Community

Untuk Pria yang Kelak Menjadi Pendampingku, Ini Ungkapan Hatiku yang Tulus Untukmu

Hai kamu yang kelak akan menjadi pendampingku. Aku ingin mengungkapkan segelintir rasa yang ada dalam hati ini untukmu. Kelak saat kamu benar-benar datang kepadaku, aku akan sepenuhnya berusaha menjadi pasangan yang baik untukmu.

Aku akan selalu menaruh kepercayaan besar terhadapmu. Apapun yang dikatakan orang lain tentangmu, tentang burukmu di masa lalu, aku tak akan mempedulikannya. Bagiku, kita sedang hidup di masa sekarang, bukan lagi

Bagiku tetaplah kamu satu tujuanku. Aku ingin menjadi penyemangat dalam hidupmu, serta orang yang selalu kamu sebut namanya dalam setiap doamu. Aku ingin menjadi tempat berlabuhmu, tempat mengeluhmu, tempat berbagi segala suka dan dukamu.

Maafkan jika nanti caraku mencintaimu terlalu berlebih dan membuatmu terganggu. Katakana jika ada yang kurang dariku, aku akan memperbaikinya untukmu. Harapanku, akulah satu-satunya untukmu. Begitu pun dirimu yang akan selalu menjadi kasih satu-satunya dalam kehidupanku.

Apapun yang kelak akan terjadi terhadap kita, jadikan itu hal yang bisa kita hadapi bersama. Tuntun aku menjadi istri terbaik di dunia, juga ibu yang baik untuk anak-anak kita nanti. Tetaplah bersamaku apapun yang terjadi. Aku pun begitu. Bersamamu layaknya hidup dengan denyut nadiku. Artinya, perpisahaan tak lain adalah sebuah kematian bagiku.

Bersabarlah kasih, sampai kita benar-benar disatukan oleh takdir Tuhan. Setialah menunggu waktu itu tiba. Layaknya aku yang selalu menunggumu dalam doa.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

5 Bantahan Terhadap Argumentasi Konyol Penolak Vaksin MR

Kamu termasuk yang mana, pendukung vaksin MR atau mereka yang menolak? Yup, dalam satu bulan terakhir dunia maya dibuat berisik soal urusan Vaksin MR ini. Tak percaya? Google bahkan menangkap kenaikan hingga lebih 1000 persen perbicangan soal ini. Penyebabnya apa? Tak lain karena menguatnya debat antara para pendukung vaksin dan mereka yang anti vaksin tadi.

Masing-masing punya argumen. Tapi ini soal kesehatan yang sudah selayaknya tak dijadikan bahan debat apalagi cuma jadi penghias gadget dan linimasa semata. Karena Vaksin MR itu diperlukan untuk menghindari penyakit Rubella yang bisa menyebabkan cacat bisu, tuli, kebutaan, kelainan jantung dan komplikasi lainnya.

Sementara Campak pada anak-anak gejalanya kesannya ringan tapi komplikasinya yang berbahaya bisa diare berat, menyerang sistem syaraf, kejang-kejang dan mungkin kebutaan dan kematian.

Mengerikan bukan? Lantas kenapa masih saja ada yang menolak vaksin MR ini? Karena mereka punya alasan yang sesungguhnya sudah bantahannya.

Rubella Dibilang Bisa Disembuhkan Menggunakan Obat Alami Dan Herbal, Faktanya?

Sebetulnya mereka yang anti vaksin itu bukan berarti gagah berani dan merasa tak mungkin anaknya terkena penyakit rubella dan campak. Tapi mereka berani tidak ikut vaksin karena merasa bahwa anaknya tidak akan terkena penyakit itu selama kesehatannya dijaga. Dan kalaupun terkena bisa disembuhkan dengan menggunakan obat-obatan herbal macam madu atau jintan hitam

Padahal faktanya penyakit Rubella itu disebabkan oleh virus yang bisa menular jika korban dalam kondisi seperti apa pun. Dan fatalnya mereka yang sudah terkena penyakit ini tidak ada obatnya. Pernyataan ini bukan asal comot karena dokter dan mereka yang fokus dibidang medislah yang menyatakan ini.

Bahkan Menteri Kesehatan Nila Djuwita Moeloek juga menegaskan hal ini bahwa penyakit campak (measels) dan rubella bila sudah terkena anak-anak akan mematikan. Menggunakan vaksin adalah satu-satunya cara untuk menghindari kedua penyakit tersebut. Kalau sekelas Menteri kesehatan saja sudah menyatakan seperti ini lantas kenapa kita yang tak punya pendidikan kesehatan masih berani mengambil kesimpulan sendiri?

“Saya mengingatkan kalau terkena penyakit ini tidak ada pengobatannya. Kita hanya mencoba meningkatkan supaya gejala berkurang,” ujar Nila.

Belum Bersertifikat Halal, Bukan Berarti Lantas Haram

Nah ini yang bikin ramai kemarin. Vaksin MR dikabarkan haram dan tidak boleh digunakan oleh mereka yang muslim. Padahal informasi tepatnya, vaksin MR ini sertifikasinya sedang dalam proses pengurusan.

Analogi sederhananya begini. Ketika kita membeli mie ayam atau ketoprak yang lewat di depan rumah, pernahkah kita mencap makanan tersebut haram karena tidak ada sertifikat halalnya? Kenapa kita bisa tenang saja dan tak mempermasalahkan makanan tersebut? Kalau untuk perkara yang lebih ringan saja kita bisa melihatnya secara jernih, kenapa pulak untuk urusan mendesak macam vaksin MR kita begitu ngotot?

Apalagi urusan vaksin MR ini sebetulnya sudah tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018 yang memutuskan bahwa Vaksin MR produksi Serum Institute of India (SII) diperbolehkan untuk imunisasi. Kalau sudah ada fatwa berhukum Mubah dari para ulama macam ini, kenapa masih harus ragu lagi?

Paling Konyol Adalah Tuduhan Vaksin MR Dibuat Dari Darah Pelacur

Mungkin ini tuduhan paling gila dan brutal. Disebarkan isu bahwa vaksin MR ini dibuat dari campuran darah pelacur dan darah para penjahat. Jelas ini tuduhan yang begitu sesat. Karena vaksin MR ini merupakan produk kesehatan yang harus melalui uji yang ketat. Proses berisiko seperti menggunakan darah apalagi darah pelacur dan penjahat jelas tidak mungkin dilakukan.

Vaksin MR yang digunakan di Indonesia sudah mendapat rekomendasi dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) dan izin edar dari Badan POM. Jadi, vaksinasi MR aman dilakukan. Vaksin ini pun nyatanya telah digunakan di lebih dari 141 negara dunia. Apa iya 141 negara itu akan diam saja kalau vaksin MR dibuat asal-asalan seperti tuduhan itu?

Efek Samping Vaksin MR Hanya Minor Dan Nyaris Tidak Dirasakan

Salah satu alasan orang tua menolak anaknya di vaksin MR adalah karena adanya isu bahwa vaksin ini bisa menyebabkan autisme pada anak. Padahal hingga saat ini tidak ada studi yang membenarkan isu tersebut.

Sementara yang benar, umumnya vaksin MR tidak memiliki efek samping yang berarti. Sekalipun ada, efek samping yang ditimbulkan cenderung umum dan ringan, seperti demam, ruam kulit, atau nyeri di bagian kulit bekas suntikan. Ini merupakan reaksi yang normal dan akan menghilang dalam waktu 2-3 hari.

Tak Bisa Egois Soal Vaksin MR, Karena Mereka Yang Tak Divaksin Bisa Menularkan

Seringnya mereka yang menolak vaksin beralasan bahwa ikut tidaknya vaksinasi adalah urusan ranah pribadi. Masalahnya untuk urusan penyakit macam campak dan rubella ini, pencegahannya hanya bisa dilakukan secara bersamaan.

Ambil contoh misalnya jika anak kita sudah divaksin, maka dia tidak akan terkena penyakit tersebut. Masalahnya jika sekelilingnya tidak divaksin, jika nanti anak kita memiliki keturunan bisa jadi tertular di dalam kandungan oleh orang lain yang tidak divaksin.

Jadi kalau masih ngotot tak mau ikut vaksinasi rasanya tepat idiom yang tersebar selama ini. Tak masalah kamu tidak mau ikut vaksin, tapi silahkan mengasingkan diri jauh-jauh dan jangan tinggal dekat kami yang memilih untuk ikut vaksinasi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Siapa Bilang Naik Motor Kopling Itu Susah?

Pasti kamu setuju, jika mengendari motor manual jelas tak semudah motor kopling yang mengharuskan kita mengganti dan mengurangi gigi. Juga tak semudah melaju dengan motor matic yang hanya tarik gas dan mainkan rem saja. Dianggap susah dan bikin ribet, beberapa orang malas naik motor kopling karena terkesan berat.

Alih-alih mau belajar, beberapa orang sudah malas duluan. Alasannya, ada yang lebih praktis dan cepat. Padahal nih ya, memakai motor kopling tak jauh berbeda dengan motor manual. Walau harus diakui juga, ini memang akan sedikit memakan waktu untuk bisa beradaptasi.

Lain dari motor matic yang tinggal tarik gas, di motor koplng ada yang namanya tuas kopling. Benda ini berguna untuk meneruskan dan memutus tenaga dari mesin ke komponen penggerak. Dan tak hanya itu saja, kopling juga berfungsi agar perpindahan gigi lebih halus.  Nah, untuk bisa khatam dengan mulus, pada salah satu wawancaranya yang dimuat di kumparan.com, pendiri sekaligus instruktur Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Pulubuhu, ada 5 langkah mudah yang bisa lancar memakai motor kopling.

Dimulai dengan Mempelajari Karakter Tenaga dan Torsi Motor yang Akan Kau Kendarai

“Tak kenal maka tak sayang” begitu kata pepatahan untuk memulai pendekatan. Nah, tak hanya berlaku dalam kehidupan, untuk bisa mengendarai motor pun, hal ini perlu diterapkan. Meski sudah bersemangat untuk segera bisa mengendarai motot kopling, yang namanya pengenalan itu perlu.

Kenali besaran tenaga dan torsi dari mesin motor, karena sedikit saja kamu lengah dalam melepas tuas kopling. Bisa-bisa motornya terhentak dan membahayakan diri sendiri. Dari sini, kita akan bisa mulai beradaptasi terhadap karakter kopling dan tranmisi pada ruda dua tersebut.

Melatih Diri Melepas Kopling dengan Hati-hati

Agar lebih memudahkan, cobalah pilih jalanan yang memang memiliki permukaan datar dengan alur lurus. Setelah lolos dari hal memahami karakter mesin tadi, belajar untuk bisa melepas kopling jadi ujian selanjutnya. Rasakan motor yang sudah siap berjalan, turunkan gigi ke gigi 1 dan melepaskan tuas kopling sembari menarik gas dengan perlahan.

Tapi baiknya nih, untuk pergerakan awal sebaiknya tidak menggunakan gas dulu. Melainkan, lepaskan tuas gas pelan-pelan dulu. Gerakan ini akan membantu kamu mengenali pergerakan, dari cara kerja mesin motor dan tuas kopling secara bersamaan dalam satu gerakan.

Selanjutnya, Belajar untuk Menambah Gas dengan Bertahap dan Sesuai dengan Laju yang Diinginkan

Jika kamu sudah memahami dan mampu mengendalikan momentum gerak dari motor kopling untuk bagian awalnya.Cobalah tarik gas berbarengan dengan melepas tuas kopling, dengan catatan jangan dilepas sepenuhnya sebelum motor berjalan. Karena hal ini akan memicu motor melompat atau mesinnya mati mendadak.

Selanjutnya, mari belajar untuk bisa menambah kecepatan dari tarikan tuas gas secara bertahap. Tak boleh dilakukan dengan mendadak, karena itu bisa membuat motor terhentak-hentak. Coba pahami dan rasakan pelan-pelan, sembari menarik gas dengan porsi yang halus.

Jangan Gegabah, Latih Gerakan Memindah Gigi Pada Torsi Maksimun

Tindakan gegabah dalam berkendara, juga bisa berimbas pada konsumsi bahan bakar motor. Untuk itulah sedari tadi, beberapa kali kamu coba menekankan bagaimana langkah yang benar untuk mengatur porsi memindah dan mengurangi gigi motor kopling.

Baiknya, perpindahan gigi tak melulu berpusat pada putaran mesin yang maksimal. Lakukan sampai titik torsinya saja. Tiap kali kamu akan melakukan pergantian gigi, kamu akan melihat lampu yang menyala di angka gigi. Ganti gigi dengan cara menarik tuas kopling dengan tangan kiri demi melepaskan ban belakang. Di waktu bersamaan, tarik tuas kopling, dan kurangi gas.

Pengurangan gas dilakukan agar sepeda motor kita tak bergetar hebat jika nanti akan memasukkan gigi kembali. Lakukan gant gigi dengan kaki kiri, dan jagalah kecepatan dengan tangan kanan. Denngan begitu penggantian gigi tetap berjalan dengan lancar, selanjutnya tinggal melepaskan tuas kopling dengan pelan.

Untuk Lebih Memudahkan, Pilih Motor yang Sesuai dengan Kebutuhan

Tak hanya memahami tata cara berkendaraya saja. Motor yang sesuai dengan kebutuhan, juga jadi salah satu hal yang perlukan, untuk bisa belajar naik motor kopling dengan matang. Nah, karena tak mungkin kan, kamu akan langsung belajar motor besar? Untuk itu, kamu boleh melirik All New Satria F150 dari Suzuki untuk menemani proses belajarmu.

Jadi bebek sport atau Hyperunderbone yang cukup digemari, terlebih oleh kawula muda. Kuda besi ini hadir dengan kapasitass mesin 150 cc, dengan dua kategori varian warna yang siap kamu pilh. Brilliant White, Stronger Red, dan Titan Black untuk yang standard. Sedangkan varian High Grade nya kini memiliki warna spesial yakni Titan Black/Red Casting Wheel dan Metallic Triton Blue.

Badan motor yang cukup ringan, akan memudahkan kamu belajar memahami tata cara belajar naik motor kopling yang benar. Dengan kata lain, kamu punya kekuatan cukup untuk mencengah hal-hal yang tak diinginkan, dengan badan motor yang tak terlalu besar.

Selanjutnya, kamu akan dimanjakan dengan kekuatan mesin yang sudah mengadopsi sistem Double Over Head Camshaft (DOHC) 150cc, fuel injection dan  berpendingin cairan, memberikan tenaga puncak 13,6 Kw/10000 rpm dan torsi 13,8 N-m/8500 rpm, serta transmisi 6-percepatan yang akan menyenangkan hati selama berkendara.

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Walau Diri Semakin Tua, Bukan Berarti Waktu Main Kan Tiada

Kata main-main selalu diidentikan dengan orang-orang yang masih remaja. Seolah-olah, mereka yang sudah beranjak dewasa atau tua. Tak lagi pantas untuk pergi jalan-jalan, menekui hobby masa kecil, atau untuk sekedar ngobrol basa-basi dengan teman.

Padahal nih, dari informasi yang dimuat di TimeofIndia, bertemu dan berkumpul dengan teman di dunia nyata memiliki banyak manfaat untuk kehidupan. Karena itu, pergi menonton atau sekedar bermain dengan teman sebenarnya jadi sebuah penguat emosional dalam jangka panjang pada setiap orang. Tak terkecuali, kita orang-orang dewasa.

Menjadi tua memang sebuah keharusan, tapi dewasa bukan berarti tak bisa bersenang-senang kan?

Usia Bertambah Tak Bisa Dihindari, Tapi Hobby di Masa SMA Tetap Bisa Dinikmati

Seorang teman lelaki yang kini berusia 29 tahun, selalu mengisi akhir pekan dengan main skateboard dengan teman-temanya yang memang kebanyakan berusia dibawah 20 tahun. Satu kali, saat bertemu dengan kawan lain yang katanya sudah dewasa. Ia diolok, “Sudah tua, kok masih main kayak anak SMA”.

Bukannya marah, kawan yang tadi saya ceritakan justru tertawa. Sembari berucap bahwa ia main skateboard karena suka, dan tentu tak mau seperti kawan yang tadi mengoloknnya. Iya, tak bahagia lalu mengurusi hobby kawannya, begitu katanya.

Jadi begini, berbagai macam istilah tentang “Jangan kaya anak SMA”, mungkin sering kita dengar. Dilontarkan untuk menanggapi apa yang kita lakukan, hingga jadi senjata yang mungkin meremehkan sebuah kesukaan. Tapi, daripada memikirkan kata orang. Kita tetap bisa menikmati hidup dengan hal-hal yang menjadi kesukaan. Termaksud hobby lama yang memang dicinta. Itu hakmu, tak perlu risau atas cibiran orang-orang yang tak mampu tetap menjalani hobinya ketika sudah dewasa.

Main Game Tak Berarti Bocah, Toh dari Game Juga Bisa Kaya

Nah, kalau yang ini mungkin dekat dengan kaum lelaki. Disebut sebagai sesuatu yang tak berguna oleh mereka yang tak suka. Sampai katanya, cuma buang-buang waktu saja. Tak bisa disalahkan memang, jika aktivitas “main game” merenggut waktu yang tadinya bisa dimanfaatkan dengan baik. Mungkin benar, jika aktivitasmu itu hanya jadi parasit yang menyusahkan. Namun disisi lain, kita pun tak boleh menutup mata. Bahwa ada hal baik yang bisa terjadi dari aktivitas yang hanya sekedar bermain saja.

Yap, kamu pasti tahu kan. Diluar sana banyak tukang main game yang justru kaya raya hanya dengan duduk di depan layar komputer dan bermain sepuasnya. Jadi, kedewasaan tak ada hubungannya dengan aktivitas yang dilakukan. Semua orang tetap bisa memainkan apa yang diingininya. Tanpa takut dicap bocah, hanya karena sesuatu yang jadi opini sebagian orang saja.

Lagipula, Setiap Orang Punya Cara Beda untuk Mengartikan Dewasa

Konon, kedewasaan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu menghargai orang tak sekata. Merayakan perbedaan untuk setuju dengan ketidaksetujuan. Maka jika ada kawan yang masih doyan main, macam bocah sekolah. Tak perlu diprotes ya. Biarkan saja ia bahagia dengan cara dan pilihannya.

Toh, serupa dengan kita ia pun tentu punya hak untuk menentukan apa yang ia suka. Tak lagi suka nongkrong di cafe dengan kawan-kawan, tak berarti kau sudah lebih dewasa. Dan kawan yang masih suka main kesana-kesini pun, tak bisa kau dibilang tak dewasa. Semua orang punya ukuran, cara yang berbeda untuk senang, maka tak ada yang berhak untuk menentukan bagaimana ukuran kedewasaan.

Pergi ke Tempat-tempat Baru, Buat Hidup Makin Seru

Demi isi kepala yang tak semakin tegang, sebenarnya kita masih tetap bisa bepergian seperti zaman SMA atau kuliah dulu. Tinggal atur waktu, dan buat janji dengan temanmu. Pun kalau dirimu ingin pergi sendiri, tentu tak apa. Hanya saja, kau perlu mempersiapkan segala kebutuhan. Dan transportasi untuk ke tempat tujuan jadi sesuatu yang paling penting untuk dipikirkan.

Nah, bicara soal transportasi atau kendaraan. Kamu bisa menjadikan Suzuki Adress Playful sebagai kawan bepergian. Bagaimana tidak, roda dua besutan perusahaan otomotif asal Jepang ini, punya solusi untuk menjawab kekhawatiranmu dalam hal memilih kendaraan.

Hadir dengan mesin berteknologi SOHC dengan kapasitas diangka 113 cc. Mantapnya lagi nih, penampilanmu bisa kian menarik dengan varian warna yang bisa dipilih sesuai selera. Mulai dari Aura Yellow, Stronger Red, Fresh Green, Macho Bright Blue, Dark Grey, Brilliant White, Luminous Orange, Ice Silver, Majestic Gold hingga Hyper Pink.

Jangan puas dulu, karena selain yang tadi sudah dijelaskan. Suzuki Adress Playfull juga mengadopsi teknologi full injectionnya mampu menekan konsumsi bahan bakar dengan perbandingan kompresi yang mencapai 9.4:1. Maka bepergian yang kata banyak orang hanya buang-buang waktu dan uang, bisa disangkal. Karena nyatanya, ada Suzuki Adress Playfull yang bisa menekan pengeluaran selama jalan-jalan.

Waktu Main Tetap Bisa Jalan, Asal Kamu Tahu Aturan

Katanya nih, semakin dewasa kita semakin sedikit pula waktu untuk menyenangkan diri. Momen kumpul dan gila-gilaan bersama teman, mulai jadi sesuatu yang terlupakan.Diganti dengan hal lain yang katanya lebih serius, demi hidup masa depan. Belajar memasak, mengadopsi hidup sehat dan tak lagi makan junk food, atau mulai gabung komunitas-komunitas yang lebih serius macam grup-grup belajar nanam saham.

Tak apa sih, kalau memang kamu mau jalani hidup dengan hal-hal yang serius. Tapi untuk kamu, para tim santai tapi pasti. Jangan pernah merasa rendah diri, karena meski sudah sedewasa ini masih suka nongkrong dengan kawan terkasih. Liburan ramai-ramai demi menguatkan hubungan, hingga mencintai semua hobi tanpa batasan umur yang kian bertambah.

Dengan catatan, kamu bisa membedakan. Mana hal yang harus diutamakan dengan jam main yang memang bisa dikesampingkan. Ini hanya perkara kemampuan mengatur waktu dan menyelaraskan keinginan. Bukan tentang sudah tua dan masih bocah. Wajar atau tidaknya, tetap kita yang tentukan, jangan peduli kata orang.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Sponsored Content

Lampu LED : Bagian dari Perubahan yang Menguntungkan Kehidupan

Kalau harus dijejerkan, kita yang hidup di zaman sekarang jelas jadi generasi paling beruntung. Walau kemungkinan akan berbeda lagi di beberapa tahun ke depan. Tak perlulah bicara yang berat-berat, secara kasat mata saja. Ada banyak sekali perubahan dalam kehidupan yang memberi dampak baik dalam aktivitas harian setiap orang.

Bicara urusan kehidupan sehari-hari. Dulu, para orangtua atau kakek-nenek kita, mungkin masih hanya bertumpu pada lampu berbahan bakar minyak atau gas sebagai alat penerangan. Beruntunglah, Michael Faraday yang juga disebut sebagai “Bapak Listrik” akhirnya menemukan daya listrik yang kita kita nikmati. Untuk selanjutnya, Thomas Alva Edison juga menemukan bola lampu bertenaga listrik yang kini dipakai oleh seluruh umat manusia.

Punya kemampuan yang lebih unggul dari jenis bola lampu biasa, kamu yang hidup di zaman sekarang pasti paham. Jika saat ini, lampu dengan sistem LED jadi yang paling banyak digemari. Dan mulai menggantikan, varian jenis lampu pada tahun-tahun sebelumnya.

Jangan Hanya Pakai Saja, Tahu Sejarahnya Nggak?

Tak elok rasanya, jika kita membicarakan sesuatu tanpa memahami asal usulnya. Apalagi jika ternyata kita menggunakannya setiap hari dalam kehidupan. Pada awal tahun 1990-an, Profesor Isamu Akasaki, beserta dua kawannya yakni, Hiroshi Amano dan Shuji Nakamura dicatatat berhasil menemukan lampu light emitting diode atau yang kini kita kenal sebagai LED.

Melalui penggabungan, LED biru dan LED merah serta hijau yang sudah ada sebelumnya. akhirnya , lahirkan lampu baru yang lebih hemat energi. Bahkan atas temuannya ini, Profesor Nakamura, berhasil menyabet kemenangan di Nobel Fisika di Swedia pada tahun 1901. Jadi sesuatu yang cukup membantu kehidupan, LED jadi salah satu yang banyak dipilih, karen mampu membantu kita untuk memangkas pengeluaran. Khususnya pemakaian tenaga listrik dalam kehidupan.

Tapi Memangnya Apa Kelebihan dari Lampu LED?

Digadang-gadang memiliki keunggulan yang tak dimiliki oleh lampu halogen biasa. Konon, LED jadi pilihan terbaik karena dinilai memiliki usia pakai yang lebih panjang, tahan terhadap guncangan, waktu respon yang cepat, hemat energi, warna cahaya yang baik, dan yang paling penting ramah lingkungan.

Bagaimana? Bukankah ini jadi inovasi yang jelas lebih baik untuk kehidupan. Dari reaksi dan cara kerjanya, lampu ini jelas jadi pilihan yang memang kita butuhkan. Tak hanya terang yang lebih lembut terhadap penglihatan, pemakaian LED juga dapat membantu kita untuk menghemat energi listrik yang terpakai. Menarik bukan?

Sudah Disematkan Pada Berbagai Macam Benda yang Jarang Kita Pikirkan Sebelumnya

Masih seputaran kehidupan dan kegiatan harian, tak hanya untuk jadi sumber penerangan saja. Ternyata, lampur dengan kapasitas LED sudah banyak digunakan pada berbagai macam benda. Sebuh saja, kaca pembesar dengan LED, layar komputer dan laptop atau tv yang juga pakai LED, lampu hias, bahkan pada beberapa pameran karya seni saja. LED kerap jadi pendukung yang menyempurnakan pencahayaan yang kian arstetik dari sebuah karya seni.

Walau belum sepernuhnya menggeser, posisi dari lampu konvensional yang sudah lebih dulu ada. Kehadiran LED jelas memberi pengaruh baik yang baru untuk kehidupan umat manusia. Bahkan dari salah satu sumber yang kami dapat, beberapa seniman mengaku LED mempu membuat karya seni terlihat lebih eye catching. Warna asli dari karya mereka bisa terlihat jelas dan nampak lebih glowing dimata setiap orang yang melihatnya.

Lalu Bandingkan Seberapa Besar Pengaruhnya Pada Kehidupan

Tak mengeluarkan panas yang sebesar lampu konvensional biasa, lampu LED mampu meredam panas yang dihasilkannya setiap kali ia menyala. Selain itu, LED juga disebut memiliki daya konsumsi listrik yang rendah, bahkan lebih efisien 6 sampai 7 kali dari lampu konvensional biasa.

Dan juga memiliki daya tahan yang lama, bahkan dijamin bisa menyala dengan waktu minimal 25 ribu jam, yang jelas lebih lama dari lampu konvensional. Serta tak memiliki mercury, yang jelas akan melindungi udara dari bahan berbahaya.

Kemudian, mari bandingkan berapa besar pengaruh LED dalam kehidupan kita. Membantu kita mengurangi banyak energi listrik, tak memboros uang dengan selalu membeli lampu baru jika ia rusak/putus, mengurangi suhu panas di udara serta mencengah pencemaran lingkungan dari bahan mercury yang merusak.

Untuk Itu, Memilih Sesuatu yang Menggunakan LED Bukanlah Sebuah Kesalahan

Selain lampu dan benda lain yang sudah memakai LED seperti yang kami jelaskan tadi. Hal lain yang juga bisa memberimu keuntungan dari kemampuan lampu LED adalah motor Suzuki Nex II. Dekat dengan kehidupan dan aktivitas sehari-hari, motor ini bisa jadi pilihan dari rangkaian alat yang menyematkan LED dalam sistemnya.

Yap, selain mesin berkapasitas baik dan tampilan desain body motor yang menarik. Suzuki Nex II, hadir dengan LED Headlight terang yang juga didesain dengan keren dan sporty. Selain itu, pada bagian samping lampu utamanya terdapat juga lubang udara kecil untuk mengatur ruang udara.

Mengusung tagline #KerenCaraBaru, skuter matic ini lahir dengan kapasitas mesin 115cc dengan teknologi SEP (Suzuki Eco Performance). Dimana mesinnya mampu menyemburkan tenaga sebesar 6,7 KW pada 8000 RPM. Dan yang tak kalah penting, motor ini memiliki kapasitas tangki penuh 3,6 Liter yang bisa dipakai untuk jarak tempuh sejauh 176 km.

Jadi tak hanya memberi dampak baik untuk kehidupan serta lingkungan atas penggunaan lampu LEDnya saja, kamu pun bisa berhemat bahan bakar dan rupiah dengan Suzuki Nex II.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top