Feature

Untukmu yang Mudik Naik Pesawat, Aku Punya Saran yang Perlu Kamu Dengarkan

Terbiasa mudik lewat jalur darat, pada musim lebaran kali ini kamu terbilang beruntung karena akhirnya bisa merasakan mudik dengan pesawat. Selain hemat waktu, kamu pun tak perlu lelah bermacet-macetan atau menunggu berjam-jam selama perjalanan.

Hanya saja, kamu sudah terbiasa belum mudik naik pesawat? Sebab pastinya ada sebagian darimu yang masih didera rasa gelisah saat harus bepergian dengan pesawat. Coba katakan padanya agar jangan khawatir. Sebab ada lho cara yang bisa dilakukan agar bisa rileks selama berada di penerbangan.

Bawalah Barang yang Sekiranya Membuat Nyaman Selama Berada di Dalam Pesawat

Penyebab rasa gelisah saat berada di pesawat bisa bermacam-macam. Mulai dari paranoid, alergi suhu udara, dan lain-lain. Nah kalau kamu merasakan hal semacam ini, cobalah membawa barang-barang yang sekiranya membuatmu nyaman seperti jaket, selimut, atau apapun yang bisa membuatmu nyaman. Demi menghilangkan kegelisahanmu…

Rasa Gelisahmu Harus Ditangani dengan Obat Penenang? Pastikan Dahulu Dosisnya Sudah Sesuai Anjuran Dokter ya

Ada kalanya obat-obatan memang paling mujarab saat dipakai untuk mengatasi rasa gelisah. Nah kalau rasa gelisah sulit ditolerir, cobalah kamu bawa obat-obatan khusus seperti obat penenang atau obat tidur yang aman yang pastinya sudah kamu dapatkan sesuai izin dan dosis yang dokter anjurkan.

Pesawat Terlalu Bising Padahal Kamu Mau Tidur? Bawa Saja Ear Buds dan Penutup Mata.


Selama di pesawat, kalau tidak ada hiburan, ya paling ujung-ujungnya kamu pun akan tertidur. Tidur pun juga ampuh meredam rasa khawatir berkepanjangan. Apalagi untukmu yang mungkin belum terbiasa dengan suasana di dalam pesawat.

Nah untukmu yang mungkin belum terbiasa dengan bisingnya mesin pesawat, jangan lupa bawa earbuds ya. Demi meredam suara yang mungkin akan membuatmu terganggu. Di lain sisi, bawa penutup mata juga ide yang bagus. Supaya tidurmu makin nyenyak.

Sediakan Film di Ponselmu Sehingga Kalaupun Naik Pesawat yang Minim Hiburan, Kamu Bisa Menonton Film Lewat Ponselmu

Unduh atau pindahkan file berupa satu film dengan genre kesukaanmu demi menghalau rasa khawatir yang bisa saja menghantuimu. Dengan menonton film, kamu pun mengisi waktumu dengan hiburan yang berfungsi ‘menipu’ rasa khawatir yang ada di dalam diri. Atau kalau tak terbiasa menonton film, ya cobalah membaca buku.

Atau Siapkan Minuman atau Camilan Kesukaanmu demi Menghindari Rasa Khawatir Selama berada di Pesawat


Rasa gelisah di dalam pesawat bisa makin parah lho kawan apalagi kalau tubuhmu dehidrasi ataupun kelaparan. Karenanya, penting sekali untukmu membawa bekal makanan berupa camilan dan minuman secukupnya selama perjalanan.

Syukur-syukur kalau maskapai penerbanganmu menyediakan makanan dan minuman. Kalau tidak, berarti kamu antisipasi saja ya sebelum keberangkatan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Sudah Pergi, Jangan Kembali Lagi 

“Setelah perpisahan kita, hatiku memang remuk. Dihantam dengan keras oleh perpisahan, hingga sulit untuk melupakan”

Kita pernah bersepakat, agar terus jadi dua orangyang sepaket. Bersama dalam suka dan duka, beriringan meski dihadang cobaan, dan akan tetap saling mengenggap apapun hal yang akan terjadi di depan. Sampai akhirnya, hari perayaan patah hati itu tiba tanpa diduga. Hubungan yang sudah sekian lama dibina, selesai begitu saja.

Sampai kini, aku masih bisa mengingat setiap janji yang pernah kamu sampaikan. Diucapkan dengan penuh keyakinan, dan memintaku percaya atas semua yang kamu bilang. Walau kini aku harus banyak-banyak menyadarkan diri sendiri. Meminta hatiku melupakan agar tak lagi terbayang atas kisah cinta yang pernah kita jalankan. Karena nyatanya, perpisahan itu sudah berlangsung lama, walau sampai kini masih menyisahkan luka.

Belajar melepaskan tentu bukanlah upaya yang mudah. Ada ribuan rasa sayang yang susah payah aku lupakan, jutaan kenangan yang juga harus kuhilangkan dari ingatan. Hidup tanpa dirimu, aku berjuang melepaskan semua cintaku. Pelan-pelan semuanya mulai membaik. Hidupku berjalan dengan alur yang hampir sempurna. Tak lagi berharap bersama, aku mulai berdamai dengan hidup yang kini aku punya.

“Lalu, kau datang lagi. Menawarkanku hati untuk kembali dicintai…”

Kamu mungkin tak tahu, bagaimana kerasnya upayaku. Belajar melupakan semua kenangan, menata hati yang kemarin kau porak-porandakan. Lalu  dengan mudah kau hancurkan. Tanpa rasa bersalah, kau haturkan maaf atas kepergian pertama, lalu mengajakku untuk kembali memulai semuanya dari awal seperti pertama kali kita jumpa. Dirimu bisa saja menjadi manis dalam berkata-kata, tapi sikap dan perilaku bisa jadi masih serupa.

Harus kuakui memang, perasaan sayang dan cinta yang kumiliki masih serupa, ada untukmu sesuai porsinya. Tapi patah hati pertama, jadi alasan logis yang membuatku tak harus menerimau kembali sebagai yang tercinta. Tak bisa mencegahmu datang kembali, tapi kuharap dirimu akan mengerti jika sudah tak ada ruang untuk kembali saling mengasihi.

Bawalah cinta dan keinginanan yang kini kembali kamu sampaikan. Aku akan tetap melanjutkan hidup tanpa berharap bisa kembali bersama denganmu lagi. Tak lagi pernah berharap untuk bisa bergandengan, aku belajar jika sebagian cerita yang kuanggap menyenangkan tak selalu jadi sesuatu yang layak diperjuangakan. Mari sama-sama melupakan dengan tak lagi saling mengusik kebahagian. Sebagaimana aku yang sudah sejak lama menjauh darimu, kuharap kau pun bisa melakukan hal serupa atas diriku.

“Jika sudah pergi, tak perlu datang lagi”

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Seorang Selebgram Laporkan Lucinta Luna Karena Telah Menginjak Fotonya 

Lucinta Luna memang tak pernah luput dari pemberitaan. Baru-baru ini, ia dilaporkan oleh seorang selebgram bernama Rivelino Wardhana ke kepolisian, karena sikapnya dalam sebuah tayangan konten talkshow di salah satu channel Youtube.  

Pada tayangan tersebut, terlihat sesorang memperlihatkan foto Rivelino Wardhana, Lucinta Luna yang melihatnya terlihat tampak geram hingga kemudian menginjak foto tersebut di lantai. Lantaran tak terima dengan sikap dari Biduan tersebut, selebgram tersebut memilih jalur hukum untuk menyelesaikan permasalahan mereka.

Dikutip dari Kapanlagi.com, pelantun lagu Bobo Dimana tersebut mengaku belum menerima kabar dari lawyer atau manajernya mengenai kabar tersebut.

“Oh aku sih belum tahu ya ada laporan kayak gitu dari lawyer aku, manajer aku juga enggak tahu. Di situ kita belum terima laporannya karena Lucinta ini baik terhadap siapa pun,” ujar Lucinta Luna, saat saat ditemui di gedung Trans TV, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Mantan personil Dua Bunga itu, akan dilaporkan karena ada dugaan pencemaran, penghinaan, dengan menyerang kehormatan. Akan tetapi, disinggung perihal sikapnya tersebut, dirinya merasa tak merasa bersalah kepada pria yang digosipkan pernah menjalin hubungan dengannya itu.

“Aku nggak tahu apa-apa ya, enggak ngerti. Intinya aku enggak menerima laporan tertentu karena aku baik-baik saja kok,” jelasnya.

Dan dari pengakuannya, Lucinta Luna menyebut kalau aksi menginjak foto itu adalah ide dari tim kreatif acara yang diisinya. Saat ini ia sendiri tidak mau berkomentar lebih banyak terkait kasus itu.

“Oh nggak ada (motifnya) kok. Itu yang inisiatif orang kreatifnya saja,” pungkasnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ardina Rasti dan Suami Sepakat Atur Batasan dalam Menerima Tawaran Iklan untuk Anaknya

Pasangan Ardina Rasti dan Arie Dwi Andika masih menikmati tumbuh kembang buah hati mereka, Anara Langit Adria. Anara yang masih berusia sekitar 7 bulan, kata Rasti, sudah dapat beberapa tawaran iklan.

“Ada, sih, sebenarnya ada. Cuma kami mikirnya, produknya yang berhubungan dengan baby,” kata Rasti seperti dikutip dari Kumparan.com. Ia mengatakan, dirinya tak menolak tawaran iklan untuk putranya yang lahir pada 8 Desember 2018 lalu. Namun ia cukup selektif dalam memilih tawaran iklan agar sesuai dengan Anara. Bahkan keduanya memiliki batasan khusus.

“Kalau misal memang cocok dan enggak mengganggu waktu dia, ya. Pokoknya, kami fleksibel saja. Kami batesin, sih, yang penting enggak terbuka, jangan sampai enggak pakai baju. ‘Kan ada yang posting bayi berenang, sebaiknya jangan,” ucap Rasti.

Saat ini, keduanya masih sibuk berbagi tugas mengurus Anara. Sebab, mereka memilih untuk tidak menggunakan jasa baby sitter untuk merawat Anara.

“Kalau masih guling-gulingan, masih bisa ditinggal, sekarang ganti-gantian sama Arie. Karena, kami ngasuh baby tanpa baby sitter. Jadi, kami lagi menikmati seru-serunya, deg-degan momong anak,” ucapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top