Trending

Tamara Bleszynski Kembali Berakting Setelah 6 Tahun Vakum

Tamara Bleszynski akhirnya kembali tampil ke layar lebar setelah hampir enam tahun vakum dari dunia hiburan. Kali ini Tamara membintangi film berjudul Bodyguard Ugal-Ugalan.

Kembalinya Tamara selain karena pemilihan rumah produksi, juga lantaran peran yang diambil kali ini berbeda dari peran-peran sebelumnya. Dalam film arahan sutradara Irham Acho Bahtiar, Tamara akan berperan sebagai seorang bos perusahaan penyedia jasa bodyguard. Meski terkesan serius, nyatanya karakter yang akan diperankan ibunda Teuku Rassya ini justru sosok yang kocak.

“Karakternya di sini lucu, saya kan sudah 5 atau 6 tahun (vakum), ini bikin saya, ‘Oke, kali ini lucu ya’. Dan benar, ternyata pas syuting ketawa melulu,” ujarnya.

Mengutip dari Tabloidbintang.com, Tamara akan beradu akting dengan Syahrini. Ia mengaku senang bisa memiliki proyek yang sama dengan Syahrini lantaran ternyata dibalik gaya glamor yang sering ditunjukkannya, Tamara menilai Syahrini punya kepribadian yang menyenangkan dan lucu.

“Senang sekali ya satu project sama Syahrini, orangnya lucu banget dan suasananya juga asyik,” ungkapnya.

Film Bodyguard Ugal Ugalan baru akan mulai tayang di bioskop pada 5 Juli 2018 mendatang. Film ini juga dibintangi oleh Ririn Ekawati, Boris Bokir, Acho, Lolox, Anyun, dan Melayu Nicole.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Patung ‘Kelinci’ Jeff Koons Dilelang Rp 990 Miliar

Buah tangan dari Jeff Koons memang selalu berhasil menarik perhatian publik. Dan salah satunya, patung dari tahun 1986 yang baru-baru ini menarik perhatian adalah patung ‘kelinci’. Dan menariknya, patung tersebut akan dijadikan bahan lelang di Balai Lelang Christie’s New York dengan angka fantastis. Yakni sekitar Rp 707 miliar hingga Rp 990 miliar.

Diperkirakan, Karya Jeff Koons ini akan berpotens memecahkan rekor karya Koons sebelumnya di tahun 2013 dengan angka Rp 826 miliar. Angka tersebut untuk patung ‘Balloon Dog (Orange)’.

Alex Rotter mewakili Christie’s New York menagatakan jika, patung kelinci tersebut bakal mengguncang dunia seni.

“Bagi saya ‘kelinci’ adalah anti-Daud yang menandakan kematian patung tradisional. Serta menganggu media dengan cara yang sama dengan karya ‘Number 31’ ciptaan seniman Jackson Pollock dan kembali memikirkan apa itu gagasan melukis,” katanya.

Sebelumnya, patung tersebut dipamerkan untuk yang pertama kali pada tahun 1986. Selama tiga dekade belakangan, patungnya itu menjadi ikon seni kontemporer. Unutk jadwal pelelangannya sendiri, dijadwalkan pada 15 Mei di New York.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Respon Garin Nugroho Terhadap Petisi Tolak Film ‘Kucumbu Tubuh Indahku’

Sudah tayang sejak 18 April 2019 lalu, film “Kucumbu Tubuh Indahku” merupakan karya terbaru dari Garin Nugroho yang sebelum tayang secara reguler di Tanah Air. Film tersebut sudah dibawa melanggang buana ke beberapa festival film Internasional dan meraih banyak penghargaan.

Namun, rupanya “Kucumbu Tubuh Indahku” tak begitu bisa diterima di Indonesia. Terbukti dari munculnya petisi untuk menolak penayangan film tersebut di laman change.org. Rakhmi Mashita, sang pembuat petisi, menolak film “Kucumbu Tubuh Indahku” karena dianggap menyebarluaskan paham LGBT.

Sebuah film selain dibuat untuk menceritakan true story, seharusnya sebuah film bisa membawa efek positif bagi penontonnya, seperti menjadi inspirasi positif,kreatif,dan menambah wawasan yg bernilai positif jgJika film seperti ini diijinkan tayang dan disebarluaskan, kita mesti khawatir, bahwa generasi muda yg mengalami kesulitan menemukan jati diri akan mencontoh perilaku dalam film ini.”  tulis Rakhmi di website change.org. Hingga ini dituliskan dari target 5 ribu orang, sudah 3 ribu lebih orang yang ikut menandatangi petisi tersebut.

Menanggapi hadirnya petisi tersebut, Garin Nugroho buka suara. Ia memberikan pernyataan sebagai berikut:

“Petisi untuk tidak menonton film “Kucumbu Tubuh Indahku” lewat ajakan medsos, tanpa proses dan ruang dialog, bahkan tanpa menonton telah diviralkan di media sosial. Penghakiman massal lewat media sosial berkali terjadi pada karya seni dan pikiran atas keadilan. Gejala ini menunjukkan media sosial telah menjadi medium penghakiman massal tanpa proses keadilan, melahirkan anarkisme massal.

Bagi saya, anarkisme masa tanpa proses dialog ini akan mematikan daya pikir terbuka serta kualitas warga bangsa, memerosotkan daya kerja serta cipta yang penemuan warga bangsa, serta mengancam kehendak atas hidup bersama manusia untuk bebas dari berbagai bentuk diskriminasi dan kekerasan sebagai tiang utama demokrasi.

Lewat keprihatinan ini, saya ingin menyatakan keprihatinan terbesar atas gejala menjamurnya penghakiman massal tanpa proses dialog dan penegakan hukum berkeadilan. Bagi saya, kehendak atas keadilan dan kehendak untuk hidup bersama dalam keberagaman tanpa diskriminasi dan kekerasan tidak akan pernah mati dan dibungkam oleh apapun, baik senjata hingga anarkisme massal tanpa proses berkeadilan.” tutupnya.

Film “Kucumbu Tubuh Indahku” sendiri menceritakan kisah penari Lengger bernama Juno. Film produksi Fourcolours Films ini diperankan oleh Muhammad Khan, Sujiwo Tejo, Teuku Rifnu Wikana, Randy Pangalila, dan sederet artis peran pendukung.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lee Min Ho Akhirnya Selesai Akhiri Wajib Militer Sejak 2017

Aktor kenamaan asal Korea Selatan, Lee Min Ho yang telah terdaftar menjalani program wajib militer sejak 12 Mei 2017 akhirnya resmi menyelesaikan tugasnya pada hari ini, 25 April 2019. Dalam foto-foto dan video yang beredar di internet, Lee Min Ho tampak menyapa para penggemar yang ramai-ramai datang menyambut kehadirannya kembali. Bintang drama Boys Before Flowers itu bahkan membungkuk badan 90 derajat di hadapan fans-nya.

Ratusan penggemar, baik Korea maupun asing, meluangkan waktu untuk menyambutnya kembali dengan balon dan banner. Seorang penggemar Argentina bahkan menyanyikan lagu untuk merayakan kepulangan idolanya itu, memicu tawa dari kerumunan penggemar lainnya.

Namun, Lee Min Ho tidak berbicara sepatah kata pun. Ia terlihat mengenakan masker hitam sambil terus melambai ke arah penggemar dan berjalan masuk ke sebuah gedung. Kepulangan Lee Min Ho dinantikan oleh para penggemar, harapan mereka tentu agar Lee Min Ho kembali bermain drama lantaran aktingnya sudah lama dirindukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top