Trending

Terlambat 1 Menit Saja Menteri Di Inggris Mengundurkan Diri, Harusnya Pejabat Indonesia Belajar dari Dia

Di negara kita, istilah jam ngaret mungkin sudah biasa. Bahkan banyak orang berpikir jika terlambat bukanlah sebuah masalah. Tapi itu tidak berlaku bagi seorang Michael Bates, laki-laki 56 tahun yang tadinya menjabat sebagai Menteri Negara untuk Departemen Pembangunan Inggris. Pasalnya hanya telat satu menit dalam sebuah sesi debat parlemen, pada 31 Januari 2018 hari Rabu lalu, begitu membuatnya merasa malu dan memilih untuk mengundurkan diri.

Tindakannya itu jelas jadi tamparan untuk seluruh manusia di penjuru dunia, khususnya para pejabat dan aparatur negara, terlebih di negara kita. Sesuai dengan jadwal, beliau memang harusnya hadir di  House of Lords untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan penting yang dilayangkan kepada kementeriannya.

Namun, saat itu ia belum hadir di tempatnya, hingga akhirnya digantikan oleh seorang kolega Bates bernama Lord Taylor yang kemudian kewalahan saat harus menggantikan Bates menjawab pertanyaan-pertanyaan yang muncul. Bates yang terlambat sekitar satu menit ini, maju ke podium untuk menyampaikan permohonan maaf sekaligus pengunduran dirinya karena merasa sangat malu.

“Saya sungguh malu karena tidak bisa berada di tempat dan oleh karena itu saya akan mengajukan pengunduran diri saya kepada Perdana Menteri (Theresa May) segera. Saya minta maaf,” imbuh Bates yang langsung memicu kekagetan anggota House of Lords lainnya.

Namun meski sedemikian, pengunduran diri jelas bukan sesuatu yang bisa begitu saja diajukan. Sebab faktanya, beberapa jam setelah pengunduran diri yang ia sampaikan, melalui juru bicara dari kantor PM Inggris di Downing Street, PM May memuji ‘ketulusan’ Bates namun menegaskan pengunduran dirinya ditolak.

Kasus Serupa Beberapa Kali Terjadi di Berbagai Negara, Tapi di Negara Kita?

Tahun lalu sekitar pertengahan Agustus tepatnya 15 Agustus 2017, lalu lintas di Taipei kacau lantaran lampu lalu lintas tak berfungsi. Selama 5 jam, Teipei bak kota mati lantaran pemadaman listrik massal di 15 wilayah Taiwan, termasuk Taipei, Taichung, dan Tainan mempengaruhi aktivitas di sekitar 6,68 juta rumah tangga hingga kawasan perkantoran.

Pemadaman itu berujung kerugian negara sekitar $2,89 juta atau Rp37,5 miliar. Dan ternyata kendala ini disebabkan tak berfungsinya enam generator pusat pembangkit listrik tenaga gas alam di Taoyuan.

Mengangap dirinya gagal melaksanakan tugas, Menteri Ekonomi Taiwan Lee Chih-kung, memilih untuk mundur karena merasa bertanggung jawab atas semua yang telah terjadi. Ia mengajukan pengunduran diri yang kemudian diikuti pemimpin perusahaan pemasok gas Taiwan CPC Corp, Chen Chin-te, yang juga mundur dari posisinya.

Bergerak pada beberapa tahun sebelumnya, hal serupa juga pernah terjadi di negari sakura. Pada 2010 Perdana Menteri Jepang Yukio Hatoyama juga pernah memilih mengundurkan diri, karena merasa gagal memenuhi janjinya saat kampanye pemilu untuk memindahkan sebuah pangkalan militer Amerika Serikat keluar dari wilayah Okinawa.

Tak berselang lama setelah pengunduran diri Yukio Hatoyama, posisinya kemudian digantikan oleh Naoto Kan. Akan tetapi sama seperti Yukio Hatoyama, setelah satu tahun memimpin, Naoto Kan juga memilih untuk mengundurkan diri. Tapi bukan lagi soal janji kampanye, Naoto merasa gagal memulihkan Jepang setelah dihantam tsunami pada Maret 2011 yang menyebabkan krisis nuklir.

Berbanding terbalik dengan para pejabat yang ada di negara kita, jangankan untuk mundur karena merasa gagal atas tanggung jawab dan tugasnya. Terbukti korup saja, masih bisa tertawa.

Moral dan Etika Memang Jadi Pegangan Kuat yang Harusnya Dimiliki Setiap Pejabat Negara, Itu yang Kita Lihat dari Mereka yang Di Luar Sana

Bukan ingin berkata bahwa para aparatur dan pejabat negara kita tak punya moral dan etika dalam hal menjalankan tugasnya. Coba bayangkan, seseorang yang sudah dipercaya untuk mengemban tanggung jawab dan memimpin sebuah organisasi, ternyata masih saja masih tak bisa menjalankan tugas sebagai mana mestinya. Dan datang tepat waktu jadi salah satu contoh kecil yang sering diabaikan, namun dianggap sangat penting di negara orang.

Meski pada kenyataannya, segala upaya pejabat pun tak lantas bisa diterima oleh seluruh masyarakat dengan berbagai macam alasan. Ada saja yang suka dan tidak suka. Tapi inilah yang sebenarnya jadi tugas pejabat pemerintah. Mereka memiliki tanggung jawab tinggi soal penduduk, organisasi, serta tujuan yang memang harus diwujudkan. Jadi tak heran jika ditengah-tengah ketidakmampuan itu, ada yang akan tiba-tiba memilih mundur dari jabatannya karena merasa tak mampu.

Dan Sudahkah Kita dan Para Pejabat Memiliki Budaya Malu?

Ditengah-tengah maraknya kasus korupsi yang sedang merajalela di seantero negeri, ada ratusan kasus besar yang bisa kita saksikan bersama. Hukuman dan berbagai konsekuensi diberikan untuk memberi efek jera, malu atau agar mau bertobat dan tak lagi mengulangi perbuatannya.

Tapi hasilnya? Kita jelas tahu dan bisa melihat sendiri, bagaimana beberapa pejabat yang terbukti dan didakwa bersalah telah merugikan negara masih bisa tersenyum dengan santainya. Seolah tak merasa bersalah atas apa yang sudah diperbuatnya, sang terdakwa masih bisa mengumbar senyum atau justru mengabaikan hakim dengan tertidur.

Ada banyak yang hal yang memang harus terus ditumbuhkan pada setiap diri manusia, dan budaya malu jika datang terlambat mungkin jadi salah satu hal yang paling perlu. Sebab kedisiplinan yang kita miliki jadi bukti seberapa amanah kita untuk tugas yang sudah dipercayakan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Jembatan Terindah di Dunia, Dua Diantaranya Ada di Indonesia!

Fungsi utama jembatan adalah untuk menghubungankan dua jalan yang terpisah. Namun dengan semakin berkembangnya zaman, kini jembatan dibangun dengan seni dan model yang cukup menakjubkan. Nah, berkenaan dengan hal ini, ternyata ada tujuh jembatan yang terkenal paling indah di dunia loh. Langsung saja cek daftarnya berikut.

1. Jembatan Golden Gate, San Fransisco, Amerika Serikat

Sumber: www.pexels.com

Jembatan ini merupakan salah satu jembatan yang paling terkenal di dunia. Jembatan ini memiliki panjang 2.727 meter dimana difungsikan sebagai penghubung antara San Fransisco dengan Kabupaten Marin. Namun dibalik keindahannya yang menakjubkan, ternyata jembatan ini juga kerap dijadikan tempat untuk bunuh diri.

2. Jembatan Surabaya, Surabaya, Indonesia

Sumber: www.instagram.com/@dwisetijotjahjono

Jembatan ini merupakan landmark dari Kota Surabaya. Jembatan ini  dihiasi oleh air mancur warna-warni yang akan ada setiap malam Minggu. Selain itu biasanya keluarnya air mancur diiringi dengan tarian air mancur pada pukul 20.00 – 21.00 WIB.

3. Jembatan Vasco da Gama, Lisbon, Portugal

Sumber: www.sp-reinforcement.ch

Jembatan ini memiliki panjang 17, 2 ribu meter. Jembatan ini termasuk jembatan paling panjang di Eropa loh. Jembatan ini dibangun di atas Sungai Tagus. Tujuan pembangunan jembatan ini adalah untuk memperlancar mobilitas pembukaan World Fair pada tahun 1998 silam.

4. Jembatan Banpo, Seoul, Korea Selatan

Sumber: www.worldfortravel.com

Jembatan Banpo merupakan jembatan air mancur terpanjang di dunia. Air mancur di jembatan ini biasanya akan dioperasikan pada bulan April sampai Oktober. Pertunjukan air mancur ini akan dilakukan selama empat sampai enam kali sehari dengan durasi waktu 20 menit di setiap pertunjukannya.

5. Jembatan Danyang Kunshan, Jiangsu, Tiongkok

Sumber: www.traveltriangle.com

Jembatan ini memiliki panjang 164,8 kilometer. Jembatan ini dibuat untuk menghubungkan Shanghai dengan Nanjing. Jembatan ini mulai resmi dioperasikan sejak tahun 2011 silam dimana pada proses pembangunannya ada 10 ribu orang yang dipekerjakan.

6. Tower Bridge, London, Inggris

Sumber: www.pixabay.com

Jembatan ini merupakan jembatan yang terdiri dari dua bangunan menara dimana di tingkat atas terdapat jalan untuk para pejalan kaki. Jembatan ini dibangun di atas Sungai Thames dan memiliki panjang sekitar 61 meter.

7. Jembatan Ampera, Palembang, Indonesia

Sumber: www.ksmtour.com

Jembatan Ampera merupakan jembatan yang terletak di Indonesia. Jembatan ini dibangun sebagai penghubung antara daerah Seberang Ulu dengan Seberang Ilir yang dipisahkan oleh Sungai Musi. Panjang jembatan ini yaitu 1.117 meter.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Luna Maya Akui Jadi Salah Satu Fans BTS

Kepopuleran boyband fenomenal asal Korea Selatan, BTS tak perlu diragukan lagi. Bahkan di Indonesia sendiri, penggemar BTS pun berasal dari berbagai kalangan. termasuk fans dari kalangan artis, khususnya artis Indonesia. Banyak artis Tanah Air yang secara terang-terangan mengaku menyukai boyband yang mempopulerkan lagu Fake Love ini.

Artis yang menyukai BTS satunya adalah Luna Maya. Luna tak mau kalah dari penggemar BTS lainnya. Ia juga terpikat dengan pesona leader BTS, RM. Hal tersebut diketahui lewat unggahan Luna Maya di media sosial Instagram Story miliknya

Luna Maya mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan pertanyaan dari warganet tentang BTS, lalu Luna Maya menjawabnya dengan lengkap sembari memberikan emoticon BTS-Army. Army sendiri merupakan sebutan untuk penggemar BTS.

“Kenapa suka RM BTS ?,” tulis pertanyaan dari warganet.

Lalu Luna Maya menjawab, “Menurut aku dia pintar dan cool gayanya santai, bahasa Inggrisnya bagus banget, keren enggak aneh-aneh. Dan suka dia setelah dengar dia speach di UN. Dan dia tinggi ya kayanya ha ha ha, #BTSARMY,” jawab Luna Maya.

Tak hanya itu, bahkan Luna secara mengakui keinginannya untuk menonton konser BTS di Bangkok, Thailand April 2019 mendatang.

“Gimana ini konser BTS ?” tanya warganet.

Luna pun menjawab, “Di bkk yuk,” ungkapnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Punya Followers Jutaan, Tatjana Saphira Justru Mulai Batasi Diri Pakai Media Sosial

Aktris Tatjana Saphira mulai membatasi diri dalam menggunakan media sosial. Hal itu sudah Tatjana lakukan sejak lama.

“Sekarang aku menjalankan rutinitas detoks media sosial, 3 hari aku matiin, 4 hari aku nyalain atau aku buka paling ada postingan yang aku wajib post, kalau enggak aku delete dulu atau uninstall aja. Sebenarnya udah dari lama tapi enggak dijalani secara konsisten sih. baru-baru ini ya sudah sekitar dua bulan lalu jadi lebih rajin,” katanya seperti dikutip kompas.com, Selasa (19/2).

Tatjana mengaku, dia merasa lebih tenang ketika tidak bermain media sosial. Kekasih aktor Herjunot Ali itu juga merasa kesal ketika ada orang yang sibuk dengan gawainya saat berkumpul.

“Menurut aku dia enggak respect sama waktu yang kita punya berkumpul satu sama lain,” ucapnya. Baginya, terlalu fokus dengan media sosial justru membuatnya tak merasakan sebuah momen secara menyeluruh.

“Menurut aku kadang-kadang kita terlalu fokus sama medsos sampe kadang suka lupa sama kegiatan kita sehari-hari. Kita lebih sibuk mengabadikan di medsos dibanding kita merasakan momen itu secara utuh,” ujar Tatjana.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top