Feature

Untuk yang Hendak Menikah Tahun Ini, Ada Bekal Sederhana dalam Berumahtangga yang Harus Kau Pahami

Kebutuhan yang kian meningkat dan banyaknya angan yang harus dikejar akhirnya membuat banyak pasangan muda memilih untuk bekerja. Baik suami maupun istri bekerja demi memenuhi kebutuhan rumah tangga. Ini karena kalau hanya salah satu yang bekerja, takutnya pemasukan masih belum cukup untuk belanja kebutuhan bahkan bayar cicilan. Belum kalau ada keadaan darurat, suami dan istri harus bisa saling back up.

Hanya saja, ada risiko yang harus ditanggung kalau pasangan sama-sama bekerja. Bisa saja pekerjaan rumah terbengkalai, atau bahkan hanya dikerjakan oleh salah satunya saja. Kalau sudah seperti ini, mau tak mau harus ada pembagian tugas rumah demi kelancaran rumah tanggamu juga, kan? Nah, ada tips sederhana yang bisa kamu coba diskusikan bersama pasanganmu.

Sudahkah Kamu Membicarakan Urusan Pengasuhan Buah Hati Sejak Sebelum Menikah?

Photo of Family On Seashore

Sejatinya, sebelum menikah ada baiknya kamu dan pasangan harus melakukan diskusi alot urusan rumah tangga. Pasalnya, menikah bukan hanya momen dimana kalian akan bersatu. Melainkan akan ada banyak urusan selain soal membangun cinta dan melanjutkan relasi.

Akan ada kewajiban untuk melunasi cicilan rumah, alat elektronik, atau kendaraan. Di lain sisi, urusan pengasuhan buah hati tak bisa dianggap sepele. Sebelum memutuskan memiliki anak, lebih baik bawa hal ini dalam diskusi. Kalau tak didiskusikan dengan kepala dingin, malah bisa berujung konflik lho.

Memang akan selalu ada opsi untuk mengasuh buah hati, yang pasti kamu dan pasangan sudah sepakat dahulu dengan opsi yang dipilih. Urusan rumah tangga jangan jadi beban satu pihak saja ya.

Mulailah Mengawali Pembagian Tugas dengan Spesifik, Diskusikan Hal Ini Sejak Awal ya

Couple Cooking

Ada kalanya pasangan tidak paham kalau kamu ingin dibantu. Nah, dalam menyampaikan keinginanmu ini, perlu siasat yang harus diterapkan. Jangan asal mengucapkan dengan kalimat bernada perintah yang justru akan memperbesar peluang terjadinya konflik. Lebih baik sampaikan dengan nada persuasif. Misalnya, “Aku ingin kamu membantuku membereskan rumah” digantikan dengan “Sayang, kita harus mulai membagi pekerjaan rumah ini berbarengan.”

Sampaikan kalau kamu pun ingin berbagi pekerjaan bersama. Mungkin selama ini, kamu sering kelelahan dan berefek pada bangun kesiangan. Kalau caranya tepat, dijamin pasangan akan membantu dan menawarkan hal apa saja yang bisa dibantunya.

Kelak Kalau Ada Tugas yang Tak Bisa Dikerjakan oleh Pasanganmu, Maka Tak Usah Dijadikan Drama yang Tak Perlu

Woman And Man Wearing Brown Jackets Standing Near Tree

Saat kamu mendapat tugas dinas mendadak atau urusan lain yang mengharuskanmu pergi, padahal hari itu bagianmu membersihkan rumah, mau tak mau, pasangan mengalah dan mengerjakan jadwal tugasmu bukan? Tak masalah, hal semacam ini wajar terjadi. Jangan takut menambah bebannya. Kamu tinggal mencari jadwal pengganti di waktu lain dan biarkan pasangan mengambil “libur” saat kamu bekerja di waktu pengganti.

Sesibuknya Kalian, Jangan Lupakan Waktu untuk Berduaan ya!

Man Holding Baby's-breath Flower in Front of Woman Standing Near Marble Wall

Ini perlu karena walau kalian telah membuat jadwal dengan rapi, ada baiknya jangan terlalu serius dan orientasimu selalu pada pekerjaan rumah ya. Setibanya di rumah tentunya kamu berhak rileks. Terlalu serius pada pekerjaan juga bikin stres, lho! Bagaimana pun, pasangan suami istri juga perlu membangun chemistry seperti masa pacaran. Tak cuma meningkatkan kekuatan hubungan, otak pun dibuat segar dan bahagia.

Pastikan Kebahagiaan Buah Hati Kelak Terjamin di Tangan Kedua Orangtuanya

Photograph of a Family

Mungkin diantara sekian opsi, kamu dengan berat hati harus merelakan kalau waktumu tak sepenuhnya bersama buah hati. Kamu akhirnya menitipkan anak pada orangtua atau pengasuh. Lambat laun, banyak orangtua yang akhirnya selalu bergantung pada orang lain urusan pengasuhan anak.

Padahal, sejak awal prinsipmu jangan sampai melupakan waktu untuk anak. Untuk itu, pastikan lagi perhatian ke anak tercukupi, terutama kasih sayangnya.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top