Trending

Kenalkan, Mereka Pejuang Muda Bidang Kesehatan. Sebut Mereka Tim Nusantara Sehat!

Coba bayangkan kalau untuk mengupdate twitter, kamu harus terlebih dahulu menempuh perjalanan selama 21 jam, sekedar guna mendapatkan sinyal! Jangan pulak membayangkan perjalanan 21 jam itu, di atas pesawat first class berpendingin ruangan. Ini perjalanan menggunakan perahu kayu tingting yang lebarnya tak lebih dari satu meter, melewati sungai dengan jeram yang begitu menantang, melalui hutan dengan jalan-jalan setapaknya.

Sanggup hidup seperti itu? Pernah terpikir apa jadinya kalau kita harus seperti itu? Berapa hari sanggup bertahan menerima tantangan itu? Mungkin kita sudah bergidik sekedar membayangkan. Namun ada sekelompok anak muda yang tanpa pikir panjang, berani mengarungi tantangan itu.

Mereka adalah tim Nusantara Sehat yang digagas Kementrian Kesehatan. Tak cuma bersenang-senang traveling ke pelosok Indonesia, mereka mengemban tanggung jawab yang tak ringan. Menyehatkan rakyat Indonesia yang hidup di pinggir Indonesia. Penasaran? Yuk kita berkenalan!

Ini Membangun Tim Yang Kuat, Bukan Cuma Individu Yang Berani

tim ns

source: twitter @puthe_PINS

Mungkin kita sudah sering mendengar pribadi berani yang penuh dedikasi mengabdikan dirinya untuk masyarakat. Itu istimewa, namun mereka yang tergabung di Nusantara Sehat dibawa melangkah lebih jauh. Anggotanya dibentuk ke dalam tim-tim kecil yang berisi 8 orang.

Tim ini terdiri dari, anak-anak muda bidang kesehatan mulai dari dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga ahli teknologi laboratorium medik, tenaga gizi, hingga tenaga kefarmasian. Jadi bisa dibayangkan betapa istimewanya tim yang dibentuk ini.

Tugasnya Apa? Menyehatkan Rakyat Indonesia Dari Pinggir

senam

source: twitter @puthe_PINS

Ketika Pusing Kepala? Mungkin mudah buat kita beranjak ke toko sebelah untuk sekedar membeli obat sakit kepala. Mau makan harus cuci tangan pakai sabun? Tak sulit membeli sabun di minimarket terdekat.

Tapi sadarkah kamu, begitu banyak rakyat Indonesia yang tak punya akses macam ini? Apotik terdekat bisa 8 jam perjalanan. Penjual sabun mungkin hanya bisa ditemui setelah berjalan menembus hutan. Ke sanalah anak-anak muda Nusantara Sehat ini dikirim.

Dengan telaten mereka mengajarkan pola hidup sehat bagi saudara-saudara kita di pinggiran Indonesia. Mengubah kebiasaan yang sudah mengakar bertahun-tahun. Misalnya cara menggunakan toilet, pemberantasan jentik nyamuk, pemeriksaan kehamilan, hingga ke pemeriksaan bagi yang sakit.

Seberapa Pinggir?

peta

Coba perhatikan gambar peta di atas. Itu adalah lokasi penempatan salah satu tim Nusantara Sehat. Puskesmas Makalehi, Kec. Siao Barat, Kab. Siao Tagulandang Biaro (Sitaro) Sulawesi Barat. Niscaya kita kesulitan melihat letaknya tanpa memperbesar peta dan menaruh pin merah di peta tersebut.

Masih tak tergambar? Simak salah satu perbincangan dengan Putri Indah Nirmala salah satu anggota Tim Nusantara Sehat yang ditempatkan di Long Pahangai, Kutai Barat, Kalimantan Timur. Dari samarinda harus ke kutai barat menempuh perjalanan darat 9 jam. Kemudian dilanjut menggunakan speedboat kurang lebih 6 jam. Sudah sampai? Belum, itu baru di ibu kota Kabupaten. Dari situ Putri dan kawan-kawan harus melanjutkan perjalanan lagi naik perahu 6 jam lagi lamanya.

Setelah tiba, mereka pun tak Cuma diam di tempat. Dalam satu bulan mereka melakukan puskesmas dan posyandu keliling sekurangnya 8 kali. Paling dekat? Harus naik perahu 30 menit. Sementara paling jauh menggunakan speedboat 3 jam, melalui jeram ekstrem yang sudah memakan 10 korban jiwa dalam tahun ini saja.

Di tempat-tempat semacam inilah tim Nusantara Sehat diturunkan. Sedikitnya 120 titik lokasi paling terpencil di Indonesia disambangi oleh tim ini.

Mungkin Kalau Cuma Satu Dua Hari Kamu pun Sanggup, Tapi Mereka Mengabdi 2 Tahun

pengabdian

source: twitter @puthe_PINS

Yup, mereka diterjunkan di lapangan tidak untuk satu dua hari. Pengabdian mereka berjalan selama dua tahun. Kenapa harus dua tahun? Karena tak mudah mengubah kebiasaan yang sudah turun temurun. Dibutuhkan sekurangnya setahun untuk sekedar mendekatkan diri. Kemudian dari sejumlah penelitian disebutkan dibutuhakan kekonsistenan selama sekurangnya dua tahun untuk mengubah kebiasaan seseorang.

Karena Itu Butuh Pribadi Terpilih

perahu tim NS

source: twitter @puthe_PINS

Dalam sebuah wawancara, salah satu anggota Tim Nusantara Sehat diminta menyebutkan momen-momen menyenangkan selama mereka di tempatkan yang sudah berjalan 6 bulan.

“Pernah satu kali perahu kecil yang kami tumpangi mesinnya mati di tengah sungai besar jam 8 malam. Di tengah gelap gulita kami harus mendayung perahu itu sampai di tempat kami menginap jam 11 malam” ujar salah satu dari mereka sambil tertawa riang.

Diah Saminarsih, penanggung jawab program Nusantara Sehat yang juga seorang psikolog menggaris bawahi, bahwa inilah contoh keistimewaan anak-anak muda yang dikirimkan dalam tugas mulia tersebut.

“Manusia normal baru bisa mentertawai sebuah tragedi ketika mereka sudah kembali ke rumahnya masing-masing, ketika sudah tak lagi bertugas. Tapi anak-anak ini, bisa mentertawai peristiwa menegangkan seperti itu hanya sesaat setelah mereka mengalaminya. Diminta menyebut momen menyenangkan, hal seperti itu yang disebut. Mereka memang luar biasa” tutur Diah serius.

Ya, rumusan umum yang berlaku adalah Tragedi + Waktu = Komedi. Butuh jeda waktu sekian lama untuk bisa memahami sebuah tragedi sebagai hal penghibur jiwa. Tapi tidak dengan tim Nusantara Sehat. Hari ke hari mereka dihadapkan dengan tantangan, dan dapat menerimanya dengan hati riang saat itu juga.

Mereka Dipilih Dengan Seleksi Yang Ketat

tim nusantara sehat

Untuk menemukan karakter macam itu, memang tak mudah. Pada angkatan pertama terdaftar sekurangnya 6000 calon peserta yang punya lisensi di bidang kesehatan. Dari sekian banyak hanya 144 orang yang dinyatakan lolos.
Kemenkes sudah membuat sistem perekrutan yang dapat menyaring individu tangguh. Secara online pendaftaran dibuka. Kemudian dirancang sebuah essay yang bisa menunjukan bagaimana karakter seseorang. Apakah mereka termasuk orang yang pantang menyerah atau tidak.

Tak Cuma berhenti disitu. Setiap anggota digembleng dalam pelatihan lima minggu. Mulai dari latihan kedisiplinan, fisik, bahasa daerah setempat. sampai personal komunikasi. Maklum saja salah satu tugas mereka adalah menjalin komunikasi dengan tenaga kesehatan lokal macam dukun, dokter setempat, dan sejenisnya. Belum lagi mereka harus memahami adat dimana mereka bertugas.

Jumlah Mereka Sedikit, Bantu Mereka!

vitamin-A

source: twitter @puthe_PINS

Dengan 144 orang jelas bukanlah jumlah yang cukup. Karena itu Kemenkes kembali membuka pendaftaran gelombang ke dua. Kamu punya setifikasi tenaga kesehatan? Inilah saatnya menerima tantangan tersebut. Kesempatan macam ini tidak akan datang dua kali. Pengalaman berharga yang bisa diteruskan ke anak cucumu nanti.

Apalagi jumlah dokter saat ini belumlah mencukupi. Dari 12 ribu orang yang mendaftar di gelombang ke dua, saat ini baru terdapat 13 orang dokter saja. Padahal gelombang ke dua ini diharapkan bisa menelurkan sedikitnya 900 lagi tenaga kesehatan yang akan bertugas 2 tahun kedepan.

Sementara tim dalam Nusantara Sehat jelas membutuhkan kehadiran seorang dokter. Jadi kamu, para dokter muda nan pemberani, siap menerima tantangan ini? Nusantara Sehat masih akan berlanjut hingga 2019 nanti, jangan mau ketinggalan untuk ikut seleksi gelombang berikutnya.

Tak Punya Latar Belakang Kesehatan, Apa yang Bisa Aku Bantu?

informasi

Jumlah mereka tidak lah banyak. Meski prekrutan gelombang ke dua rampung sekalipun, hanya akan terdapat 1000 anggota tim nusantara sehat di tahun ini. Bandingkan dengan 250 juta penduduk Indonesia. Bandingkan dengan luasnya wilayah Indonesia. Jelas perbandingan ini sangat kecil.

Tapi mereka inilah para pionir. Contoh baku, penjuang kesehatan. Orang perlu kenal mereka, perlu paham yang mereka kerjakan. Biarlah kegiatan mereka jadi pemicu lahirnya gerakan yang lainnya. Untuk itu mereka perlu di dengar.

Kita sama-sama paham informasi positif macam ini kadang tenggelam oleh hingar bingar dan hiruk pikuk sosial politik kita. Bantu mereka, sebarkan informasinya, biarkan orang tahu ada anak-anak muda yang perduli kehidupan di pinggir Indonesia. Sebut mereka, Tim Nusantara Sehat!

1 Comment

1 Comment

  1. Aireni Biroe

    December 11, 2015 at 4:31 am

    Salut buat tim nusantara sehat…2 tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani tantangan yang tidak semua orang sanggup menjalani (y)(y)(y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Cinta yang Sesungguhnya Akan Dimulai Setelah Kita Menikah 

Pada proses penjajakan, sebelum akhirnya sah menjadi pasangan halal. Sebagian besar orang akan tampil dengan sempurna untuk masing-masing pasangannya. Mengalah pada setiap pendapat yang berbeda, mengaku salah walau sebenarnya tak salah, sampai pada hal lain yang bertujuan menyelamatkan hubungan. Anehnya, biasanya kita akan menganggap perbuatan-perbuatan tersebut adalah bentuk lain dari cinta. Padahal, belum tentu begitu adanya. 

Jangan dulu terbuai pada segala macam sikap romantis selama berpacaran dari lelakimu. Karena setelah menikah, kamu akan tahu, sesekali ia akan menentangmu. Begitu pula dengan para perempuan yang selama ini kamu kenal sebagai sosok lembut yang penyanyang, bisa jadi berubah memperlihatkan jati diri yang sebenarnya setelah menikah. 

Perihal menikah, memang datang dengan segala macam dilemanya. Tapi cinta yang sesungguhnya akan kian benar-benar terasa, setelah kamu dan si dia resmi menikah dan hidup berdua. 

Tak Akan Boleh Lagi Gegabah, Kita Lebih Teliti dalam Memilih Kata Jika Sedang Bicara

Jika pada saat pacaran, kita memilih kata agar enak didengar. Setelah menikah, kita memilih kata karena sadar jika melukainya bukanlah sesuatu yang benar. Beberapa kali kita mungkin akan terbawa emosi, salah ucap dan saling melukai. Tapi tak saling diam seperti saat dulu pacaran, setelah menikah buru-buru meminta maaf tanpa menunjuk siapa yang salah justru semakin menguatkan rasa.

Lebih tahu bagaimana caranya meredam semua amarah, semua kalimat atau ucapan yang akan disampaikan pastilah melalui pertimbangan. Bukan pujian manis yang terdengar puitis, kata-kata yang saling menguatkan justru jauh lebih dibutuhkan. 

Semakin Tahu Bagaimana Karakter Asli si Dia, dan Terbuka untuk Memperlihatkan Siapa Kita

Mungkin benar, jika sewaktu pacaran ada banyak kebohongan yang kita gunakan demi menuai simpatik dari pasangan. Memasuki kehidupan pasca pernikahan akan ada banyak rahasia yang mulai terbongkar. Kebiasaan-kebiasaan buruk yang ternyata dimiliki, keinginan-keinginan lain yang masih ingin dilakukan, sampai pada rahasia-rahasia besar yang baru pasangan kemukakan setelah pernikahan. 

Beberapa mungkin terasa menyebalkan, tapi sebagian lain justru menguatkan hubungan. Tentang bagaimana kita dan pasangan akan saling terbuka. Memahami satu sama lain dengan pikiran yang lebih lapang. Lalu sadar, jika perjalan cinta yang akan dilalui ternyata masih panjang. 

Sehebat Apapun Cintamu Sebelum Menikah, Kasih Sayang Setelah Menikah Justru Lebih Indah dari Segalanya

Bersama dia yang pernah jadi kekasih, kita mungkin sudah menjejaki berbagai macam petualangan yang menyenangkan. Pergi berlibur ke tempat nyaman, makan malam berdua di restoran mahal dan segala cerita lain yang selalu jadi memori indah yang layak dikenang. Lalu setelah menikah, kita memang mungkin akan lebih banyak di rumah.

Menikmati momen berdua dengan sesuatu yang ala kadarnya. Anehnya, hal-hal sederhana yang begini justru terasa lebih bermakna. Memberikan kita waktu yang lebih banyak untuk bicara, hingga sadar jika bahagia itu ternyata selalu ada dan berada dekat dengan kita. Tak lagi butuh segala sesuatu yang mewah, setelah menikah menghabiskan waktu berdua dengan suami atau istri sudah lebih indah dari segalanya.  

Hidup Berdua Membuat Kita Belajar, Jadi Semakin Paham Apa Itu Ketulusan

Mulai terbiasa berbagi tempat tidur, saling bantu dalam membersihkan rumah, berbagi tugas jika ingin memasak makan malam berdua. Ya, hal-hal sepele yang selalu dikerjakan berdua seperti ini, jadi penguat rasa atas hubungan dengan pasangan. Tak ada rasa enggan atau berpikir jika itu bukanlah pekerjaan yang harus aku selesaikan. Bahu-membahu melakukan semuanya berdua, membuat kita membuka mata. Melihat apa itu ketulusan yang sebenarnya. 

Berbeda dengan Cinta Saat Berpacaran, Kini Kasih Sayang yang Dimiliki Semakin Menguatkan Hati 

Tanpa bermaksud membeda-bedakan, tapi perubahan fase atas hubungan dari berpasangan menjadi suami-istri memang turut serta membawa perubahan baru pada masing-masing hati kita. Ketulusan dan keikhlasan untuk membantunya dalam segala hal, berusaha memberikan semuanya sepenuh hati tanpa berharap balasan seperti saat ketika masih pacaran. 

Kamu tak lagi berharap jika suamimu akan memberimu pujian, jika kamu membuatkan masakan untuk makam malam. Sebab kamu tahu, perbuatan itu adalah bentuk kasih sayang yang utuh bukan ajang untuk memperlihatkan kebolehanmu agar dipuji oleh pacarmu. Lelaki pun tak lagi merasa terlalu bangga, karena bisa melindungi istrinya dari hal-hal berbahaya. Karena sesungguhnya, itu adalah kewajiban yang sudah semestinya dijalankan tanpa menunggu adanya permintaan dari pasangan. 

Jika cinta dan kasih sayang yang kalian sudah miliki sudah sampai pada tahap ini, itu berarti rasa yang dimiliki memamg benar adalah cinta sejati. Cinta yang diberikan dengan tulus tanpa berharap adanya balasan dari dia yang dicintai.

1 Comment

1 Comment

  1. Aireni Biroe

    December 11, 2015 at 4:31 am

    Salut buat tim nusantara sehat…2 tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani tantangan yang tidak semua orang sanggup menjalani (y)(y)(y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki Sejati adalah Dia yang Diam-diam Mendoakan, Bukan Diam-diam Menduakan

Menjadi satu-satunya orang yang bertahta di hati pacar, adalah keinginan semua orang. Meski se-santai apapun seseorang dalam menjalani hubungannya, diduakan tentu bukanlah keinginan. Ia akan selalu menjaga hatinya tetap untukmu, menjadikanmu sebagai pasangan yang bahagia, dan tak akan pernah berniat untuk menyakitimu meski dari perkara-perkara biasa.

Ya, dia yang tulus akan selalu membawamu dalam doanya, meski tak pernah diberitahu secara terang-terangan. Mendoakanmu agar selalu bahagia bersamanya, bukan dengan sengaja mendua jika sedan tak bersama. Bersamanya kamu akan bahagia, tertawa dalam setiap suka dan saling topang untuk segala duka.

Ia Sadar, Mendoakanmu Adalah Cara Mencintai Paling Sederhana yang Nilainya Mulia

Ada banyak cara untuk mencintai, anehnya lelaki ini justru memilih doa untuk menjadikanmu sebagai kekasihnya. Paham jika semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Esa, ia memilih jalan berbeda dari laki-laki lainnya. Jauh dari janji manis yang biasanya hanyalah bualan, ia memintamu menjadi sebagian dari dirinya. Saling berbagi rasa atas restu semesta. Tak mewah, bahkan sangat sederhana. Tapi doanya justru jadi pemikat yang membuatmu kian percaya dan tak lagi ragu menerima cintanya.

Tak Hanya Hadir pada Pandangannya, Kamu Juga Menetap dalam Doanya

Selalu bahagia setiap kali bersamanya, kamu pun tahu jika ia juga selalu membawamu dalam doanya. Sebagaimana namamu yang sudah terpatri di hatinya, ia juga melakukan hal serupa dalam doanya. Menyelipkan namamu setiap kali beribadah, dan tak pernah lupa memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk senantiasa memberkahi hidupmu dengan segala bahagia.

Tak selalu disebutkannya, tak pula dipamerkan untuk  membuatmu percaya, diam-diam kamu tahu jika namamulah yang selalu jadi pokok doa dalam setiap sujudnya.

Karena Dirinya Tahu, Menduakanmu Diam-diam adalah Perbuatan yang Tak Benar

Dari sekian banyak lelaki yang pernah mendekat, sosok kali ini memang jauh dari kriteria. Namun anehnya, kesederhanaan dan segala perbuatan yang tak berlebihan, justru membuatnya jadi lelaki yang istimewa. Belaku baik bukan hanya untuk dianggap bertanggung jawab, hal yang ia lakukan memang sudah jadi kebiasaan.

Bahkan tak hanya padamu yang kini sudah jadi pacar, ia pun selalu dipandang baik oleh semua orang. Hampir mendekati kata sempurna, lelaki ini tahu bagaimana cara memperlakukan perempuannya dengan istimewa.

Walau Tak Suka Memberimu Kalimat Puitis, Perbuatannya Padamu Selalu Romantis

Jika lelaki lain akan selalu menghadiahimu kalimat-kalimat manis nan puitis, ia datang sebagai sosok yang lebih suka membawa seseuatu yang nyata. Membawamu ke tempat istimewa, membantumu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tak kunjung reda, hingga hal nyata lain yang selalu dilakukannya tanpa diminta. Lihai dalam membaca gerak tubuhmu, ia selalu tahu apa yang sedang kamu butuh. Tanpa banyak bicara, ia sudah menjadi lelaki romantis sepanjang masa.

Jarang Memberi Janji, Tapi Bersamanya Hidupmu Selalu Terasa Terpenuhi

Segala janji yang biasanya diawali dengan “nanti” barangkali sudah jadi sesuatu yang basi. Tak lagi layak dijadikan acuan, dirinya bergerak untuk selalu jadi pahlawan yang tak pernah kesiangan. Menolongmu setiap kali butuh bantuan, mendengar setiap kali butuh didengarkan, dan siap sedia jadi apa saja setiap kali dirimu membutuhkan kehadirannya. Tanpa banyak bicara, ia berhasil menyisihirmu dengan segala perbuatan nyata yang selalu membuatmu merasa jadi perempuan paling istimewa.

Tak Banyak Bicara, Tapi Setiap Kali Berdoa ‘Namamu’ Jadi Kata yang Paling Banyak Keluar dari Mulutnya

Ribuan doa yang sudah ia panjatkan, tentu tak pernah dijadikan tameng untuk terlihat lebih sayang. Segala harap untuk kebahagianmu, segala permohonan untuk tawamu, dan hal-hal baik yang senantiasa menghampiri hidupmu dibalut dalam satu doa yang selalu ia panjatkan dengan diam. Ia tahu, ini adalah proses negosiasi dengan sang Pencipta. Maka sebaik-baiknya sikap yang memang harus ia lakukan, adalah mendoakanmu diam-diam.

Bersamanya kamu selalu merasa ditemukan, dituntun ke hidup yang lebih menyenangkan, dan dibahagiakan dengan cinta yang tak hanya sekedar kata. Ia tahu jika perempuan yang dibawanya dalam doa itu adalah seseorang yang ia butuh, begitu pula denganmu, yang juga percaya jika lelaki yang pelit bersuara itu adalah lelaki yang kamu cinta.

1 Comment

1 Comment

  1. Aireni Biroe

    December 11, 2015 at 4:31 am

    Salut buat tim nusantara sehat…2 tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani tantangan yang tidak semua orang sanggup menjalani (y)(y)(y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Jika Hati Sudah Dipenuhi Dengki, Sesuatu yang Baik Pun Akan Selalu Dicaci

Meski tak sering, beberapa kali kamu mungkin pernah, dibenci tanpa sebab yang jelas. Jangankan untuk menyakiti mereka, dirinya siapa saja kadang kita tak tahu. Kaget dan bingung, kadang jadi dua hal yang tiba-tiba kita rasakan. Kaget kenapa mereka ini begitu terlihat bencinya pada kita, dan bingung apa kesalahan yang sudah kita perbuat sampai mereka bersikap begitu pada kita.

Kita tak bisa menyenangkan semua orang, dan mereka-mereka yang membenci kita tanpa sebab memang sudah digariskan untuk ada. Seperti sesuatu yang sudah menjadi hukum alam. Sekalipun perbuatan yang kita lakukan adalah sesuatu yang baik, selalu ada celah yang dipakai oleh orang-orang dengki untuk membuat kita terlihat bersalah. Menanggapi semua omongannya, tentu sangatlah sia-sia. Maka sebaik-baiknya balasan untuk mereka yang iri adalah dengan tak menanggapi semua cacian yang ia miliki.

Ini Adalah Hidup Kita, Jadi untuk Apa Peduli Pada Cibiran Mereka

Walau kadang membuat risih karena harus mendengar desas-desus yang tak benar, berdebat dengan orang yang tak suka pada kita memang hanya akan sia-sia. Menghabiskan energi, dan tak akan pernah membuat mereka merubah pandangannya. Ya, di mata mereka kita adalah pihak yang akan selalu salah. Sedangkan ia dan pendapatnya tentang kita adalah sesuatu yang benar, walau apa yang ia ucapkan tak semuanya benar.

Latihlah diri untuk tak lagi peduli pada hal-hal yang sejatinya hanyalah bualan. Diciptakan hanya untuk menebar kebencian, dan ingin hidup kita akan terusik karena semua kata-kata bohong dari mulut mereka. Belajarlah untuk tak peduli, karena apapun kata mereka. Kita jadi pihak yang paling tahu, bagaimana hidup kita yang sebenarnya.

Mari Tutup Telinga, Hidup yang Kita Jalani Bukan untuk Menyenangkan Para Pendengki

Sebaik-baiknya balasan yang tepat untuk para pendengki, memanglah tak perlu ditanggapi. Karena sekali saja kita memberi respon yang terlihat marah, dirinya akan merasa senang dan bangga, karena kita seolah membenarkan apa yang mereka sampaikan.

Balaslah ia dengan diam. Diam tak merespon apa yang mereka sampaikan, dan membalas semua perbuatan mereka dengan sesuatu yang lebih bermanfaat untuk kita. Berhenti untuk menaruh perhatian para cibiran murahan, kita hidup bukan untuk menyenangkan mereka yang tak suka dengan kita.

Biarkan Dia Dengki dengan Rasa Irinya, Toh Kita Tak Akan Rugi Kalaupun Dibenci Oleh Mereka

Sebenarnya kalau harus diuraikan satu per satu, para pendengki jadi pihak yang paling merugi. Rugi karena menghabiskan waktmu untuk selalu mencari celah keburukan kita, rugi karena sudah susah payah membuat kita marah tapi tetap tak mendapat respon dari kita.

Ini hanyalah dua contoh, yang kalau harus dituliskan ada segudang kerugian dari para pencipta omongan-omongan tak benar. Tatkala ia berkutat dengan segala prasangka buruknya, kita mungkin sedang sibuk berbahagia menikmati hidup yang kita jalani. Lalu siapakah yang paling merugi? tentu saja dia dan mereka, yang suka iri para orang lain tanpa alasan jelas.

Tetap Fokus untuk Memperbaiki Diri, Jangan Sampai Terpancing Lalu Membalas dengan Benci

Barangkali, tujuan para pendengki adalah untuk menebar rasa iri. Sehingga kita akan berubah seperti dirinya yang selalu membenci orang lain tanpa alasan jelas. Itulah mengapa, kita  perlu memiliki keteguhan hati. Tetap berada pada apa yang kita percayai dan terus berubah memperbaiki kekurangan.

Selain alasan yang tak masuk akal dari bencinya mereka para kita, barangkali ada beberapa hal yang mereka sebutkan memang perlu kita hilangkan. Tak ada salahnya untuk berubah menjadi lebih baik, tapi membalas perbuatan mereka dengan kembali membenci juga, tentu bukanlah pilihan. Jadi jangan pernah lakukan.

Pupuk Rasa Percaya Diri Agar Tak Terpengaruh oleh Gosip Miring yang Mereka Cipatakan Sendiri

Kurangnya rasa percaya diri, kadang kala jadi pemicu yang merubah kita menjadi sosok lemah yang kerap goyah hanya karena dicibir oleh mereka yang tak suka. Bagaimana pun kamu, dan sebaik apapun perbuatanmu. Akan selalu ada yang tak suka, dan ingin membuatmu jatuh dan tak lagi menunjukkan kebolehan. Tapi jika kita mampu tetap menjaga rasa percaya diri yang ada, tak lagi ada alasan untuk goyah dan terpengaruh oleh cerita-cerita buruk yang mereka buat tanpa bertanya.

Karena Setiap Kali Ia Memelihara Rasa Dengki, Ada Satu Kebaikan dalam Hidupnya yang Juga Hilang

Yap, memelihara rasa benci dan dengki dalam hati hanya akan membuat diri merugi.  Ia akan terus mencari gara-gara untuk melampiaskan kejengkelan dan rasa tak sukanya. Dan bersamaan dengan rasa iri yang selalu ia tularkan dan lahirkan, ada satu kebaikan dari hidupnya yang juga hilang.

Banyak-banyaklah bersyukur atas segala yang dimiliki dalam hidup, dengan begitu kamu tak akan lagi terjebak pada nafsu yang salah. Tak pandai dalam memilah-milah sikap, kamu menjelma jadi seseorang yang hanya sibuk melihat kelebihan orang lain yang mungkin tak kau punya. Perbuatan baik yang tadinya bisa kamu datangkan, berubah jadi kebencian yang merugikan diri sendiri hanya karena merasa iri.

1 Comment

1 Comment

  1. Aireni Biroe

    December 11, 2015 at 4:31 am

    Salut buat tim nusantara sehat…2 tahun bukan waktu yang singkat untuk menjalani tantangan yang tidak semua orang sanggup menjalani (y)(y)(y)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top