Feature

Terimakasih Sudah Berjanji, Tapi Aku Lebih Butuh Sesuatu yang Pasti

Sedari dulu aku percaya, jika janji dari setiap manusia harusnya bisa dipercaya. Tapi sepertinya, pehamahan kita akan janji berbeda. Bagiku setiap janji yang kudengar selalu jadi harapan. Kudoakan semoga disegerakan, sembari berharap semuanya berjalan sesuai keinginan. Namun ternyata, dimatamu justru sebaliknya. Semua yang sudah kau ucapkan lebih mirip bualan untuk membuatku senang sebentar.

Bukan sedang ingin menarik perhatian, berharap belas kasih atas janji yang sudah kau ucapkan. Sebab yang ingin perempuanmu ini sampaikan, adalah bagaimana seharusnya seorang lelaki bertindak untuk semua janji yang telah diucapkan.

Kamu Pernah Membuatku Percaya Akan Masa Depan Berdua, Tapi Itu Bisa Saja Sirna Jika Hanya dalam Ucapan Semata

Harus kuakui, kemampuanmu untuk membuatku percaya jadi salah satu yang paling sulit kulupa. Menjadi kekasihmu, memberiku harapan baru. Bayang-bayang bagaimana nanti kita akan hidup berdua. Bercerita dan berbagi semua kisah hingga tua, sampai akhirnya aku sadar selama ini hanya akulah yang bermimpi begitu kerasnya.

Demi membuatku senang, hal yang kau perbuat memang selalu terkenang. Masuk dalam ingatan, walau ternyata hanya sampai angan-angan dan belum terlihat nyata karena memang tak ingin diwujudkan. Terkesan seperti sebuah pemaksaan, aku hanya ingin bilang jika bualan tak cukup untuk membuat hubungan terus bertahan. Aku butuh pembuktian sayang!

Yakin Kamu Sedang Berupaya, Aku Juga Berjuang Mewujudkan Mimpi Kita, Walau Ternyata Aku Salah

Jatuh hati dan menitipkan mimpi padamu, diam-diam akupun berupaya sekuat yang aku mampu. Melahirkan beberapa mimpi baru, membesarkannya tanpa kamu tahu, hingga mulai beranjak pada mimpi lain yang lebih besar untuk hubunganku denganmu. Sialnya, aku baru sadar jika kamu ternyata tak berharap aku berupaya sekeras itu.

Jauh dari tempatku berdiri, kamu terlihat lebih sibuk dengan mimpimu sendiri. Tak peduli sudah berapa banyak janji yang kau ucapkan, mewujudkannya tak pernah kau jadikan prioritas.

Barangkali Benar, Akulah yang Terlalu Percaya, Berpikir Semua Janji Sungguh Datang Dari Hati

Setelah semua masa-masa keluh yang membuatku kian sadar. Setidaknya aku tahu, bahwa masa depan dan mimpi untuk bersama tak cukup sekedar diucapkan saja. Kita butuh berupaya, berjuang menjadikannya nyata.

Pernah yakin bahwa kamu memilihku karena memang ketulusan dari hati, kali ini aku harus melapangkan perasaaan sendiri. Jika selama ini, kamu hanya menempatkanku sebagai pengusir sepi. Itulah sebabnya semua janji hanya kau ucapkan tanpa dibuktikan.

Tak Pernah Bisa Menjawabku, Kamu Hanya Meminta ‘Bersabarlah Dulu’

Kuharap kamu tak lagi memintaku untuk diam dulu, karena aku sudah terlalu bosan untuk mendengar ucapanmu itu. Memintaku bertahan, sampai semua percayamu datang. Memintaku duduk diam, sampai semua janji kau buktikan. Selalu dan selalu begitu, setiap kali aku menyatakan keluh kesahku.

Menambatkan hati lebih lama, bisa saja aku lakukan demi kita. Tapi jika itu berarti hanya membuatku kian susah lepas dari semua janji palsu yang ada, tentu saja aku tak bisa. Melepasmu tentu berat, tapi kita juga harus sepakat, jika cinta yang baik akan membuatmu kian hebat. Bukan malah merubahmu jadi payah, dan lelap dalam semua janji dan angan-angan semata.

Maaf Sayang, Bukan Tak Bisa Menunggu Tapi Aku Butuh Lebih dari Sekedar Janji Manismu

Terimakasih sudah pernah jadi pengisi hati. Memberiku banyak janji yang cukup menyenangkan hati. Setelah keputuskan untuk pergi, kuharap kamu bisa lebih banyak bertanya pada diri sendiri. Bagaimana berubah menjadi lelaki yang lebih dewasa lagi, dan mampu menempati semua janji-janji.

Merasa diberkati, karena kita berdua pernah saling sayang. Saling mendoakan tanpa keberatan, tapi sejak saat ini biarlah kita cukup jadi sebatas teman. Aku akan pergi dari semua kisah hidup yang kau jalani. Menata hati untuk laki-laki lain yang mungkin bisa lebih serius lagi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Adela Resmi Layangkan Gugatan Cerai pada Sang Suami

Kabar tak megenakkan, baru-baru ini datang dari pelantun lagu ‘All I Ask”, Adele. Yap, belum lama ini, ia mengumumkan perpisahannya dengan sang suami, Simon Konecki. Dan kini, penyanyi perempuan berusia 31 tahun tersebut secara resmi melayangkan gugatan cerai pada suaminya.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh oleh pihak Adele melalui sebuah pernyataan yang dikutip dari E! News, Jumat (13/9), dimana Adele menggugat cerai Simon setelah 8 tahun, dan memutuskan akan merawat anak mereka, Angelo, bersama-sama.

“Mereka berkomitmen untuk membesarkan Angelo bersama dengan penuh cinta,” ungkapnya sang sumber.

Akan tetapi, hingga ini dituliskan, baik Adele maupun Simon Konecki masih belum angkat bicara terkait kabar gugatan cerai mereka tersebut.

Sebelumnya, Ryan Tedder, vokalis OneRepublic sekaligus sahabat dekat Adele, mengungkap kabar sang musisi setelah memutuskan untuk berpisah. Ia menyebut Adele tengah merasa kesulitan karena perceraian, namun keadaannya baik-baik saja.

“Perceraian memang sangat membuatnya kesulitan. Tapi sekarang dia baik-baik saja,” ujar Ryan beberapa waktu sebelumnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki yang Hina BJ Habibie di Sosmed, Ternyata Mengidap Gangguan Jiwa

Kepergian Presiden ke-3, BJ Habibie jadi luka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia. Namun, saat semua orang sedang berduka, seorang lelaki didatangi polisi karena melakukan ujaran kebencian atas meninggalnya BJ Habibie. Akan tetapi, setelah diinterogasi, ternyata laki-laki tersebut mengalami gangguan jiwa.

“Kami sudah lakukan interogasi terhadap seorang diduga pelaku ujaran kebencian saat mengomentari wafatnya Bapak BJ Habibie lewat media sosial,” kata Kasat Reskrim Polres OKU Timur, AKP M Ikang saat dikonfirmasi, Jumat (13/9/2019) dilansir dari detiknews.com. 

Lebih lanjut, Ikang mengarakan jika, pelaku adalah BA (16) warga Desa Petanggan, Belitang, OKU Timur. Dan dari intogasi polisi, BA mengakui jika dirinya memang telah berkomentar pedas di media sosial.

“Pelaku mengakui perbuatannya, tetapi orang tuanya mengaku anaknya dalam kondisi gangguan jiwa. Dia baru pulang berobat dari Ernaldi Bahar Palembang (rumah sakit jiwa) dan dirawat selama 40 hari,” kata Ikang.

Saat ini, lanjut Ikang, BA tengah dirawat jalan. Hal ini dibuktikan dengan adanya surat keterangan dari rumah sakit dan obat yang masih dikonsumsi aktif oleh BA.

“Semua ada, ada obat-obatan, ada surat berobat jalan. Kalau diinterogasi dia diam, lupa dan kemarin didampingi juga sama keluarganya,” jelas Ikang.

Melihat kondiri BA yang memang menderita gangguan jiwa, polisi hanya melakukan interogasi dan tidak melakukan penahanan. Namun, Polisi juga meminta keluarga untuk melakukan pengawasan terhadap BA.

Sebelumnya, sebagai infromasi, pelaku mengomentari sebuah postingan atas wafatnya BJ Habibie di media sosial. Ia berkomentar ‘Mampus lo keparat cuihh‘ yang kemudian memacing emosi warganet di Instagram.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Malaysia, 409 Sekolah Ditutup Sementara Karena Kabut Asap dari Indonesia

Dampak dari kabut kiriman yang diterima oleh beberapa wilayah di Malaysia dari Indonesia, Pemerintah Malaysia dikabarkan terpaksa harus menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak. Konon, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan 8di Indonesia tersebut sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa. Sebagaimana dilansir Malay Mail, Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah, yang mengakibatkan 101 sekolah harus ditutup.

Di sisi lain, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam. Dan tak hanya itu saja, pemerintah negeri jiran tersebut juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Selanjutnya, di wilayah Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa. Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Dilansir dari laman CNNIndonesia, Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika kebakaran hutan dan lahan di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Akan tetapi, sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh.

*Featured Image : Antarafoto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top