Feature

Tanpa Sadar, Kamu Pasti Pernah Melakoni Kegiatan Sepele yang Sejatinya Hanya Merusak Suasana Hatimu  

Punya berbagai aktivitas untuk dilakoni pasti menyenangkan. Rutinitas seperti mengerjakan kewajiban di kantor, menjalani hobi, bahkan berkumpul dengan orang-orang yang kita sayang seakan jadi sesuatu yang bisa mendorong energi positif muncul dalam diri. Namun, seringkali kita pun didera masalah suasana hati yang tetiba kacau.

Alih-alih menyelesaikan tugas dan tanggung jawab tepat waktu, yang ada justru jadi terhambat. Hati-hati lho, penyebab suasana hati tak beres sebenarnya bisa jadi karena hal sepele. Lima ini diantaranya, coba cek lagi, jangan-jangan kamu sering badmood hanya karena lima hal ini.

Tak Memanfaatkan Barang yang Ada

Assorted Unpaired Sneakers

Melakukan kegiatan yang kamu sukai terkadang membutuhkan uang lebih. Tapi kadang ada lho momen dimana sebenarnya kamu membelanjakan sesuatu yang tak perlu. Misalnya, kamu tertartik dengan fotografi, sebagai pemula kamu berpikir kalau butuh beli kamera.

Padahal, bisa menggunakan gawai yang ada. Hal-hal seperti ini bisa menambah beban pikiran. Coba pikirkan lagi, tujuan melakukan hal kreatif adalah supaya diri sendiri bahagia. Bukankah jauh lebih baik kalau kau tak menuruti impulsifmu saat itu?

Mengisolasi Diri dari Orang Lain

Woman Standing on Shore during Daytijme

Seringkali bosan dengan keramaian dan kamu memilih untuk menyendiri dan mengerjakan semuanya sendirian. Secara tak langsung, kamu pun dilanda sepi dan merasa semua mengabaikan. Ritme hidup yang terkesan individualis ternyata tak baik untuk kesehatan mentalmu juga lho.

Untuk itu, hindari kebiasaan atau karakter yang maunya apa-apa sendiri. Karena, terhubung dan menjalin sosialisasi dengan orang lain membuat kamu lebih bisa kenal dengan diri sendiri. Suasana hati juga bisa lebih baik, merasa lebih sehat, dan meredakan stres.

Terlalu Konsumtif  Terhadap Banyak Hal

Woman Holding Card While Operating Silver Laptop

Jika tadi membeli sesuatu yang tak perlu, maka yang satu ini jadi kebiasaan juga merugikanmu. Kamu selalu ingin mengikuti tren dalam hal apapun. Dari sini muncul kebiasaan konsumtif, kalau terus menerus dibiarkan akan membuat dampak yang tak baik. Karenanya, dari pada kamu membeli terlalu banyak untuk diri sendiri, lebih bermanfaat kalau kamu membagikan dengan orang-orang yang membutuhkan. Berbagi juga bisa meningkatkan rasa bahagia, peduli, dan bermanfaat.

Terlalu Banyak Kegiatan dalam Ruangan

Woman in Pink Dress Using Laptop Computer

Kamu merasa sehari-hari banyak sekali aktivitas yang kamu lakukan, padahal tanpa kamu sadari, sebagian besar aktivitas banyak dilakukan dalam ruangan. Kamu hanya keluar dari satu ruangan dan masuk ke dalam ruangan lain di tempat yang berbeda. Belum lagi kalau diingat-ingat, aktivitas dengan alam pun hanya dilakukan sesekali di kala liburan.

Sepanjang hari, kamu pun tak banyak bergerak. Pantas saja, rasanya hatimu sukar bahagianya. Di lain sisi, kebiasaan semacam ini membuatmu kian tak memerhatikan kesehatan. Hati-hati lho. Segera ubah kebiasaan semacam ini yuk.

Tak Perhatian dengan Apa yang di Depan Mata

Man Wearing Brown Suit Jacket Mocking on White Telephone

Setiap hari tentu saja ada tantangan dan permasalahan yang dihadapi. Memang disitulah tantangannya. Jangan karena ada banyak hal, kamu justru jadi tak fokus dengan apa yang sedang dikerjakan. Mengerjakan A, tapi pikiran ke permasalahan B dan dilakukan tanpa kamu sadari. Kalau terbiasa begitu, tampaknya pun jadi tak sepenuhnya hadir dan memahami sebuah hal.

Mengerjakan satu hal dalam satu waktu memang terkesan lama. Tapi, hasilnya justru lebih maksimal. Kamu tak terkesan terburu-buru, lebih peduli sekitar, dan menghargai waktu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Brad Pitt dan Charlize Theron Dikabarkan Menjalin Hubungan

Dua tahun pasca, prahara rumah tangganya usai dengan Angelina Jolie. Aktor Brad Pitt dikabarkan tengan berkencan dengan aktris peraih Piala Oscar, Charlize Theron. Konon, keduanya bertemu karena dikenalkan oleh mantan tunangan Theron, yakni Sean Penn.

Dilansir dari The Sun, keduanya mulai terlihat menjalin hubungan usai Natal tahun lalu. Dengan kata lain, ini akan jadi hubungan serius pertama yang Pitt jalani usai berpisah dengan Jolie pada tahun 2016 lalu.

Masih dari laman yang sama, seorang sumber mengatakan jika  “Mereka sudah saling ketemu hampir sebulan ini. Mereka awalnya berteman biasa, ironisnya dikenalkan oleh Sean, tapi kemudian hubungan keduanya mulai semakin dekat.”

Maka tak heran, jika akhir pekan minggu lalu, keduanya tampak bersama usai pemutaran film yang berbeda pada Sabtu malam. Dimana Brad Pitt pergi menonton “If Beale Street Could Talk” di sebuah rumah pribadi di Hollywood Hills. Karena dirinya menjadi eksekutif produser. Sedangkan Theron menjadi salah tamu istimewa di pemutaran film “Roma” di Chateau Marmont, LA.

Selepas menghadiri acara masing-maing, Brad terlihat datang untuk menemui Chateu. Berganti baju dan bergabung duduk di salah satu sudut bar bersama dengan Charlize. Terlihat jika Charlize minum vodka sementara Brad minum air putih.”

Namun hingga saat ini, perwakilan Brad Pitt masih enggan untuk berkomentar tentang kabar ini.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top