Community

Tipe Hubungan Ini Pasti Pernah Kamu Miliki di Usia 18 – 25 Tahun

Kamu yang sudah menginjak usia dewasa tentu sudah memiliki pengalaman hidup yang cukup banyak. Semakin dewasa kamu, maka akan semakin matang juga pemikiran yang kamu miliki. Kamu pun akan lebih dewasa dalam menyikapi dan menjalani sebuah hubungan.

Setiap hari kita belajar, berubah untuk menjadi lebih dewasa, hingga melakukan banyak hal dengan kemampuan baru yang dimilikinya. Yap, berada pada fase yang berbeda pada setiap rentan usia. Ada beberapa jenis hubungan yang mungkin akan kamu rasakan.

1. Diam-diam Jatuh Cinta pada Sahabat Sendiri

Sahabat jadi cinta rasanya sudah menjadi hal yang kerap terjadi. Kamu diam-diam mencintai sahabatmu, atau sebaliknya. Mengingat saat ini memang banyak hubungan persahabatan yang dijalin atara laki-laki dan perempuan. Tak apa jika memang kamu meras cocok dengannya. Hanya saja, kalau nanti hubunganmu tak bisa diteruskan sebagai dua orang yang berpacarn, ada rasa enggan kita nanti kembali merasa ingin berteman.

2. Mantan Ngajak Balikan Namun Setelah Ditolak, Dua Hari Kemudian Sudah Menggandeng Gebetan

Padahal mantan yang ngajak balikan duluan. Namun setelah kamu menolaknya, hanya selang beberapa hari saja dia sudah menggandeng gebetan baru. Setidaknya kamu selamat dari rayuan sesaatnya. Beberapa saat kita mungkin kesal, merasa seperti dipermainkan. Tapi setidaknya, keputusanmu untuk menolak ajakan balikan sudah benar.

3. Punya Gebetan yang Sangat Disukai, Namun Tak Bisa Kamu Dapatkan

Pasti kamu pernah naksir seseorang. Bisa dibilang tak hanya naksir, kamu bahkan sangat menyukainya. Namun sayangnya dia bukanlah untukmu, kamu tak bisa mendapatkannya semudah kamu menumbuhkan perasaanmu untuknya. Tak apa, jangan sampai ini membuatmu sedih dan merasa gagal dalam mencinta. Lagipula, bisa jadi ia juga tak tahu perasaanmu padanya. Apalagi kalau dirimu tak pernah menyatakan secara langsung padanya.

4. Diselingkuhin Pacar

Mungkin kamu akan merasa sangat terluka saat dikhianati orang yang kamu cintai. Namun hal ini memang sudah sewajarnya kamu alami. Kamu hanya perlu mengingat bahwa perjalananmu masih sangat panjang, jangan sampai kamu terpuruk hanya karena satu cinta yang berkhianat.

Jadikan apa yang terjadi dari hubunganmu ini sebagai pelajaran untuk hubungan lain yang akan kamu jalin di depan. Pastikan, jika nanti kamu bisa lebih mewaspadai tindakan-tindakan yang mencurigakan dari pasangan.

5. Gebetan yang Kamu Kira Baik, Ternyata Tak Sesuai Anggapanmu

Cinta kadang mampu membutakan mata. Begitu pula denganmu. Kamu sempat tertipu dengan penampilan luar gebetanmu. kamu kira dia adalah orang yang baik, namun kenyataannya tidak. Nah, untuk berikutnya kamu pasti akan belajar lebih waspada. Jangan asal percaya saja, sebab dia yang bersikap baik di hadapanmu belum tentu tulus mencintaimu.

6. Digantung dan Diberi Harapan Kosong

Entah digantung atau menggantungkan, kamu pasti pernah mengalaminya. Jangan pernah menggantung orang lain jika kamu tak mau digantung. Akan lebih baik jika langsung mengatakan dengan jujur jika kamu tak memiliki perasaan pada orang yang menyukaimu.

7. Diputusin Secara Sepihak

Kamu pernah merasakan bagaimana rasanya diputusin tanpa tahu alasannya apa. Bahkan kamu termenung selama beberapa hari karena memikirkan apa alasan pacarmu memutuskanmu secara sepihak tanpa memberitahumu alasannya yang sebenarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top