Community

Tanpa Kamu Sadari, Kebiasaan Ini Bisa Berpengaruh Buruk Pada Dirimu

Kamu harus pandai dalam memilih kebiasaan yang baik dan buruk bagi kehidupanmu. Jangan sampai kamu memelihara kebiasaan yang hanya akan menjerumuskanmu pada kehidupan yang buruk di masa depan. Selain merusak menganggu kegiatan lain, hal-hal ini kadang jadi penghambat pengembangan diri yang kau miliki.

Nah, daripada buang-buang waktu dengan sesuatu yang sia-sia. Akan lebih baik kamu mencoba untuk menjajaki hal bermanfaat lain. Tapi, memangnya apa sih hal-hal yang tak berguna itu?

1. Scrolling di “Explore” Instagram Berjam-jam tanpa Tujuan

Jangan membuang waktumu dengan percuma, kalau memang ada yang dicari. Lakukan seperlunya saja, bukan malah sibuk dengan hal-hal tak berguna. Padahal kamu bisa melakukan banyak hal yang lebih berfaedah dari sekedar scrolling di instagram explore tanpa kamu tahu apa yang kamu ingin cari selama berjam-jam. Apa kamu belum paham betapa berharganya waktu meski hanya sedetik saja?

2. Lebih Ramah dengan Orang Asing Dibanding Orang yang Dekat Denganmu

Orang yang dekat malah diperlakukan dengan buruk sedangkan orang asing diperlakukan begitu ramah. Kamu harus ubah kebiasaanmu ini. Seharusnya kamu lebih ramah pada orang yang dekat denganmu, bukan orang asing yang baru kamu tahu. Karena tak selamanya mereka yang baru kau temui adalah orang baik.

3. Selalu Menjadi Hakim untuk Orang Lain

Coba ingat lagi, berapa kali kamu menghakimi orang lain atas perkataan atau kesalahan mereka. Apa kamu sudah yakin dengan apa yang kamu anggap baik dan buruk itu benar adanya. Cobalah untuk mengendalikan dirimu sendiri. Menghakimi orang lain bukanlah hakmu, karena apa yang kita anggap benar belum tentu benar dimata orang.

4. Saat Membuka Mata di Pagi Hari, Hal yang Pertama Dicari Adalah Handphone

Matamu butuh istirahat dari paparan sinar layar kotak yang selalu kamu bawa kemana-mana. Berilah jeda untuk matamu beradaptasi dengan cahaya matahari sebelum akhirnya kamu memaksanya untuk menatap ke arah layar ponselmu.

5. Melihat Handphone Sebelum Tidur di Malam Hari

Kamu bisa melakukan banyak hal bermanfaat sebelum kamu pergi tidur malam. Jangan habiskan waktumu sebelum tidur dengan hal yang tak bermanfaat, seperti bermain sosial media dan melakukan aktivitas stalking. Itu hanya akan membuatmu ketergantungan.

6. Memperlakukan Orang Lain dengan Buruk

Kamu tak punya hak untuk memperlakukan orang lain dengan buruk. Kamu harus paham, tak ada manusia yang sempurna, begitu juga denganmu. Kamu pun pasti pernah melakukan kesalahan layaknya orang yang kamu perlakukan dengan buruk. Lebih baik jangan menambah musuh dengan kebiasaan ini.

7. Mencoba Membuat Dirimu Nampak Baik di Mata Orang Lain

Kamulah yang tahu mana yang terbaik untukmu dan mana yang tak baik untukmu. Jangan melakukan hal yang tak kamu suka hanya untuk terlihat sempurna di mata orang lain. Jadilah dirimu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Presenter Andre Taulany Memilih Bungkam Atas Kasus yang Menimpa Sang Istri

Presenter dan artis komedi Andre Taulany mengungkapkan alasannya jika beberapa hari ini ia memilih diam. Ia memutuskan tak langsung memberi penjelasan di media sosial berkait postingan istrinya, Erin Taulany, yang kontroversial sehingga membuat dirinya dilaporkan ke polisi oleh pengacara bernama Muhammad Firdaus Oiwobo atas dugaan pencemaran nama baik melalui media sosial terhadap calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto.

“Daripada saya ikutan komentar, mending saya diam aja. Kan kita belum tahu bukti-buktinya,” ujar Andre, seperti dikutip dari Kompas.com, Rabu (24/4/2019).

Tanpa penjelasan apa-apa kepada warganet yang tak terima dengan isi Insta Story akun Instagram bernama @erintaulany, mantan vokalis grup band Stinky ini tiba-tiba menyambangi Polda Metro Jaya. Andre mengaku bahwa ada dugaan akun istrinya itu diretas karena tak bisa diakses pada sekitar 20-an April 2019 dan merasa harus melaporkannya ke polisi.

“Saya mendampingi istri melaporkan ke sana (kantor polisi). Ada penyalahgunaanlah,” katanya. Namun, sebagian pihak sudah tersulut emosi karena postingan tersebut. Menanggapi kontroversi yang menerpa istrinya saat ini, Andre memberi jawaban bijak.

“Biasalah semua cobaan harus ada hikmahnya, kita hadapi aja, insya Allah baik-baik,” ucap Andre.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Cerita Korban Pemerkosaan dan Kepedulian yang Dibutuhkan dalam Film “27 Steps of May”

Harus diakui, jika isu tentang kekerasan seksual terhadap perempuan selalu menjadi topik yang sexy untuk dibahas. Barangkali, itulah yang juga dipikirkan oleh sutradara Ravi Bharwani yang kemudian melahirkan film terbarunya berjudul ’27 Steps of May’.

Sebelum tayang pada 27 April 2019 mendatang secara reguler, kamu perlu tahu jika film ini sudah berhasil melenggang di beberapa pagelaran film di beberapa negara. Seperti Cape Town Internasional Film Market & Festival, Goteborg Film Festival, Bengaluru International Film Festival, dan Busan International Film Festival. Dan tak hanya itu saja, ‘27 Steps of May’ juga mendapat antusiasme yang cukup epic pada penayangannya di Jogja-NETPAC Asian Film Festival dan Plaza Indonesia Film Festival.

Ravi Bharwani bercerita, setidaknya ia membutuhkan waktu selama kurang lebih lima tahun, untuk memproduksi film tersebut. Dan salah satu kesulitan yang dirasakan Ravi selama menggarap film ini adalah mengatur waktu dengan baik.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Ceritanya dimulai dari sosok remaja perempuan berusia 14 tahun bernama May (Raihaanun). Dirinya diperkosa oleh beberapa lelaki yang tak dikenal. Dan seperti yang sudah kalian bayangkan, selapas peristiwa itu, hidup May berubah.

Ada luka yang tak bisa ia jelaskan, sehingga membuatnya menutup diri dari dunia luar. Dan ternyata kesedihan tersebut juga dirasakan oleh sang ayah yang diperankan oleh Lukman Sardi. Pepatah ‘Hidup enggan mati tak mau’, barangkali jadi sesuatu yang menggambarkan bagaimana May dan sang Ayah kemudian menjalani hidupnya. Dua orang ini terjebak dalam sebuah kekacauan yang semakin hari semakin menyakiti hati. Bagaimana situasinya? Silahkan tonton sendiri ya.

Jika selama ini kita hanya bisa berucap ‘kasihan’ atau merasa ‘iba’ pada para perempuan yang jadi korban pemerkosaan. Film ini akan membawa kita memahami mereka lebih dekat. Bagaimana May mengemban semua trauma dan ketakutannya. Meski tak banyak mengumpar kata-kata, kemampuan akting Raihaanun jadi sihir magis yang kemudian membawa kita turut merasakan penderitaannya.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Selanjutnya, kita juga akan menyaksikan bagaimana perasaan seorang Ayah tatkala mendapati putirnya jadi korban atas perbuatan keji dari orang-orang yang tak dikenal. Dan untuk perihal ini, bisa kita pahami dari emosi yang ditunjukkan oleh Lukman Sardi. Tak bisa berbuat banyak, ia meluapkan emosi diatas ring tinju yang akhirnya memberinya luka setiap kali pulang ke rumah. Dari sini, kita tahu jika luka yang dirasakan oleh sang anak jadi luka yang berlipat ganda bagi orangtua.

Makna lain yang juga ditampilkan adalah, korban pemerkosaan atau mereka yang pernah menerima kekerasan seksua, tak bisa sembuh dalam waktu cepat. Semuanya butuh waktu dan upaya untuk meredam semua luka. Sebagaimana May yang menutup diri dan tak mau bicara bertahun-tahun lamanya. Jika harus digambarkan, film ini jadi salah satu perpanjangan lidah oleh mereka yang pernah mengalami hal serupa seperti yang dirasakan oleh May. Sekaligus jadi pengingat bagi kita orang-orang yang mungkin berada di dekat mereka.

Sumber : https://www.instagram.com/27stepsofmay/

Berdurasi 112 menit, film ini juga akan dibintangi Ario Bayu dan Verdi Solaiman. Dan sebelum penayangan resminya, ‘27 Steps of May’ sudah berhasil menyabet 3 penghargaan, yakni ‘Film Panjang Asia Terbaik’ (Golden Hanoman Award) di Jogja-NETPAC Asian Film Festival, dan dua penghargaan lainnya diraih dalam Festival Film Tempo 2018 di kategori ‘Aktris Pilihan Tempo’ dan ‘Penulis Skenario Pilihan Tempo’.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Positif Pakai Narkoba,Yoochun JYJ Pensiun dari Dunia Hiburan

Pihak kepolisian Korea Selatan menyatakan penyanyi sekaligus aktor Yoochun JYJ positif mengkonsumsi narkoba setelah melakukan pemeriksaan bersama Hwang Hana. Seturut dengan munculnya kabar ini, pihak manajemen pun akhirnya buka suara.

Manajemen yang membawahi JYJ, C-Jes Entertainment, merilis pernyataan resmi soal Yoochun. Dalam pernyataannya tersebut, musisi yang juga aktor itu memutuskan untuk pensiun dari dunia hiburan. Berikut pernyataan lengkapnya:

Halo, ini C-Jes Entertainment.

Kami mengikuti semua investigasi dengan memegang kepercayaan soal klaim Park Yoochun yang mengaku tidak bersama. Namun kemarin, kami mengetahui dari pemberitaan bahwa pihak forensik menyatakan dirinya positif narkoba.

Saat sedang menunggu kabar baik dari investigasi dengan memberikan kepercayaan pada Yoochun, kami dihadapkan dengan pemberitaan seperti itu dan merasa sedih. Setelahnya kami memutuskan bahwa kami tak bisa lagi memberikan kepercayaan kepada Park Yoochun. Kami memutuskan untuk membatalkan kontrak dengan sang artis.

Seperti yang sebelumnya dinyatakan, Yoochun akan berhenti dari dunia hiburan, membatalkan semua jadwal mulai hari ini ke depan.

Kami memahami beratnya situasi ini dan merasa sangat bertanggung jawab. Kami akan memastikan peristiwa seperti ini tak akan terjadi lagi melalui regulasi dan perubahan kebijaksanaan yang ketat.

Sekali lagi, kami memohon maaf karena telah menimbulkan kekhawatiran.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top