Feature

Traveling Bawa Kamera Mahal, Kebutuhan Atau Hanya Prestise Semata?

Prinsip orang zaman sekarang; belum afdol kalau liburan tanpa foto-foto. Karenanya, banyak orang yang memanfaatkan traveling untuk berburu foto. Demi kebutuhan yang satu ini, akhirnya timbul keinginan untuk membeli kamera. Belum lagi lantaran melihat postingan foto teman yang semakin ciamik di Instagram. Rasa-rasanya ingin sekali pelesiran sambil berfoto berlatarkan tempat yang indah dan menunjukkan hasil jepretan terbaik dengan kamera keluaran terbaru.

Harga jual kamera berikut dengan aksesoris pelengkapnya yang masih mahal menjadikan barang yang satu ini terasa mewah. Karenanya, ada sebuah kebanggaan tersendiri kalau kita bisa memiliki kamera. Bayangkan, faktanya jika ingin membeli kamera, setidaknya kamu butuh modal sekitar Rp 3 juta hingga Rp 5 juta untuk jenis yang standar. Kebanyakan kemudian terbawa prestis untuk meng-upgrade perangkat kamera mereka. Dari sinilah pemilik kamera mau tak mau harus merogoh kocek sampai belasan juta. Untukmu yang tengah memikirkan hendak membeli kamera mahal demi traveling, sudahkah memikirkannya matang-matang?

Memangnya Kamera Ponselmu Masih Kurang Canggih?

Perkembangan kamera ponsel semakin bersaing. Coba lihat dulu ponsel milikmu, apa masih kurang canggih? Bukankah keberadaan kamera ponsel saat ini sungguh membantu untukmu yang menginginkan hasil foto terbaik? Mulai dari besaran megapixel, kejernihan gambar, hingga kualitas kamera ponsel sejatinya semakin mumpuni. Masihkah kamu merasa kurang jika bepergian hanya memanfaatkan kamera ponsel?

Motivasimu Beli Kamera Sejatinya Demi Prestise Atau Memang Ingin Belajar?

Kalau kamu merasa gambarmu yang diambil dengan kamera ponsel terlihat kurang ‘wah’ lantaran angle, posisi, atau pencahayaannya kurang pas, maka itu bukan salah kamera ponselmu. Tapi memang kamu masih perlu banyak belajar soal fotografi. Karenanya, sebelum kamu memutuskan untuk membeli kamera mahal, cobalah perdalam dahulu pengetahuan dasar tentang fotografi. Memiliki kamera bagus akan sia-sia kalau kamu hanya memanfaatkannya untuk mengambil foto ala kadarnya. Padahal, kamera milikmu punya kemampuan lebih dari yang kamu pikirkan.

Sebelumnya, Pernahkah Kamu Berurusan dengan Kamera Profesional? Sudah Coba Pinjam Temanmu?

Jika kamu memang punya teman yang sudah lama memakai kamera mahal, cobalah datangi dan tanyakan hal-hal seputar pengetahuan fotografi dasar. Kalau perlu, mintalah izin padanya untuk meminjam kameranya selama beberapa jam saja. Mungkin saja dia dengan senang hati mau mengajarkan tips mengambil gambar dengan ciamik. Dilain sisi, kamu pun jadi punya pengalaman dasar dalam mengoperasikan kamera. Hal-hal sepele semacam ini sejatinya perlu dilakukan agar kamu tak ‘kudet’ sebelum memutuskan membeli kamera anyar.

Usai Memotret, Hasil Fotonya Kira-kira Hendak Digunakan Untuk Apa?

Kalau fotografer, tentu saja hasil karyanya dijual. Kalau kamu kira-kira untuk apa? Apakah sekadar untuk posting Instagram lantaran kamu berlibur? Atau kebutuhan media sosial yang lainnya? Sejatinya tak masalah, karena terkait kebutuhan foto adalah hak masing-masing orang. Namun kalau memang jepretanmu hendak kamu gunakan untuk keperluan komersil, memang butuh kamera profesional karena gambarnya akan benar-benar tajam dan halus.

Namun untukmu yang merasa masih ragu untuk membeli kamera, lebih baik coba maksimalkan kamera ponsel terlebih dahulu. Apa lagi sekarang  banyak aplikasi photo editor yang bisa membantumu mengatur gambar agar bisa terlihat semakin ciamik dan sesuai dengan kebutuhan tren media sosial.

Sudahkah Kamu Menyusun Skala Prioritas Kala Hendak Membeli Kamera Tersebut?

Ini juga penting, kamu perlu menyusun skala prioritas tentang barang-barang apa saja yang hendak kamu beli. Kemudian atur juga keuanganmu dan pertimbangkan secara matang-matang, apakah anggaran sebesar 10 juta, misalkan, sudah siap kamu anggarkan demi kamera? Padahal kamu ingin bepergian ke banyak tempat. Kalau sekiranya kamu sudah menyusun skala prioritas diiringi survei ke sejumlah toko kamera, mungkin kamu akan tahu jawabannya sebaiknya kamu beli atau tidak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

9 Tahun Menikah, Rianti Cartwright-Cas Alfonso Sepakat Ikuti Program Bayi Tabung

Rianti Cartwright dan Cas Alfonso telah membina bahtera rumah tangga selama kurang lebih sembilan tahun. Kini mereka memutuskan untuk melakukan program bayi tabung demi mendapatkan momongan. Hal ini diketahui lewat Instagram Stories milik Rianti. Eks VJ MTV itu banyak bertanya ke Tya Ariestya untuk berani melakukan bayi tabung.

“Tya Ariestya, she is an #ivfsurvivor and was so generous with information from the very beginning. Aku bisa tanya2 sama Tya kapan aja. Terus kebetulan waktu aku shooting sinetron Cinta Yang Hilang aku juga dipertemukan dengan sahabat2 yang memberikan banyak informasi tentang IVF, Morula dan juga dokter2 di Morula Clinic. Kayak udah diatur aja semuanya dan akhirnya aku dan Cas memutuskan untuk menjalani program IVF,” kata Rianti

Sebelumnya, Rianti Cartwright belum berani program kehamilan. Dia dan Cas menjalaninya secara natural. Rianti mengatakan dalam melakukan program bayi tabung tidak mudah. Namun dia tetap masih bisa menikmati segala prosesnya.

“To be honest this process is not easy. Tapi menurut aku tetap bisa dinikmati selama kita optimis, positif, dan berserah,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Demi Penuhi Keinginan Istri, Uus Tinggalkan Identitas Kepala Plontos

Komedian tunggal Rizky Firdaus Wijaksana (28) atau yang akrab disapa Uus kini tampil beda. Uus tak lagi berkepala plontos melainkan memilih untuk memanjangkan rambutnya dan mewarnainya dengan warna pirang. Hal ini dia lakukan lantaran permintaan istri.

“Kan udah dijelasin di panggung, istri minta pengin bisa jambak, ya sudah dipanjangin. Sudah tiga tahun bersama-sama. Dia cuman minta ke saya gondrongin rambut, ya sudah lah,” kata Uus seperti dikutip dari Kompas.com, Senin (18/03).

Awalnya, Uus merasa risih dengan rambutnya yang panjang karena tak pernah tampil dengan gaya yang demikian. Terkait pemilihan warna rambut, Uus mengatakan bahwa hal itu adalah pilihannya sendiri.

“Ide sendiri, karena pengin aja bingung mau warna apa, bosen kalau hitam, jadi ya kuning. Kan mau membuktikan kalau dicat warna-warni itu selalu identik dengan Atta,” gurau Uus.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Niat Hati Dapat Samsung Galaxy S10, yang Datang dari Bukalapak Malah Sendal Jepit

Selain memberi kemudahan untuk para pengguna bertransaksi jual dan beli, E-commerce yang satu ini juga kerap mengadakan promo seru dengan hadiah yang cukup tinggi. Yap, selain hadiah utama mini cooper yang beberapa waktu lalu dimenangkan oleh seorang driver ojol. Baru-baru ini, ajang promosi yang diberi nama ‘nyerbu’ tersebut, memberikan kesempatan untuk para pengguna untuk mendapatkan Samsung Galaxy S10 secara eksklusif cuma dengan 12 ribu.

Sudah berlangsung pada 13 Maret 2019 lalu, beberapa orang yang beruntung memang berhasil mendapatkan Samsung Galaxy S-10nya. Tapi sialnya, pengguna lain yang ikut serta justru ramai-ramai protes. Karena mereka yang belum berhasil justru dikirimi sendal jepit sebagai gantinya dari dana 12 yang telah mereka kirimkan, atau yang sudah terpotong otomatis dari dompet di aplikasi Bukalapak. 

View this post on Instagram

Ada yang nasibnya kayak aku?. Gegara kebiasaan ga baca2 s&k akhirnya zong dapet sandal jepit 🤣🤣. Ini ceritanya ikutan serbu seru Bukalapak, ngincer Samsung S10 seharga 12.000 rupiah. Kalo ga dapat uang 12ribu dibalikin utuh. Karena udah pede dan ga baca2 lagi s&k, esoknya kaget terima notif bahwa serbuanku meleset dan sandal jepit akan dikirim ke alamat. Hah?? Sandal jepit ?? Kapan aku belinya ?😒😒. Oalaahhh ternyata udah ketentuannya begitu. Dan ternyata ya ampuuun, sandalnya dikirim tanpa kardus, bener2 polos hanya kemasan plastik bening sandal itulah. Bungkus koran kek. Ato plastik item kek biar yg terima ga malu 😛😛. Pagi tadi bapak kurir jne yang anter paket sambil ketawa bilang "banyak bangeeeettt paket kiriman sandal kayak gini" 😂😂😂 #bukalapak #sandaljepit

A post shared by lies surya (@liessurya) on

Beberapa orang berkata jika Bukalapak mulai memanfaatkan promosi macam ini untuk memaksimalkan keuntungan. Sebab dalam hal ini dana yang sudah tertarik justru akan direfund dengan produk sendal jepit dari BukaMart. Dan yang lebih parah, warna dan ukurannya pun random, yang kemungkinan besar tak cocok hingga akhirnya tak terpakai pada penggunana.

“Mending warna nya netral… Gw cowo dikasi sendal Pink… ;)” Keluh pengguna @junanrizal di Twitter miliknya.

Tapi usut punya usut, ternyata refund dana 12 ribu rupiah dengan sendal jepit tersebut adalah salah satu ketentuan yang memang sudah ditetapkan oleh Bukalapak untuk promosi ‘nyerbu’ Samsung Galaxy S10 ini. Dan, Bukalapak juga memberi opsi untuk pengguna yang memang tak ingin dananya tersebut di ganti dengan sendal jepit, bisa membatalkan pesanan melalui aplikasi atau menghubungi customer service di Bukalapak.

Akan tetapi, daripada teliti untuk membaca syarat dan ketentuan, sebagian besar pengguna justru ramai-ramai mengungkapkap kekesalan di media sosial tanpa memeriksa, pihak manakah yang salah. Nah, pesan moralnya adalah, cobalah tingkatkan literasi, dimulai dengan teliti dalam membaca hal-hal yang menjadi ketentuan tentang apa yang ingin kita beli. Kan malu, udah marah-marah ternyata kitalah yang salah, karena tak membaca syarat dan ketentuannya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top