Feature

Untuk Sebuah Nama yang Diam-diam Sedang Aku Doakan

Tak perlu beranjak untuk pergi menjauhiku, aku bukan sedang ingin meminta kepadamu. Tapi kepada Dia yang mungkin bisa menggerakkan hatimu. Sebab setelah pertemuan kita hari itu, ada rasa yang sebenarnya tak biasa tiba-tiba merasuki hatiku.

Ya, setidaknya kupikir ada sesuatu yang salah pada diriku, tapi jelas bukan dalam artian buruk. Sebab sejauh aku hidup, kupikir ini akan jadi kesalahan yang paling menarik. Kutahu kamu mungkin akan sedikit tak siap untuk mendengarnya, maka kupikir akan lebih baik jika ini kubawa dalam doa saja. 

Diriku yang selama ini tengah diam tanpa keinginan, tiba-tiba saja beranjak untuk berlutut dan membawa namamu sebagai harapan. Kalau nanti kau akan berpikir ini adalah langkah yang salah, silahkan saja. Tapi yang pasti aku percaya pada kekuatan doa.

Bak Angin yang Hanya datang Untuk Berlalu, Pertemuan Singkat Itu Justru Melekat Diingatanku

Menutup diri setelah kisah patah hati terdahulu, sering membuat aku enggan untuk berharap lagi. Namun tanpa tahu akan ada kamu, pertemuan kita di salah satu pojok kursi fasilitas umum jadi garis awal atas harapan yang telah lama hilang.

“Boleh saya duduk?” Katamu dengan pelan, untuk memastikan bahwa kursi disebelahku memang tak berpenghuni. Tak membuka suara, aku hanya menjawabmu dengan senyuman kecil yang terkesan pelit dan anggukan sebagai tanda memperbolehkan. Ada perasaan tak rela ketika kamu harus turun dihalte tujuan, sedang aku masih harus berdiri dengan tangan yang bergelantungan.

Kamu mungkin tak sadar, terhitung sejak hari itu. Ada manusia yang diam-diam memerhatikanmu. Mencoba mencari celah untuk bisa tahu judul buku yang kamu baca. Hingga selalu tahu warna kemeja apa yang akan kamu gunakan setiap harinya.

Tak Ingin Terdengar Berlebihan, Kini Kamu Jadi Bagian dari Perhatian yang Akan Kulemparkan

Sibuk dengan ponsel dan buku bacaaan di tangan, kadang aku lupa siapa orang yang sudah duduk disampingku sekarang. Dan sedikit kaget dan tak percaya, untuk kesekian kalinya itu adalah kamu yang sedari tadi kucari-cari wajahnya.

Sederhana memang, barangkali kamu merasa bahwa kita punya kesamaan. Memilih membaca buku daripada sibuk dengan timeline instagram, untuk kemudian duduk bersebelahan. Menunggu bus selanjutnya yang akan mengantar kita pada tujuan.

Bagiku ini memang sudah jadi kebiasaan, sebab daripada sibuk melihat foto teman yang berpasangan. Kupikir membawa akan jadi hal yang menenangkan pikiran. Namun kali ini hadirmu mematahkan aturan, sebab tak lagi terfokus pada buku bacaaan ditangan. Mencuri-curi waktu untuk bisa melihat mimik wajah seriusmu justru jauh lebih menyenangkan.

Pertahananku Nampaknya Akan Tumbang, Ucapan Untuk Bisa Hidup Sendiri Sepertinya Segera Kuturunkan

Berbulan-bulan lamanya, kita bertemu pada pagi dan malam ditempat yang sama. Tanpa banyak kata, tanpa ada perkenalan untuk saling tahu siapa nama. Kita berbaur begitu saja, bertanya sudah berapa bus yang lewat tanpa bisa dimasuki oleh manusia-manusia yang ada.

Hingga pelan, obrolan-obrolan singkat itu berubah jadi sebuah komunikasi yang lebih dekat. Sebab kali ini kamu sudah mulai berani menebak siapa penulis yang kujadikan idaman, dan kubalas dengan memberi sanggahan bahwa sebaiknya kamu mengganti pola warna pakaian.

Menghabiskan waktu denganmu sesaat sebelum memulai hari, dengan obrolan santai kenapa banyak orang sibuk mencari. Dengan lancang aku berpikir bahwa kamu adalah jawaban dari Tuhan, atas kesombongan yang selama ini aku suarakan. Ya, hidup sendiri bukanlah kemampuan yang bisa aku jalankan. Dan kupikir kamu akan jadi jawaban.

Tak Banyak Hal yang Menarik Perhatian, Tapi Sosokmu Pelan-pelan Jadi Pihak yang Aku Harapkan

“Selera humormu jelek” Kataku saat kamu masih saja dengan wajah datar meski aku sedang membuat sebuah guyonan. Untuk kemudian kau berusaha tertawa demi menghargai apa yang baru saja kulakukan. Ini mungkin jadi perbedaan, namun sikapmu yang lain justru berhasil jadi penawar.

Kebijakanmu dalam menjawab pertanyaan, dan sikap santun yang kamu miliki jadi alat pamungkas yang justru berhasil membuatku kembali merasa bahwa kamu, adalah orang yang selama ini aku idam-idamkan. Ruang hati yang sudah lama tertutup rapi, tiba-tiba terasa bergetar kala kamu coba menjelaskan hal-hal yang coba aku tanyakan.

Darimu aku belajar untuk berdamai pada beberapa jejeran syarat tinggi yang selama ini aku patokan untuk dia yang kelak jadi pasangan. Sebab meski datang dengan kesederhanaan dan perbedaan, nyatanya kamu punya hal baik lain yang layak untuk dibanggakan.

Kali ini dengan mantap kuucapkan lagi, jika aku kembali ingin mengecap kehidupan percintaan, karena ternyata cinta tak serumit yang aku pikirkan.

Jatuh Hatiku Kali Ini Datang Tanpa Rencana, Lalu Haruskah Aku Menolaknya?

Untuk kesekian kalinya kau harus percaya, bahwa banyak hal dalam hidup datang tanpa bisa kita menolaknya. Pertemuan kita, obrolaan sebelum berpisah pada halte tujuan yang berbeda, hingga nanti akan bertemu ketika sudah pulang kerja. Jadi rangkaian kisah yang menurutku juga dirasakan oleh banyak menusia. Bedanya, tanpa sengaja aku bertemu denganmu, berbagi cerita hingga hal lain yang membuat kita lebih dekat dari mereka yang ada disekeliling kita.

Aku dan kamu hannyalah aktor dalam sebuah penggalan cerita, dan sang penguasa berhak menentukan alurnya. Termaksud membuatku jatuh hati tanpa bertanya, mau kah aku atau tidak menerimanya. Walau ini jadi kabar gembira untuk diri sendiri, sebab sudah lama tak merasa sebahagia ini. Hal lain yang justru jadi pertanyaan, apakah kamu juga memiliki rasa yang sama besar?

Jika Masih Direstui Oleh Semesta, Saat Ini Ada Rasa yang Sedang Aku Perjuangkan dengan Diam-diam

Ini memang jadi titik hidup yang cukup tak jelas, bagaimana aku membawa namamu dalam doa, sedang engkau masih merasa bahwa hubungan kita adalah sesuatu yang biasa. Tak ada yang benar, tak juga ada pihak yang salah. Mari kita jalani hidup seperti biasnya, tanpa  harus merasa canggung. Karena akhirnya ada cinta yang diam-diam tumbuh diantara kita.

Tak punya percaya diri yang cukup tinggi, kamu jelas tahu aku belum bisa mengutarakan isi hatiku dihadapanmu. Maka untuk itu, aku mengakalinya dengan membawa namamu dalam doaku. Tak besar memang, tidak juga terlihat oleh orang-orang. Tapi hanya ini upaya yang bisa kulakukan, dan semoga berbuah hasil yang kuinginkan.

Walau Aku Sendiri Masih Tak Tahu, Bagaimana Cerita Kita Akan Diakhiri

Jutaan pertanyaan yang masih terus bertengger dalam pikirkan, diam-diam mulai kujadikan rangkaian doa. Mengurutkannya menjadi sebuah kalimat permohonan yang semoga akan didengar. Kusampaikan dengan segenap jiwa, dengan sedikit memaksa kepada-Nya bahwa untuk urusan sosok yang akan menenangiku disisa usia, adalah kamu yang kemarin bertemumu tanpa sengaja.

Jika memang semesta dan penguasa memberi izinnya, ini akan jadi kisah yang paling kubanggakan. Bertemu dan hidup berdua dengan dia yang biasanya bertanya bangku kosong di sampingku.

Semua yang ada padamu, siap kuterima dengan segala yang juga jadi kekuranganku. Terimakasih telah datang jadi penawar diri, mengejutkanku dengan sosok yang cukup menarik hati. Dan untuk yang pertama kalinya aku akan berusaha mendoakan, agar kebersamaan kita segera disemogakan.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Durasi Normal Berhubungan Badan, Jangan Percaya dengan Apa yang Ada di Film Porno!

Rasanya bukan rahasia umum bahwa perbincangan mengenai seks masih dipandang tabu dalam budaya kita. Padahal sudah jelas bahwa seks itu adalah hal yang alamiah. Setiap orang tentu sudah mengetahuinya dari banyak sumber, salah satunya adalah melalui film panas.

Namun sayangnya, terkadang pengetahuan tentag seks melalui film dewasa ini sedikit menyesatkan. Durasi yang ada di film dewasa rasnaya jauh berbeda dengan durasi hubungan seks yang normal.

Pemeran dalam Film Dewasa Mampu Berhubungan Hingga Beberapa Puluh Menit, Bagaimana Jika dalam Durasi Normal?

Mungkin kamu kerap mendapati film dewasa dimana pemerannya mampu melakukan hubungan seks dalam waktu yang cukup lama, sampai beberapa puluh menit. Padahal pada kenyataannya, durasi dari inti seks diluar rangsangan tidak terlalu lama.

Jangan terlalu percaya dengan durasi yang ditunjukkan dalam film dewasa yang mungkin pernah kamu tonton. Hal ini karena dalam film, tentu saja ada yang namanya proses editing. Mereka biasanya memakai pemain lebih dari satu orang dengan beberapa teknik khusus yang bisa mengelabuhi seolah permainan itu hanya dilakukan oleh satu orang saja.

Durasi Ejakulasi yang Memadai Ada dalam Kurun Waktu 3 Sampai 7 Menit

Ada penelitian yang sudah mengungkapkan bahwa ejakulasi di Kanada dan Amerika Serikat pada tahun 2008 silam ada pada kisaran 3 sampai 7 menit saja. Sedangkan untuk durasi ideal ada pada kisaran 7 sampai 13 menit.

Data yang diambil untuk diteliti berasal dari pasien yang berkonsultasi perihal masalah seksual kepada terapis kesehatan di Amerika Utara. Hasil penelitian itu sendiri sesuai dengan penelitian yang juga pernah dilakukan pada tahun 2005. Penelitian sebelumnya juga mengungkap tentang waktu bersenggama normal yang ada pada kisaran 5 sampai 7 menit.

Jadi Bisa Disimpulkan, Ejakulasi Kurang dari 1 Menit Baru Disebut Sebagai Ejakulasi Dini

Menurut seorang Profesor yang pernah meneliti perihal durasi hubungan seks, hanya ada sedikit, bahkan sangat sedikit orang yang bisa melakukan senggama dengan penetrasi lebih dari 12 menit. Namun jika ejakulasi tersebut berlangsung di bawah 1 atau 2 menit saja, hal ini patut disebut sebagai ejakulasi dini.

Sebenarnya proses ejakulasi bisa diperlambat kok, caranya kamu bisa menggunakan beberapa teknik bersenggama, misalnya dengan melakukan seks dalam beberapa posisi seks atau bisa dengan memvariasikan kecepatan dan pola gerakan penetrasi.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Kebiasaan yang Tanpa Sadar Membuat Perempuan Nampak Lebih Menarik

Banyak perempuan berusaha membuat tampilan mereka menarik dengan cara berias diri dan juga mengenakan pakaian yang bagus dan mahal. Padahal semua itu akan percuma jika tak diimbangi dengan inner beauty. Mungkin akan banyak orang mendekatimu karena parasmu yang menawan namun saat mereka tahu sifat aslimu, bisa jadi mereka akan lari menjauhimu.

Nah, tak perlu terlalu mementingkan kecantikan fisik, berikut adalah 7 kebiasaan yang tanpa kamu sadari akan membuatmu nampak menarik di mata orang lain.

1. Berani Mengatakan Hal yang Kamu Inginkan dan Tidak Kamu Inginkan

Kamu memiliki sikap yang tegas. Tak heran jika hal ini membuatmu lebih terlihat menarik dari orang lainnya. Kamu tak pernah menyembunyikan uneg-unegmu sendirian. Jika kamu ingin, kamu akan lakukan. Tapi jika tidak, kamu akan dengan tegas menolak apa yang tidak kamu inginkan.

2. Berbuat Baik dengan Semua Orang

Perempuan cantik tak hanya dilihat dari fisiknya saja, melainkan hati yang juga tercermin dari sikapnya. Kamu selalu berbuat baik tanpa memandang siapa yang ada di hadapanmu. Bagimu semua orang sama, dan kamu selalu bersikap baik pada siapapun yang berhadapan denganmu.

3. Tak Mementingkan Ego dan Mau Belajar dari Orang Lain

Kamu tak pernah merasa kamu paling pintar dalam segala hal. Sebaliknya kamu tak pernah mengutamakan rasa egomu dan tak gengsi untuk belajar hal baru dari siapapun yang ada di sekelilingmu.

4. Memiliki Rasa Ingin Tahu yang Tinggi

Kamu selalu ingin tahu hal baru yang belum kamu ketahui sebelumnya, Rasa ingin tahumu yang tinggi membuatmu selalu belajar hal baru. Inilah yang akhirnya membuatmu menjadi sosok yang cerdas dengan wawasan yang luas.

5. Menghadapi Emosi Orang Lain dengan Sikap yang Tenang

Kamu tak pernah menyikapi emosi orang lain dengan emosi juga. Sebaliknya, kamu justru tetap menahan dirimu agar bisa selalu tenang dalam menghadapi apapun di segala kondisi dan situasi.

6. Pandai Membangun Relasi dengan Orang Baru

Kamu selalu terbuka pada orang lain dan lihai dalam hal membangun relasi dnegan orang-orang baru. Mungkin hal ini kamu lakukan karena kamu sadar, dengan membangun banyak relasi, kamu pun akan lebih memiliki peluang untuk mendapatkan banyak pengetahuan baru.

7. Tahu Caranya Berterima Kasih

Kamu tak pernah menganggap enteng permasalahan terima kasih. Apapun hal baik yang dilakukan orang lain untukmu, sekecil apapun itu, kamu tahu bagaimana cara membalasnya.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Berdamailah dengan Masa Lalu, Buka Hati untuk Cinta yang Baru

Perkara masa lalu, biarkan dirimu terus belajar dari orang-orang sekitar. Aku yakin, akan ada saatnya kamu mau menerima dan mengikhlaskan hubungan yang sempat berakhir di tengah jalan. Aku tahu rasanya memang sulit, kamu harus mengalami kenyataan pahit di masa lalu.

Tapi, kamu sudah melalui hal itu, kini saatnya untuk membuka hati dan melihat masa depanmu pada sebuah hubungan yang baru tanpa perasaan ragu. Kawan, sudahlah, bukan lagi saatnya untuk meragu. Bagaimanapun, kamu berhak mengukir kisahmu dengan hal-hal yang baru yang lebih indah dengan seseorang dimana nantinya kamu bisa merasakan bahagia lagi.

Saat Ragu Mulai Menyapa, Pikirkanlah Kalau Kamu Juga Berhak Bahagia

Setiap orang dibekali Tuhan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kamu hanya harus fokus pada kelebihan yang kamu miliki dan kembangkanlah kemampuan tersebut setiap harinya. Hal ini bisa jadi langkah sederhana yang membuatmu percaya bahwa kamu itu berharga.

Terlepas dari seberapa besar pengalaman membentuk pemikiran untuk menghindari hubungan dengan seseorang yang baru, kamu itu berhak bahagia. Tak usah membandingkan dirimu yang sekarang dengan yang lama serta mengungkit lagi soal kegagalan hubungan dengan orang baru yang datang menghampiri.

Lagipula, Kegagalan Seharusnya Bisa Membuatmu Memiliki Hati yang Lebih Lapang

Kalau kamu pernah putus cinta, bukan berarti kamu gak bisa mencinta lagi. Kegagalan dalam hubungan justru bisa menjadikan pribadimu lebih dewasa dalam hal mencintai dan dicintai. Sudah selayaknya kamu lebih bisa mencintai dirimu yang sekarang, kawan. Menerima seseorang yang pastinya bisa menghargai dirimu lebih dari sebelumnya, dan menjalin hubungan yang lebih naik tingkat. Karenanya, kegagalan memang seharusnya bisa membuatmu memiliki hati yang lebih lapang.

Pahamilah Kalau Setiap Pilihan yang Kamu Tetapkan Selalu Ada Risikonya

Keraguan dalam menerima seseorang justru bisa membawa dampak bagi dirimu sendiri. Mau sampai kapan kamu meragu dan terpenjara dengan perasaan itu seterusnya? Padahal, kamu sendiri juga tahu bahwa setiap hal yang membuatmu bahagia juga sepaket dengan kemungkinan terburuk serta kesedihannya.

Bagaimanapun, kegagalan di masa lalu harus membuatmu lebih bijak dalam mengambil langkah di masa depan. Setiap pilihan ada sisi enak dan tak enaknya memang, tapi jangan sampai kamu justru berhenti menutup diri untuk menjajal kesempatan baru dalam hidupmu.

Yakinkan Diri, Jika Kamu Memang Sudah Benar-benar Belajar dari Masa Lalu

Kalau dulu kamu masih main-main dalam menjalin hubungan, karena kegagalan yang terdahulu otomatis membuatmu makin bisa berpikir rasional, kan? Kamu jadi tahu mana yang lebih cocok dan mengeliminasi yang sekiranya tak sesuai sama dirimu. Termasuk soal memilih dan memantapkan hati pada hubungan yang baru.

Sekalipun memilih seseorang tanpa bayang-bayang orang di masa lalu memang bukan hal yang mudah, Janganlah sering membandingkan keduanya hingga tak kunjung mengambil kesempatan saat ada yang mendekati. Saat ini, yang perlu kamu perlu menghilangkan kebiasaan membandingkan ini, karena setiap orang punya kelebihannya sendiri.

Terpenting, Kamu Harus Sayangi Dirimu Lebih Dulu

Keraguan saat mau menjalin hubungan bisa datang dari ketidakyakinan diri untuk bertahan pada pilihan. Nah, jika kamu merasa dalam kondisi yang semacam ini, cukup jalani segala sesuatu dari apa yang ada di depan mata, terima dirimu seutuhnya. Dengan ini, maka kamu akan lebih mudah mempersilahkan seseorang hadir dan menjalani hubungan baru. Ingatlah, Tuhan pasti punya alasan dalam mempertemukanmu dengan seseorang yang  baru. Terlepas dari kenangan atau kejadian yang tak menyenangkan, aku berharap kamu bisa menjalani hubungan yang lebih berkualitas lagi dari sebelumnya.

1 Comment

1 Comment

  1. Ulfah maria

    March 16, 2018 at 8:48 pm

    Mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top