampai berkeliling dari satu mall ke mall lainnya hanya mengandalkan kaki saja. Hei, kamu butuh teman berkendara. Nah, dalam situasi semacam ini, Suzuki Nex II bisa kamu jadi kan pilihan kendaraanmu lho.

Kenapa Suzuki Nex II? Elektrik starter yang dimiliki Suzuki Nex II menjadi fitur terbarukan guna membantu motor gampang dihidupkan. Lewat Suzuki Nex II, kamu tak perlu lagi mengalami kesulitan dalam menghidupkan roda dua, apalagi starter yang terdapat di Suzuki Nex II sangat mengandalkan baterai yang tidak perlu dikhawatirkan apabila habis. Sehingga kamu tidak perlu lagi menyela motor atau mengalami macetnya starter hingga membuat pengguna keringetan demi mengusahakan hidupnya roda dua, yang tentu saja bakal mengurangi daya kekerenan.

Dari segi panjang saja Nex II berukuran 1.890 mm, kemudian lebar 675 mm dan tinggi 1.045 mm. Sedangkan generasi pertama, Nex memiliki panjang  1.850 mm, lebar 665 mm, dan tinggi 1.035 mm. Meskipun berukuran lebih besar dari pendahulunya, Nex II masih memiliki prinsip sebagai kendaraan roda dua yang berukuran kompak dan ramping. Jadi dari segi tampilan masih terlihat gagah meskipun ditunggangi oleh orang berbadan besar sekalipun.

Desain yang dirancang dengan cita rasa kekinian diyakini dapat membuat pengguna nyaman guna berpergian ke mana saja. Apalagi varian yang ditawarkan banyak dan beragam seperti kesan sporty dan energik yang terdapat di Sporty Runner, kemudian ada Fancy Dynamic yang menonjolkan kedinamisan dan kreativitas generasi muda zaman sekarang yang makin stylish.

Untuk pengguna yang memiliki karakter berkelas terdapat Elegant Premium. Selain itu ada pula varian Elegant dan Standard yang masing-masing menonjolkan sisi ekonomis tapi berkelas. Sisi keren ternyata tak hanya dapat dihasilkan oleh motor besar dan motor ubahan, tetapi bisa ditimbulkan lewat motor matic macam Suzuki Nex II. Pasti kamu memiliki kendaraan sepeda motor Suzuki Nex II, mobilitasmu menjelajahi Ibu Kota demi riset dari satu mall ke mall yang lain pun akan sangat terbantu.

Jangan Malas Berburu Acara Alias Event yang Potensial

Kendati namanya jasa titip, bukan berarti kamu cukup duduk dan memantau medsos demi mendapatkan konsumen. Justru sebisa mungkin kamu harus aktif mencari informasi serta mendatangi setiap event yang kamu rasa menarik dan sesuai dengan target market yang sudah dipilih. Kalau kamu sudah punya data hasil dari riset kecil-kecilan, ya kamu tinggal datang ke mall yang sedang mengadakan sale besar-besaran.

Di lain sisi, kamu juga harus paham sistem kerja mall, toko, atau outlet yang kamu jadikan sasaran ya. Misalnya, jadwal masuknya produk baru. Coba cari tahu berapa banyak dan kategorinya apa saja. Atau pahami juga aturan yang mereka tetapkan. Ada lho tempat yang tidak mengizinkan calon pembeli memotret produk mereka, untuk itu, kamu harus cari tahu dulu ya supaya tak ada masalah di kemudian hari.

Minta Tolong Segenap Teman Dekatmu untuk Mempromosikan Usaha Jastipmu Lewat Akun Medsos Mereka

Punya teman yang punya banyak followers? Cobalah minta tolong padanya untuk mempromosikan usaha jastip milikmu. Namanya usaha, pasti butuh promosi juga, kan? Untuk itu, coba saja kumpulkan teman-teman yang sekiranya bisa membantumu agar usahamu ini mendapat perhatian paling tidak dari lingkup pertemananmu. Kalau kemudian ada pesanan yang datang, pasti seiring berjalannya waktu, ada saja pesanan dari pihak lain yang mungkin mendapat informasi soal usahamu dari akun media sosial teman-temanmu itu.

Jangan Kunci Akun Media Sosialmu dan Berikan Informasi yang Padat, Jelas, Namun Mudah Dimengerti oleh Followers 

Ini juga penting, jangan hanya demi mendapatkan banyak followers, kamu jadi mengunci akun instagram. Percayalah, rezeki tak akan kemana. Kesuksesan usahamu tak selalu bergantung dari jumlah followers. Memang, ada calon pelanggan yang melihat dulu profesionalitas bisnis kita yaitu dengan melihat jumlah followers, review, serta komentar yang muncul di setiap postingan kita.

Tapi tak selalu begitu, kuncinya, sejak awal cobalah konsisten untuk mau memberikan informasi yang jelas dan detail soal produk yang siap dijastip. Setelahnya, biarkan orang-orang yang menilai. Kalau sreg dengan caramu menyampaikan informasi di media sosial, mereka pasti akan mengontakmu. Selamat mencoba ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top