Feature

Ternyata Terlalu Lama Menjomblo Bisa Tingkatkan Resiko Penyakit Otak, Kok Bisa?

Walau sering dijadikan bahan olokan, menjadi jomblo tak selalu menyedihkan. Kamu bisa melakukan banyak hal tanpa aturan, pergi kemana saja tanpa dilarang-larang, hingga kebebasan dalam memilih pasangan yang masih bisa jadi peluang. Tak punya pacar tak berarti kesepian, orang-orang yang memilih sendiri juga bisa bahagia, karena cinta tak lagi jadi prioritas utama. 

Eits tunggu dulu, dibalik setiap hal baik selalu ada pula hal buruk. Begitu pula dengan kesendirian yang mungkin sedang kamu jalankan. Karena ternyata, terlalu lama sendiri bisa mempengaruhi kualitas otak kita. Bukan sembarang ucap, hal ini sudah dibuktikan melalui serangkaian penelitian. 

Berpotensi Membuatmu Terkena Demensia Hingga 40%

Baru-baru ini, sebuah studi menjelaskan bahwa terlalu lama menjomblo meningkatkan tubuh terkena Demensia hingga 40% lebih besar. Walau pada kenyataannya, kita berada di sekitar orang-orang yang menyanyangi kita sekalipun, penyakit yang satu ini tetap jadi ancaman bagi kesehatan. 

Hanya karena terlalu lama menjomblo, pelan-pelan kita akan kehilangan kemampuan berpikir, mengingat, bahkan tak lagi bisa menikmati fungsi ingatan dari kehidupan sehari-hari. Sudah dilakukan penelitian selama kurang lebih 10 tahun. Salah satu pemicu yang mempengaruhi hal ini adalah, kesendian berpotensi memicu terjadinya radang dalam otak. Dan alasan lainnya adalah, karena seorang jomblo terkesan menjalani hidupnya dengan sembarangan. 

Memang sih, belum ada temuan pasti yang menyebutkan apa menyebabkan seseorang mengalami demensia. Namun pada beberapa temuan menjelaskan bahwa diet dan olahraga sehat akan membantu kita mengurangi penyakit ini. 

Karena Biar Bagaimana pun, Bersosialisasi dan Berinteraksi Itu Penting

Memilih untuk sendiri, memang menempatkan kita pada situasi sepi. Walau tak semua jomblo juga merasa benar-benar sepi ya. Namun pada akhirnya, interaksi dan sosialisasi yang kita lakukan tentu lebih sedikit dari yang orang berpasangan lakukan. Hal inilah yang kemudian berpengaruh buruk pada kesehatan kita. 

Menurut tim Universitas Negeri Florida, bersosialisasi itu penting untuk menjaga pikiran tetap aktif dengan cara meningkatkan kesehatan kognitif. Para peneliti, yang menganalisis 12.030 orang di atas usia 50 tahun sekarang menekankan bahwa kesepian adalah ‘faktor risiko yang dapat meningkatkan demensia’.

Selain itu, hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa kesepian meningkatkan risiko terkena penyakit demensia sebesar 40 persen, tanpa memandang jenis kelamin, ras, etnis atau tingkat pendidikan mereka.Gejala utamanya meliputi hilangnya ingatan, penurunan mental, ketidakmampuan berbicara dan mengerti maksud pembicaraan, kebingungan, kemarahan, dan kegelisahan. 

Jadi Jangan Heran, Jika Orang yang Menikah dan Punya Pasangan Ternyata Lebih Bahagia

Memang sih, ini tak selalu jadi tolok ukur, sebab beberapa pernikahan justru jadi sumber kesedihan bagi beberapa orang. Terlepada dari rumah tangga dan kisah cinta yang tak harmonis itu, Sekelompok peneliti di University College of London juga menjelaskan bahwa orang yang sudah menikah atau orang dengan hubungan yang stabil memiliki lebih banyak kesempatan untuk berinteraksi sosial di usia senja, dibandingkan dengan orang yang single, yang cenderung terisolasi tanpa pasangan setelah usia tertentu.

Bahkan terlibat dalam kegiatan sosial bersama pasangan secara teratur minimal 50 kali, dapat membantu menjaga sel-sel otakmu tetap aktif dan dapat mendorong kebiasaan sehat. Oleh karena itu, orang-orang yang hubungan stabil dengan pasangannya memiliki peluang lebih rendah untuk mengembangkan penyakit seperti demensia dan alzheimer.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top