Feature

Tanda-tanda Aneh dari Mantanmu yang Sebenarnya adalah Jodohmu

Sakit hati dan kecewa pasti jadi sesuatu mewakili perasaan ketika kita tiba-tiba putus dengan pacar. Merasa menyesal telah memutuskan atau bertanya-tanya dimana letak salah kita jika ia lah yang memutuskan. Selanjutnya, pertanyaan siapa jodoh kita yang sebenarnya jadi misteri yang bermukim di kepala.

Tapi tenang dulu, putus dengan pacar bukan berarti jika dia bukan jodohmu. Karena bisa saja, walau sudah putus ternyata ia lah yang ditakdirkan untuk bersamamu. Nah, agar kamu tak lagi buang-buang waktu bersama orang lain ada beberapa tanda yang menandakan jika kamu dan si mantanmu ternyata berjodoh. Jadi untuk balikan, rasanya sah-sah saja.

Hanya dengan Dirinya Kamu Bisa Bercerita Secara Terbuka Tanpa Beban

Keterbukaan kita dengan seseorang yang mau mendengar, selalu jadi hal nomor satu yang kita cari. Namun, meski sudah mencoba untuk dekat dengan beberapa orang baru. Sesuatu yang dulu pernah kamu rasakan saat bersama mantan tak kau temukan. Kamu berubah menjadi lebih baik diam, setiap mengobrol dan tak memberikan respon apa pun dari semua pembicaraan. 

Tak hanya itu saja, kamu pun tak bisa bercerita dengan leluasa. Seoalah ada sekat yang jadi batasan diantara kamu dan dia, setiap kali mencoba untuk bicara. Hingga akhirnya kamu tahu, bahwa hanya dengan mantanmu lah kamu bisa begitu.

Kamu Sadar Bahwa Mantanmu Sudah Merubahmu Jauh Lebih Baik Dari Sebelumnya

Kamu sadar, jauh seperti sekarang ini, dirimu adalah seseorang yang bisa dikatakan tak sempurna. Tapi bersamanya merubah banyak hal tentangmu. Darinya kamu belajar menjadi pribadi yang lebih baik dari hari ke hari. Maka ketika kamu dan dirinya berpisah, ada sedikit kerinduan yang masih saja tersisa. Maka, jika perasaan semacam ini kamu rasakan. Jangan pernah merasa ragu untuk mengajaknya balikan.

Walau Sudah Berpisah, Selalu Ada Hasrat untuk Melindunginya

Dirimu memang bukan lagi kekasih untukmu, tapi anehnya selalu ada hasrat untuk menjaganya. Kamu masih khawatir bagaimana perjalanannya setiap kali pulang kerja, menu makanan apa yang ia santap setiap akhir pekan, sampai pada hal-hal remeh lain yang dulu sering kamu lakukan untuknya semasa pacaran. Bukan sesuatu yang direncanakan semua keinginan itu lahir begitu saja. Tanpa kau tahu darimana asalnya.

Masih Terus Mendukung dan Memerhatikan Dirinya, Tanpa Ia Tahu Kamu Melakukannya

Dari sekian banyak mimpi yang ia punya, kamu mungkin masih ingat beberapa diantaranya. Segala upaya yang sedang ia kerjakan tak pernah luput dari pandanganmu, begitu pula dengan mimpi-mimpi yang sedang ia buat. Merasa perlu ada di dekatnya, segala upaya kamu lakukan untuk bisa mendukungnya tanpa ia tahu kamu melakukanya untuknya.

Terdengar gila memang, karena masih saja peduli dengan apa yang mantanmu kerjakan. Tapi, percaya atau tidak. Situasi semacam ini boleh jadi tanda. Bahwa sesungguhnya kamu dan dirinya adalah jodoh yang sebenarnya.  

Dengannya Kamu Selalu Merasa Aman, Seperti Saat Pertama Kali Kencan

Bagimu, berada di dekatnya selalu jadi momen indah yang jarang terlupa. Kamu selalu merasa bahagia tak terkira setiap kali kalian berdua sedang bersama. Walaupun kini statusnya hanya sebagai mantan, tapi ada kenyamanan dan rasa senang. Tak perlu banyak bicara, cukup dengan menunggu waktu yang tepat saja. Kemudian sampaikan padanya, bahwa dia masih jadi satu-satunya orang yang mampu membuatmu merasa aman.

Bahkan Orang Disekitarmu, Masih Selalu Mendukung Kamu Kembali Bersama dengan Pacarmu

Yap, kadang kala untuk membaca siapa jodoh kita yang sebenarnya. Keluarga dan sahabat bisa jadi alat ukur yang tepat. Biasanya, mereka tahu kira-kira siapa sosok yang akan menjadi pasanganmu di masa depan nanti. Berbeda dari orang lain yang pernah kamu kenalkan, si mantan jadi satu-satunya orang yang selalu dianggap selaras dengan kita. Maka, tak heran jika beberapa orang yang mengenalmu masih akan selalu berujar bahwa kamu lebih pantas dengan mantanmu saja.

Dan Meski Sudah Berkali-kali Mencoba, Kamu Masih Belum Bisa Mencintai Orang Lain Seperti Kamu Mencintai Dirinya

Bukan tak berusaha untuk lupa, berbagai macam cara mungkin sudah kamu coba. Melupakannya dengan pergi menjauh namun selalu ada rasa ingin kembali padanya. Beberapa kali, kamu mungkin mencoba untuk menerima orang baru di hatimu. Bukannya berhasil melupakannya, hal itu justru semakin membuatmu rindu padanya.

Jika memang beberapa hal yang tadi dijelaskan kamu rasakan, bisa jadi dia yang kini jadi mantanmu ternyata ada jodohmu yang sebenarnya. Jadi, walau kalian berdua sudah tak lagi bersama. Kembali menjalin cinta bukanlah satu pilihan yang salah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lelaki Sejati adalah Dia yang Diam-diam Mendoakan, Bukan Diam-diam Menduakan

Menjadi satu-satunya orang yang bertahta di hati pacar, adalah keinginan semua orang. Meski se-santai apapun seseorang dalam menjalani hubungannya, diduakan tentu bukanlah keinginan. Ia akan selalu menjaga hatinya tetap untukmu, menjadikanmu sebagai pasangan yang bahagia, dan tak akan pernah berniat untuk menyakitimu meski dari perkara-perkara biasa.

Ya, dia yang tulus akan selalu membawamu dalam doanya, meski tak pernah diberitahu secara terang-terangan. Mendoakanmu agar selalu bahagia bersamanya, bukan dengan sengaja mendua jika sedan tak bersama. Bersamanya kamu akan bahagia, tertawa dalam setiap suka dan saling topang untuk segala duka.

Ia Sadar, Mendoakanmu Adalah Cara Mencintai Paling Sederhana yang Nilainya Mulia

Ada banyak cara untuk mencintai, anehnya lelaki ini justru memilih doa untuk menjadikanmu sebagai kekasihnya. Paham jika semua yang terjadi adalah kehendak Yang Maha Esa, ia memilih jalan berbeda dari laki-laki lainnya. Jauh dari janji manis yang biasanya hanyalah bualan, ia memintamu menjadi sebagian dari dirinya. Saling berbagi rasa atas restu semesta. Tak mewah, bahkan sangat sederhana. Tapi doanya justru jadi pemikat yang membuatmu kian percaya dan tak lagi ragu menerima cintanya.

Tak Hanya Hadir pada Pandangannya, Kamu Juga Menetap dalam Doanya

Selalu bahagia setiap kali bersamanya, kamu pun tahu jika ia juga selalu membawamu dalam doanya. Sebagaimana namamu yang sudah terpatri di hatinya, ia juga melakukan hal serupa dalam doanya. Menyelipkan namamu setiap kali beribadah, dan tak pernah lupa memohon kepada Yang Maha Kuasa untuk senantiasa memberkahi hidupmu dengan segala bahagia.

Tak selalu disebutkannya, tak pula dipamerkan untuk  membuatmu percaya, diam-diam kamu tahu jika namamulah yang selalu jadi pokok doa dalam setiap sujudnya.

Karena Dirinya Tahu, Menduakanmu Diam-diam adalah Perbuatan yang Tak Benar

Dari sekian banyak lelaki yang pernah mendekat, sosok kali ini memang jauh dari kriteria. Namun anehnya, kesederhanaan dan segala perbuatan yang tak berlebihan, justru membuatnya jadi lelaki yang istimewa. Belaku baik bukan hanya untuk dianggap bertanggung jawab, hal yang ia lakukan memang sudah jadi kebiasaan.

Bahkan tak hanya padamu yang kini sudah jadi pacar, ia pun selalu dipandang baik oleh semua orang. Hampir mendekati kata sempurna, lelaki ini tahu bagaimana cara memperlakukan perempuannya dengan istimewa.

Walau Tak Suka Memberimu Kalimat Puitis, Perbuatannya Padamu Selalu Romantis

Jika lelaki lain akan selalu menghadiahimu kalimat-kalimat manis nan puitis, ia datang sebagai sosok yang lebih suka membawa seseuatu yang nyata. Membawamu ke tempat istimewa, membantumu untuk menyelesaikan pekerjaan yang tak kunjung reda, hingga hal nyata lain yang selalu dilakukannya tanpa diminta. Lihai dalam membaca gerak tubuhmu, ia selalu tahu apa yang sedang kamu butuh. Tanpa banyak bicara, ia sudah menjadi lelaki romantis sepanjang masa.

Jarang Memberi Janji, Tapi Bersamanya Hidupmu Selalu Terasa Terpenuhi

Segala janji yang biasanya diawali dengan “nanti” barangkali sudah jadi sesuatu yang basi. Tak lagi layak dijadikan acuan, dirinya bergerak untuk selalu jadi pahlawan yang tak pernah kesiangan. Menolongmu setiap kali butuh bantuan, mendengar setiap kali butuh didengarkan, dan siap sedia jadi apa saja setiap kali dirimu membutuhkan kehadirannya. Tanpa banyak bicara, ia berhasil menyisihirmu dengan segala perbuatan nyata yang selalu membuatmu merasa jadi perempuan paling istimewa.

Tak Banyak Bicara, Tapi Setiap Kali Berdoa ‘Namamu’ Jadi Kata yang Paling Banyak Keluar dari Mulutnya

Ribuan doa yang sudah ia panjatkan, tentu tak pernah dijadikan tameng untuk terlihat lebih sayang. Segala harap untuk kebahagianmu, segala permohonan untuk tawamu, dan hal-hal baik yang senantiasa menghampiri hidupmu dibalut dalam satu doa yang selalu ia panjatkan dengan diam. Ia tahu, ini adalah proses negosiasi dengan sang Pencipta. Maka sebaik-baiknya sikap yang memang harus ia lakukan, adalah mendoakanmu diam-diam.

Bersamanya kamu selalu merasa ditemukan, dituntun ke hidup yang lebih menyenangkan, dan dibahagiakan dengan cinta yang tak hanya sekedar kata. Ia tahu jika perempuan yang dibawanya dalam doa itu adalah seseorang yang ia butuh, begitu pula denganmu, yang juga percaya jika lelaki yang pelit bersuara itu adalah lelaki yang kamu cinta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sering Mengigau Saat Tidur, Bahaya Nggak Sih?

Disadari atau tidak, ada beberapa orang yang memang kerap mengingau setiap tidur. Fenomena ini memang adalah sesuatu yang lumrah terjadi saat kita sedang tidur. Hasil sebuah riset di Norwegia, pada 2010, hampir 66% dari populasi manusia berbicara dalam tidur mereka dalam berbagai bentuk, yang lain menyampaikan monolog yang menawan atau bahkan melakukan percakapan yang kompleks.

Meski begitu, dari beberapa penjelasan para ahli, kebiasaan ini bukanlah termaksud masalah kesehatan yang berarti. Akan tetapi, jika hal tersebut terjadi secara terus menerus sudah tentu kamu perlu ke dokter. Selain itu, inilah yang perlu kita ketahui dari kebiasaan mengingau yang sering terjadi. 

Sebenarnya Belum Banyak Penelitian tentang Bicara Saat Sedang Tidur

 

Sebelumnya fenomena ini dikenal sebagai parasomnia (sejenis gangguan tidur) dalam Klasifikasi Internasional tentang gangguan tidur. Akan tetapi, dari temuan terbaru gejala ini direklasifikasi dari gangguan menjadi hanya kejadian normal yang dapat terjadi selama tidur. 

Nah, menurut Rafael Pelayo, spesialis tidur dengan Sleep Medicine Center di Stanford Health. karena hal tersebut bukan gangguan yang dianggap serius, jadi tak ada permintaan untuk penelitian tentang tidur. Dengan kata lain berbicara saat sedang tidur merupakan perilaku yang sebagian besar tidak dipelajari dan tidak dipahami dengan baik. 

Lagipula, Apa yang Kita Ucapkan Saat Ngigau Sebagian Besar Adalah omong Kosong

Dari hasil klasifikasi temuan yang sama, kalimat atau kata-kata yang kita ucapkan selama mengigau bukan termaksud cerminan perilaku atau kenangan pada situasi sebelumnya. Jadi semua pertengkaran dengan pasangan atau drama pekerjaan yang baru saja kamu alami, kemungkinan besar tak akan kamu bicarakan selama tidur. 

Ini penting dipahami, karena mereka yang sering ngigau memang kadang mengatakan hal-hal yang sulit dipahami sepanjang liar. Bahkan beberapa katanya tergolong liar. Selain membuat orang yang mendengar menjadi kelabakan menebak maksud, kadang kala kita juga bertanya-tanya. 

Intinya, tidak ada arti nyata dari kata-kata yang keluar dari mulut seseorang yang sedang ngigau saat tidur. 

Dan Tak Ada Rentang Usia Tertentu, Semua Orang Bisa Mengalami Gejala Ini 

Beberapa orang berpikir, berbicara saat sedang tertidur hanya akan dialami oleh mereka yang sudah dewasa dan lansia. Padahal hal tersebut tak selalu benar. Masih dari kata Pelayo, tidak ada yang perlu dikhawatirkan, jika kamu sudah berbicara saat tidur sejak kecil. Karena faktanya, berbicara saat tidur cenderung sangat umum terjadi pada anak-anak dan remaja – sekitar 50%, bahkan anak-anak antara usia 3 dan 10 mengoceh dalam tidur mereka.

“Jika Anda tidur sambil berbicara saat masih muda, jangan anggap penting,” kata Pelayo. Tidak perlu takut atau bergegas ke dokter.

Untuk orang dewasa, biasanya akan mulai menyadari jika ia sering mengingau saat tidur ketika memasuki usia 20 hingga 30-an. Dimana mereka sudah mulai berbagi kamar atau tempat tidur dengan orang lain. Sehingga orang lain atau pasangan yang tidur bersama merekalah yang kemudian tahu, jika mereka adalah seorang talk sleep.

Namun jika banyak bicara saat tidur terjadi pada mereka yang berusia sekitar 50 tahun atau lebih, hal tersebut bisa dikatakan sebagai penanda penyakit, seperti seperti penyakit Parkinson atau demensia.

Sialnya, Fenomena Ini Biasanya Sering Bercampur dengan Masalah Tidur Lainnya 

Bicara saat sedang tidur memang jelas berbeda dengan beberapa gangguan tidur yang lain. Mengigau hanyalah menceracau dengan kalimat-kalimat yang biasanya tak bermakna. Tak ada artinya dan tak jelas ke mana arahnya. Namun, jika bicaramu sudah lebih dari sekedar obrolan biasa, bisa jadi kamu sedang mengalami kondisi lain yang terkait dengan sleep apnea

Selain itu, James Rowley, kepala divisi pengobatan paru-paru, perawatan kritis dan tidur dengan Detroit Medical Center, berbicara melalui tidur juga dapat disebabkan oleh stres, kecemasan, dan depresi. Jika hal tersebut sudah terjadi berulang kali, cobalah bicarakan pada dokter ahli spesial tidur, karena sepertinya anda butuh perawatan. 

Demi Mengatasinya, Cobalah Lakukan Kebiasaan Baik dengan Tidur Terjadwal dan Dalam Waktu yang Cukup 

Kalau harus dilihat dari keseluruhan kebiasaan ini, momen mengigau kerap terjadi akibat kita terlalu lelah. Atau masih memikirkan sesuatu sesaat sebelum tidur. Untuk menguranginya, cobalah untuk tidur dengan terjadwal. Selain itu penuhilah kebutuhan tidurmu, jangan terlalu singkat atau terlalu lama. Hindari juga makan makanan yang mengganggu kualitas tidurmu, seperti makan makanan berat atau minuman beralkohol.

Walau tak disebut sebagai gejala yang berarti, kita perlu untuk tetap menjaga diri. Jangan terlalu dianggap sepele, apalagi jika  itu sudah menganggu tidurmu dan pasanganmu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Garuda Melarang Penumpang Mengambil Foto dan Video Kegiatan di Dalam Pesawat

“Menindaklanjuti arahan dari manajemen, kepada seluruh awak kabin diinformasikan sebagai berikut: Tidak diperbolehkan mendokumentasikan segala kegiatan di pesawat, baik berupa foto ataupun video oleh awak kabin ataupun penumpang,” tulis dalam pengumuman tersebut.

Lebih lanjut, “Awak kabin harus menggunakan bahasa yang “assertive” (tegas) dalam menyampaikan larangan kepada penumpang untuk point 1 di atas, kecuali sudah mendapatkan surat izin dari perusahaan”.

Dan Ketiga, “Perusahaan akan memberi sanksi jika terjadi pelanggaran terhadap ketentuan di atas”. 

Dilansir dari kompas.com, Direktur Utama Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Ashkara Danadiputra atau biasa disapa Ari Askhara membenarkan larangan itu dengan mengirimkan file imbauan kepada penumpang.

“Dalam rangka untuk menjaga ketertiban kabin pesawat, menunjang keselamatan operasi penerbangan, kelancaran pelayanan selama penerbangan, dan menghormati hak-hak penumpang, bersama ini kami mengimbau hal-hal sebagai berikut,” demikian bunyi pengumuman yang dibagikan Ari.

Menurutmu gimana nih?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top