Community

Tanda yang Bisa Kamu Lihat, Ketika Lelaki Introvert Jatuh Hati Padamu

Seorang laki-laki introvert memang lebih sulit dinilai dibandingkan dengan laki-laki yang ekstrovert. Terkadang kamu pun kesulitan untuk menyelidiki, sebenarnya dia menaruh hati kepadamu atau tidak. Tapi ya, namanya manusia iya juga pasti punya naluri untuk bisa menunjukkan bentuk sayang atau sukanya pada seseorang. Walau tak bisa selues, orang-orang yang ekstrovert, leaki-laki yang introvert juga pun akan menunjukkan beberapa tanda kalau dia memang suka padamu.

Maka untuk itu, ada beberapa hal yang bisa kamu jadikan acuan. Apakah dia memang benar-benar suka atau tidak? Toh, tak ada yang salah dari memerhatikan seseorang.

1. Memperhatikanmu dari Kejauhan

Seorang introvert biasanya akan mulai dengan memperhatikanmu dari jauh dan memikirkan tentang bagaimana bisa mengajakmu mengobrol bersama. Dia berpikir keras apakah kamu akan nyaman jika dia mendekatimu. Walau pada beberapa kesempatan ia akan segera memalihkan wajahnya, ketika kamu tanpa sengaja melihat ke arahnya. Duh, pasti wajahnya lucu deh. Ketahuan memerhatikanmu dari kejauhan.

2. Berani Menyapa Lebih Dulu dan Bertanya Tentang Kabarmu

Seringkali orang yang introvert tak suka menyapa orang lain lebih dulu. Namun denganmu, semua berbeda. Dia berani menyapamu lebih dulu dan bertanya tentang kabarmu. Beberapa kali ia akan tersenyum lebih dulu tiap kali berjumpa. Mengirimimu pesan basa-basi untuk bertanya kabar, hingga beberapa perbuatan kecil lain yang bertujuan untuk tahu bagaimana kondisimu. Barangkali, ia memang ingin memastikan. Jika kamu baik-baik saja.

3. Gestur Tubuhnya Relevan

Kamu bisa mulai memerhatikan dengan jeli bagaimana gestur tubuhnya saat berhadapan denganmu. Dia kerap mencuri pandang ke arahmu saat bersama denganmu dan juga teman-temanmu, dia juga gelisah saat menunggu untuk bertemu denganmu. Hal tersebut adalah beberapa gestur yang menunjukkan bahwa dia memang memiliki perasaan untukmu.

4. Bersikap Lebih Terbuka Kepadamu

Seorang introvert bukanlah seorang yang mudah terbuka pada orang lain. Dia akan terbuka jika sudah merasa nyaman. Nah, jika denganmu dia bisa terbuka, artinya dia memang sudah merasa nyaman denganmu dan kemungkinan besar juga menaruh hati kepadamu. Nah, dari sini kamu mungkin akan bisa lebih mempertimbangkannya. Apakah kamu juga punya rasa yang sama dengannya atau tidak?

5. Mengajakmu Masuk ke Dunianya

Seorang introvert memang terkenal memiliki dunianya sendiri. Nah saat dia mengajakmu masuk dalam dunianya, artinya dia memang memiliki rasa untukmu. Dia bisa menghabiskan banyak waktu bersamamu meski hanya untuk membicarakan hal yang sepele. Dia ingin kamu tahu, bahwa meski tak mau terhubung dengan banyak orang lain, bukan berarti ia tak bisa dijadikan kawan atau pacar yang asik.

6. Membicarakan Hal yang Bersifat Pribadi

Dia tak lagi membatasi pembicaraan dengan pembahasan yang umum saja. Dia sudah mulai mengajakmu membicarakan hal yang menjurus pada hal-hal pribadi seperti impian dan tujuan hidup misalnya. Ini jadi tanda bahwa ada rasa percaya yang beda, ia letakkan padamu. Sehingga lain dari hari-hari sebelumnya, ia sudah bisa membicarakna sesuatu yang bersifat pribadi denganmu.

7. Memberikan Perhatian Kepadamu

Saat kamu mengalami sebuah masalah tertentu, dia menjadi orang yang paling cepat menunjukkan perhatiannya kepadamu. Dia selalu ada untukmu dan memberimu perhatian kecil yang seringkali menimbulkan kesan yang manis.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Aku Siap Hidup Susah, Tapi Harusnya Lelakiku Tak Akan Membiarkannya

Fakta tentang menjalani hidup berdua dari titik terendah sampai mas-masa bahagia. Tentu terdengar begitu manis di telinga. Dipercaya jadi bukti nyata dari cinta, beberapa lelaki akhirnya berpikir bahwa perempuannya haruslah mau diajak susah. Kalau tidak, itu artinya dia tak benar-benar cinta.

Eits, tunggu dulu sayang. Aku rasa kamu perlu berpikir sebentar. Tentang bagaimana ayah dan ibuku susah payah membuatku bahagia. Lalu sekarang, tiba-tiba kamu datang untuk mengajak hidup susah. Ini bukan perkara cinta atau tak cinta. Tapi lebih ke bagaimana kesiapanmmu untuk hidup berdua. Karena jika memang benar-benar sayang, kamu tentu akan selalu membuatku bahagia, bukan malah mengajak hidup susah.

“Kita ngontrak dulu ya, sembari nyicil rumah” jauh lebih terdengar bertanggung jawab daripada “Mau beli rumah gimana, hidup juga masih gini-gini aja”. Kalau sama kemampuan diri sendiri saja kamu sudah tak percaya, bagaimana bisa bertanggung jawab atas hidup kita nanti? 

Disamping itu, aku pun tahu jika segala sesuatu butuh proses. Sebelum bisa duduk bersantai di akhir pekan, kita berdua mungkin akan kerja keras, walau di hari libur, demi kebutuhan lain yang sudah menunggu. Tak apa, kupikir ini memang akan jadi bagian dari proses yang harus kita jalani bersama. Tapi, berbeda cerita, jika ajakan hidup susah bersama kamu sampaikan karena kesalahan dalam membuat keputusan. Bukan tak cinta atau tak siap menderita, tapi diriku berhak untuk menolaknya.

Tak perlu terburu-buru, kita masih punya waktu untuk mengatur dan mempersiapkan semuanya terlebih dahulu. Lagipula, hidup berdua bukan perkara mudah. Sebab cerita kita bukan hanya tentang bahagia saja, ada sekelumit cerita sedih yang juga bisa menghampiri diri kapan saja. Untuk bisa siap menghadapinya, kita butuh kuda-kuda yang tak sekedar kata ‘pasrah’ dan ‘jalani saja’.

Tak ada yang mengejar kita. tak juga diminta oleh keluarga agar segera menikah. Lantas apa yang kau jadikan alasan untuk menikah dalam waktu dekat? Lupakan puluhan undangan yang sudah datang tiap akhir pekan. Tak semua pencapaian orang harus kita jadikan patokan. Membangun bahtera hidup berdua adalah perkara besar. Ada ribuan kesiapan yang harus direncanakan dengan cepat dan perlahan.

Serupa denganmu, aku pun percaya jika rejeki bisa datang kapan saja. Tapi disamping itu semua, kita juga perlu menjalankan logika. Berpikir rasional untuk segala kemungkinan. Sebab, sebuah persiapan matang saja masih bisa berjalan melenceng dari rencana, apalagi yang tak ada persiapan apa-apa?

Rasa sayang dan cintaku tak perlu kamu pertanyakan, tapi jika kamu datang untuk memintaku mengiyakan ajakan hidup susah. Kupikir aku punya hak untuk menolaknya!

 

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Di Film Chapter 3-nya, John Wick Makin Gila

Kalian yang sudah menonton 2 seri film sebelumnya, pastilah setuju jika sekuel ‘John Wick’ jadi salah satu film laga terbaik yang pernah ada. Tak banyak basa-basi, keseruan yang ditampilkan berjalan dengan euforia ketengangan yang cukup mengesankan. Baku hantam tanda ampunan, barangkali itu jadi sesuatu yang akan melekat di ingatan.

Keanu Reeves, seorang pembunuh bayaran kelas kakap yang sedang berusaha untuk pensiun. Jadi pesona yang akan membuat semua orang jatuh cinta pada John Wick. Setelah proses syuting yang sudah dirampungkan tahun lalu. Trailer film ketiganya, baru saja dirilis pada Kamis (17/1) lalu. Selain membuat diri makin tak sabar, cuplikan dari trailer ini memperlihatkan satu adegan yang cukup membuat orang penasaran. Yap, John Wick bakalan naik kuda untuk menghajar para pembunuh yang ingin mematikannya.

Mengusung judul John Wick: Chapter 3 – Parabellum, seri ini akan dimulai dari lanjutan film sebelumnya. Ketika John dikeluarkan dari organisasi pembunuh bayaran yang selama ini jadi tempat ia bekerja. Resikonya? Siapapun diperbolehkan untuk merenggut nyawanya. Bahkan ada imbalan 14 Juta Dollar, untuk yang berhasil membunuhnya.

Tapi bukan John Wick namanya, kalau tak bisa melawan semua pasukan yang menghadangnya, termaksud aktor laga tanah air yakni Cecep dan Yayan Ruhiyan. Ya, walaupun pasti ada beberapa adegan yang akan membuatnya berdarah-darah juga.

Masih disutradarai oleh Stahelski, bisa dipastikan John bakalan tetap hidup dan melawan semua orang. Lagipula, kali ini, John Wick akan dibantu oleh Sofia (Halle Berry), pembunuh bayaran yang ingin John tetap hidup. Nah, akan bagaimana aksi mereka. Silahkan saksikan sendiri tanggal 17 Mei 2019 nanti. Sekarang tonton trailernya aja dulu. 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Alasan yang Membuat Anak Sulung Laki-laki Pantas Disebut Mantu Idaman

Anak sulung memiliki tanggung jawab yang cukup besar dalam keluarga. Tak jarang anak sulung juga harus rela berkorban demi adik-adiknya. Hal inilah yang membentuk karakter anak sulung laki-laki pantas disebut sebagai menantu idaman. Masih belum percaya? Berikut ini alasannya.

1. Pekerja Keras

Anak sulung merupakan penjaga utama saat orangtua sudah tidak ada. Mereka harus berjuang lebih untuk bisa melindungi dan bertanggung jawab atas adik-adiknya. Akhirnya mereka pun akan tumbuh menjadi sosok pekerja keras yang dapat diandalkan keluarga.

2. Memiliki Kedekatan Lebih dengan Orangtua

Biasanya anak sulung cenderung lebih dekat dengan orangtuanya. Jika seseorang sudah dekat dengan orangtuanya, bukan hal yang mustahil untuknya bisa dengan mudah dekat dengan mertuanya juga.

3. Dapat Diandalkan dalam Berbagai Bidang

Anak sulung harus menjadi sosok yang senantiasa siaga saat orangtua membutuhkan bantuan. Mereka harus siap membantu ayah membersihkan kebun atau membantu ibu memasak. Inilah yang membuat mereka tumbuh menjadi sosok yang bisa diandalkan saat berumah tangga kelak.

4. Memiliki Pola Pikir yang Dewasa

Menjadi anak sulung memaksa mereka untuk menjadi lebih dewasa. Mereka harus mampu menjadi contoh yang baik untuk adik-adiknya. Sikap dewasanya ini juga yang akan membuat mereka tak akan mudah emosi atau naik pitam saat ada masalah yang datang.

5. Memiliki Jiwa untuk Mengayomi

Anak sulung terbiasa mengalah dengan adik-adiknya baik dalam hal apapun. Hal ini membentuk mereka tumbuh menjadi sosok pengayom bagi saudara-saudaranya. Jika nanti mereka sudah berkeluarga, tentu saja mereka bakal mengayomi anak dan istrinya dengan baik.

6. Terbiasa untuk Bertanggung Jawab

Anak sulung laki-laki terbiasa menjadi sosok yang bertanggung jawab bagi adik-adiknya. Mereka sudah biasa membantu adik-adiknya dalam menyelesaikan berbagai masalah. Tak heran jika nantinya saat sudah berkeluarga mereka pun pasti mampu menjadi sosok pemimpin yang bertanggung jawab.

7. Pemimpin yang Baik

Anak sulung laki-laki sudah terbiasa menjadi pemimpin bagi adik-adiknya, Itulah yang membuat mereka mampu menjadi kepala keluarga yang baik. Tentu saja mereka adalah sosok mantu idaman juga dalam keluarga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top