Feature

Tidur Memang Nikmat, Terlalu Lama Tidur Membawa Banyak Akibat

Penat dengan rutinitas, penghilang rasa lelah dan pikiran suntuk yang paling murah adalah dengan memejamkan mata lalu terlelap dalam hitungan tiga. Tidur memang cara yang paling ampuh untuk mengistirahatkan tubuh dan juga pikiran. Mungkin beberapa di antara kita lebih suka menghabiskan waktu libur untuk tidur seharian sebagai bentuk balas dendam. Ada juga yang merasa masih mengantuk dengan hanya tidur 7 jam sehari.

Disaat pakar kesehatan mengatakan bahwa kurang tidur dapat menurunkan tingkat produktivitas dan juga kreativitas seseorang. Bahkan beberapa penyakit yang siap mengintai jika seseorang mengalami kurang tidur. Lalu apakah tidur terlalu banyak mempunyai efek yang baik bagi tubuh? Apakah tidur yang berlebih membuat tubuh semakin sehat ataukah sebaliknya?

Kamu yang peduli sama berat badan, jangan pernah coba-coba buat tidur terlalu lama.

Penampilan seringkali menjadi permasalahan untuk beberapa orang, terutama soal berat badan. Saat ini penjualan obat pelangsing tubuh masih marak dijual di pasaran, atau berbagai pola diet yang sudah dilakukan banyak orang untuk mendapatkan berat badan ideal. Tapi taukah kamu bahwa ternyata berat badan tidak dipengaruhi oleh pola makan saja, ternyata pola tidur juga sangat berpengaruh besar terhadap berat badanmu.

Sebuah penelitian yang dilakukan di Quebec selama 6 tahun membuktikan bahwa waktu tidur bisa berpengaruh pada berat badan seseorang. Dalam penelitian tersebut, orang-orang yang tidur antara 9-10 jam punya resiko 25% lebih besar mengalami pertambahan berat badan sebanyak 5 kilogram. Hak ini tetap berlaku meskipun mereka yang kelebihan tidur sudah mengimbanginya dengan mengontrol asupan makanan dan rutin berolahraga.

Bagi kamu yang sudah menikah dan sedang mendambakan momongan, hindari tidur terlalu lama yaa

ibu hamil

Mempunyai momongan secepatnya menjadi salah satu dambaan pasangan suami istri setelah menikah. Berbagai cara bisa ditempuh untuk bisa menghadirkan anggota baru di dalam keluarga. Namun sayangnya terkadang pasangan suami istri terlalu fokus pada hal-hal besar yang menjadi kemungkinan si jabang bayi tidak juga hadir, faktanya hal sederhana justru bisa jadi pemicu besar mengapa pasangan sulit mendapatkan momongan.

Durasi tidur pada wanita bisa mempengaruhi keterlambatan mendapatkan momongan. Sebuah penelitian yang dilakukan di korea mengenai durasi tidur yang dilakukan kepada 650 lebih wanita yang menjalani fertilisasi in vitro, menghasilkan fakta bahwa tingkat kehamilan tertinggi ada pada wanita yang tidur 7-8 jam sehari, sedangkan tingkat terkecil ada pada wanita yang mempunyai kebiasaan tidur 9-11 jam sehari. Karena kebiasaan tidur dapat merubah irama sirkadian, sekresi hormon, dan siklus mentruasi.

Salah satu cara menyayangi jantungmu adalah dengan tidak tidur terlalu banyak

Jantung merupakan bagian yang sangat penting dalam anatomi tubuh, bahkan menjadi tolok ukur untuk kehidupan manusia. Tugasnya yang sangat penting inilah yang seharusnya menjadi perhatian kita untuk menjaga sebaik mungkin kesehatannya. Ternyata banyak sekali hal-hal yang sepele yang bisa membuat kesehatan jantung menjadi terganggu dan mengancam nyawa seseorang kapanpun, salah satunya karena kebiasaan tidur yang berlebih.

Dalam sebuah penelitian oleh American College of Cardiology, menemukan bahwa masalah jantung juga bisa berkaitan dengan banyaknya waktu tidur. Hasil yang ditemukan mengatakan bahwa tidur terlalu panjang bisa meningkatkan dua kali lipat resiko terkena angina (nyeri dada akibat iskemia jantung) dan juga resiko penyakit arteri koroner sebanyak 1,1 kali.

Tidak hanya jantung, otakmu juga terancam rusak kalo kamu oversleeping

malas

Ternyata bukan hanya jantung yang terancam rusak jika kamu mempunyai durasi tidur yang berlebihan. Otakmu juga akan terserang dan juga terancam rusak, selain mengakibatkan pikun yang lebih cepat, juga bisa membuat daya kerja fungsi otakmu menurun drastis.

Hal ini diperjelas dengan sebuah penelitian yang dilakukan pada tahun 2012 bahwa di antara lansia yang tidur lebih dari 9 jam akan merusak fungsi otaknya dalam periode 6 tahun. Fungsi otaknya terlihat lebih tua dari kondisi normalnya.

Diabetes bukan hanya mengancam secara garis keturunan, tetapi juga mengancam kamu yang suka tidur lebih lama

Jika di dalam keluargamu tidak ada yang memiliki riwayat penyakit diabetes, mungkin akan merasa lega dan tidak khawatir akan terkena penyakit itu. Eits, nyatanya diabetes itu tidak hanya menyerang orang yang sudah memiliki keturunan riwayat penyakit itu loh. Kamu yang sering “balas dendam” dengan tidurmu juga bisa mengalami kemungkinan terkena diabetes.

Sebuah studi mengatakan bahwa seseorang yang memiliki siklus tidur lebih dari 8 jam tiap malam, cenderung memiliki resiko dua kali lebih besar untuk bisa terkena diabetes tipe 2. Selain itu juga berpeluang mengalami gangguan toleransi glukosa selama periode 6 tahun, jika dibandingkan dengan mereka yang tidur selama 7-8 jam perhari.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Tahu Tidak? Ternyata Travis Barker sampai Megan Fox, Mengalami Fobia yang Namanya Naik Pesawat

Ada sebuah fobia untuk naik transportasi semacam naik pesawat, tak bisa dipungkiri fobia ini cukup memilukan dan menyiksa. Pesawat menjadi pilihan transportasi untuk mereka yang ingin berpergian demi mengefisiensi waktu. Apalagi bagi pesohor yang kerap berpergian menggunakan pesawat demi berlibur dan berbisnis, namun memiliki fobia akan pesawat.

Terbukti dua nama pesohor ini, Travis Barker dan Megan Fox memiliki kecenderungan takut untuk naik pesawat. Kondisi ini dikenal dengan sebutan Aviophobia, adapun sebagai penyebab ini masih berbeda-beda, seperti halnya yang dialami para pesohor.

Kecelakaan Pesawat yang Dialami Membuatnya Takut Untuk Naik Kembali

Wajar saja apabila fobia dialami oleh seseorang yang mengalami kecelakaan pesawat, seperti yang dialami oleh Travis Barker, drummer band pop punk Blink-182 ini mengalami luka bakar tingkat dua dan tiga yang cukup parah. Akibat kecelakaan tersebut Barker pun berikrar untuk tak mau lagi naik pesawat karena Aviophobia yang tak kunjung menghilang.

Lagu Britney Menjadi Pengantar Ketenangan Selama Penerbangan

Hal unik pun dilakukan oleh aktris seksi yang bermain di film Transformers, Megan Fox, ia jujur kalau kerap kali mengalami panik saat berada di dalam pesawat. Sampai-sampai ia membayangkan dirinya harus meninggal lantaran pesawat yang ditumpanginya mengalami kecelakaan.

“Saya takut terbang, tetapi ketika saya berusia 20 tahun saya menemukan cara untuk mengatasi fobiaku itu. Ketika saya panik, saya mendengarkan lagu-lagu Britney Spears dan hal itu cukup membuatku tenang. Saya selalu membayangkan saya akan meninggal ketika naik pesawat,” ungkap Megan Fox kepada Perez Hilton.

Dalam Video Klip Berpakaian Bak Pramugari, Nyatanya Penyanyi Ini Takut Di Dalam Pesawat Dikala Pergi

Banyak publik yang terkejut akan pengakuan yang diutarakan oleh penyanyi bernama Britney Spears ini. Karena ia dilansir menjadi penyanyi pertama yang mengaku kalau takut naik pesawat. Padahal Britney Spears memiliki video klip single Toxic yang latar tempatnya di pesawat. Bahkan dalam video tersebut ia berperan sebagai pramugari cantik lengkap dengan seragam birunya. Tapi siapa sangka kalau ternyata ia justru takut berada di pesawat.

Mencium Pesawat Pun Menjadi Solusi Membunuh Fobia Ala Jennifer Connelly

Pemain film Noah ini mengungkapkan kepada publik bahwa dirinya takut naik pesawat. Ya, Jennifer Connelly adalah aktris tersebut, ia pun menjelaskan pengalamannya kepada contactmusic secara detail. Namun ia juga memiliki solusi untuk mengatasi fobianya dengan mencium pesawat yang akan dinaikinya.

“Melakukan penerbangan bagiku sangat mengerikan. Saya memang tidak percaya dengan takhayul tentang apa pun, tetapi ketika saya harus naik pesawat sebelumnya saya mencium pesawat itu. Itu sangat membantu mengatasi fobia saya,terlihat gila memang tetapi begitu caraku,” ungkap Jennifer Connelly.

Trauma Pun Menghilang Namun Butuh Bertahun-tahun

“Saya pernah dalam kondisi penerbangan yang sangat buruk di mana kami terperangkap ketika badai. Ketika itu, saya berkata seharusnya tidak berada di udara seperti ini, saya takut lepas landas begitu saja. Mungkin terdengar aneh, tetapi kejadian itu membuatku sangat takut,” ujar Jennifer Aniston kepada China Daily.

Sempat mengalami ketakutan ketika terbang, ternyata pernah dialami oleh Jennifer Aniston. Mantan istri Brad Pitt pun mengungkapkan bahwa untuk mengatasi Aviophobia diatasinya selama bertahun-tahun.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Tanpa Sadar, Ini 7 Kesalahan Pakai Bra yang Sering Kamu Lakukan

Untuk para perempuan, kamu perlu lebih memperhatikan bagaimana caranya memakai bra yang benar. Karena pada kenyataannya, memakai bra bukanlah hanya sekedar memakai saja. Ada beberapa hal yang perlu lebih kamu perhatikan, agar tak menganggu kesehatan. Mulai dari ukuran tali, hingga bahan dasar yang akan digunakan. Nah, coba simak beberapa hal di bawah ini ya…

1. Tidak Sesuai dengan Ukuran yang Benar

Kamu harus tahu pasti berapa ukuran bra yang pas untuk ukuran payudaramu. Jangan sampai kebesaran apalagi kekecilan. Kamu juga harus perhatikan ukuran lingkar dadamu. Jangan hanya memperhatikan ukuran cup nya saja. Karena pemakain bra yang tak sesuai ukuran akan menaggu kondisi payudaramu. Membuat lecet atau terluka.

2. Tidak Menyesuaikan Tali Bra

Tali bra bukan sekedar hiasan bra ya. Jangan remehkan kegunaan tali itu. Tali bra berfungsi untuk merapatkan bra yang kamu pakai agar tidak terlalu longgar dan terlalu kencang. Dengan begitu kamu bisa lebih nyaman dalam mengenakan bra.

3. Mengaitkan Bra pada Kaitan Paling Belakang

Sebaiknya kamu sesuaikan kerapatan bra dan tidak mengaitkan bra pada kaitan paling belakang jika memang itu membuatmu sesak dan kesulitan dalam bernapas. Cukup kaitkan pada kaitan yang membuatmu merasa lebih nyaman dalam mengenakan bra. Jangan malas untuk membuka dan mengancingkannya lagi ya.

4. Menggunakan Bra yang Sama Selama Berhari-hari

Jangan pernah menganggap remeh kebersihan bra yang kamu pakai. Usahakan untuk selalu mengganti bra setiap hari dan mencucinya dengan bersih. Hal ini untuk menghindari iritasi yang bisa saja terjadi pada payudaramu.

5. Salah Cuci

Kamu harus tahu bagaimana cara mencuci bra yang benar. Jangan pernah menguceknya. Kamu hanya perlu merendamnya ke air sabun lalu menjemurnya sampai kering tanpa memerasnya. Jika kamu mengucek dan memerasnya, kamu bisa merusak bra itu.

6. Salah Menyesuaikan Warna Bra dengan Pakaian

Usahakan untuk memakai bra yang berwarna senada dengan pakaianmu. Kamu tentu tak ingin bra mu terlihat terlalu mencolok saat kamu memakai pakaian yang sedikit menerawang bukan? Terlebih jika kamu memakai baju warna putih sedangkan bra yang kamu pakai berwarna hitam, tentu itu akan membuatmu tak nyaman saat pandangan banyak orang tertuju padamu.

7. Tidak Menyamakan Panjang Tali Bra

Saat kamu memakai bra, usahakan untuk menyamakan panjang tali bramu. Jangan sampai panjang sebelah ya. Hal ini bisa membuatmu tak nyaman mengenakannya dan bisa berakhir dengan payudaramu yang agak turun sebelah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Hal Sederhana yang Bisa Membantu Kita Lepas dari Beban Pikiran

Setiap hari, kita pasti  sering sekali mendengar kata “Bahagia itu sederhana”, atau diam-diam kita juga sering mengucapkannya?. Bilangnya sih enak, terkesan mudah dan gampang untuk dilakukan. Padahal, untuk bisa bahagia kadang tak cukup dengan sesuatu yang sederhana. Walau harus diakui pula, di beberapa bagian kehidupan. Sesuatu yang sederhana memang pernah jadi sumber kebahagian.

Nah, tak jauh-jauh dari kehidupan harian. Rasa stress dan perasaan yang menunjukkan ketidakbahagian, barangkali jadi musuh kita bersama. Tapi, lebih dari itu. Konon banyak bersyukur bisa loh jadi salah satu pengusir stres.

Sejalan dengan ucapan barusan, seorang psikolog dari Miami University melakukan satu penelitian yang kemudian menyebut bahwa selain bersyukur, ada beberapa hal sederhana yang bisa kita lakukan untuk hari yang lebih optimis dan lepas dari jeratan stres.

Jauh dari Kata Suasana yang Riuh, Cobalah Sempatkan untuk Menikmati Waktu di Alam

Untuk kamu yang tinggal dan menetap di kota besar. Berisiknya suara kendaraan, padatnya tumpukan orang di jalan, hingga hingar bingar kota tak ada matinya. Sering jadi sumber stres yang tak kasat mata. Agar tak semakin stagnan, cobalah melipir sebentar ke tempat-tempat yang tenang.

Kamu bisa memilih pergi ke kawasan pengunungan, hutan-hutan lindung yang aman, hingga pesisir pantai yang memang bisa memberimu ketenangan. Kalau tak punya waktu dan budget banyak, cukup cari tempat yang dekat-dekat saja. Membiarkan diri berjalan dan menikmati waktu di alam bebas, akan membantu tubuh melepaskan semua keresahan dan beban.

Tak Harus Olahraga, Gerakan Kecil Nan Ringan pun Mampu Bantu Tubuh Hilangkan Beban Pikiran

Kata hasil penelitian dari Journal of Happiness Studies, kalau kamu merasa enggan untuk berolahraga, setidaknya cobalah lakukan gerakan-gerakan kecil yang bisa membantumu melepas stres. Tak perlu lari pagi berkilometer jauhnya, cukup muali bersih-bersih rumah, misalnya. Atau berkebun di halaman belakang, dan aktivitas lain yang memang sederhana.

Bentuk gerakannya lainnya, adalah memilih berjalan kaki pada tempat-tempat tujuan yang memang dekat. Walau terkesan sepele, tanpa kita sadari rupanya gerakan-gerakan seperti ini bisa membantu hati dan tubuh lebih bahagia loh.

Kemudian, Atur Waktumu untuk Bisa Mendapatkan Tidur yang Cukup

Jadi kalau ternyata jam tidurmu masih berantakan. Terlelap selalu tengah malam, jangan heran jika kamu sering merasa stres dan berbeban berat. Untuk itu, agar bisa lepas dari hal-hal yang menghalangi jiwa dan tubuh bahagia. Kamu perlu membuat satu aturan untuk jam tidur dengan benar.

Ini serius, selain mempengaruhi kesehatan. Tubuh yang mendatap tidur cukup semalaman, akan mempengaruhi produktifitas di hari esok. Mulai dari memperbaiki mood, tak lagi uring-uringan, emosi lebih stabil. Dan yang pasti lebih bersemangat bangun pagi dan tak memulai hari.

Mulai Menulis Jurnal, Tuangkan Semua Kegiatan Harian dan Unek-unekmu Disana

Ada yang pernah coba tidak? Nah, kalau ternyata belum. Mulai sekarang kamu harus mulai mencobanya. Mulailah latih diri untuk menuli semuanya di sebauh buku yang akan berfungsi sebagai jurnal harianmu.

Kegiatan apa yang harus  kamu lakukan setiap hari, hingga perasaan-perasaan apa saja yang kamu rasakan sepanjang hari. Sebab ketika kamu akan menulis, secara tidak langsung ada emosi yang sudah tertular dan dituangkan disana. Pokoknya, tulis apa saja yang kamu rasakan disana. Ini akan membantumu melatih tingkat emosi yang stabil, dan daya ingat akan sesuatu hal.

Jadi kalau misalnya, esok kamu lagi-lagi merasa stres. Dengan cepat kamu akan ingat, bahwa di hari lampau setelah menulis jurnal kamu merasa lebih tenang. Untuk itu, hal ini bisa dicoba ya.

Kalau Masih Merasa Kurang, Bantu Orang Sekitar yang Butuh Pertolongan

Coba ingat-ingat lagi, kapan terakhir kali kamu beramal? Membantu orang yang kesusahan? Hingga memberi pada mereka yang memang membutuhkan? Kalau ternyata sudah lama atau bahkan tak pernah, kamu patut mencoba untuk melakukannya lagi.

Menolong orang lain bisa membuat perasaan lebih lega dan menumbuhkan sisi positif dalam diri kita. Lagipula, membantu itu tak hanya dengan materi ya. Kamu bisa membantu orang lain lewat cara apa saja. Menyebrangkan seorang nenek, di lampu merah. Membantu pedagang mendorong gerobaknya pada jalan yang menanjak, atau sekedar berbagi makanan dengan tetangga pun bisa mendatangkan bahagia.

Memang sih, tak semua yang sederhana bisa membuat bahagia. Tapi percaya atau tidak, ada ribuan hal sederhana yang selalu bisa jadi sumber bahagia kita. Bagaimana? Sudah bahagia hari ini?

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top