Community

Terimakasih Untukmu yang telah Menyakitiku, Karenamu Kini Aku Lebih Pandai Menata Hatiku

Masih teringat jelas ingatanku tentangmu. Ya, kamu yang dulu pernah mengisi hari-hariku. Aku selalu mengingatmu. Bukan karena aku masih menyimpan rasa suka maupun dendam di dada. Sebab biar bagaimanapun, dulu kamu adalah orang yang pernah ku cinta.

Hei, kamu! Aku ingin menyapamu dengan tulisan ini. Mencoba mengingatkanmu akan ceritaku dulu dan mencoba memberi tahu lainnya agar mereka dapat mengambil hikmah dari kisahku.

Aku masih ingat saat pertama kali aku mengenalmu. Kita berjumpa di bangku kuliah. Kamu ada di kelas yang berbeda denganku, namun kita sering berada di ruang kuliah yang bersebelahan. Sehingga kita pun sering berjumpa dan akhirnya sering pula saling menyapa.

Seiring berjalannya waktu, kita pun semakin dekat satu sama lain. Hingga akhirnya kita memutuskan untuk berjalan sebagai satu pasangan kekasih. Ya, aku mulai mencintaimu lebih dari seorang teman. Kurasa saat itu kamu pun merasakan hal yang sama.

Semakin lama kita semakin dekat, keluargaku pun sudah mengenalmu dengan baik. Bahkan ibuku sering menasehatiku untuk tak pernah menyia-nyiakanmu. Kamu orang yang baik, katanya.

Di hari spesialku, hari dimana aku diwisuda, kamu datang menemuiku dan keluargaku. Tak lupa kamu pun membawa seikat bunga dan kado di tanganmu. Jangan ditanya lagi bagaimana perasaanku saat itu, tentu aku sangat bahagia.

Namun seakin lama, kamu mulai berubah. Kamu yang dulunya selalu memasang foto kebersamaan kita di sosial mediamu, kini mulai mengganti foto profilmu dengan gambarmu sendiri atau potretmu bersama sahabat-sahabatmu. Aku tak mau berkomentar dengan hal itu, karena kurasa itu hanya masalah kecil yang tak perlu dibesar-besarkan.

kita semakin jarang bertemu. Saat aku memintamu, jawabannya hanyalah kamu sedang sibuk. Aku pun berusah memakluminya. Kita semakin sering berdebat di sosial media, kamu sangat mengedepankan sifat egoismu.

Kamu selalu menyalahkanku dalam setiap kali pertengkaran yang terjadi di antara kita. Sampai akhirnya ibuku pun mempertanyakan kenapa kamu sekarang jarang main ke rumah. Dan jelas aku tak bisa menjawab apa-apa? Aku hanya diam sejenak dan mejelaskan pada ibuku bahwa kamu masih sibuk. Namun ibu akhirnya memahami bahwa hubungan kita memang sedang tak akur akhir-akhir ini.

Setelah perdebatan panjang yang kita lalui, akhirnya kita sepakat untuk mengakhiri hubungan ini. Dua minggu sudah kita tak saling berhubungan. Aku pun mulai ingin tahu bagaimana kabarmu saat ini. Sampai suatu hari aku melihatmu dengan mesra menggandeng seorang wanita. Dalam hatiku, apa secepat itu kamu melupakanku? Atau memang kamu sudah dekat dengannya saat kita masih menjalin hubungan? Ahhh aku tak tahu dan tak ingin tahu.

Tapi jujur saat itu aku sangat membencimu.

Tenang saja, kini aku sudah membuang semua rasaku untukmu. Sudah tak ada cinta, tak ada juga rasa benciku yang dulu pernah ada. Berkatmu, aku semakin mampu menata hatiku. Aku sudah memaafkan apa yang terjadi di masa lalu.

Dan kini, terimakasih kuucapkan kepadamu. Aku tak akan menjadi seperti ini jika aku tak melepaskan diri darimu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Hai Jodoh Masa Depan, Semoga Kita Bertemu Sebelum Tahun Depan…

Di usiaku yang sudah cukup berumur ini rasanya bukan lagi waktuku untuk main-main dengan yang namanya hubungan percintaan. Rasanya aku sudah lelah mencari kemudian melepasnya dengan begitu mudahnya. Aku ingin ada seorang yang benar ingin merajut mimpi indah di masa depan.

Aku berusaha untuk memperbaiki diriku semaksimal yang aku bisa lakukan. Karena pada hakikatnya tak ada seorang pun yang tak menginginkan seorang pasangan yang baik dalam segala hal. Dan itu pula hal yang saat ini aku rasakan.

Aku selalu memanjatkan doa pada Tuhanku agar secepatnya bisa bertemu dengan kamu yang sudah tertulis sebagai jodoh sejatiku. Aku sudah lelah menunggu. Jika Tuhan dan alam mengaminkan, semoga aku bisa secepatnya memandang wajahmu langsung dengan kedua mataku.

Kadangkala aku berpikir, sedang apa kamu saat ini? Apakah kamu tengah sendiri atau tengah bersama yang lainnya. Bagaimana wajahmu, bagaimana ketaatanmu kepada Tuhanmu, bagaimana keluargamu, semua ada di kepalaku. Entahlah, rasanya aku sangat penasaran akan segala hal tentangmu.

Semoga kamu kini dalam keadaan yang baik. Semoga saat ini kamu pun memikirkan bagaimana aku layaknya aku memikirkan bagaimana kamu. Semoga jika kamu tengah bersama yang lain kamu tetap bisa menjaga dirimu dan hatimu untukku nanti.

Untukmu yang selalu kusebut dalam doaku, aku menantimu. Aku akan selalu setia menunggu saat dimana aku dan kamu dipertemukan dan dipersatukan oleh Tuhan dalam ikatan pernikahan. Sebelum waktu itu tiba, aku akan memperbaiki diriku semaksimal mungkin agar aku pantas berada di sampingmu saat berada di pelaminan nanti.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Bagi Sahabatnya, Kim Woo Bin Dikenal Enggan Membuat Orang Khawatir

Sebelum ketahuan mengidap kanker, Kim Woo Bin dilaporkan sempat menyembunyikan penyakitnya. Hal tersebut diungkapkan teman baik sang aktor, Hon Jong Hyun. Dalam sebuah wawancara terbaru, Jong Hyun mengatakan sahabatnya nyaris menyembunyikan penyakitnya dari banyak orang.

“Kim Woo Bin itu tipe orang yang tak mau membuat orang di sekitarnya khawatir,” sebut Hong Jong Hyun. Ia juga sempat beberapa kali menghubungi Kim Woo Bin. Rupanya aktor The Heirs itu bersikeras meyakinkan kondisinya sehat.

“Kami mengobrol banyak hal. Lalu, ia menghubungiku, mengatakan, aku baik-baik saja. Tak perlu khawatir. Seperti itu lah Kim Woo Bin yang aku kenal,” lanjut Jong Hyun. Hon Jong Hyun pun memberikan dukungan untuk Kim Woo Bin. Ia berharap teman baiknya itu bisa kembali ke dunia hiburan dalam waktu dekat.

“Aku memberikan dukungan kepadanya. Aku harap, ia bisa cepat sembuh. Jadi, kami bisa bekerja bersama kembali,” kata Jong Hyun menambahkan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Usai Kunjungi Anak-anaknya, Brad Pitt Kepergok Habiskan Waktu Bersama Jennifer Aniston

Publik kembali dibuat penasaran dengan kedekatan antara Jennifer Aniston dan mantan suaminya, Brad Pitt. Baru-baru ini beredar kabar kalau keduanya tengah menikmati waktu bersama di London. Mengutip dari tabloid Grazia, Aniston dan Pitt diketahui bertemu di London. Keduanya hendak memperbaiki hubungan sebagai teman dan tidak mengarah ke sesuatu yang romantis.

Menurut sumber, pertemuan keduanya terjadi secara tak sengaja. Saat itu Aniston, sedang sibuk syuting untuk serial Murder Mystery. Lalu ia bertemu dengan Pitt yang tengah mengunjungi anak-anaknya yang berada di London.

“Jennifer Aniston dan Brad Pitt bertemu ketika makan malam. Tapi itu bukan reuni, melainkan hanya pertemuan biasa,” ucap seorang sumber.

Sementara seorang sumber lainnya mengatakan bahwa Aniston dan Pitt tampak terlibat pembicaraan yang lumayan seru. Brad Pitt bahkan menunjukkan rasa simpatinya pada Jennifer Aniston terkait kabar perceraiannya dengan mantan suaminya, Justin Theroux.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top