Feature

Terkesan Sepele, Namun Kebiasaan-kebiasaan Kecil Di Dapur Ini Justru Bisa Mengancam Kesehatanmu

Tak semua kebiasaan di dapur sejatinya baik untuk kesehatan. Memang, tujuan kita di dapur adalah untuk memasak dan membuat makanan demi memenuhi gizi harian. Tapi di samping itu, nyatanya ada kebiasaan kecil di dapur yang sebenarnya justru bisa mengancam kesehatan tubuh kalau kamu terbiasa melakukannya tapi tak tahu efek jangka panjang yang ditimbulkan. Karenanya, penting sekali untukmu untuk tahu informasi dari dapur agar tak salah kaprah lagi saat sudah asyik memasak.

Biasakan Mencuci Sayuran Dahulu Sebelum Dipotong-potong Agar Kandungan Nutrisi dan Mineralnya Tetap Terjaga

Kebanyakan dari kita memang sudah memahami kalau sayuran yang hendak dimasak jelas perlu dicuci. Tapi hanya sedikit yang tahu cara dan kapan waktunya mencuci dengan tepat. Pasalnya, banyak dari kita yang mencuci bahan makanan hingga berkali-kali saat makanan tersebut sudah dipotong-potong. Padahal sejatinya yang benar adalah cuci dahulu sayuran atau bahan makanan yang akan dimasak, baru kemudian potong kecil-kecil. Sebab kalau mencuci makanan setelah dipotong, yang ada justru bahan makanan tersebut kehilangan sebagian kandungan nutrisi dan gizinya.

Kurangi Menggoreng dengan Teknik Deep Fry Karena Bisa Memicu Munculnya Kolesterol

Memasak menggunakan teknik deep fry memang menggugah selera dan membuat lauk jadi renyah sehingga menambah nafsu makan. Biasanya kita terbiasa menggoreng ayam goreng, french fries, maupun gorengan dengan teknik semacam ini. Sayangnya, ternyata kebiasaan semacam ini justru tak baik untuk kesehatan. Makanan yang digoreng dengan teknik deep fry bisa memacu munculnya produksi kolesterol jahat di dalam tubuh. Karenanya, jangan terbiasa atau terlalu berlebihan mengonsumsi makanan yang diproses dengan cara ini ya! Sebagai gantinya, mungkin lebih baik kamu perbanyak menumis sayuran demi kesehatan tubuh.

Kebiasaan Kecil Seperti Menggoreng Telur dengan Menggunakan Teflon Ternyata Bisa Meningkatkan Lemak Jenuh Pada Makanan

Menggoreng bahan makanan yang sifatnya sederhana seperti telur memang lebih baik digoreng dengan menggunakan teflon. Dibalik ringkasnya menggoreng dengan alat masak ini, ternyata ada dampak yang ditimbulkan. Pasalnya, terbiasa menggoreng dengan teflon atau biasa disebut pan fry ternyata bisa meningkatkan kandungan lemak jenuh di dalam masakanmu.

Di lain sisi, hindari menggoreng dengan minyak zaitun ya. Sebab ternyata minyak zaitun yang dipanaskan  bisa memproduksi kandungan toksik yang berbahaya bagi tubuh. Kalaupun hendak menambahkan minyak zaitun lebih baik diperuntukkan pada makanan yang tidak digoreng saja.

Kurangi Konsumsi Makanan yang Dibakar dengan Arang Karena Bisa Memicu Kanker, Selain Itu Asapnya Pun Tak Baik untuk Pernapasan

Pasti sukar sekali menemukan orang yang mampu menolak nikmatnya seporsi sate. Mau sate ayam atau sate kambing, pasti banyak yang suka. Sayangnya, kamu perlu tahu, memasak atau membakar makanan dengan memakai arang nyatanya membahayakan kesehatan. Arang mengandung zat karsinogenik yang bisa memicu munculnya kanker. Di lain sisi, asap pembakaran dari sate dalam jangka panjang juga bisa mengganggu pernapasan. Karenanya, sebagai gantinya, kamu bisa gunakan alat barbeque listrik yang lebih ramah lingkungan dan aman untukmu maupun orang-orang di rumahmu.

Pastikan Kamu Memiliki Wadah Khusus Microwave dibanding Menghangatkan Makanan di Dalam Wadah Plastik

Microwave memang jadi alat instan untuk menghangatkan makanan. Apa lagi untukmu yang tak sempat menghangatkan makanan. Apa yang ada di kulkas pun langsung dihangatkan dengan microwave. Tapi ingat, kalau mau menghangatkan makanan dengan microwave, jangan taruh makanan itu di wadah plastik. Ya, wadah plastik sejatinya berbahaya jika dibiarkan dalam kondisi panas. Apa lagi gelombang dari microwave bisa melepas zat yang ada dalam plastik sehingga berpotensi menimbulkan kanker. Sebagai gantinya, lebih baik gunakan wadah dari beling tahan pecah atau wadah khusus microwave.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kurang Tidur Bisa Merusak Otak, Maka Coba Atasi dengan Beberapa Hal Ini

Apakah kamu salah satu orang yang menyepelekan perihal tidur? Nah ternyata tidur merupakan salah satu proses restoratif yang paling penting pada tubuh, yang biasa dikenal sebagai sistem glymphatic menggunakan masa tidur sebentar untuk membuang zat buangan untuk keluar dari tubuh.

Namun ternyata kekurangan tidur bisa menyiksa tubuhmu jauh dari dari sekedar nggak bisa membuang sampah biologis tubuh. Kurang tidur bisa membuat otakmu dalam keadaan yang berbahaya.

Kenali Dulu Proses Pembersihan Diri Secara Biologis dalam Otakmu

Di dalam otak, terdapat dua sel pendukung, yaitu microglia dan astrocytes. Dimana kedua sel pendukung itu berfungsi untuk membantu aktivitas otak agar tetap prima dan bentuknya tetap utuh. Sel-sel ini terus bertugas membersihkan otak bahkan saat kamu tengah terjaga sekalipun.

Kurang Tidur Bisa Berdampak Pada Proses Pembersihan Otak Secara Keseluruhan

Sebelumnya sudah dilakukan penelitian oleh tim peneliti yang dipimpin oleh Michele Bellesi dari Marche Polytechnic University di Italia mengelompokkan tikus ke dalam empat grup untuk kemudian dijadikan bahan guna mempelajari otak mereka di bawah pengaruh gangguan tidur.

Kurang Tidur Bisa Mengubah Fungsi Astrocyte

Semakin kamu kekurangan tidur, maka aktivitas astrocyte yang terlihat di synapsis meningkat. Astrocyte akan berubah fungsi hingga memakan synapsis-synapsis otak.

Aktivitas Microglia yang Meningkat Tajam Dimana Bisa Menyebabkan Gangguan Otak Alzheimer

Para peneliti juga memeriksa aktivitas microglia. Nyatanya microglial phagocytosis bisa juga menjadi ganas akibat kurangnya tidur. Namun hal ini hanya terjadi pada orang yang mengalami gangguan tidur kronis. Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa aktivitas microglia yang berkesinambungan terkait dengan gangguan-gangguan otak seperti Alzheimer’s dan gangguan neuro-degeneratif.

Sebenarnya untuk menghindari kejadian yang tak diinginkan, solusinya sangatlah mudah. Cobalah mulai saat ini untuk tidur dengan cukup. Jangan biasakan begadang jika memang tak ada urusan yang mendesak.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kita Bisa Saja Depresi Tanpa Kita Sadari

Hidup berjalan dengan cepat, setiap hari ada saja tantangan yang harus kita selesaikan. Alih-alih menemukan solusi untuk merampungkan semua perkara, kegagalan dalam bertindak sering kali jadi beban pikiran yang berat.

Perasaan tertekan, merasa tak berdaya, rendah diri, sampai kepada putus asa, bisa dengan mudah datang menghampiri kita. Dan jika situasi seperti ini terus-menerus berlangsung, bisa-bisa kita akan depresi tanpa kita sadari.

Dikutip dari Tirto.id, pada titik tertentu, depresi dapat berujung pada bunuh diri. Data yang dikeluarkan oleh WHO pada 2012 memperkirakan terdapat 350 juta orang mengalami depresi, baik ringan maupun berat.

Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di Indonesia pada 2013 menunjukkan bahwa prevalensi gangguan mental emosional, yang ditunjukkan dengan gejala depresi dan kecemasan adalah sebesar 6% untuk usia 15 tahun ke atas atau sekitar 14 juta orang.

Maka, beranjak dari data tersebut. Bukan tak mungkin pula, jika kita bisa jadi salah satu penderitanya, hanya karena depresi yang sedang dihadapi. Untuk itu, ada beberapa gejala depresi terselubung yang bisa saja kita alami, tanpa disadari.

Tak Banyak Bergerak, tapi Tubuh Terasa Sangat Lelah

Suatu kali, masih dengan kegiatan yang serupa dengan hari sebelumnya. Mendadak tubuh terasa lebih lelah dari biasanya, seolah energi yang ada habis terkuras, tak tahu hilang kemana. Dan jika hal ini telah terjadi secara berturut-turut, bisa jadi tubuh kita memang sedang depresi.

Badan terasa berat, bahkan jam tidur pun sering terganggu karena acap kali terbangun pada tengah malam. Jangankan untuk bisa melakukan kegiatann fisik yang berat, untuk berdiri saja kadang tak bergairah. Coba berhenti sejenak dari aktivitasmu, lalu pikirkan adakah hal-hal yang sekiranya memang jadi beban.

Mendadak Merasa, Bahwa Hidup Kita Tidak Lagi Berharga dan Tak Berguna

Bayang-bayang untuk segera mengakhiri hidup, barangkali sedang memenuhi isi kepala. Kita merasa bahwa apa pun yang saat ini sedang dijalani tak berguna, dan tak memiliki tujuan yang jelas. Titik terang dalam hidup yang biasanya jadi sumber semangat, hilang dan membuat kita juga kehilangan harapan.

Situasi seperti ini, yang sering jadi titik akhir dari seseorang untuk mengakhiri hidupnya. Meraih benda-benda yang ada disekeliling untuk bunuh diri, yang konon dinilai sebagai jawaban atas permasalahan hidupnya. Padahal jelas ini bukanlah solusi.

Barangkali ini memang akan terasa berat, tapi jika dalam situasi seperti ini, sebisa mungkin cobalah untuk belajar terbuka dan berbagi cerita dengan teman yang bisa dipercaya.

Ada Gangguan dalam Hal Berkonsentrasi yang Juga Menganggu Memori

Di tempat kerja, beberapa tanggung jawab dan tugas mulai terbengkalai. Hal-hal yang harusnya bisa diselesaikan tepat waktu, mundur dari jadwal yang sudah ditentukan. Dan sialnya lagi, hal-hal penting yang harusnya sudah ada diluar kepala mulai terlupakan begitu saja. Bahkan, untuk mengingat nama dan hal-hal remeh saja kita kesulitan.

Cobalah untuk berhenti sejenak dari rutinitas yang sedang dijalani, rileksasikan pikiran dan tubuh sebentar. Jika memang dirasa perlu, kita disarankan untuk mengambil cuti barang beberapa hari.

Perubahan Berat Badan yang Tak Wajar

Untuk perkara ini, biasanya ditandai dengan nafsu makan yang berubah secara tak wajar. Kamu yang tadinya tidak bernafsu makan, bisa mendadak sangat bernafsu untuk melahap apa saja yang ada di hadapanmu. Begitu pun sebaliknya, dari yang tadinya punya nafsu makan wajar dan berjalan baik-baik saja. Mendadak tak bernafsu untuk mengonsumsi apa-apa.

Hasilnya, kamu bisa saja mendadak kehilangan berat badan dengan drastis, juga mengalami kenaikan berat badan yang sama tinggi. Intinya, kalau nafsu makanmu memang terasa berubah dan tak seperti biasanya. Coba dilihat-lihat lagi, barangkali benar jika kita memang sedang depresi.

Dari Berbagai Macam Hal, Tak Satu Pun Mampu Membuat Kita Bahagia

Kebosanan yang terasa, mulai merambat ke berbagai hal yang ada di depan mata. Aktivitas sehari-hari, mulai terlihat menjenuhkan dan tak lagi bisa dijadikan sumber semangat. Bahkan, mereka yang tadinya kita cintai, kita senangi, kita sukai saja, tak menambah nilai bahagia.

Kita terus-menerus merasa bosan, lelah dan tak memiliki keinginan untuk melakukan hal-hal baru. Agenda bertemu teman yang tadinya rutin dilakukan pun, mulai kita tinggalkan. Sebab kita tak suka bertemu dengan banyak orang.

Suasana Hati Sering Kali Memburuk dan Susah Untuk Diobati

Tanpa bisa mencari penyebab yang jelas. Mendadak saja suasana hati kita berubah. Rasa sedih yang tak beralasan, cemas yang berlebihan, atau jengkel pada sesuatu hal tanpa alasan. Jangan pikir kamu akan tahu apa sebabnya, karena meski sudah susah payah mencari alasannya, kita masih saja bingung, mengapa perasaan seperti itu menghinggapi kita.

Meski diri merasa tak ada alasan yang menyebabkan perubahan suasana hati tersebut. Tapi pastilah ada alasan lain yang membuat kita merasa demikian. Ini bisa jadi tanda dari depresi, karena kita tak bisa memahami diri sendiri.

Pelan-pelan, Kesehatan Kita Ikut Terpuruk

Tak jelas bagaimana mulainya, kondisi kesehatan kita mendadak berubah menjadi buruk. Mulai dari sakit atau nyeri pada bagian persendian atau punggung, hingga beberapa gangguan pada percernaan yang datang bersamaan.

Selalu ingat, bahwa gejala depresi datang dengan kondisi yang demikian, dan jika situasi ini masih berlanjut. Ada baiknya, kita segera meminta bantuan dokter atau psikolog. Dengan demikian, kita bisa mendapatkan bantuan pada waktu yang tepat. Berdiam diri dalam segala perubahan kesehatan yang sedang kita alami, hanya akan memperparah situasi.

Lalu, Adakah Pengobatan yang Tepat Untuk Depresi dan Bagaimana Ini Bisa Dicegah?

Pada beberapa situasi serupa, biasanya seorang dokter akan merekomendasikan terapi atau pengobatan berbicara. Meminta kita untuk berani membicarakan semua hal yang kita rasakan dan bagaimana situasi hati kita saat ini.

Selain itu, beberapa penelitian juga mencoba untuk memberikan metode pencegahan depresi. Dimana salah satunya menyatakan bahwa beberapa bentuk depresi, dapat diobati dengan asupan vitamin D. Dengan catatan, kamu hanya boleh mengkonsumsi pil tersebut sesuai anjuran dari dokter.

Akan tetapi, jika memang depresi yang dialami sudah tergolong berat. Segeralah berkonsultasi dengan dokter spesialis yang bisa memberikan penanganan dengan tepat. Karena hal ini akan lebih mudah diatasi, jika diamati dari tahap awalnya.

Sekilas depresi jadi bentuk lain dari situasi hati yang sedang baik, tapi percayalah hal ini bukanlah situasi yang bisa dianggap remeh.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Menyesal Itu Kalau Kamu Tidak Bangun di Pagi Hari, Ada Banyak Manfaat yang Jadi Terlewatkan

Siapa dari kalian yang sangat susah untuk bangun pagi? Di usia yang sudah semakin dewasa, seharusnya bangun pagi menjadi hal yang tak boleh dilewatkan. Karena banyak manfaat yang sayang sekali kalau dilewati. Meskipun sedang libur sekalipun, lho. Bukan isapan jempol belaka, karena beberapa orang sukses sangat memperdulikan jam berapa ia bangun.

Tamara Hill-Norton, pendiri dan direktur dari kreatif Sweaty Betty, ternyata juga memiliki kebiasaan bangun pagi. Pada pukul 8:15 pagi  dia sudah membuat smoothie bayam, buah beri, chia seed, dan alpukat. Kemudian ia mandi dan siap untuk bersepeda 8 km menyusuri sungai menuju kantor. “Bangun pagi membuat saya siap menaklukkan hari,” ungkapnya.

Ada pula Eric Posner, yang merupakan pendiri dari studio Swerve Fitness di New York City. Pada pukul 9 pagi, ia pun sudah menyegerakan dirinya untuk bangun serta berolahraga, mandi, memasak sarapan, dan menulis dua jurnal. Ia pun mengaku lebih bahagia. “Saya lebih bahagia otak terasa lebih tajam dan lebih fokus pada hal-hal yang ingin saya lakukan dan capai,” katanya. Kalau orang-orang yang sukses saja sudah melakukannya, kenapa kamu tidak mencontohnya? Atau masih ragu akan manfaatnya?

Waktu yang Tepat untuk Menyehatkan Badan Agar Sehat Setiap Saat

Kamu pun mengetahui bagaimana matahari pagi mengadung vitamin D yang bagus untuk kulit. Apabila kamu memadukannya dengan olahraga, sudah pasti sangat menyehatkan. Apalagi waktu yang tersedia masih panjang sebelum kamu bersiap-siap untuk bekerja. Setelah berolahraga pun, kamu akan merasa lebih produktif dan bertenaga untuk menjalani hari.

Waktu Terbaik demi Mendapatkan Ide yang Apik

Beberapa dari temanmu semasa kuliah dulu, pasti ada saja yang membocorkan caranya belajar. Salah satunya adalah belajar di pagi hari, bahkan sampai ada yang mengerjakan skripsi di pagi hari. Karena di pagi hari, ide brilian kadang bermunculan dan melintas. Hal ini terjadi karena bagian otak yang memainkan peran untuk proses kreativitas paling aktif di pagi hari. Kalau kamu sangat membutuhkan ide untuk pekerjaan atau hal lainnya, bangun di pagi hari adalah jawaban. Dan manfaat bangun pada pagi hari sangat cocok buat kamu.

Berkumpulnya Udara Segar yang Membuat Badan Kembali Bugar

Udara di siang hari, sore bahkan malam manfaatnya tak sebesar udara di pagi hari. Pada pagi hari, matahari masih memancarkan manfaat yang baik untuk kesehatan. Selain itu, manfaat udara di pagi hari pun baik untuk kelancaran peredarah darah serta memperkuat sistem imunitas sehingga kamu tidak gampang sakit.

Bangun Pagi Jadi Siasat Jitu buat Mengatasi Macet yang Makin Ruwet

Jalanan kalau sudah siang, pasti bakal macet lantaran orang sedang sibuk berkendara untuk berangkat kerja. Di transportasi umum pun, penuh sesak sudah terjada di isi muatan, sehingga membuat mu kadang tidak nyaman. Sudah penuh sesak, jalanan pun padat merayap. Itulah hal yang kamu rasakan, bukan? Bangun pagilah, bisa jadi itu menjadi salah satu solusi untuk mengatasi kondisi jalanan yang makin lama tidak bersahabat.

Membentuk Kepribadian yang Optimis Tanpa Ada Rasa yang Terkikis

Untuk memunculkan energi positif bisa diupayakan dengan bangun pagi. Sudah banyak manfaat yang dijabarkan perihal bangun pagi yang seharusnya dapat memotivasimu untuk melakukannya. Energi positif yang didapat dari bangun pagi adalah rasa optimis yang tinggi sehingga tetap semangat dalam menjalani hari. Kalau rasa optimis sudah kamu kantongi, segala masalah dan cobaan pasti tidak ada yang dapat menghalangimu. Bahkan, rasa putus asa hanya sebuah ungkapan usang yang tak pernah lagi akan menempel pada dirimu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top