Feature

Tebak Kepribadian! Hewan Pertama yang Kamu Lihat Akan Menguak Karakter dan Kebiasaanmu

Menebak kepribadian tak perlu susah-susah. Sekarang ini banyak cara sederhana yang  bisa dilakukan. Salah satunya lewat kuis singkat yang diam-diam bisa menguak atau menerjemahkan alam bawah sadarmu, lho! Kalau kebanyakan kuis biasanya meminta pengguna menjawab bak soal pilihan ganda, nah kali ini, mengutip dari livinghealtheasy.com, cukup tajamkan penglihatanmu dan sebutkan hewan apa yang kamu lihat pertama kali pada gambar ini. Setelahnya, cobalah cocokan jawabanmu dengan keterangan di bawahnya.

Merpati

Seekor merpati melambangkan kedamaian, harapan, dan kesatuan. Untukmu yang melihat jelas penampakan merpati, kamu memiliki jiwa yang tenang dan sangat benci konflik. Di lain sisi, melihat merpati berarti menunjukkan kamu selalu berusaha berpikir yang baik-baik tentang apa yang ada di sekitarmu. Kamu sangat menghargai orang-orang di sekelilingmu dan tak terlalu memikirkan tentang perubahan yang  akan terus ada.

Kupu-kupu

Seekor kupu-kupu melambangkan kecantikan dan kesenangan dunia. Kamu yang melihat kupu-kupu secara jelas tandanya ada sisi hedon dalam dirimu yang mungkin belum terkuak. Kamu memahami kalau hidup ini terlalu singkat dan kamu hanya memiliki satu kesempatan untuk merasakan kehidupan. Untuk itulah kamu pun menghidupi hidupmu dengan penuh warna dan berusaha menghalau setiap kekhawatiran. Di lain sisi, kamu tak terlalu suka basa-basi dan mudah bosan dengan kegiatan yang tak bisa membawamu merasakan makna atau perubahan saat melakukannya.

Elang

Elang melambangkan jiwa yang bebas. Orang-orang yang melihat elang sejatinya memiliki jiwa petualang yang sangat kuat. Jika kamu salah satunya, kamu selalu ingin menaklukkan rintangan yang ada di sekitarmu. Bersyukurlah kamu dikaruniai rasa percaya diri yang tinggi sehingga kamu selalu bangga dengan apa yang ada pada dirimu. Berangkat dari hal itu, kamu selalu ingin unggul dibanding orang lain. Kamu tak terlalu suka dikendalikan apalagi ketika kamu merasa mampu melakoni sesuatu berdasarkan prinsipmu sendiri.

Anjing

Keberadaan anjing sering diasosiasikan dengan kesetiaan. Kamu yang melihat anjing pada gambar diatas, berarti memiliki potensi kalau kamu memiliki karakter yang suka mengalah. Kamu selalu suka berusaha membuat orang-orang yang ada di sekitarmu agar selalu bahagia. Di lain sisi, kamu pun easy going dan memiliki karakter yang mudah beradaptasi dengan karakter apa pun yang kamu temui.

Serigala

Serigala melambangkan seekor hewan yang tak suka terekspos. Mereka lebih suka bersembunyi. Pun dengan dirimu. Bak serigala yang hanya bisa ditemui di tengah hutan, mereka hidup hanya dengan kawanannya. Ini seperti dirimu yang tak mau membuka relasi pertemanan yang terlalu banyak. Bagimu cukup membuat lingkaran kecil yang berisi teman-teman yang memang selalu ada untukmu dan kamu bisa jadi dirimu apa adanya saat bersama mereka. Di lain sisi, kamu selalu suka ‘bersembunyi’ dari orang banyak lantaran kamu menyadari, kamu punya jiwa yang rapuh dan takut bertemu dengan orang yang salah.

Belalang Sembah

Serangga yang satu ini dianggap hewan keramat di beberapa kebudayaan Asia. Kalau kamu melihat belalang sembah, berarti kamu adalah tipikal orang yang suka menghabiskan waktumu sendiri saja dan tak terlalu suka basa-basi. Meski terkesan tertutup dan menjauhi interaksi sosial, tapi kamu tetap bisa bersosialisasi. Kamu adalah orang yang cerdas dibanding sekelilingmu sehingga kadang kamu bisa ‘memanipulasi’ sekitarmu seakan-akan kamu adalah pribadi yang piawai berinteraksi.

Kuda

Seekor kuda sering diasosiasikan sebagai hewan yang kuat dan bebas. Ia seperti raja yang memiliki kuasa. Nah, kalau kamu melihat kuda sebagai hewan pertama pada ilustrasi di atas, kamu adalah tipikal yang maunya bebas dalam menentukan pilihan. Tapi bukan ke arah egois, kamu tetap memiliki empati untuk bisa memberi diri pada orang-orang di sekitarmu agar keberadaanmu bisa berguna untuk mereka. Dibalik kuat dan bebasnya dirimu, kamu memiliki jiwa yang mulia sebab selalu mengutamakan kepentingan bersama diatas kepentingan pribadi.

Ayam Betina

Kalau kamu melihat ayam betina, berarti kamu tipe yang sederhana dan mudah mensyukuri hidup. Kamu tak masalah walau hanya menghabiskan waktu seharian di rumah. Justru selama di rumah, kamu bisa melakukan banyak hal seperti membuat kerajinan, melakukan hobi, dan banyak hal lainnya. Di lain sisi, kamu memilih diam tak melakukan apa pun tapi tetap bisa merasa nyaman dengan hal itu. Sebaliknya, kamu justru benci kalau ada yang memaksamu keluar dari zona nyamanmu ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Apakah Kamu Juga Tambah Usia Makin Malas Update di Sosial Media?

Kehidupan kita di sosial media, memang terasa begitu nyata. Bagaimana tidak? Bersamanya kita tumbuh jadi manusia yang kini sudah (lebih) berbeda. Dari yang dulu suka ‘ngalay’ sampai yang sekarang hanya jadi pembaca saja.

Dulu, curhat panjang lebar di timeline facebook terasa jadi jalan keluar setiap kali kita butuh saran. Dan benar saja, beberapa kawan kerap berbaik hati untuk memberikan dukungan atau jawaban. Selain itu, sosial media punya semua hal yang kita butuhkan. Video-video lucu di instagram bisa jadi obat pelepas lelah, bertemu teman baru yang memberikan ilmunya. Hingga pacar pertama yang juga ditemukan lewat sosial media. Tapi kini, hal seperti ini terasa jadi sesuatu yang janggal kan?

Hidup terus berjalan, sosial media masih tetap jadi kawan. Bedanya kini kita tak lagi mau update sembarangan. Tapi kamu tahu tidak? Apa yang merubah kita jadi begitu?

Pandanganmu Berubah, Tahu Mana yang Layak Dibagikan dengan yang Harus Disimpan

Mari berbalik sebentar tentang aktivitas kita sebelum sedewasa sekarang. Berapa banyak cerita cinta-cintaan yang kita bagikan, hingga kekesalan lain yang sebenarnya tak berarti apa-apa meski sudah dijadikan status di sosia media. Kini, hal tersebut mungkin terasa menggelikan. Tapi tak apa, itu adalah bagian dari proses atas perubahan.

Sadar atau tidak, ada paradigma baru yang lahir pada dirimu. Kamu lebih paham, mana yang layak yang dibagikan dengan sesuatu yang memang seharusnya disimpan. Untuk itulah, sekarang hal-hal yang kamu bagikan sifatnya lebih umum, dan semua orang bisa menikmatinya tanpa merasa terganggu atas aktivitas sosial mediamu.

Bukan Keluh Kesah, Membagikan yang Mengundang Tawa Kini Lebih Terasa Indah

Harus diakui memang, dari semua keresahan yang sedang dirasakan, sosial media bisa jadi jalan keluar untuk menenangkan pikiran. Bisa jadi orang yang berbeda dari kehidupan nyata, meski sedang gundah gulana. Kita bisa saja jadi orang paling berbahagia di sosia media. Dan salah satunya dengan membagikan hal-hal lucu yang bisa mengundang tawa.

Aktivitas update status mungkin dikurangi, diganti dengan berbagi hal-hal lucu yang bisa menyenangkan hati. Tak hanya membuat kita lupa pada kesusahan yang sedang dialami, kegiatan macam ini bisa jadi obat penenang diri.

Lagipula, Kalau Dipikir-pikir Toh Tak Ada Orang yang Akan Peduli dengan Masalahmu

Pada masa lampau, kamu mungkin senang mendapat banyak komentar atas curhat yang kamu bagikan. Padahal faktanya mereka bisa jadi hanya sedang ingin tahu saja, bukan ingin membantumu mencari solusinya. Bahkan bisa jadi, mereka malah menjadikanmu sebagai bahan tertawaan karena terlihat kurang kerjaan.

Seiring dengan bertambahnya usia, kita pun sadar bahwa hanya segelintir orang yang bisa benar-benar peduli atas apa yang kita bagikan. Karena kini, mereka punya hidup yan juga perlu dipikirkan.

Tak Lagi Punya Waktu Luang, Jangankan untuk Buka Instagram Pulang Kerja Saja Sudah Larut Malam

Sudah punya kesibukan menyelesaikan skripsi atau bekerja, hampir seluruh waktu yang kita punya, dipakai untuk melakukan hal lain yang jadi tanggung jawab harian. Mulai dari harus bertemu dosen untuk bimbingan, menyelesaikan pekerjaan agar tak selalu pulang larut malam, hingga pada kegiatan lain yang selalu kamu lakukan di akhir pekan. Bahkan jika harus membagikan cerita kehidupan, sepertinya tak ada hal yang menarik untuk dibagikan. Untuk itu, kamu lebih menikmati semuanya secara nyata. Bukan untuk dibagikan pada kawan-kawan dunia maya.

Bahkan Kalaupun Ada Waktu Luang Kosong di Akhir Pekan, Tidur Siang Lebih Terasa Menyenangkan

Hayo, kamu pasti setuju kan? Kalau memanfaatkan waktu untuk tidur siang, jauh lebih menyenangkan dibanding stalking instagram sampai berjam-jam. Kamu semakin sadar jika ada hal-hal yang memang sebaiknya dikurangi, dengan sesuatu yang lebih berarti. Dan mengistirahatkan diri dengan tidur siang jadi sesuatu yang lebih penting.

Secara tidak langsung, kamu pun kian sadar jika menikmati setiap momen dalam hidup secara langsung. Lebih terasa menyenangkan daripada membagi fokus pikiran untuk membagikannya kepada orang-orang, wlaau hanya lewat fiturs stories di instagram.

Karena Pada Akhirnya Kamu Sadar, Kehidupan Nyata Jauh Lebih Dibutuhkan

Setiap kali ada masalah, sahabat dekat yang menjadi kawan di kehidupan nyata datang jadi penolong yang setia. Sedangkan mereka yang kau kenal di sosial media, barangkali hanya akan mengirimkan emoji ‘sedih’ yang tak berdampak apa-apa. Ya, semakin dewasa kamu makin sadar, bahwa 2 orang kawan yang berada di kehidupan yang nyata ternyata lebih berarti dari ribuan manusia yang menjadi temanmu di facebook.

Dan di Usia Sekarang, Media Sosial Bukan Lagi Jadi Sesuatu yang Harus Diprioritaskan

Lebih penting dari segala aktivitas di sosial media, ada ratusan hal penting lain yang perlu untuk dikerjakan dalam kehidupan. Mendalami hobi yang sempat tertunda, belajar hal-hal baru demi pekerjaan yang kita punya, dan kegiatan lain yang bisa menyokong kehidupan agar lebih baik ke depannya.

Kamu telah tumbuh menjadi manusia baru yang berbeda, yang sadar bahwa apapun yang terjadi di sosial media tak pernah bisa menggantikan kehidupan nyata yang kau punya. Kini, kamu kian sibuk membangun koneksi untuk hal baik demi kehidupan, sedangkan aktivitas media sosial dilakukan kalau sedang ingin saja. Tak lagi jadi sosok yang aktif untuk posting status, kini kamu hanya jadi pembaca status orang-orang yang lalu lalang di timeline.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Patung ‘Kelinci’ Jeff Koons Dilelang Rp 990 Miliar

Buah tangan dari Jeff Koons memang selalu berhasil menarik perhatian publik. Dan salah satunya, patung dari tahun 1986 yang baru-baru ini menarik perhatian adalah patung ‘kelinci’. Dan menariknya, patung tersebut akan dijadikan bahan lelang di Balai Lelang Christie’s New York dengan angka fantastis. Yakni sekitar Rp 707 miliar hingga Rp 990 miliar.

Diperkirakan, Karya Jeff Koons ini akan berpotens memecahkan rekor karya Koons sebelumnya di tahun 2013 dengan angka Rp 826 miliar. Angka tersebut untuk patung ‘Balloon Dog (Orange)’.

Alex Rotter mewakili Christie’s New York menagatakan jika, patung kelinci tersebut bakal mengguncang dunia seni.

“Bagi saya ‘kelinci’ adalah anti-Daud yang menandakan kematian patung tradisional. Serta menganggu media dengan cara yang sama dengan karya ‘Number 31’ ciptaan seniman Jackson Pollock dan kembali memikirkan apa itu gagasan melukis,” katanya.

Sebelumnya, patung tersebut dipamerkan untuk yang pertama kali pada tahun 1986. Selama tiga dekade belakangan, patungnya itu menjadi ikon seni kontemporer. Unutk jadwal pelelangannya sendiri, dijadwalkan pada 15 Mei di New York.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Respon Garin Nugroho Terhadap Petisi Tolak Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’

Sudah tayang sejak 18 April 2019 lalu, film “Kucumbu Tubuh Indahku” merupakan karya terbaru dari Garin Nugroho yang sebelum tayang secara reguler di Tanah Air. Film tersebut sudah dibawa melanggang buana ke beberapa festival film Internasional dan meraih banyak penghargaan.

Namun, rupanya “Kucumbu Tubuh Indahku” tak begitu bisa diterima di Indonesia. Terbukti dari munculnya petisi untuk menolak penayangan film tersebut di laman change.org. Rakhmi Mashita, sang pembuat petisi, menolak film “Kucumbu Tubuh Indahku” karena dianggap menyebarluaskan paham LGBT.

Sebuah film selain dibuat untuk menceritakan true story, seharusnya sebuah film bisa membawa efek positif bagi penontonnya, seperti menjadi inspirasi positif,kreatif,dan menambah wawasan yg bernilai positif jgJika film seperti ini diijinkan tayang dan disebarluaskan, kita mesti khawatir, bahwa generasi muda yg mengalami kesulitan menemukan jati diri akan mencontoh perilaku dalam film ini.”  tulis Rakhmi di website change.org. Hingga ini dituliskan dari target 5 ribu orang, sudah 3 ribu lebih orang yang ikut menandatangi petisi tersebut.

Menanggapi hadirnya petisi tersebut, Garin Nugroho buka suara. Ia memberikan pernyataan sebagai berikut:

“Petisi untuk tidak menonton film “Kucumbu Tubuh Indahku” lewat ajakan medsos, tanpa proses dan ruang dialog, bahkan tanpa menonton telah diviralkan di media sosial. Penghakiman massal lewat media sosial berkali terjadi pada karya seni dan pikiran atas keadilan. Gejala ini menunjukkan media sosial telah menjadi medium penghakiman massal tanpa proses keadilan, melahirkan anarkisme massal.

Bagi saya, anarkisme masa tanpa proses dialog ini akan mematikan daya pikir terbuka serta kualitas warga bangsa, memerosotkan daya kerja serta cipta yang penemuan warga bangsa, serta mengancam kehendak atas hidup bersama manusia untuk bebas dari berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan sebagai tiang utama demokrasi.

Lewat keprihatinan ini, saya ingin menyatakan keprihatinan terbesar atas gejala menjamurnya penghakiman massal tanpa proses dialog dan penegakan hukum berkeadilan. Bagi saya, kehendak atas keadilan dan kehendak untuk hidup bersama dalam keberagaman tanpa diskriminasi dan kekerasan tidak akan pernah mati dan dibungkam oleh apapun, baik senjata hingga anarkisme massal tanpa proses berkeadilan.” tutupnya.

Film “Kucumbu Tubuh Indahku” sendiri menceritakan kisah penari Lengger bernama Juno. Film produksi Fourcolours Films ini diperankan oleh Muhammad Khan, Sujiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila, dan sederet artis peran pendukung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top