Trending

Tik Tok Memberlakukan Batasan Usia Baru bagi Calon Pengguna yang Ingin Mendaftar

Pasca menghadiri pertemuan tertutup dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada pekan lalu, perwakilan aplikasi Tik Tok mengaku akan memberlakukan batasan usia untuk mereka yang ingin mendaftar jadi pengguna Tik Tok. Sebelumnya, batasan usia minimal pengguna Tik Tok adalah 16 tahun. Namun kesepakatan terbaru, pengguna Tik Tok minimal berusia 13 tahun.

“Batas umurnya jadi 13 tahun, dari sebelumnya 16 tahun. Ini disesuaikan dengan aplikasi lain, seperti Facebook,” tutur Dirjen Aplikasi dan Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan seperti dikutip dari Liputan6, Rabu (7/11).

Semmy—sapaan akrab Semuel kemudian melanjutkan, untuk pengguna yang berusia dibawah 13 tahun harus mendapat izin dan berada dibawah pengawasan orangtua. Menurutnya, pengguna dibawah 13 tahun akan diberikan semacam panduan orangtua. Dengan demikian, sebelum membuat akun, orangtua harus mengisi form yang diberikan.

“Pihak Tik Tok juga akan menerapkan teknologi face recognition. Jadi, dapat melakukan pengenalan wajah untuk mengetahui umur pengguna,” lanjut Semmy.

Lebih jauh lagi, aplikasi dan layanan berbagi video asal Tiongkok ini juga menargetkan akan membuka kantor di Tanah Air. Mereka menargetkan siap merekrut 200 orang di Indonesia dalam dua tahun serta memiliki Content Manager khusus Indonesia supaya bisa menyesuaikan dan memahami situasi di Indonesia.

Dibukanya kembali akses ke aplikasi Tik Tok setelah diblokir pada pekan lalu, menurut Semmy, lantaran pihak Tik Tok sudah merespon dengan cepat laporan dari pemerintah Indonesia yaitu dengan membersihkan konten-konten negatif.

Selain itu, Tik Tok juga berencana menerapkan standar komunitas baru khusus di Tanah Air, dimana nantinya standar tersebut akan memakai bahasa Indonesia. Bahkan mereka juga menerapkan sistem keamanan dan kecerdasan buatan demi memudahkan penyaringan konten-konten negatif yang ada pada platform mereka.

Di lain sisi, Tik Tok juga telah menyediakan jalur komunikasi khusus untuk pemerintah, sama seperti penyedia layanan lainnya. Kehadiran kanal ini memungkinkan pemerintah menyampaikan keluhan atau laporan langsung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hasil Studi : Laki-laki yang Hobi Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari yang Setia

Merasa dicintai banyak perempuan itu memberi efek ‘nagih’, seolah bahagia atau berbangga. Beberapa laki-laki justru menantang dirinya untuk mendua. Ya, antara memang ingin atau terpaksa. Tapi sekalipun terpaksa, laki-laki yang selingkuh selalu sadar atas apa yang dilakukannya. Jadi kalau ada yang bilang ia ‘khilaf’, bisa jadi itu alibi saja.

Nah, jika kamu adalah lelaki yang disebut sebagai pelaku, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Kamu Bingung Bagaimana Itu Bisa Terjadi? Begini…

Masih dari penellitian yang sama, para ilmuan tersebut menemukan fakta jika, lelekai beristri yang memiliki perempuan simpanan, lebih beresiko terkena serangan jantung secara mendadak.

Hal ini terdengar masuk akal, sebab sejalan dengan hasil temuan dari banyaknya laporan yang menyatakan jika jumlah kasus lelaki meninggal saat tengah berkencan dengan selingkuhan akibat serangan jantung sangat tinggi. Sebaliknya, belum ada laporan yang mengatakan seorang lelaki tewas ketika sedang bercinta dengan pasangan sah-nya.

Lebih lanjut, para peneliti tersebut mengungkapkkan, banyaknya serangan jantung yang menyerang lelaki selingkuh disebabkan beberapa faktor. Mulai dari kondisi pikiran yang was-was berlebihan, penggunaan obat kuat demi menyenangkan teman kencan yang biasanya lebih muda, sebab peneliti juga menuturkan jika kebanyakan laki-laki selingkuh ialah mereka yang sudah berumur dan secara kejantanan menurun.

Sedangkan pasangan selingkuhannya biasanya adalah para gadis muda yang masih sangat kuat dan membara dalam hal seksualitas. Nah, inilah yang menjadi alasan mengapa banyak laki-laki selingkuh terkena serangan jantung karena mengonsumsi obat kuat berlebihan.

Lagipula Meski Terlihat Bahagia, Lelaki yang Selingkuh Sebenarnya Sedang Menderita

Coba bayangkan saja, setiap hari dalam hidupnya ia harus menjadi dua pribadi yang berbeda. Menjaga hubungan baik dengan selingkuhannya dan menutup rapat kebohongan dari istrinya. Dan untuk bisa menjalani dua sisi ini, tentu tak mudah.

Setiap saat kamu kan merasa tidak tenang, gelisah, cemas berlebihan dan bisa menimbulkan depresi atau stres. Kondisi inilah yang kemudian mempengaruhi kesehatan fisik para lelaki yang selingkuh. Fakta menarik lainnya, lelaki yang setia ternyata secara kejiwaan lebih sehat dan bahagia dibandingkan laki-laki yang doyan selingkuh dari pasangannya.

Sekilas Selingkuh Mungkin Asyik, Tapi Kalau Ternyata Mendekatkan Diri ke Maut. Untuk Apa?

Dari beberapa pengakuan laki-laki yang memang sudah doyan selingkuh, ketika mereka melakukan tindakan ini. Ada semacam rasa bangga yang kemudian hadir dalam diri mereka. Merasa cukup jago berbohong, berbangga diri karena tidur dengan banyak perempuan, merasa butuh dilayani lebih dari apa yang diberikan istri, hingga ke alasan pelarian dari masalah yang mungkin sedang diemban.

Terserah memang, kalian mau selingkuh atau tidak. Tapi jika itu justru mendekatkanmu pada kematian. Untuk apa kawan?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Natasha Rizky Kian Banyak Belajar Jadi Desainer Lewat Bisnis yang Dilakoninya

Natasha Rizky baru saja menyelesaikan acara First Anniversary untuk bisnis hijabnya, ‘Alur Cerita’. Dalam membangun bisnisnya itu, Natasha mengaku banyak belajar. Ia bahkan mengembangkan kemampuannya sketsa dan desain. Ia mengaku belajar menggambar demi dapat membuat inovasi desain kerudungnya.

“Iya sih. Karena kebetulan yang desain sendiri itu aku sendiri dari mulai ide dari sketchnya sendiri itu aku. Yang dari tadinya aku nggak bisa gambar jadi bisa,” ujar Natasha seperti dikutip dari Detik.com, Selasa (20/3).

Natasha mengaku belajar menggambar dari banyaknya tutorial yang ia ikuti. Kebutuhan untuk dapat menggambar dalam bisnisnya sangat penting apalagi dirinya memang ingin desain yang sesuai dengan keinginannya.

“Itu jadi awalnya emang aku suka ngikutin prosedur-prosedur gambar gitu sih. Tutorial-tutorial gambar. Jadinya lama kelamaan nggak tau kenapa ya secara alamiah aja gitu jadi bisa sendiri. Untuk nyetor ke desainernya kita harus berupa sketch gitu. Barulah dia yang iniin (atur) ke desain grafisnya gitu. Jadi karena percuma juga kalau aku cuma bilang, eh tolong dibenerin ya ntar mereka nggak ngerti nggak sesuai mau aku gitu. Jadi tetep sih pasti aku terjun langsung,” tutup Natasha.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Disney Akuisisi 21st Century Fox dengan Nilai 1000 Triliun

Kesepakatan akuisisi Disney pada 21st Century Fox telah mencapai hasil akhir. Disney secara resmi mengesahkan kesepakatan tersebut senilai US$ 71 miliar. Angka itu setara Rp 1.000 triliun alias Rp 1 kuadriliun yang naik dari penawaran awal Disney pada Fox senilai Rp 711 triliun atau US$ 52,4 miliar akhir 2017.

Angka tawaran Disney pada Fox naik lantaran Comcast ternyata juga tertarik bersaing untuk mengakuisisi Fox belum lama ini. Mengutip dari Variety, Disney telah mengeluarkan pernyataan resminya atas kabar kesepakatan studio ini dan Fox yang telah selesai.

“Ini adalah momen yang luar biasa dan bersejarah bagi kami, yang akan menciptakan nilai jangka panjang yang signifikan bagi perusahaan kami dan pemegang saham kami,” kata CEO Disney Bob Iger.

Aset Fox yang akan berpindah ke tangan Disney meliputi: Twentieth Century Fox, Fox Searchlight Pictures, Fox 2000 Pictures, Fox Family, dan Fox Animation. Selain studio, saluran televisi yang kini juga akan berada di bawah kendali Disney di antaranya Unit kreatif televisi Fox, Twentieth Century Fox Television, FX Productions, dan Fox21; Jaringan FX; National Geographic Partners; Fox Networks Group International; dan sejumlah aset Fox di jaringan streaming Hulu.

“Menggabungkan kekayaan konten kreatif Disney dan 21st Century Fox terbukti menciptakan perusahaan hiburan global terkemuka. Hal ini membawa arah yang baik untuk memimpin dalam era yang sangat dinamis dan transformatif,” imbuh Iger.

Sementara itu, pembicaraan mengenai hak X-Men dan Fantastic Four yang kini berada di tangan Disney, studio ini sepertinya harus mulai menyiapkan karakter-karakter tersebut untuk jadi bagian dari Marvel Cinematic Universe.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top