Feature

Tanda Dia Ingin Melamarmu Bisa Dikenali Kalau Sudah Mengutarakan Hal Ini…

Ketika menjalin hubungan, apalagi di usia yang sudah masuk kepala dua, pasti mengusahakan agar hubungan tersebut berakhir di pelaminan. Meski memang prosesnya tak mudah, tapi kalau kamu dan dia semakin meningkatkan kualitas diri, yang namanya jalan ke pelaminan pasti akan dimudahkan.

Tapi untuk menuju niat baik itu, tidak bisa juga yang tiba-tiba calonmu atau kamu datang melamar. Perlu ada pancingan atau trik khusus agar kamu atau si dia semakin memantapkan hati kalau pilihan kalian hendak ke jenjang yang lebih serius adalah keputusan yang tepat.

Salah satunya ya lewat obrolan sehari-hari antara kamu dan dia. Dia yang benar-benar ingin mengajakmu serius pasti sadar tak sadar suka memancingmu dengan pernyataan atau pertanyaan saat kalian mengobrol. Meski diselingi senda gurau, ada lho bentuk ucapan yang sejatinya harus kamu kenali sebagai ‘kode keras’. Ini diantaranya…

“Aku paling suka masakan ini. Kamu bisa ‘kan nanti masak menu ini kalau kita sudah tinggal bersama?”

Bertukar informasi soal makanan kesukaan sejatinya menyenangkan. Membayangkan kalau nantinya kamu dan dia serumah dan belanja bersama, atau menyiapkan menu sarapan berdua. Nah, kalau pasanganmu sering melontarkan pertanyaan semacam ini, berarti ada tanda-tanda dia memang ingin mengajakmu ke tahap yang lebih serius dalam waktu dekat. Kamu tinggal persiapkan saja dirimu sebaik mungkin.

“Kamu Inginnya Punya Rumah yang Seperti Apa?”

Meski harga rumah berikut properti semakin membumbung tinggi, berkhayal soal rumah idaman itu sah-sah saja lho. Ya supaya calon pasanganmu tahu, kelak kamu ingin rumah  yang seperti apa untukmu dan keluarga kecilmu nantinya. Menyenangkan, bukan? Jangan diambil pusing. Anggap saja anganmu ini sebagai ancang-ancang untuk kalian.

“Tetap jaga keakraban dengan keluargaku, ya. Nantinya kita akan jadi satu keluarga, ‘kan?”

Yang namanya berencana menikah, berarti harus memahami kalau kelak yang bersatu bukan hanya kamu dan dia, tapi juga keluarga kalian berdua. Itu artinya kamu dan dia akan punya dua keluarga. Nah, ketika pasanganmu mengatakan demikian, itu artinya dia pelan-pelan minta kesediaanmu untuk mau akrab dengan keluarganya. Memang pasti ada proses yang kamu rasa berat. Tapi kelanggengan hubungan kamu dan dia juga berdasarkan restu kedua orangtuanya, bukan?

“Ingatkan aku untuk menabung, ya. Biar aku tidak boros dan selalu memprioritaskan urusan kita kedepannya,”

Kalau dia sudah percaya padamu dalam segala hal, dia pasti tak akan sungkan memintamu untuk mengingatkannya perkara menabung. Sebab kita tahu, yang namanya menabung ini memang akan sukar dilakukan kalau kamu tak terbiasa melakukannya. Karenanya, saat dia memintamu agar kamu lebih peka dan jeli lagi, maka jangan sampai lupa untuk mengingatkannya perkara menabung. Kalau dia sudah sepercaya ini padamu, lumrah saja kan kalau dia ingin membawamu ke tahap yang lebih serius?

“Selepas menikah, kamu punya rencana apa dengan kariermu?”

Untukmu terutama yang perempuan, saat kamu menikah nanti kira-kira jalan apa yang akan kamu pilih? Apakah ingin tetap menekuni dan melanjutkan profesimu yang sekarang, atau memang ingin jadi ibu rumah tangga? Nah, kalau pasanganmu mulai bertanya soal yang satu ini, itu artinya dia peduli dan menghargai keinginanmu. Sudah pasti dia akan mempersiapkan diri dalam hal apa pun, sekalipun kamu mungkin memilih untuk jadi ibu rumah tangga saja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top