Feature

Terimalah Sisi Positif dari Setiap Relasi Jangka Pendek yang Kamu Alami

One taught me love, one taught me patience, and one taught me pain,” begitulah lirik lagu Thank u, Next yang dinyanyikan oleh Ariana Grande.

Darimu, bagaimana kamu memaknai lirik tersebut? Tapi yang pasti, Ariana sedang menuangkan perasaannya dan emosinya mengenai kisah cintanya yang selalu berakhir dalam jangka waktu sebentar.

Kamu sendiri apakah memiliki pandangan tersendiri saat melihat sosok seperti Ariana Grande, atau mungkin Taylor Swift? Terutama karena mereka dikenal suka gonta ganti pasangan. Begini, orang yang memiliki track record mantan kekasih yang banyak dan memiliki usia hubungan yang pendek sudah cukup sering mendapat citra yang buruk. Mereka dipandang sebagai pribadi yang tak bisa berkomitmen, labil, dan tak pandai menyesuaikan diri dengan orang lain. Tapi benarkah seburuk itu?

Padahal, dilansir dari sbs.scom, sebenarnya ada beberapa alasan yang menjelaskan kenapa pemilik hubungan model ini tak bisa dicap buruk terus, loh. Apa saja sih?

Budaya Kita Terbiasa Mengglorifikasi Relasi Jangan Panjang

“Pernikahan bukanlah tentang cinta, melainkan politik,” tulis Jessa Crispin. Kita kebanyakan terpukau dan terpaku dengan kisah romantis dalam film maupun novel. Padahal, dalam relasi, terutama yang dipaksakan berumur panjang, justru membuat orang hanya melakoni hidup yang terbatas dan stagnan.

Apalagi setiap orang punya jalan hidupnya masing-masing. Tak usah terlalu mengglorifikasi relasi jangka panjang, karena sejatinya mungkin ada alasan tertentu yang dimiliki beberapa pasangan sehingga memilih menyudahi relasi karena memang tak ketemu jalan keluarnya.

Hubungan Langgeng belum Menjamin Kebahagiaan

Karena punya riwayat hubungan jangka pendek yang lebih dari sekali, kamu jadi lebih sering bertemu dengan banyak orang dengan wawasan dan cara pandangnya masing-masing. Kamu pun jadi lebih tahu caranya menghadapi lawan jenis dengan karakter tertentu. Bahkan kamu perlu bersyukur, kamu tak perlu berlama-lama terjebak dalam hubungan yang fana. Lompat-lompat hubungan jarang pendek ternyata bisa menjadi masa-masa eksplorasi diri juga.

Tetap Mensyukuri Berbagai Masalah dalam Relasi

Salah satu selebriti yang dikenal dengan kisah cinta ‘singkat’nya yang fenomenal yakni Ariana Grande. Bukan perasaan negatif yang ia dapatkan, bahkan dalam lagu terbarunya ia pun mengungkapkan banyak hal yang diajarkan sederet mantan kekasihnya. Secara tak langsung, mereka mengajarkan kita apa itu perasaan dicintai, mencintai, kesabaran, kekecewan, dan sakit hati.

Setiap Orang punya Gaya Berpacaran yang Berbeda-beda

Bagaimanapun setiap manusia pasti punya cela. Hubungan dengan usia pendek dan bergonta-ganti pasangan mungkin salah satu bukti dari ketidaksempurnaan seseorang. Tapi, ada yang perlu digarisbawahi, nih.

Setiap orang punya preferensi yang berbeda dalam hubungan mereka. Setiap ruang yang dibagi, cara mereka mengekspresikan perasaan, dan format kencan ada sangat beragam.

Tak Ada yang Abadi, Termasuk Perasaan

Ketika kita melibatkan orang lain dalam segala keputusan di hidup kita, kita tak bisa terus menerka tentang masa depan kita. Bisa saja suatu hari nanti kalian berseberangan jalan, atau bertemu kembali setelah berpisah. Sejatinya, tak ada yang abadi, termasuk hubungan dan perasaan. Yang perlu kamu yakini dan sadari, cintamu mungkin tak akan kadaluarsa. Tapi pertemuan kita dengan beberapa orang memiliki titik akhir. Sebagai manusia, kita semua memiliki beberapa momen yang membuat kita berubah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top