Trending

Teroris Itu Bukan Islam!

Terjadi lagi aksi terorisme. Pelakunya mengatasnamakan Islam dan menggunakan simbol-simbol agama yang suci ini. Benarkah nilai-nilai ajaran Islam mengajarkan kekerasan seperti itu?

Sesungguhnya ada hal yang luput dipelajari oleh para pelaku tersebut. Hal-hal mendasar dari Agama yang membawa rahmat bagi alam semesta ini. Seandainya saja Islam sejati sampai di telinga mereka tentunya tak akan terjadi peristiwa tersebut.

Menghilangkan Nyawa adalah Dosa Besar

Ini salah satu prinsip dasar dalam ajaran Agama Islam yang jelas bertentangan dengan aksi terorisme. Sebab menghilangkan nyawa orang lain itu termasuk dalam dosa besar. Tak main-main ancaman ini terdapat dalam kitab suci umat Islam.

“Barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan di muka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya.” (QS Al-Maidah 5:32)

Jadi darimana ceritanya membunuh orang lain seperti yang dilakukan teroris itu bisa dibenarkan? Dan mereka yang serta merta secara serampangan mampu menghilangkan nyawa orang lain, apakah masih bisa disebut melaksanakan perintah Agama dengan benar?

Pernyataan Berjihad dalam Perang itu Tak bisa sporadis dan ditentukan senak udel sendiri

Hilangnya nyawa musuh memang bisa dibenarkan dalam situasi perang. Bukan hanya Islam, dalam hukum internasional modern sekalipun hal ini juga dianut. Namun bukan berarti setiap individu bisa menyatakan perang begitu saja.

Dalam Islam pernyataan perang itu punya adab dan tata cara yang ketat. Dimulainya kondisi perang dan kapan saatnya berjihad itu harus secara eksplisit diumumkan oleh para pemimpin. Tidak bisa kita sebagai individu memutuskan waktu sendiri-sendiri kapan saatnya berperang.

Tidak Dibolehkan Bunuh Diri, Meski Itu Urusan Mati Syahid

Dalam peperangan yang sah, mereka yang mati akan mendapat ganjaran surga. Namun tidak diperbolehkan untuk berniat melakukan hal-hal yang secara sengaja menyebabkan diri mati ketika hendak jihad berperang.

Dalam Al-Quran disebut “Dan janganlah kalian membunuh diri kalian, sesungguhnya Allah Maha menyayangi kalian.” (QS. An-Nisaa’: 29).

Sementara itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang bunuh diri dengan menggunakan suatu alat/cara di dunia, maka dia akan disiksa dengan cara itu pada hari kiamat.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Jadi kalau ada orang yang dengan sengaja membuat sabuk, ikat pinggang, atau rompi berbahan dasar bom dengan niat untuk diledakan bersama dirinya, apakah masih bisa dikategorikan sebagai perbuatan kaum Muslimin?

Dalam Perang Sekalipun Tak Boleh Membunuh Perempuan dan Anak-anak

Sudah beberapa kali aksi terorisme mengakibatkan korban perempuan dan anak-anak. Bahkan pelakunya juga perempuan yang membawa serta anaknya ketika beraksi. Padahal hukumnya jelas tidak boleh menyakiti perempuan dan anak-anak dalam peperangan.

“Rasulullah . mengecam keras pembunuhan terhadap kaum wanita dan anak-anak” (HR Bukhari dan Muslim).

Dari Aswad bin Sari’, ia berkata :

Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Jangan kalian membunuh anak-anak dalam peperangan”. Kemudian para shahabat bertanya, “Ya Rasulullah, bukankah mereka itu anak-anaknya orang musyrik ?”. Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda, “Bukankah sebaik-baik kamu itu (asalnya) adalah anak-anak orang musyrik (juga) ?”.(HR. Ahmad).

Dalam Perang Sekalipun Tak Boleh Membunuh Pemuka Agama Dan Mereka Yang Sedang Beribadat

Sudah sekian kasus terorisme yang mengincar pemuka agama dan rumah ibadah sebagai target. Aksi dilakukan ketika para pemeluk agama tersebut sedang melakukan peribadatan. Padahal dalam kondisi perang sekalipun, hal ini terlarang untuk dilakukan.

“Dilarang membunuh para biarawan di biara-biara, dan tidak membunuh mereka yang tengah beribadah.” (Musnad Ahmad Ibn Hanbal)

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, Adalah Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallam apabila mengutus tentaranya, beliau bersabda, “Berangkatlah dengan nama Allah, berperanglah di jalan Allah terhadap orang-orang yang kufur kepada Allah, jangan melampaui batas, jangan berkhianat, jangan mencincang dan jangan membunuh anak-anak serta penghuni-penghuni gereja (orang-orang yang sedang beribadah)”. (HR. Ahmad)

Dalam Perang Sekalipun Tak Boleh Merusak Infrastruktur

Kita bisa melihat dengan mata kepala sendiri luluh lantaknya infrastruktur setiap terjadi serangan terorisme. Mereka menggunakan bom dengan daya ledak tinggi di lokasi yang sama sekali bukan tempat pertempuran. Hal ini dengan tegas dilarang dalam Islam.

“Dilarang menghancurkan desa dan kota, tidak merusak ladang dan kebun, dan tidak menyembelih sapi.” (Sahih Bukhari, Sunan Abu Dawud)

“…Dan sekiranya Allah tidak menolak (keganasan) sebagian manusia dengan sebagian yang lain, tentulah telah dirobohkan biara-biara Nasrani, gereja-gereja, rumah-rumah ibadah orang Yahudi dan masjid-masjid, yang di dalamnya banyak disebut nama Allah…”(QS. Al-Hajj:40)

Dalam Perang Sekalipun Tidak Boleh Memutilasi Musuh

Salah satu kengerian dari aksi terorisme ini adalah ketika para korbannya dimutilasi menggunakan senjata tajam. Hal ini dilakukan semata untuk meningkatkan teror untuk memberikan rasa takut bagi kita semua. Perilaku macam ini sangat tidak dibenarkan dalam Islam meski dalam kondisi perang sekalipun.

Dari Buraidah r.a, ia berkata :

“Rasulullah Sallallahu Alaihi Wasallambersabda, “Berperanglah fi sabilillah dengan menyebut nama Allah, perangilah orang-orang yang kafir kepada Allah, berperanglah dan jangan mencuri harta rampasan perang, jangan berkhianat, jangan mencincang mayat dan janganlah membunuh anak-anak,” (HR Muslim).

Jadi jika mereka-mereka yang masih melakukan hal terlarang itu mengatasnamakan agama tertentu dalam aksinya, kita harus tegas mengatakan mereka bukanlah Islam, Terorisme bukanlah wajah Islam.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Tiga Hari Debut, John Wick Berhasil Geser Posisi Avengers: Endgame

Memasuki hari ketiga penayangannya sejak 17 Mei 2019 lalu, seri ketiga dari film laga John Wick diberitakan berhasil menyaingi pendapatan sensasional dari Avengers: Endgame di puncak box office. Sebagaimana dilansir dari Reuters, John Wick: Chapter 3-Parabellum berhasil mengantongi debut tiga pekan sebesar US$57 juta dari pemutaran di 3.850 lokasi Amerika Utara. Angka tersebut jadi kekuatan yang akhirnya berhasil menggeser posisi Avengers: Endgame yang hanya mengoleksi US$29,4 juta pada periode serupa.

Tak hanya itu saja, film seri ketiga yang diperankan aktor kawakan Keanu Reaves ini juga berhasil mengalahkan 2 seri sebelumnya. Film pertama John Wick (2014) mendapatkan US$14,4 juta dengan periode yang sama, Lalu John Wick: Chapter 2 (2017) mendapatkan US$30,4 juta.

John Wick: Chapter 3-Parabellum adalah lanjutan cerita perjalan John Wick yang berprofesi sebagai pembunuh bayaran yang tengah mempertahankan nyawa dari buronan semua orang setelah ia ketahuan membunuh salah seorang anggota High Table di wilayah netral, Hotel Continental di New York.

Untuk kamu yang beriat menonton, namun belum pernah melihat dua seri sebelumnya. Sebaiknya, sempatkan waktu untuk menontonnya terlebih dahulu, karena seri ketiga akan berlangsung sebagai lanjutan dari seri 2. Dimana, John Wick terlihat tergopoh-gopoh sambil berlari menuju beberapa tempat demi bertemu teman lama untuk dimintai pertolongan.

Jadi santapan baik untuk para pecinta film laga, penonton seolah tak diberi celah untuk bernafas lega atas rentetan adegan pemburuan yang dilakukan oleh John. Tapi tak melulu menyajikan kekerasan, adegan berdialog yang tersaji beberapa kali diselipi lelocon yang bisa melupakan tumpahan darah dari adegan sebelumnya.

Serangkaian aksi baku hantam dengan tangan kosong dan senjata yang berlangsung selama 130 menit tersebut dinilai lebih variatif dari seri sebelumnya. Menariknya lagi, ada aksi dua aktor laga kebanggaan yang juga turut serta untuk melawan John Wick. Siapa lagi kalau bukan Yayan Ruhiyan dan Cecep Arief Rahman. Selain memperlihatkan kebolehan baku hantam dengan pencak silatnya, mereka juga menggunakan Bahasa Indonesia dalam dialognya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Robert Pattinson Didapuk Gantikan Ben Affleck sebagai Batman

Warner Bros. akhirnya mengumumkan aktor pengganti Ben Affleck untuk peran Batman dalam film Batman garapan sutradar Matt Reeves. Mengutip Variety, rumah produksi tersebut akhirnya memilih aktor Twilight Saga, Robert Pattinson. Meskipun belum ada tanda tangan kontrak, kata sumber-sumber tersebut, Pattinson adalah pilihan utama.

Sejauh ini memang belum ada komentar dari Warner Bros. mengenai kabar tersebut. Namun film The Batman rencananya siap diputar di bioskop pada 25 Juni 2021. Proses praproduksinya film Warner Bros. dan DC Comics itu diharapkan bisa dimulai pertengahan tahun 2019. Matt Reeves mengambil alih kursi sutradara The Batman dari Ben Affleck pada Januari 2017 lalu. Sejak itu sosok di balik kesuksesan Planet of the Apes tersebut sudah mengembangkan ceritanya.

Affleck sendiri berbicara tentang pengunduran diri dari peran dan kursi sutradara The Batman setelah Justice League rampung. Matt Reeves pun mendapat keleluasaan untuk memilih aktor pemeran Batman. Ia juga menjadi produser The Batman bersama rekan kerjanya di Planet of the Apes, Dylan Clark. Pilihan pada Pattinson disebut sudah diputuskan ketika Reeves merampungkan versi final skenarionya. Robert Pattison yang kini berusia 33 tahun akan menjadi Batman termuda di layar lebar dalam sejarah karakter komik karya Bob Kane dan Bill Finger itu.

Sementara itu, Robert Pattinson sendiri merupakan aktor idola remaja, namanya mulai dikenal sejak membintangi film Harry Potter and The Goblet of Fire sebagai Cedric Diggory. Namun namanya baru melambung semenjak ia mendapatkan peran sebagai Edward Cullen di trilogi Twilight. Robert Pattinson memiliki total empat film sepanjang 2019. Film-film itu adalah High Life, The Lighthouse, The King, dan Waiting for the Barbarians.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Diisukan Hamil, Zaskia Sungkar Mengaku Nafsu Makannya yang Sedang Naik

Kabar kehamilan Zaskia Sungkar membuat ramai dunia maya. Hal itu terjadi karena dirinya mengunggah foto kebersamaan dengan Irwansyah di Instagram dengan memakai baju yang kebesaran. Nyatanya, Zaskia Sungkar tidak sedang hamil. Irwansyah mengatakan kalau istrinya itu memang sedang gemukan.

“Itu gendut, abis dari situ dia langsung mulai olahraga setiap hari dia olahraga,” ujar Irwansyah seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (17/5).

Sementara itu, Zaskia tak menampik dirinya mengalami kenaikan berat badan hingga 10 kilogram.

“Emang berat badan naik 10 kilo, gue nggak nyangka digituin dengan pede aja gue posting-posting. Dilihat-lihat kayak hamil emang ya. Tapi itu emang oversize bukan untuk gue bajunya. Kalau setahun yang lalu aku pakai baju itu akan terlihat indah tapi ya bersyukur,” lanjutnya.

Zaskia Sungkar mengaku dirinya memang sedang berbahagia. Nafsu makannya pun bertambah tak seperti sebelumnya.

“Happy, aku happy lagi pas banget nafsu makan lagi naik, terus jalan-jalan sama dia kerjaannya yak makan-makan. Namanya berdua pacaran terus ya kita hobinya cuma nonton dan makan selain kerja. Di luar kerjaan kita mau makan saja karena kita keluar cuma buat makan doang,” tutup Irwansyah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top