Feature

Untuk Sebuah Nama yang Diam-diam Sedang Aku Doakan

Tak perlu beranjak untuk pergi menjauhiku, aku bukan sedang ingin meminta kepadamu. Tapi kepada Dia yang mungkin bisa menggerakkan hatimu. Sebab setelah pertemuan kita hari itu, ada rasa yang sebenarnya tak biasa tiba-tiba merasuki hatiku.

Ya, setidaknya kupikir ada sesuatu yang salah pada diriku, tapi jelas bukan dalam artian buruk. Sebab sejauh aku hidup, kupikir ini akan jadi kesalahan yang paling menarik. Kutahu kamu mungkin akan sedikit tak siap untuk mendengarnya, maka kupikir akan lebih baik jika ini kubawa dalam doa saja. 

Diriku yang selama ini tengah diam tanpa keinginan, tiba-tiba saja beranjak untuk berlutut dan membawa namamu sebagai harapan. Kalau nanti kau akan berpikir ini adalah langkah yang salah, silahkan saja. Tapi yang pasti aku percaya pada kekuatan doa.

Bak Angin yang Hanya datang Untuk Berlalu, Pertemuan Singkat Itu Justru Melekat Diingatanku

Menutup diri setelah kisah patah hati terdahulu, sering membuat aku enggan untuk berharap lagi. Namun tanpa tahu akan ada kamu, pertemuan kita di salah satu pojok kursi fasilitas umum jadi garis awal atas harapan yang telah lama hilang.

“Boleh saya duduk?” Katamu dengan pelan, untuk memastikan bahwa kursi disebelahku memang tak berpenghuni. Tak membuka suara, aku hanya menjawabmu dengan senyuman kecil yang terkesan pelit dan anggukan sebagai tanda memperbolehkan. Ada perasaan tak rela ketika kamu harus turun dihalte tujuan, sedang aku masih harus berdiri dengan tangan yang bergelantungan.

Kamu mungkin tak sadar, terhitung sejak hari itu. Ada manusia yang diam-diam memerhatikanmu. Mencoba mencari celah untuk bisa tahu judul buku yang kamu baca. Hingga selalu tahu warna kemeja apa yang akan kamu gunakan setiap harinya.

Tak Ingin Terdengar Berlebihan, Kini Kamu Jadi Bagian dari Perhatian yang Akan Kulemparkan

Sibuk dengan ponsel dan buku bacaaan di tangan, kadang aku lupa siapa orang yang sudah duduk disampingku sekarang. Dan sedikit kaget dan tak percaya, untuk kesekian kalinya itu adalah kamu yang sedari tadi kucari-cari wajahnya.

Sederhana memang, barangkali kamu merasa bahwa kita punya kesamaan. Memilih membaca buku daripada sibuk dengan timeline instagram, untuk kemudian duduk bersebelahan. Menunggu bus selanjutnya yang akan mengantar kita pada tujuan.

Bagiku ini memang sudah jadi kebiasaan, sebab daripada sibuk melihat foto teman yang berpasangan. Kupikir membawa akan jadi hal yang menenangkan pikiran. Namun kali ini hadirmu mematahkan aturan, sebab tak lagi terfokus pada buku bacaaan ditangan. Mencuri-curi waktu untuk bisa melihat mimik wajah seriusmu justru jauh lebih menyenangkan.

Pertahananku Nampaknya Akan Tumbang, Ucapan Untuk Bisa Hidup Sendiri Sepertinya Segera Kuturunkan

Berbulan-bulan lamanya, kita bertemu pada pagi dan malam ditempat yang sama. Tanpa banyak kata, tanpa ada perkenalan untuk saling tahu siapa nama. Kita berbaur begitu saja, bertanya sudah berapa bus yang lewat tanpa bisa dimasuki oleh manusia-manusia yang ada.

Hingga pelan, obrolan-obrolan singkat itu berubah jadi sebuah komunikasi yang lebih dekat. Sebab kali ini kamu sudah mulai berani menebak siapa penulis yang kujadikan idaman, dan kubalas dengan memberi sanggahan bahwa sebaiknya kamu mengganti pola warna pakaian.

Menghabiskan waktu denganmu sesaat sebelum memulai hari, dengan obrolan santai kenapa banyak orang sibuk mencari. Dengan lancang aku berpikir bahwa kamu adalah jawaban dari Tuhan, atas kesombongan yang selama ini aku suarakan. Ya, hidup sendiri bukanlah kemampuan yang bisa aku jalankan. Dan kupikir kamu akan jadi jawaban.

Tak Banyak Hal yang Menarik Perhatian, Tapi Sosokmu Pelan-pelan Jadi Pihak yang Aku Harapkan

“Selera humormu jelek” Kataku saat kamu masih saja dengan wajah datar meski aku sedang membuat sebuah guyonan. Untuk kemudian kau berusaha tertawa demi menghargai apa yang baru saja kulakukan. Ini mungkin jadi perbedaan, namun sikapmu yang lain justru berhasil jadi penawar.

Kebijakanmu dalam menjawab pertanyaan, dan sikap santun yang kamu miliki jadi alat pamungkas yang justru berhasil membuatku kembali merasa bahwa kamu, adalah orang yang selama ini aku idam-idamkan. Ruang hati yang sudah lama tertutup rapi, tiba-tiba terasa bergetar kala kamu coba menjelaskan hal-hal yang coba aku tanyakan.

Darimu aku belajar untuk berdamai pada beberapa jejeran syarat tinggi yang selama ini aku patokan untuk dia yang kelak jadi pasangan. Sebab meski datang dengan kesederhanaan dan perbedaan, nyatanya kamu punya hal baik lain yang layak untuk dibanggakan.

Kali ini dengan mantap kuucapkan lagi, jika aku kembali ingin mengecap kehidupan percintaan, karena ternyata cinta tak serumit yang aku pikirkan.

Jatuh Hatiku Kali Ini Datang Tanpa Rencana, Lalu Haruskah Aku Menolaknya?

Untuk kesekian kalinya kau harus percaya, bahwa banyak hal dalam hidup datang tanpa bisa kita menolaknya. Pertemuan kita, obrolaan sebelum berpisah pada halte tujuan yang berbeda, hingga nanti akan bertemu ketika sudah pulang kerja. Jadi rangkaian kisah yang menurutku juga dirasakan oleh banyak menusia. Bedanya, tanpa sengaja aku bertemu denganmu, berbagi cerita hingga hal lain yang membuat kita lebih dekat dari mereka yang ada disekeliling kita.

Aku dan kamu hannyalah aktor dalam sebuah penggalan cerita, dan sang penguasa berhak menentukan alurnya. Termaksud membuatku jatuh hati tanpa bertanya, mau kah aku atau tidak menerimanya. Walau ini jadi kabar gembira untuk diri sendiri, sebab sudah lama tak merasa sebahagia ini. Hal lain yang justru jadi pertanyaan, apakah kamu juga memiliki rasa yang sama besar?

Jika Masih Direstui Oleh Semesta, Saat Ini Ada Rasa yang Sedang Aku Perjuangkan dengan Diam-diam

Ini memang jadi titik hidup yang cukup tak jelas, bagaimana aku membawa namamu dalam doa, sedang engkau masih merasa bahwa hubungan kita adalah sesuatu yang biasa. Tak ada yang benar, tak juga ada pihak yang salah. Mari kita jalani hidup seperti biasnya, tanpa  harus merasa canggung. Karena akhirnya ada cinta yang diam-diam tumbuh diantara kita.

Tak punya percaya diri yang cukup tinggi, kamu jelas tahu aku belum bisa mengutarakan isi hatiku dihadapanmu. Maka untuk itu, aku mengakalinya dengan membawa namamu dalam doaku. Tak besar memang, tidak juga terlihat oleh orang-orang. Tapi hanya ini upaya yang bisa kulakukan, dan semoga berbuah hasil yang kuinginkan.

Walau Aku Sendiri Masih Tak Tahu, Bagaimana Cerita Kita Akan Diakhiri

Jutaan pertanyaan yang masih terus bertengger dalam pikirkan, diam-diam mulai kujadikan rangkaian doa. Mengurutkannya menjadi sebuah kalimat permohonan yang semoga akan didengar. Kusampaikan dengan segenap jiwa, dengan sedikit memaksa kepada-Nya bahwa untuk urusan sosok yang akan menenangiku disisa usia, adalah kamu yang kemarin bertemumu tanpa sengaja.

Jika memang semesta dan penguasa memberi izinnya, ini akan jadi kisah yang paling kubanggakan. Bertemu dan hidup berdua dengan dia yang biasanya bertanya bangku kosong di sampingku.

Semua yang ada padamu, siap kuterima dengan segala yang juga jadi kekuranganku. Terimakasih telah datang jadi penawar diri, mengejutkanku dengan sosok yang cukup menarik hati. Dan untuk yang pertama kalinya aku akan berusaha mendoakan, agar kebersamaan kita segera disemogakan.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Belum Jadi Pecinta K-Drama Sejati Sebelum Nonton 7 Drama Korea Lawas Ini

Untuk kamu yang mengaku sebagai pecinta drama korea, pasti tontonannya tak hanya drama Descendent of The Sun kan? Rasanya kurang afdol jika kamu mengaku pecinta K-Drama sebelum kamu menonton 7 drama Korea lawas ini terlebih dahulu.

1. Full House

Sumber : Korea.net

Drama ini menceritakan tentang pernikahan kontrak. Cerita dalam drama ini dikemas dengan sangat manis dan juga lucu. Tak heran jika pecinta drama ini cukup banyak.

2. Memories In Bali

Sumber : PopScreen

Kalau kamu orang Indonesia yang mengaku suka bahkan cinta banget dengan drama Korea, pasti sudah nonton drama yang satu ini dong? Ya, sesuai dengan judulnya, drama Korea ini merupakan drama yang memiliki setting Bali.

3. Princess Hours

Sumber : IDN Times

Meski memiliki latar belakang kerajaan masa lalu, namun drama ini sangatlah memukau. Tokoh yang ada dalam drama ini juga diperankan oleh aktor dan aktris yang sangat bertalenta, salah satunya adalah Joo Ji Hoon yang berperan sebagai Lee Shin.

4. Jewel In The Palace

Sumber : variety.com

Drama ini memiliki latar belakang zaman kerajaan yang masih kental dengan sejarah, budaya sampai obat-obatan tradisional ala Korea. Jika kamu ingin tahu banyak tentang budaya, sejarah dan hal tradisional lainnya tentang Korea, kamu bisa coba tonton drama ini. Keren banget pokoknya.

5. Stairway to Heaven

Sumber : Kdramalove.com

Drama yang satu ini juga memiliki rona yang terpancar indah loh. Tak kalah dengan drama Korea lawas lainnya. Drama ini termasuk genre romance mellow. Dijamin kamu akan tersentuh oleh cerita dalam drama ini.

6. Sassy Girl Chun Hyang

Sumber : HanCinema

Sassy Girl Chun Hyang merupakan drama Korea lucu yang bercerita tentang perjodohan. Cerita dalam drama ini dikemas dengan sangat apik. Kamu yang menontonnya pasti akan terkesima dan terhibur oleh adegan lucu yang disuguhkan di dalamnya.

7. Endless Love

Sumber : Pinterest

Cerita dari drama ini sangatlah menyentuh. Jika kamu menontonnya, mungkin kamu bisa nangis bombay karena cerita yang sangat menyayat hatu. Bahkan sampai saat ini, drama ini masih memiliki banyak penggemar loh.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Dijamin, 6 Tips Ini akan Membuatmu Makin Kece dan Beda dari Yang Lain

Tidak bisa dipungkiri, tentu terkadang kamu ingin mendapatkan eksistensi dirimu sendiri diakui di lingkungan sosialmu. Untuk mendapatkan hal itu sebenarnya tak melulu dengan barang branded kok. Kamu bisa jadi dirimu sendiri dengan karakter yang kuat. Berikut adalah enam tips untukmu.

1. Berikan Sentuhan Seni pada Barang Pribadimu

Jika kamu memiliki barang yang sekiranya banyak orang memilikinya juga, kamu bisa mengakalinya dengan jiwa senimu kok. Cobalah untuk kreatif. Kamu bisa melukis barang pribadimu seperti sepatu, tas atau barang lainnya sesuai dengan imajinasimu sendiri.

2. Membuat Style-mu Sendiri

Cobalah bereksperimen dengan gayamu dalam berbusana. Salah satu caranya kamu bisa mendesain sendiri baju yang menurutmu menunjukkan karakter aslimu. Nah, dengan begini, tak akan ada orang yang memiliki style sama denganmu.

3. Memakai Aksesoris yang Menunjukkan Dirimu

Sebagai pelengkap, kamu bisa menambahkan aksesoris yang menggambarkan karaktermu. Aksesoris ini bisa berupa pin, gelang, atau aksesoris simple lainnya. Pasti penampilanmu akan lebih terlihat kece.

4. Memanfaatkan Objek Sekitar untuk Foto

Banyak orang menunjukkan eksistensi dirinya lewat unggahan foto di sosial medianya. Nah kamu juga bisa melakukan hal tersebut. Tak perlu menggunakan objek yang mahal. Kamu bisa memanfaatkan objek di sekitarmu untuk menghasilakan jepretan yang kece. Misalnya kamu bisa menggunakan kaca pembesar atau gelas yang berisi air.

5. Memaksimalkan Gadget

Sekali lagi, jika kamu ingin menghasilkan foto yang bagus untuk unggahanmu, kamu tak perlu mengeluarkan uang yang banyak. Manfaatkanlah yang ada dengan semaksimal mungkin. Misalnya kamu bisa memodifikasi perangkat flash di kameramu. Kamu bisa menciptakan diffuser sederhana dari kantong plastik untuk menghasilkan foto dengan cahaya yang lebih mulus.

6. Memodifikasi Barang Kesukaanmu

Kamu juga bisa memodifikasi barang kesukaanmu sesuai dengan karaktermu. Misalnya kamu sangat suka musik terutama gitar, kamu bisa memodifikasi gitarmu dengan menempel sticker atau hal unik lainnya dalam proses modifikasi.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Ingat, 5 Tipe Teman Ini Patut untuk Kamu Pertahankan

Sebagai makhluk sosial, kamu tak akan bisa hidup tanpa keberadaan orang lain. Terutama keluarga dan juga teman. Saat kamu sedang butuh teman bicara atau butuh apapun, tentu orang yang akan kamu cari adalah keluarga dan temanmu. Nah, dalam memilih teman, kamu pun harus selektif.

Hati-hati dalam berteman karena selama ini sudah banyak kasus yang melibatkan teman sebagai tersangka. Namun, disamping itu semua. Setidaknya ada beberapa jenis teman yang layak kamu pertahankan jika saat ini mereka sudah kamu temukan.

1. Pendengar yang Baik

Tak banyak orang yang bisa menjadi pendengar terbaik. Saat kamu sudah menemukan teman yang mau mendegarkan segala keluh kesahmu dan juga kabar bahagiamu, maka pertahankanlah. Kamu sangat butuh sosok teman pendengar yang baik dalam kehidupanmu.

2. Mampu Menjaga Rahasia

Jika kamu mencari teman yang suka membicarakan rahasiamu pada orang lain, mungkin akan sangat mudah. Namun untuk mendapatkan teman yang bisa menjaga rahasiamu sampai akhir hayatnya sangatlah sulit. Jika diumpamakan, mungkin hal itu layaknya mencari jarum di tumpukan jerami. Jadi saat kamu menemukannya, pertahankanlah selamanya.

3. Humoris

Saat kamu sedang sedih atau dalam mood yang kurang baik, tentu kamu membutuhkan sosok yang bisa menghiburmu. Salah satu teman yang harus kamu pertahankan dalam kehidupanmu adalah teman dengan selera humor tinggi. Karena kamu akan selalu bisa tertawa lepas saat bersamanya.

4. Setia dalam Kondisi Apapun

Kamu akan dengan mudah menemukan teman yang mau menemani di saat senangmu, namun belum tentu dia mau menemunimu di saat sulitmu. Pertahankanlah dia yang tetap mau menemanimu dalam kondisi apapun. Dia akan selalu ada untukmu saat kamu membutuhkannya.

5. Asyik Diajak Seru-seruan

Tipe teman yang satu ini akan selalu asyik untuk kamu ajak seru-seruan bersama. Dia tak selalu menjadi dirinya sendiri, begitu pun denganmu. Tak ada kata malu atau jaim dalam pertemanan kalian. Jika kamu menemukan teman seperti ini, kamu patut mempertahankan pertemananmu itu.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top