Community

Unik, Memakai Kaus Kaki Berisi Bawang Merah Sebelum Tidur Ternyata Memiliki 6 Khasiat Ini

Apakah kamu sudah pernah mendengar perawatan seperti ini? Mungkin yang kamu ketahui adalah detoksifikasi atau berjalan tanpa alas dan akupuntur. Namun harus kamu tahu bahwa telapak kaki merupakan bagian vital yang memiliki pintu akses langsung menuju organ internal di dalam tubuh. Di dalam telapak kaki terdapat 7.000 ujung saraf yang terhubung langsung ke organ yang berbeda dalam tubuh. Maka dari itu telapak kaki sering disebut sebagai jalur meridian.

Selain itu, bawang merah memiliki banyak antioksidan yang penting bagi tubuh. Nah, salah satu teknik perawatan kesehatan yang bisa dilakukan dengan merangsang titik-titik meridian adalah dengan menempelkan bawang merah ke telapak kaki saat tidur. Penempelan ini akan menyalurkan semua kandungan bawang merah kemudian membawanya ke organ-organ bagian dalam tubuh.

Manfaat secara rinci akan kami jelaskan sebagai berikut.

1. Membantu Melepaskan Racun dari Dalam Tubuh yang Merusak Kesehatan dan Menumpuk Di Telapak Kaki

Biasanya telapak kaki merupakan tempat racun dan zat-zat yang tidak diperlukan tubuh berkumpul. Asam fosfat dan senyawa sulfur yang terkandung dalam bawang merah bekerja sebagai magnet untuk zat racun, sehingga membantu tubuh untuk mengeluarkan racun dengan mudah. Melakukan perawatan ini secara teratur bisa membantu memelihara kesehatan jangka panjang.

2. Dapat Membantu Membunuh Kuman Penyebab Bau Kaki dengan Bau Menyengat dan Zat Anti Bakteri yang Ada Di Dalamnya

Menurut penelitian, kulit dapat menyerap nutrisi (vitamin dan mineral) dari bawang merah jika kamu meletakkannya di kaki saat akan tidur. Termasuk juga mendapatkan manfaat anti bakteri karena adanya kandungan sulfur dari bawang merah. Sifat anti bakteri ini akan terserap saat meridian terbuka dan membantu membunuh kuman, bakteri, dan patogen penyebab bau kaki. Jika kamu selama ini tidak percaya diri karena bau kaki, perawatan ini bisa kamu lakukan untuk mencegahnya ya.

3. Kandungan Asam Fosfat Pada Bawang Merah Mampu Memurnikan Darah

Tahukah kamu? Bawang memiliki kandungan asam mineral khususnya fosfat yang dapat diserap dan memurnikan darah dan membunuh racun yang berpotensi membahayakan tubuh. Saat kamu tidur, asam fosfat dari bawang diserap melalui ujung saraf telapak kaki atau transdermal kemudian masuk ke pembuluh darah. Asam fosfat itu akan menetralkan darah dari berbagai kotoran yang mengganggunya. Lalu giliran asam folat yang akan memproduksi sel darah merah yang baru.

4. Imun Tubuh Akan Lebih Siap Untuk Melawan Infeksi dan Peradangan Berkat Kandungan Quercetin yang Merupakan Antioksidan Kuat dalam Bawang Merah

Bawang mengandung quercetin yang termasuk komponen dari flavonoid yang dikenal sebagai antioksidan yang kuat. Nah, quercetin ini bisa melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan yang diakibatkan oleh radikal bebas. Hal ini bisa membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh serta membuatnya bekerja lebih optimal.

5. Tidur dengan Bawang Merah di Telapak Kaki akan Membuatmu Tetap Terhidrasi dengan Baik Sepanjang Malam

Ternyata, 90 persen komponen yang ada di dalam bawang merah itu air. Jika kita melihat pada titik-titik akupunktur, energi listrik dari meridian akan mendistribusikan semua air yang dibutuhkan tubuh untuk mencapai tingkat optimal. Jika tubuhmu kekurangan asupan air, maka secara otomatis akan terhidrasi dengan baik.

6. Terapi Ini Juga Bisa Melembutkan Kakimu yang Kasar, Pecah-pecah, Kapalan atau Masalah Menyebalkan Lainnya

Bonusnya, untuk kamu yang mempunyai masalah kulit telapak kaki yang kasar, pecah-pecah, kapalan, atau masalah lainnya, bawang merah bisa menyelamatkanmu. Caranya mudah, rendamlah potongan bawang merah dalam cuka terlebih dahulu sebelum dimasukkan ke dalam kaus kaki yang kamu pakai selama tidur. Campuran asam dan sulfur dari bawang merah dan cuka sangat ampuh untuk membantu melembutkan kaki.

Nah itulah manfaat meletakan bawang merah pada kaus kaki sebelum tidur yang harus kamu ketahui, jangan lupa untuk membersihkan kakimu secara menyeluruh setelah melakukan perawatan ini ya!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Benarkah Kelelahan Bisa Menyebabkan Kematian?

Sebenarnya kelelahan yang menyebabkan kematian bukan sebuah fenomena yang tidak umum. Sebab situasi atau kejadian semacam ini jadi sesuatu yang masih jarang terjadi, meski ada kemungkinan terjadi. Pada sebuah kasus di Jepang, meninggal dunia karena kelelahan disebut Karoshi.

Karoshi adalah istilah dari bahasa Jepang yang berarti fenomena kematian akibat kelelahan bekerja. Kata ini berasal dari kata “karo” yang berarti kerja paksa dan “shi” yang berarti kematian. Nah, dilansir dari BBC, pada tahun 2015 lalu, angka kematian karena lelah bekerja di Jepang meningkat cukup tinggi hingga 2.310 jiwa.

Lalu Bagaimana Kelelahan Bisa Menyebabkan Kematian?

Walau terdengar tak mungkin, tapi terlalu memorsir tenaga untuk terus bekerja tanpa kenal lelah jadi hal buruk yang bisa menghilangkan nyawa. Karena terlalu lama dapat meningkatkan level stres yang sangat tinggi. Apalagi jika sebelumnya kita juga belum sempat memiliki waktu istirahat yang cukup.

Saat stres, jantung akan bekerja lebih keras dari biasanya. Dikutip dari laman time.com, dr. Alan Yeung, direktur medis di Stanford Cardiovascular Health, mengatakan bahwa seseorang yang memiliki tingkat stres tinggi akan mengalami peningkatan irama jantung dan tekanan darah. Kedua kondisi itulah yang kemudian akan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung dan gagal jantung, terutama pada mereka yang telah memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya.

Sebenarnya, hubungan antara jam kerja yang panjang dan penyakit jantung sendiri belum bisa dijelaskan secara gamblang. Namun, para peneliti menyimpulkan bahwa hormon kortisol dan epinephrine yang dilepaskan saat stres, turut menyumbang masalah jantung pada mereka yang bekerja lembur.

Daripada Itu, Ada Beberapa Resiko Penyakit yang Timbul Menjadi Pemicu Kematian Akibat Kelelahan

Masih dikutip dari laman yang sama, sebenarnya, kelelahan hingga menyebabkan kematian bisa saja terjadi. Menurut dr. Yeung, kematian akibat gagal jantung yang disebabkan oleh stres sangat mungkin terjadi, tetapi kasusnya cukup jarang.

Selain itu, penelitian lain juga menunjukkan bahwa kelelahan tidak secara langsung menyebabkan kematian akibat penyakit jantung. Namun, kondisi stres berkepanjangan dan iskemia-lah yang menyebabkan risiko kematian akibat penyakit jantung meningkat.

Tak hanya berhenti disitu saja, para pakar kesehatan lain juga menyebut inveksi virus dan dehidrasi juga bisa menyerang kita jika mengalami kelelahan dan tidak kunjung beristirahat hingga akhirnya menyebabkan kematian.

Maka Sesibuk Apapun Kamu, Jangan Pernah untuk Abai pada Kondisi Tubuh dan Kesehatanmu

Dengan berbagai macam alasan, kadang kalau kita memang abai pada kesehatan. Terlalu sibuk bekerja, hingga lupa makan siang. Pulang larut malam jam tidurmu kian berkurang. Tubuh pun menjadi lemas, kekurangan nutrisi yang harusnya disalurkan ke seluruh tubuh. Belum mendapat istirahat yang cukup, biasanya kita harus tetap bekerja hingga akhirnya lelah dan melemahkan tubuh kita.

Maka, sesibuk apapun dan sepadat apapun kegiatan dan pekerjaan pastikan tubuh tetap mendapatkan nutrisi dan asupan makanan yang cukup. Tapi bukan hanya asal makan, kita juga harus menjaga pola tidur, jangan tidur terlalu larut dan selalu sempatkan diri untuk berolahraga. Jangan sampai karena kesibukan, kamu lupa menjaga kesehatan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu Harus Bersyukur, Karena Orang Kurus Punya Kelebihan dari Sisi Kesehatan

Sebagian besar orang, selalu berharap jika ia akan memiliki tubuh yang ideal. Mereka yang gemuk berusaha untuk kurus, sedangkan yang kurus mungkin sedang berupaya untuk lebih gemuk. Sebenarnya, kurus dan gemuk memang dipengaruhi banyak faktor. Mulai dari genetik, gaya hidup, hingga hal-hal lain yang mempengaruhi tubuh.

Menariknya, tak hanya mereka yang gemuk saja, orang-orang kurus pun sering merasa tak percaya diri atas bentuk tubuhnya. Padahal nih, ada beberapa hal yang membuatmu patut bersyukur sebagai orang kurus. Kira-kira apa saja ya?

Tak Mudah Lelah, Jika Harus Jalan Kaki dalam Waktu yang Lama

Tubuh yang gempal kerap kali jadi beban jika kita harus bergerak atau berjalan dalam melakukan aktivitas harian. Beruntungnya, dengan tubuh yang kurus kamu jelas akan terhindar dari persoalan seperti ini. Tubuhmu yang tak begitu berat memungkinkan kamu untuk berjalan lebih leluasa, tanpa harus merasa lelah.

Rendahnya lemak dalam tubuh, membuat tubuh orang kurus lebih ringan dan melincahkan mereka. Itulah kamu perlu bersyukur, sebab berjalan kaki akan membuatmu lebih banyak bergerak yang baik untuk kesehatan.

Lebih Mudah untuk Bernafas

Ternyata orang-orang yang bertubuh kurus jarang sekali dihampiri masalah pernafasan. Karena pada kenyataannya berat badan seseorang memang berpengaruh pada kelancaran pernafasan yang dimiliki. Jika orang-orang gemuk kerap dinyatakan sulit untuk bernafas, karena lemak yang ada dalam tubuh kerap menghalangi proses pernafasan. Mereka yang kurus tak akan merasa hal semacam ini.

Sebab badan kurusmu memungkinkan sirkulasi oksigen menuju jantung akan lebih lancar. Jadi kamu akan leluasa bernafas dan terhindar dari sulitnya bernafas atau engap. Dengan kata lain, kamu bisa lebih sehat.

Fleksibel untuk Memilih atau Menentukan Pakaian yang Ingin Dikenakan

Mari kita buka-bukaan, persoalan memilih pakaian kerap jadi perkara yang sulit untuk diselesaikan jika kebetulan tubuh kita sedikit lebih gemuk. Tapi dengan tubuh kurus, kita bebas menentukan pakaian mana yang ingin dikenakan. Baik yang pas di badan atau yang sedikit longgar. Yap, orang kurus memang selalu terlihat cocok untuk mengenakan bentuk pakaian apa saja.

Terhindar dari Gejala Sakit Punggung

Dari banyak kasus perihal bentuk tubuh yang gemuk, biasanya sakit punggung adalah persoalan yang paling banyak dikeluhkan. Nah, dengan tubuh kurus, diperkirakan kamu akan lebih sedikit mengalami gangguan terhadap sakit punggung ini. Karena berat badan milikmu, masih sebanding dengan otot punggung yang kamu miliki.

Disamping itu, orang-orang kurus juga akan lebih mudah bergerak. Jadi kalaupun punggung orang yang kurus terluka, proses penyembuhannya akan lebih cepat daripada mereka yang gemuk.

Dan Resiko Kematian yang Lebih Rendah dari Mereka yang Bertubuh Lebih Gempal dari Kita

Hingga saat ini beberapa hasil studi menunjukkan mereka yang memiliki risiko kematian paling rendah datang dari mereka yang memiliki berat badan proporsional. Sedangkan mereka yang Obesitas memiliki resiko 20 hingga 30 persen lebih tinggi untuk lebih dulu meninggal. Sedangkan yang kekurangan bobot badan mencapai risiko 80 persen lebih rendah.

Maka dengan kata lain, orang-orang kurus lebih terhindar dari resiko kematian yang lebih cepat. Jadi jika disuruh pilih dan kamu bisa memilih serta mengusahakannya, pilihlah menjadi kurus yang proposional.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Cara Meyakinkan Diri, Jika Memang Ingin Putus dengan Kekasih

Tak akan berjalan tanpa hambatan, setiap kisah cinta pastilah bertemu dengan yang namanya tantangan. Entah itu untuk lebih menguatkan hubungan atau justru menyudahi semua perasaan. Yap, kadang kala meski sudah tahu jika dia bukanlah yang terbaik, kita masih tetap bertahan dengan berbagai macam alasan. 

Keluarga sudah saling kenal, sudah lama berpacaran, tak siap untuk ditinggalkan, lalu mengorbankan perasaan yang sebenarnya sudah tak lagi bisa saling sayang. Benar memang, memutuskan berpisah bukanlah perkara mudah. Ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan, terlebih jika hubungan sudah berjalan tahunan. 

Tapi jika hati sudah merasa hubungan ini bukanlah sebuah pilihan yang tepat, merasa tak lagi ada kecocokan, itu artinya kita memang perlu memberanikan diri untuk menyampaikan permohonanan perpisahan. Sebelum itu, ada beberapa hal yang bisa kamu pakai untuk meyakinkan diri sendiri jika memang ingin putus dengan kekasih. 

Kalau Masih Ragu, Mintalah Ia Tak Menemuimu Dulu 

Harus ada jarak memang, agar kita bisa memikirkannya dengan matang. Ini akan jadi fase efektif untuk saling menenangkan diri sementara waktu. Kamu bisa memikirkan keputusan mana yang terbaik untuk dipilih, dan tahu bagaimana rasanya sendiri. Beri ia pengertian jika kamu sedang ingin sendirian. Dengan begitu, ia mungkin tak akan menghungi atau menemuimu dalam beberapa waktu. Pakai masa ini untuk benar-benar berpikir, cari keputusan mana yang akan kau pilih. 

Yakinkan Diri, Jika Pilihan Ini Akan Jadi yang Terbaik untuk Kehidupan ke Depan

Kemantapan hati adalah salah satu hal penting yang harus kita yakini. Setelah satu babak jaga jarak yang sudah berlangsung, coba tanyakan lagi pada hati. Apakah kamu memang sudah mantap untuk berpisah atau masih dalam niat yang setengah.

Jika merasa masih sulit untuk meyakinkan diri, cobalah buat beberapa daftar yang berisikan hal-hal yang membuatmu ingin merasa berpisah dari dirinya dan cobalah cari apa yang bisa jadi solusinya. Lalu lihat lagi, apa saja yang sudah kamu dan si dia lakukan untuk memecahkan masalahnya.

Dari titik ini, kamu akan punya analisa sendiri berisi jawaban jika kemungkinan pasanganmu kelak bertanya apa yang membuatmu ingin putus darinya. 

Jangan Terus Menerus Memikirkan Perasaannya, Sesekali Pikirkan Perasaamu Juga

Dengar, memutuskan untuk berpisah karena sudah tak bisa bersama bukanlah sebuah tindakan yang egois. Ini adalah keputusan baik untuk kalian berdua. Karena, meski akan tetap bersama, jika dirimu sudah tak lagi cinta, tentu tak baik untuknya yang masih berpikir jika perasaan kalian berdua tetap serupa. 

Tak selamanya kita harus memikirkan perasaan orang, adakalanya kita juga perlu memikirkan perasaan dan hati kita, yang mungkin telah ia sakiti berkali-kali. Penting untuk memiliki rasa iba, tapi jika itu justru membuatmu lupa pada hati sendiri, kamulah yang nanti akan tersakiti. 

Hindari untuk Bersikap Labil dan Plin-plan, Sampaikan Apa yang Memang Kamu Inginkan

Memang sih, ini akan jadi babak yang membuatmu serba salah. Tetap bertahan demi perasaannya, tapi memaksakan bersama juga menyakiti hatimu jua. Itulah mengapa kamu perlu untuk jadi benar-benar yakin atas apa yang ingin kamu lakukan dan sampaikan. 

Jika memang sudah ingin berpisah, tetaplah yakin pada apa yang sudah menjadi keputusan. Jangan goyah atas omongan orang-orang, atau memilih keputusan lain hanya karena dipengaruhi teman. Berhenti untuk memberikan harapan pada pasangan. Semakin kamu tegas dan jelas menyampaikan keinginanmu, semakin besar pula kemungkinan untuk kalian putus dengan baik-baik.

Jika Sudah Merasa Siap, Sampaiakan Semuanya Dihadapannya

Hal lain yang perlu kamu catat dan ingat baik-baik, jangan pernah memutuskan hubungan lewat pesan singkat, sambungan telepon, email, atau bentuk lain dari komunikasi yang membuatmu tak terlibat percakapan langsung. Jadilah manusia dewasa yang selalu menyampaikan semua hal dengan bijaksana. 

Ajak ia bertemu dan bersikaplah dewasa untuk memyampaikan keinginan berpisah yang memang kamu inginkan atas hubungan. Sebab biar bagaimana pun, kekasihmu berhak untuk mendengakan semua alasan dan keinginan berpisah yang selama ini mungkin sudah kamu pikirkan matang-matang. Walau akan terasa berat, ini jauh lebih baik daripada kamu pergi diam-diam tanpa memberi penjelasan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top