Feature

Untuk Perempuan, Menikahlah dengan Dia yang Meski Sedang Marah tapi Tetap Memperlakukanmu dengan Baik dan Istimewa

Kamu boleh membuat banyak syarat untuk kriteria lelaki yang baik sesuai inginmu. Tapi dia yang bisa menahan emosi dan amarah, sudah pasti adalah sosok baik yang mungkin sedang kamu butuhkan.

Menjadi perempuan yang sedang mencari suami, kamu memang harus bijak dalam hal memilih. Tak menjatuhkan keputusan pada sembarang pilihan. Sebab kamu paham, bahwa dirinya akan jadi sosok teman di segala sisa usia.

Untuk itu, memilih dia yang tetap bersikap baik meski sedang marah dan kecewa adalah pilihan terbaik yang pernah ada.

Ini Akan Jadi Pola yang Pas, Kamu yang Tulus Mencintai Bersanding dengan Dia yang Juga Bisa Mengendalikan Emosi

Sesosok pasangan yang tetap memperlakukanmu dengan baik ketika ia sedang kecewa adalah lelaki yang benar-benar pantas kamu perjuangkan hatinya. Tak akan membiarkanmu jatuh terluka, atau kecewa. Dirinya paham, bagaimana cara memperlakukan seorang perempuan.

Itulah sebabnya, ia akan tetap memperlakukanmu dan menjaga hatimu sebagaimana ia bersikap baik pada diri sendiri. Jangankan untuk membuatmu menangis, melihat orang lain bersikap tak baik padamu saja, ia mungkin akan segera bertindak untuk menghalangi hal itu terjadi.

Walau Sedang Marah, Ia Tak Akan Membentakmu apalagi Hingga Memperlakukanmu dengan Kasar

Berbeda dari sikap laki-laki lain yang mungkin sering kamu temui, ia tak akan pernah menjadikanmu sebagai ajang pelampiasan atas semua kemarahannya. Tanpa perlu kamu beri tahu, ia bisa menempatkan kemarahan dan emosinya sesuai pada tempatnya. Demi penat yang ingin dilepaskan, ia mungkin bisa saja membentakmu dengan intonasi tinggi tatkala sedang marah. Namun tak sekalipun ia pernah melakukan hal itu.

Jangan terlalu sibuk mencari lagi, sebab sosok seperti ini adalah seseorang yang memiliki nilai lebih dari sosok lainnya. Untuk itu, cobalah pertahankan hubungan dengan dirinya.

Tapi Mengapa Amarah Jadi Hal yang Dipakai untuk Menilai Seseorang? Sebab Ini Adalah Ajang Pembuktian Bagaimana Sifat Aslinya

Tak hanya untuk lelaki saja, tapi setiap orang akan menunjukkan jati diri yang sebenarnya ketika ia sedang marah dan kecewa. Maka, hal serupa juga bisa kamu lakukan untuk menilai seseorang laki-laki. Ketika ia tetap memperlakukanmu dengan manis meski sedang emosi dan marah, itu artinya ia adalah sosok yang baik untuk dijadikan suami.

Sebab jika selama ini ia mungkin bisa menyembunyikan sikap aslinya, namun caranya marah adalah karakter yang sebenarnya. Dan baiknya, ia bukanlah sosok pemarah yang akan mencampurkan semua perkara untuk bisa melampiaskan kepada siapa saja yang ada di hadapannya.

Dengan Begitu Kamu Paham, Sejauh Mana Lelaki Ini Harus Diperjuangkan

Pelan-pelan kamu akan paham, bahwa sosok laki-laki yang selama ini kamu kenal memang bukanlah lelaki biasa. Yap, dia istimewa karena memang memiliki karakter yang berbeda dari laki-laki lain. Amarah yang sering jadi alasan pasangan lain untuk bertengkar, justru tak pernah terjadi pada hubungan kalian.

Karena memang akan sulit menemukan sosok yang sepertinya. Tetap bersikap baik dan berlaku manis seperti biasa, walau ia sedang ada dalam masalah berat yang mungkin membuatnya kecewa. Dihatinya, kamu tak boleh terkena imbas dari perkara yang ia punya. Sehingga apa pun caranya, ia akan tetap berbuat baik dan memperlakukanmu dengan istimewa.

Laki-laki Seperti Ini Jelas Jarang, maka jika Sudah Kamu Temukan Jangan Pernah Dilepaskan

Bukan berarti sedang berusaha menjadikan dia jadi sosok yang paling istimewa. Akan tetapi percaya atau tidak, sosok laki-laki yang selalu bisa menahan amarah adalah seseorang yang patut untuk kamu perjuangkan hatinya.

Memilih seseorang untuk jadi teman hidup yang akan bersama hingga nanti tua, memang bukan perkara mudah. Tapi, ketika kamu sudah bertemu dengan dia yang selalu memperlakukanmu dengan baik, sebagaimana ia berlaku baik pada ibunya, itu artinya kamu sudah menemukan apa yang mungkin selama ini sedang kamu cari.

Yakinkanlah hatimu pada dirinya, sebab meski tak berlimpah harta, ia kaya akan perbuatan baik yang akan membuatmu tercukupi ketika nanti hidup bersama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Film Bebas : Kilas Balik Kenangan Manis Anak-anak ‘90-an

Dendang ‘Bebas’ milik Rapper kondang Iwa K, barangkali jadi salah satu lagu hits pada era 90-an yang masih banyak didengarkan hingga sekarang. Hal itu pulalah yang jadi inspirasi untuk Riri Riza dan Mira Lesmana, tatkala pasutri ini membesut film terbarunya yang diberi judul sama seperti lagu Iwa K, Bebas.

Yap, Bebas adalah sebuah film yang diadaptasi dari film box office hits Korea berjudul Sunny (2011). Selain jadi negara ke-4 yang sudah menerjemahkan film Sunny, CJ Entertainment sebagai production house dari film aslinya, konon memberi kebebasan pada Miles Films untuk memproduksi Bebas hingga jadi sebuah suguhan epik yang sangat relateable dengan kehidupan orang Indonesia sepanjang tahun 90-an. Mulai dari lagu-lagu asyik hingga polemik politik. 

Bercerita tentang seorang remaja perempuan asal Sumedang yang baru pindah ke Jakarta, bernama Vina yang diperankan oleh Maizura. Sebagaimana anak-anak SMA, di sekolah barunya, Vina bertemu dengan siswa-siswi yang tergabung ke dalam geng yang ditakuti di sana, yakni Kris (Sheryl Sheinafia), Jessica (Agatha Priscilla), Gina (Zulfa Maharani), Suci (Lutesha), dan Jojo (Baskara Mahendra).

Tak butuh waktu lama, kesan pertama atas nasib yang dirasa serupa, membuat Kris merasa akrab dengan Vina. Hingga akhirnya mereka menemukan satu nama untuk menamai gengnya, yakni ‘Geng Bebas’. Ada banyak cerita menarik yang kemudian mereka alami bersama. Menikmati waktu sepulang sekolah, belajar dance bersama, dan beberapa kenakalan lain yang membuat mereka justru kian berbahagia. Akan tetapi, kebersamaan atas kelompok yang mereka bentuk harus berakhir karena sebuah peristiwa tragis. 

Puluhan tahun kemudian, ketika Vina dewasa yang diperankan oleh Marsha Timothy sedang mengunjungi ibunya, secara tak sengaja ia bertemu dengan Sahabatnya Kris dewasa yang diperankan oleh Susan Bachtiar. Kris yang menderita sakit parah, divonis hanya akan hidup sebentar lagi. Dan sebagai permintaan terakhir sebelum ia pergi, Kris meminta Vina untuk mengumpulkan kemblai Geng Bebas untuk reuni.  

Tahu sahabatnya akan pergi, Vina berusaha untuk mengumpulkan satu persatu sahabat-sahabatnya. Pada proses pencariannya, Vina menemukan banyak hal yang sudah berubah. Jauh dari apa yang dulu mereka angan-angankan, hidup yang dijalani sekarang jadi sesuatu yang justru memperihatinkan. Mulai dari Jessica dewasa (Indy Barends) yang menjadi agen asuransi dan selalu tertekan oleh sang atasan sebab tak mencapai target penjualan, Jojo dewasa (Baim Wong) jadi seorang pengusaha sukses namun terlihat bimbang dan tak bahagia, hingga Gina dewasa (Widi Mulia) yang harus bersusah payah menjadi pekerja serabutan sembari merawat ibunya yang sudah sakit-sakitan. 

Untuk kalian yang kebetulan sudah menonton film aslinya ‘Sunny’, akan dengan cepat menyadari jika film adaptasi ini memang menuangkan semua yang ada di Sunny secara  keseluruhan. Mulai dari dialog, konflik, hingga alur cerita yang dipakainya. Walau beberapa poin terlihat dihilangkan atau diganti sesuai dengan sang penulis skenario Mira Lesmana, tapi film ini masih terlihat utuh sebagaimana film aslinya. 

Dibawa sesuai dengan kultur dan masa 90-annya Indonesia, setidaknya membuat penonton akan tertawa, terharu, dan bersedih dalam waktu yang berentetan. Selain latar belakang ceritanya, kalian juga akan menemukan beberapa tembang pilihan yang memang terkenal pada era 90-an. Mulai dari  lagu ‘Bidadari’ milik Andre Hehanusa pada babak pembuka cerita, ‘Cerita Cinta’ (Kahitna), ‘Cukup Siti Nurbaya’ (Dewa 19), ‘Kebebasan’ (Singiku), hingga ‘Aku Makin Cinta’ (Vina Panduwinata).

Tak hanya sekedar lagu saja, hal lain yang juga akan membuatmu merasa ada di zaman 90-an adalah, beberapa hal yang disebutkan pada dialog-dialog para pemainnya, Mulai dari penampakan gimbot, majalah GADIS, MTV, Nadya Huatagalung, radio tape, majalah GADIS, komik Candy-Candy, pager, sampai berita tentang majalah Tempo dan Detik yang diberedel pada era itu. 

Walau harus diakui pula, tak ada konflik yang terasa begitu berarti sebagaimana di Film ‘Sunny’, film ini terasa menghajar penonton dengan berbagai macam hal menyenangkan di 30 menit pertama, tapi terasa mengendur pada pertengahan, dan berhasil selamat pada babak akhir yang memang terasa mengharukan. 

Akan tetapi, film ini jadi salah satu tontonan yang cukup menjanjikan sajian drama komedia yang menyengarkan. Terlebih pada teknik pengambilan gambarnya, alur maju-mundur pada film tersebut disajikan dengan mantap dengan perpindahan gambar yang terasa sangat lembut. Dari masa sekarang ke masa lalu cerita, atau sebaliknya.

Tak hanya itu saja, kemampuan akting dari para pemerannya pun patut diapresiasi, mulai dari Maizura dan Sheryl yang memang banyak berinteraksi, dan Priscilla dan Baskara dengan tektokan dialog yang tergiang di kepala bahkan ketika mereka menjadi dewasa. Hingga deretan cameo yang juga turut serta menambah manisnya cerita, seperti Sarah Sechan dan Reza Rahardian, serta Tika Panggabean. 

Akan tayang serempak mulai 03 Oktober 2019 mendatang, film ini jadi wadah segar untuk kalian yang rindu masa SMA. Entah untuk reuni cerita-cerita cinta atau mengenang kembali pencarian jati diri saat masih remaja. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sutradara Joko Anwar, Minta KPI Dibubarkan

Setelah polemik tentang keingin KPI untuk turut serta mengawasi kontek Netflix dan Youtube, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kembali menjadi sorotan. Yap, baru-baru ini, lembaga yang mengawasi jalannya tayangan di pertelevisian Tanah Air itu dianggap mengeluarkan sejumlah sanksi dan keputusan yang sangat aneh.

Salah satu contoh misalnya, KPI melakukan teguran terhadap stasiun Global TV yang menayangkan tayangan kartun Spongebob Squarepants. Di mana dalam salah satu tokoh Spongebob melakukan pelemparan kue tart dan pemukulan.

Masyarakat pun tak diam, sebagian besar menilai keputusan KPI tersebut adalah pendapat yang amat keliru. Berita ini juga menarik perhatian salah satu sutadara kondang di tanah air, yakni Joko Anwar. Pada laman Twitter pribadinya, sutradara Gundala itu bahkan dengan tegas dan yakin menuliskan tagar Bubarkan KPI.

Sumber : https://twitter.com/jokoanwar

Tak hanya itu saja, lelaki kelahiran Medan, Sumatera Utara tersebut juga mengunggah foto ilustrasi sejumlah tayangan televisi yang mendapat teguran dan sanksi KPI. Tak hanya Spongebob, ada pula sejumlah tayangan seperti infotainment “Obsesi” Global TV, “Ragar Perkara” Tv One, “Rumpi” Trans TV dll.

“Promo Gundala kena sanksi @KPI_Pusat karena ada dialog bilang ‘Bangsat.’ Bangsat artinya, menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia:,” twitt Joko Anwar, sambil menyematkan keterangan kata “bangsat” dari sebuah kamus bahasa Indonesia.

“Kalau ada lembaga yang anggap tontonan kayak SpongeBob melanggar norma kesopanan, lembaga itu nggak layak dipercaya menilai apapun di hidup ini. #BubarkanKPI @KPI_Pusat,” sambung Joko Anwar.

Menurutmu bagaimana?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top