Feature

Tingginya Intensitas Pekerjaan Membuat Kita Mudah Lupa, Padahal Kamu Hanya Perlu Melupakan Sugesti ‘Pelupa’

Hari ini kamu berkenalan dengan orang, tapi baru sepuluh menit mengobrol, tetiba kamu lupa nama orang tersebut. Padahal tadi kalian saling bertukar nama. Pernahkah kamu mengalami situasi semacam itu?

Kamu merasa cepat lupa dengan informasi yang kamu dapatkan hanya dalam beberapa detik. Sejatinya situasi semacam ini pernah dirasakan oleh setiap orang. Tak peduli seberapa keras kita mencoba, tapi akhirnya sering lupa dengan hal-hal kecil.

Kamu perlu tahu, kehilangan memori harian dari hal-hal kecil nan sederhana yang sering kita lakukan adalah efek samping dari rutinitas modern yang kita lakoni. Kita terlalu sibuk dan menuruti setiap tekanan dari rutinitas tersebut.

Berdasarkan penelitian dari Harvard Medical School, stres dan kecemasan membuat kita makin susah untuk berkonsentrasi dan mengunci informasi baru. Akibatnya, kamu jadi lupa dengan hal-hal kecil dan kebiasaan itu jadi sugesti dalam diri kita, sehingga akhirnya kita mengasosiasikan diri sebagai pelupa. Padahal masalah seperti ini masih bisa diantisipasi.

Biasakan Memperhatikan Hal-hal di Sekitarmu dengan Seksama

Kebanyakan orang, saat menerima informasi baru, biasanya susah fokus lantaran pikirannya kemana-mana. Padahal, seharusnya ketika ada informasi baru yang berusaha disampaikan kepadamu, setidaknya fokuslah pada hal itu. Termasuk ketika mengingat nama orang. Nyatanya, dengan terbiasa memperhatikan hal-hal semacam ini yang ada di sekitarmu, kamu jadi terlatih untuk lebih fokus lagi.

Bangunlah Hubungan Emosional dengan Sekitarmu Agar Bisa Merasakan Hal yang Ada Di Sekelilingmu

Tahukah kamu perasaan nostalgia itu sangatlah kuat. Coba bayangkan saja, kekuatan nostalgia membuat kamu bisa menyadari bau sesuatu yang mungkin kamu rasakan pada saat kamu masih anak-anak. Ya, sebuah penelitian terbaru mengatakan, jika ingin mengingat sesuatu lebih lama lagi, berusahalah menghubungkannya dengan faktor emosi untuk mengingat hal-hal baru. Ketika kamu berusaha mengingat sesuatu, cobalah rasakan segala hal yang ada di sekelilingmu.

Cobalah Mengingat Dengan Membaca Sesuatu secara Lantang

Berdasarkan penelitian dari ahli psikologi Art Markman, PhD di Psychology Today, seseorang biasanya merasakan pikiran terasa berat ketika diminta membaca tulisan yang panjang atau dokumen yang penting.

Hal ini yang kemudian membuat seseorang semakin malas untuk membaca sesuatu sampai habis. Misalnya, saat kita hendak ujian, begitu banyak teori yang harus dihapal, pikiran pun jadi terasa berat.

Ketahuilah, ketika kamu hendak menyingkirkan rasa berat tersebut, cobalah baca tulisan tersebut dengan lantang atau setidakanya kamu masih bisa mendengarnya. Cara tersebut ampuh meningkatkan daya ingatmu saat ujian.

Sediakan Waktumu dalam Sehari untuk Membaca Buku dibanding Terus-terusan Menatap Gawai Milikmu

Dalam sehari kalau diakumulasi, kira-kira berapa jam waktu yang kamu habiskan untuk menatap gawai? Dari bangun tidur, makan, duduk, hingga menjelang tidur, pasti ada sebagian dari kamu yang tidak bisa lepas dari gawai.

Padahal sejatinya gawai adalah sumber distraksi yang bisa membuatmu semakin sukar mengingat hal baru. Cobalah untuk beralih ke cara lama yaitu dengan lebih sering membaca buku. Ya, berdasarkan penelitian, membaca buku adalah salah satu cara terbaik untuk mendapatkan informasi terbaru.

Penuhilah Asupan Gizi dengan Pola Makan yang Seimbang dibarengi Olahraga Secara Rutin

Gary Small, direktur UCLA Longevity Center di Semel Institute dan penulis buku 2 Weeks to a Younger Brain mengatakan bahwa dua per tiga yang mendeskripsikan seberapa baik kita dalam menua adalah dari faktor non-genetis, yaitu kebiasaan kita.

Penelitian terhadap 18.000 orang mengungkap bahwa mereka yang punya pola makan seimbang cenderung tak mengalami masalah dengan memori mereka. Di samping itu, penelitian lainnya menyebutkan bahwa orang yang rutin berolahraga ternyata jarang mengeluh soal memori mereka.

Hal ini berdasarkan polling terhadap lebih dari 18.000 orang dari berbagai daerah, hanya sebagian kecil yang melakukan kebiasaan sehat—diet seimbang, olahraga rutin—dilaporkan memiliki lebih sedikit komplain memori.

Jadi kalau kamu gak bisa menerapkan semua metode di atas, maka lakukan saja gaya hidup yang sehat, serta pastikan sel otak berada dalam kondisi prima untuk menjaga semua yang kamu butuhkan tepat sesuai yang kamu harapkan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan yang Membuat Anak Sulung Laki-laki Pantas Disebut Mantu Idaman

Anak sulung memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam keluarga. Tak jarang anak sulung juga harus rela berkorban demi adik-adiknya. Hal inilah yang membentuk karakter anak sulung laki-laki pantas disebut sebagai menantu idaman. Masih belum percaya? Berikut ini alasannya.

1. Pekerja Keras

Anak sulung merupakan penjaga utama saat orangtua sudah tidak ada. Mereka harus berjuang lebih untuk bisa melindungi dan bertanggung jawab atas adik-adiknya. Akhirnya mereka pun akan tumbuh menjadi sosok pekerja keras yang dapat diandalkan keluarga.

2. Memiliki Kedekatan Lebih dengan Orangtua

Biasanya anak sulung cenderung lebih dekat dengan orangtuanya. Jika seseorang sudah dekat dengan orangtuanya, bukan hal yang mustahil untuknya bisa dengan mudah dekat dengan mertuanya juga.

3. Dapat Diandalkan dalam Berbagai Bidang

Anak sulung harus menjadi sosok yang senantiasa siaga saat orangtua membutuhkan bantuan. Mereka harus siap membantu ayah membersihkan kebun atau membantu ibu memasak. Inilah yang membuat mereka tumbuh menjadi sosok yang bisa diandalkan saat berumah tangga kelak.

4. Memiliki Pola Pikir yang Dewasa

Menjadi anak sulung memaksa mereka untuk menjadi lebih dewasa. Mereka harus mampu menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya. Sikap dewasanya ini juga yang akan membuat mereka tak akan mudah emosi atau naik pitam saat ada masalah yang datang.

5. Memiliki Jiwa untuk Mengayomi

Anak sulung terbiasa mengalah dengan adik-adiknya baik dalam hal apapun. Hal ini membentuk mereka tumbuh menjadi sosok pengayom bagi saudara-saudaranya. Jika nanti mereka sudah berkeluarga, tentu saja mereka bakal mengayomi anak dan istrinya dengan baik.

6. Terbiasa untuk Bertanggung Jawab

Anak sulung laki-laki terbiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab bagi adik-adiknya. Mereka sudah biasa membantu adik-adiknya dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tak heran jika nantinya saat sudah berkeluarga mereka pun pasti mampu menjadi sosok pemimpin yang bertanggung jawab.

7. Pemimpin yang Baik

Anak sulung laki-laki sudah terbiasa menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Itulah yang membuat mereka mampu menjadi kepala keluarga yang baik. Tentu saja mereka adalah sosok mantu idaman juga dalam keluarga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top