Feature

Tubuh Jetlag Usai Liburan Panjang Harus Segera Kamu Atasi Agar Bisa Kembali Produktif

Liburan sudah berakhir. Saatnya kembali ke rutinitasmu sebelumnya. Datang ke kantor, bekerja, dan melakukan berbagai aktivitas lainnya. Hanya saja, satu hambatan yang pasti kamu temui yaitu perasaan jetlag lantaran liburan kali ini cukup lama sehingga tubuhmu rasanya mau terus-terusan liburan. Tapi tak bisa seperti itu seterusnya, bukan? Kewajiban bangun pagi harus kamu lakukan kembali. Untuk itu, lakukan kiat-kiat demi mengatasi jetlag setelah libur panjang.

Kembalikan Jam Biologis Tubuhmu dengan Menjajal Tidur Tepat Waktu


Tak mungkin juga kamu terus-terusan tidur tepat waktu sepanjang liburan, bukan? Yang terjadi justru kebanyakan begadang dan akhirnya membuat jam biologis tubuhmu jadi terbalik. Selama liburan, tubuh jadi terbiasa dengan siklus tidur malam dan bangun siang. Nah, hal ini yang harus kamu bereskan. Setidaknya dua hari sebelum kembali masuk kerja, caranya, yaitu dengan menjajal tidur lebih awal sesuai jam tidurmu semula demi mendapatkan istirahat yang lebih berkualitas.

Mulailah Pasang Alarm, Bangun Lebih Pagi, dan Lawan Rasa Malasmu

Selama liburan, kamu biasa bangun jam berapa? Pasti agak sedikit lebih siang, bukan? Nah, kalau kamu lakukan setiap hari selama liburan, tubuh pun akan jadi terbiasanya sehingga saat ‘dipaksa’ kembali bangun pagi, jelas tubuhmu akan kaget. Demi mengantisipasi hal ini, cobalah manfaatkan beberapa hari sebelum bekerja. Mundurkan waktu bangunmu secara bertahap setiap harinya selama setengah atau satu jam lebih pagi. Beri kesempatan tubuh perlahan-lahan beradaptasi hingga kembali ke siklus normal.

Di lain sisi, lawan juga rasa malas yang timbul di pagi hari. Pasti bisa, untuk segera bangkit dari kasur. Coba tanamkan pola pikir dimana begitu bangun tidur, kamu wajib melakukan sejumlah aktivitas yang merangsang tubuh agar lebih produktif. Jangan lupa, akrabkan dirimu dengan sinar matahari pagi. Pasti tubuh akan jauh lebih sehat dan produktif saat bekerja.

Sudah Bukan Bulan Puasa, Perbanyak Konsumsi Air Putih Seperti Biasa

Tak hanya jadwal tidur, pola makan dan minum pun pasti ikut berubah seiring waktu liburan. Apalagi setelah melewati momen puasa, biasanya keinginan untuk makan ini itu jauh lebih tinggi dari biasanya. Namun sayangnya keinginan itu tak diimbangi dengan kemauan untuk tetap memperhatikan asupan air putih. Padahal air putih jelas penting bukan? Sebab kalau kamu bisa mencukupi kebutuhan air harian, kamu pun bisa kembali segar dan cepat berkonsentrasi dengan pekerjaanmu.

Cek Kembali Jadwal Kerja dan Email yang Masuk Sejak Malam Hari

Cepat atau lambat, kamu memang pasti dipertemukan kembali dengan urusan pekerjaan. Nah, agar tidak syok saat hari pertama masuk, cobalah buat komitmen dengan melakukan hal-hal ringan tapi bermanfaat. Misalnya, periksalah email atau agenda kerjamu sebelum masuk ke kantor. Meski memang kamu sedang berlibur, bukan berarti kamu lupa segalanya soal pekerjaan. Karenanya, pahamilah situasi pekerjaanmu selama ditinggal berlibur dan pelan-pelan biarkan tubuh beradaptasi mengembalikan produktivitasnya.

Dengarkan Lagu-lagu Pembangkit Semangatmu di Pagi Hari

Untukmu yang terbiasa bekerja sembari diiringi musik, mungkin di situasi semacam ini hobimu itu bisa menolongmu. Coba dengarkan kembali lagu-lagu yang ada di playlistmu. Kalau perlu cari yang liriknya begitu menyemangatimu. Dengan begini, kamu seolah-olah sudah familiar dengan atmosfer ketika bekerja, ditambah lagi alunan lagu favorit akan selalu sukses menaikkan mood.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Presenter Andre Taulany Memilih Bungkam Atas Kasus yang Menimpa Sang Istri

Presenter dan artis komedi Andre Taulany mengungkapkan alasannya jika beberapa hari ini ia memilih diam. Ia memutuskan tak langsung memberi penjelasan di media sosial berkait postingan istrinya, Erin Taulany, yang kontroversial sehingga membuat dirinya dilaporkan ke polisi oleh pengacara bernama Muhammad Firdaus Oiwobo atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terhadap calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

“Daripada saya ikutan komentar, mending saya diam aja. Kan kita belum tahu bukti-buktinya,” ujar Andre, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Tanpa penjelasan apa-apa kepada warganet yang tak terima dengan isi Insta Story akun Instagram bernama @erintaulany, mantan vokalis grup band Stinky ini tiba-tiba menyambangi Polda Metro Jaya. Andre mengaku bahwa ada dugaan akun istrinya itu diretas karena tak bisa diakses pada sekitar 20-an April 2019 dan merasa harus melaporkannya ke polisi.

“Saya mendampingi istri melaporkan ke sana (kantor polisi). Ada penyalahgunaanlah,” katanya. Namun, sebagian pihak sudah tersulut emosi karena postingan tersebut. Menanggapi kontroversi yang menerpa istrinya saat ini, Andre memberi jawaban bijak.

“Biasalah semua cobaan harus ada hikmahnya, kita hadapi aja, insya Allah baik-baik,” ucap Andre.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Korban Pemerkosaan dan Kepedulian yang Dibutuhkan dalam Film “27 Steps of May”

Harus diakui, jika isu tentang kekerasan seksual terhadap perempuan selalu menjadi topik yang sexy untuk dibahas. Barangkali, itulah yang juga dipikirkan oleh sutradara Ravi Bharwani yang kemudian melahirkan film terbarunya berjudul ’27 Steps of May’.

Sebelum tayang pada 27 April 2019 mendatang secara reguler, kamu perlu tahu jika film ini sudah berhasil melenggang di beberapa pagelaran film di beberapa negara. Seperti Cape Town Internasional Film Market & Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Busan International Film Festival. Dan tak hanya itu saja, ‘27 Steps of May’ juga mendapat antusiasme yang cukup epic pada penayangannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival.

Ravi Bharwani bercerita, setidaknya ia membutuhkan waktu selama kurang lebih lima tahun, untuk memproduksi film tersebut. Dan salah satu kesulitan yang dirasakan Ravi selama menggarap film ini adalah mengatur waktu dengan baik.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Ceritanya dimulai dari sosok remaja perempuan berusia 14 tahun bernama May (Raihaanun). Dirinya diperkosa oleh beberapa lelaki yang tak dikenal. Dan seperti yang sudah kalian bayangkan, selapas peristiwa itu, hidup May berubah.

Ada luka yang tak bisa ia jelaskan, sehingga membuatnya menutup diri dari dunia luar. Dan ternyata kesedihan tersebut juga dirasakan oleh sang ayah yang diperankan oleh Lukman Sardi. Pepatah ‘Hidup enggan mati tak mau’, barangkali jadi sesuatu yang menggambarkan bagaimana May dan sang Ayah kemudian menjalani hidupnya. Dua orang ini terjebak dalam sebuah kekacauan yang semakin hari semakin menyakiti hati. Bagaimana situasinya? Silahkan tonton sendiri ya.

Jika selama ini kita hanya bisa berucap ‘kasihan’ atau merasa ‘iba’ pada para perempuan yang jadi korban pemerkosaan. Film ini akan membawa kita memahami mereka lebih dekat. Bagaimana May mengemban semua trauma dan ketakutannya. Meski tak banyak mengumpar kata-kata, kemampuan akting Raihaanun jadi sihir magis yang kemudian membawa kita turut merasakan penderitaannya.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Selanjutnya, kita juga akan menyaksikan bagaimana perasaan seorang Ayah tatkala mendapati putirnya jadi korban atas perbuatan keji dari orang-orang yang tak dikenal. Dan untuk perihal ini, bisa kita pahami dari emosi yang ditunjukkan oleh Lukman Sardi. Tak bisa berbuat banyak, ia meluapkan emosi diatas ring tinju yang akhirnya memberinya luka setiap kali pulang ke rumah. Dari sini, kita tahu jika luka yang dirasakan oleh sang anak jadi luka yang berlipat ganda bagi orangtua.

Makna lain yang juga ditampilkan adalah, korban pemerkosaan atau mereka yang pernah menerima kekerasan seksua, tak bisa sembuh dalam waktu cepat. Semuanya butuh waktu dan upaya untuk meredam semua luka. Sebagaimana May yang menutup diri dan tak mau bicara bertahun-tahun lamanya. Jika harus digambarkan, film ini jadi salah satu perpanjangan lidah oleh mereka yang pernah mengalami hal serupa seperti yang dirasakan oleh May. Sekaligus jadi pengingat bagi kita orang-orang yang mungkin berada di dekat mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Berdurasi 112 menit, film ini juga akan dibintangi Ario Bayu dan Verdi Solaiman. Dan sebelum penayangan resminya, ‘27 Steps of May’ sudah berhasil menyabet 3 penghargaan, yakni ‘Film Panjang Asia Terbaik’ (Golden Hanoman Award) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, dan dua penghargaan lainnya diraih dalam Festival Film Tempo 2018 di kategori ‘Aktris Pilihan Tempo’ dan ‘Penulis Skenario Pilihan Tempo’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Positif Pakai Narkoba,Yoochun JYJ Pensiun dari Dunia Hiburan

Pihak kepolisian Korea Selatan menyatakan penyanyi sekaligus aktor Yoochun JYJ positif mengkonsumsi narkoba setelah melakukan pemeriksaan bersama Hwang Hana. Seturut dengan munculnya kabar ini, pihak manajemen pun akhirnya buka suara.

Manajemen yang membawahi JYJ, C-Jes Entertainment, merilis pernyataan resmi soal Yoochun. Dalam pernyataannya tersebut, musisi yang juga aktor itu memutuskan untuk pensiun dari dunia hiburan. Berikut pernyataan lengkapnya:

Halo, ini C-Jes Entertainment.

Kami mengikuti semua investigasi dengan memegang kepercayaan soal klaim Park Yoochun yang mengaku tidak bersama. Namun kemarin, kami mengetahui dari pemberitaan bahwa pihak forensik menyatakan dirinya positif narkoba.

Saat sedang menunggu kabar baik dari investigasi dengan memberikan kepercayaan pada Yoochun, kami dihadapkan dengan pemberitaan seperti itu dan merasa sedih. Setelahnya kami memutuskan bahwa kami tak bisa lagi memberikan kepercayaan kepada Park Yoochun. Kami memutuskan untuk membatalkan kontrak dengan sang artis.

Seperti yang sebelumnya dinyatakan, Yoochun akan berhenti dari dunia hiburan, membatalkan semua jadwal mulai hari ini ke depan.

Kami memahami beratnya situasi ini dan merasa sangat bertanggung jawab. Kami akan memastikan peristiwa seperti ini tak akan terjadi lagi melalui regulasi dan perubahan kebijaksanaan yang ketat.

Sekali lagi, kami memohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top