Community

Tidak Hanya Menyenangkan, Manfaat Renang Bagi Tubuh Juga Dapat Meminimalisir Penyakit Diabetes

Selain menjadi olahraga yang bermanfaat bagi tubuh, renang juga bisa dijadikan media relaksasi yang tidak hanya sekadar olahraga saja. Tapi juga bisa menjadi aktivitas yang menyenangkan. Banyak orang menyukai olahraga air ini tanpa mengetahui apa saja manfaat renang bagi tubuh yang bisa didapatkan.

Berikut adalah beberapa manfaat renang bagi tubuh yang harus kamu ketahui.

Dengan Berenang, Jantung Anda Akan Lebih Sehat Dibandingkan dengan Orang yang Tidak Pernah Berenang

Berenang memberikan banyak sekali manfaat bagi tubuh, salah satunya dapat membantu menjaga dan merawat kesehatan organ jantung. Selain itu berenang juga bisa membantu menjaga sistem pernapasan tubuh. Berenang bisa dikatakan mirip dengan latihan aerobik, yang tidak hanya dapat memperkuat organ jantung, serta memperbesar jantung namun lebih dari itu.

Berenang juga bisa membantu dalam proses memompa darah yang nantinya dialirkan ke seluruh organ tubuh dengan baik. Berenang bermanfaat menurunkan risiko terkena penyakit jantung.

Selain Dapat Membantu Menjaga Kesehatan Jantung, Renang Juga Dipercaya Dapat Meredakan Stress

Banyak melakukan gerakan dalam air atau disebut juga berenang ternyata dapat meningkatkan produksi hormon endorfin yang ada di dalam otak. Dimana hormon ini akan membuat suasana hati menjadi lebih nyaman dan tenang, sehingga akan terhindar dari stress.

Selain itu dengan melakukan gerakan dalam air tersebut akan membuat tubuh terasa sejuk, yang tentu saja akan berdampak positif bagi pikiran dan suasana hati.

Tidak Hanya Lebih Sehat, Renang Juga Bisa Membantu Menurunkan Berat Badan

Manfaat renang bagi tubuh yang selanjutnya adalah cocok untuk Anda yang tengah menjalankan program diet. Pasalnya renang ternyata dapat membantu menurunkan berat badan.

Renang dianggap olahraga paling efektif dalam membakar lemak dan kalori dalam tubuh, sehingga akan membantu menurunkan berat badan secara cepat hanya dalam waktu yang singkat. Bagaimana, tertarik untuk diet dengan berenang?

Renang Terbukti Dapat Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Diabetes

Selain menyehatkan jantung, berenang juga dipercaya dapat mencegah atau menurunkan risiko terkena penyakit diabetes. Renang dapat membakar lemak dan kalori serta dapat membakar gula dalam darah, hal ini tentu sangat penting untuk menurunkan risiko munculnya gejala diabetes.

Gejala diabetes yang umum terjadi adalah pada malam hari sering buang air kecil, sering haus, rasa lapar berlebih. Selain gejala tersebut, diabetes juga bisa ditandai dengan penurunan berat badan yang signifikan, gatal-gatal, sering lelah dan luka yang lama kering dan sembuh.

Lalu apa saja pantangan diabetes yang harus dihindari? Orang yang terkena gejala diabetes harus menghindari makanan berkarbohidrat. Karbohidrat memiliki efek terbesar pada gula darah dikarenakan dipecah menjadi gula yang nantinya akan diserap dalam aliran darah.

Minuman mengandung banyak gula juga menjadi pantangan diabetes yang harus dihindari. Tidak hanya itu, protein juga menjadi salah satu yang harus dihindari. Meskipun enak, makanan yang mengandung protein harus dihindari untuk orang yang menderita penyakit diabetes. Untuk itu, sesering mungkin melakukan olahraga renang untuk meminimalisir risiko terkena penyakit diabetes. Selain sehat, olahraga renang juga mengasyikkan bukan.

Selain penting mengetahui manfaat renang bagi tubuh,  Anda juga harus memperhatikan cara renang yang baik dan sehat sebelum melakukannya. Untuk meminimalisisr cidera saat renang, lakukan pemanasan terlebih dahulu. Hindari berenang di tempat yang airnya aneh, seperti bau tidak sedap dan lainnya. Nah hal penting yang harus diingat ketika berenang adalah jangan buang air kecil di kolam renang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kata Annisa Munaf : Sehat dan Langsing Itu Bukan Hanya Perkara Diet Makanan, Ini Alasannya!

Menjaga gaya hidup tetap sehat adalah salah satu investasi yang berharga untuk masa depan. Karenanya selagi masih muda, kamu harus membiasakan untuk hidup sehat. Terlebih untuk para cewek yang masih berpikir bahwa sehat dan langsing hanya soal diet makanan, lebih baik berpikirlah lebih jeli lagi. Coba baca dengan teliti cerita dari seorang instruktur zumba, Annisa Munaf, ini.

1. Awal Mula Annisa Memutuskan untuk Menjadi Instruktur Zumba

Annisa dulunya suka menari dan kakak sepupunya yang merupakan instruktur Zumba perempuan pertama di Indonesia mengajaknya untuk ambil sertifikasi agar punya teman. Saat itu usia Annisa masih 17 tahun dan mencoba memberanikan diri untuk ikut training dan ambil license jadi instruktur. Kebetulan setelah Annisa lulus, sepupunya buka studio, disitulah awal Annisa mulai full ngajar zumba.

2. Apakah dalam Zumba ada Level-levelnya?

Untuk zumba sebenarnya ngga ada levelnya sendiri, lebih condong pada varian saja. Seperti zumba toning, zumba kids, zumba gold dan sebagainya.

3. Olahraga Apa Saja yang Ditekuni oleh Annisa

Saat ini, Annisa tengah mengembangkan juga latihan U-Jam di Indonesia. Sebenarnya basicnya nggak jauh beda dengan zumba. Kalau Zumba lebih ke Latin, gerakannya fun dan easy to follow sedangkan U-Jam lebih ke hiphop. Dan sejauh ini Annisa adalah instruktur pertama U-Jam di Indonesia.

4. Yang Paling Efektif Membakar Kalori, Antara Zumba dan U-Jam

Zumba sangat efektif untuk membakar kalori. Sedangkan U-Jam termasuk efektif baik untuk membakar kalori ataupun membentuk tubuh.

5. Perubahan yang Paling Nampak Setelah Rutin Olahraga

Dulunya Annisa termasuk cewek yang cenderung kurus. Tapi sekarang setidaknya tubuh jadi lebih terbentuk karena sering workout.

6. Saran untuk Generasi Muda yang Ingin Memulai Olahraga

Pada salah satu wawancara, Annisa berpesan untuk “Always start from yourself. Jangan ikut-ikutan orang lain. Just follow your heart and intuition. If you think health is important, then tell yourself that you need to start to do it, with or without friends.” Pesan itu diungkapkan Annisa karena dia menganggap bahwa saat ini banyak orang yang mau olahraga kalau ada temannya, akhirnya cuma jadi wacana saja.

7. Olahraga yang Ideal

Untuk pemula, mungkin bisa dilakukan satu atau dua kali seminggu dengan durasi 30-45 menit. Olahraga bisa dilakukan dengan jenis olahraga apapun, seperti lari, berenang, yoga, atau olahraga lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Jangan Ceroboh dalam Menggunakan Softlens Jika Tak Ingin Matamu Terserang Bakteri Ganas

Saat ini banyak perempuan yang rela melakukan apa saja demi mempercantik penampilannya. Salah satunya adalah dengan menggunakan softlens. Ya tujuannya sih untuk membuat matanya lebih indah dan menarik saat dipandang.

Tapi sebelum kamu memutuskan untuk menggunakan softlens, usahakan kamu memang memakai softlens dengan kualitas yang baik dan saat kamu memakainya, kondisi tangan dalam keadaan yang streril. Jika kamu ceroboh, dampaknya bisa sangat buruk, yaitu terjangkitnya matamu oleh bakteri berbahaya.

Ada Kisah yang Dialami oleh Seorang Perempuan, Yaitu @tisusilo yang Terserang Bakteri Ganas pada Mata Kirinya

Beberapa waktu lalu, perempuan ini mengakui kecerobohannya dan membagikan pengalamannya di laman istagramnya dengan mengunggah foto yang menunjukkan keadaan matanya saat itu. Dia mengaku kurang hati-hati dalam menggunakan softlens dan kurang menjaga higienitas mata. Sepertinya, Mbak Tisusilo ini juga kerap menggunakan softlens dalam kesehariannya sebelum terserang oleh bakteri ganas ini. Dokter yang menangani kasus ini mengatakan bahwa keadaan tersebut sangat sulit untuk disembuhkan dan kemungkinan besar mata bak Tisusilo tidak akan bisa melihat lagi.

Ketahui Dahulu Kondisi Matamu Sebelum Menggunakan Softlens

Jangan asal dalam menggunakan softlens. Kamu harus berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang lebih tahu masalah kesehatan matamu. Hal ini karena sebenarnya tidak semua mata orang cocok untuk menggunakan softlens. Ada beberapa jenis mata yang bisa alergi dengan bahan yang terkandung dalam softlens itu sendiri. Jadi hati-hati ya girls.

Jangan Tergiur dengan Softlens Murah, Utamakan Kualitas di Atas Segalanya

Saat ini memang abnyak dijual softlens dengan harga yang sangat terjangkau. Bahkan pilihannya pun ada beragam. Namun jangan mudah tergiur ya. Belum tentu softlens yang banyak dijual di pasaran dengan harga murah itu memiliki kualitas yang bagus.

Sebelum Memasang Softlens ke Matamu, Jangan Lupa Cuci Tangan Terlebih Dahulu

Jaga kebersihan tanganmu ya. Usahakan untuk membersihkan tanganmu dulu sebelum memasang maupun melepas softlens dari matamu. Pastikan juga kukumu tidak panjang, karena kuku yang panjang seringkali dijadikan sarang kuman.

Pahami Dulu Cara Pemakaian Softlens yang Benar

Jangan lupa sikap disiplin, dan jangan teledor. Kamu harus paham bagaiamana cara penggunaan softlens yang benar. Lebih baik kamu konsultasikan dengan doktermu. Jika ada yang tidak kamu ketahui langsunglah bertanya untuk menghindari hal yang tidak kamu inginkan nantinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bahaya yang Muncul Jika Kamu Memaksa Tubuhmu Bekerja Lebih dari 8 Jam Sehari

Bekerja memang perlu, namun jangan sampai kamu mengabaikan kesehatan ya. Kesehatan lebih mahal dibanding apapun. Jadi sayangi dirimu sendiri dengan tak memaksakan tubuhmu untuk bekerja lebih dari 8 jam dalam sehari. Kalau kamu tetap melakukannya, kamu bisa rasakan sendiri bahaya ini.

1. Nyeri Punggung

Hampir seharian beraktivitas bisa membuat punggungmu lelah loh. Apalagi jika pekerjaanmu menuntutmu untuk berada di depan komputer dalam waktu yang cukup lama. Bisa dipastikan punggung akan jadi korbannya. Hal ini karena adanya tekanan sebanyak 30 persen lebih besar yang dibebankan pada punggung saat kita hanya duduk di depan komputer.

2. Radang Sendi

Pekerjaan yang menuntutmu untuk melakukan banyak meeting tentu akan membuatmu harus duduk selama berjam-jam. Jika kamu tidak mengimbanginya dengan peregangan, risikonya adalah area sendimu bisa kaku hingga mengakibatkan radang sendi.

3. Sistem Imun Menurun

Menurut penelitian yang dilakukan oleh Scott Cohen, staf University of Surrey, bekerja lebih dari 8 jam perhari bisa menyebabkan sistem imun menurun. Hal ini karena tubuh terkena paparan faktor luar seperti bakteri, debu, serta kotoran yang bisa menyerang kekebalan tubuh.

4. Obesitas

Jika kamu berpikir banyak bekerja bisa membuatmu kurus, jawabannya tentu salah besar. Faktanya, para ahli kesehatan mengungkapkan bahwa di era modern ini, orang yang bekerja cenderung melakukan gaya hidup yang tak sehat, baik dari segi pemilihan makanan maupun jarangnya berolahraga. Akibatnya, risiko terkena obesitas pun semakin besar.

5. Gangguan Jantung

Jika pekerjaan yang kamu jalani menuntutmu untuk bekerja lebih dari 8 jam sehari, kamu harus lebih memperhatikan kesehatanmu. Hal ini karena terlalu banyak duduk ternyata bisa meningkatkan risiko penyumbatan jantung karena tekanan darah dan kolesterol yang terlalu tinggi. Jadi jangan lupa mengimbanginya dengan berolahraga ya, minimal satu kali dalam seminggu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top