Feature

Tak Semua yang Mentah Berbahaya untuk Dikonsumsi, Bisa Saja Memberi Manfaat Baik Untukmu

Biasanya demi mendapatkan rasa yang nikmat dan tekstur yang lembut, bahan makanan mentah akhirnya dimasak terlebih dahulu. Di lain sisi, ada yang meyakini demi menghilangkan bakteri, makanan pun ada baiknya memang dimasak sebelum dikonsumsi. Namun nyatanya ada beberapa bahan makanan yang lebih sehat kalau dikonsumsi secara mentah.

Bahan makanan tertentu, khususnya sayur dan buah-buahan ternyata bisa memberikan kandungan nutrisi yang lebih optimal bagi tubuh jika tidak melewati proses memasak. Dalam penelitian yang diterbitkan Jurnal Epidemology pada tahun 1998, para peneliti mengungkapkan jika melakukan diet dengan cara mengonsumsi sayuran mentah dapat menurunkan risiko kanker payudara. Sementara buah-buahan segar bisa mengurangi risiko kanker usus besar.

Rutinlah Mengonsumsi Brokoli Hijau demi Kurangi Risiko Kanker

Kalau kamu mencari jenis sayuran yang sangat menyehatkan dan bernutrisi tinggi, konsumsi saja brokoli. Sayuran yang satu ini mengandung vitamin C, kalsium, dan potassium jauh lebih tinggi dibanding sayuran lainnya. Namun di lain sisi, brokoli juga mengandung sulforaphane, senyawa yang dapat menurunkan risiko kanker dan penyakit kardiovaskular. Sayangnya, sulforaphane akan hilang jika terkena api yang terlalu panas saat dimasak. Karenanya, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Agricultural Food Chemistry, sulforaphane akan lebih mudah diserap oleh tubuh jika brokoli dimakan mentah.

Demi Cegah Penyakit Jantung, Tak Ada Salahnya Konsumsi Bawang Putih

Bawang putih mengandung senyawa aktif yang disebut allicin, fungsinya sangat bermanfaat mencegah penyakit jantung serta menurunkan risiko kanker paru-paru. Sementara dengan adanya proses memasak, malah bisa menurunkan kadar phytonutrient dan membuat allicin sukar diserap dalam tubuh. Kecuali jika kamu kuat mengonsumsi bawang putih dalam kondisi belum diolah. Kamu wajib tahu, peneliti asal Amerika Serikat menyarankan untuk mencincang bawang putih lalu mendiamkannya dulu selama 10 menit sebelum akhirnya dimasak.

Konsumsi Paprika Juga Baik untuk Tubuhmu, Di Lain Sisi Cabai Merah Pun Jauh Lebih Baik Dikonsumsi Mentah-mentah

Paprika dikenal akan kandungan vitamin C-nya yang sangat tinggi. Namun berdasarkan penelitian dari National Institutes of Health di Amerika Serikat, kandungan vitamin C dalam paprika justru bisa rusak dan lenyap kalau dimasak dengan suhu di atas 190 derajat Celcius. Tak hanya vitamin C, melainkan  kandungan paprika lainnya, seperti vitamin B6 dan vitamin E juga ikut berkurang.

Sama seperti paprika, cabai merah juga punya vitamin C yang tinggi, vitamin B6, E, dan magnesium. Sayangnya jika dimasak dalam suhu yang terlalu tinggi, maka kandungan nutrisi baik tersebut akan hilang.

Kelapa Lebih Kaya Manfaat Jika Dikonsumsi Saat Mentah

Kendati santan kelapa bisa memberi rasa gurih, namun buah kelapa ternyata justru lebih kaya gizi kalau dimakan mentah-mentah. Di lain sisi, kandungan lemak dalam kelapa dapat meningkatkan kesehatan jantung dan otak. Sementara kalau terlanjur diproses atau diolah, maka kandungan nutrisi dan vitamin dari kelapa akan hilang.

Sebaiknya Mulailah Rutin Mengonsumsi Kacang-Kacangan tanpa Dimasak

Kamu termasuk yang suka makan kacang-kacangan? Nah cobalah makan kacang almond, mete, hazel, dan kenari secara langsung tanpa diolah, maka kamu akan mendapatkan nutrisinya secara optimal, yang mampu menurunkan kolesterol jahat dan membantu mengatasi masalah sirkulasi, serta gangguan system kardiovaskular.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Urusan Paru-paru Tak Bisa Dianggap Enteng, Segera Periksa Ke Dokter Kalau Batukmu Kian Kronis

Paru-paru merupakan salah satu organ terpenting yang ada di dalam tubuhmu. Tak ada alasan untuk tidak merawatnya. Terlebih organ yang satu ini langsung berhubungan dengan peredaran darah. Karenanya, jika paru-parumu bermasalah, tubuhmu pun akan mengalami masalah terutama pada sistem metabolisme tubuh.

Untuk itu, kamu wajib waspada jika ada beberapa tanda atau gejala yang muncul lantaran masalah paru-paru. Mulai dari sekarang, jangan menganggap sepele permasalahan paru-paru. Penting untuk memperhatikan tanda dan gejala ini karena bisa jadi merupakan awal untuk penyakit paru-paru seperti COPD, asma, atau bahkan kanker paru.

Mengetahui tanda ini dapat membantu mempercepat pengobatan sebelum penyakit semakin parah. Diantara sekian banyak gejala, mengutip dari CNN, ini tanda kalau paru-parumu mulai bermasalah.

Batuk Kronis

Dikutip dari American Lung Association, batuk yang tergolong kronis merupakan batuk yang tak berhenti selama satu bulan atau lebih. Ini merupakan gejala awal yang memberi tahu bahwa terdapat masalah di dalam sistem pernapasan. Gejala semakin terlihat jelas jika batuk kronis ini disertai dahak, darah, atau demam.

Napas Berbunyi

Napas yang berbunyi sering juga dikenal dengan istilah mengi. Seperti dikutip dari Prevention, saat napas sudah mulai mengeluarkan bunyi, artinya terdapat sesuatu yang membuat saluran udara terhalang atau menyempit. Masalah yang muncul dapat berupa asma atau juga emfisema.

Batuk Darah

Darah yang keluar lewat batuk merupakan sinyal darurat adanya masalah pada paru-paru atau saluran pernapasan bagian atas. Batuk darah juga bisa merupakan tanda adanya infeksi atau peradangan di dalam organ sistem pernapasan. Untuk itu, segera periksakan kondisimu ke dokter kalau sudah mengalami gejala ini.

Sesak Napas

Perhatikan napasmu saat setelah beraktivitas. Sesak napas yang ditandai dengan napas pendek, tersengal-sengal, atau sulit bernapas usai beraktivitas yang tidak terlampau berat merupakan salah satu pertanda masalah dalam sistem pernapasan. Paru-paru yang bermasalah dapat membuatmu kesulitan bernapas, bahkan saat tidak melakukan kegiatan yang berat. Sulit bernapas ini terjadi karena sistem pernapasan tak menerima oksigen yang cukup.

Adanya Dahak

Dahak diproduksi oleh saluran udara sebagai bentuk pertahanan tubuh terhadap infeksi atau iritasi. Jika produksi lendir ini tak kunjung henti, bisa jadi terdapat infeksi pada paru-paru atau sistem pernapasan. Datangi dokter sesegera mungkin kalau kamu mengalami tanda-tanda semacam ini.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Bagaimana Cara Menjaga Kebersihan Telinga yang Benar?

Banyak kontroversi yang muncul tentang bagaimana seharusnya cara kita membersihkan telinga dari kotoran. Nah, buat kamu yang masih bingung mengenai hal tersebut, yuk langsung simak saja penjelasan berikut ini.

Sebelum Masehi Sudah Ada Cara Kuno untuk Membersihkan Telinga yang Datang dari Romawi

Tekstur kotoran telinga, baik basah maupun kering ternyata dipengaruhi oleh unsur genetis. Terdapat cara yang dianjurkan dalam buku romawi De Medicina untuk membersihkan kotoran yang menumpuk dalam telinga. Caranya adalah dengan membuat larutan dari campuran minyak hangat dengan madu atau air daun bawang. Jika kotoran dalam telinga sudah encer, maka kotoran tersebut bisa dibersihkan dengan menggunakan air.

Ada Banyak Kasus Gendang Telinga yang Rusak Akibat Kesalahan dalam Membersihkan Telinga

Terdapat sekitar 2,3 juta orang UK berdasarkan hasil analisis tahun 2004 yang menemui dokter akibat gangguan telinga yang disebabkan oleh kotoran telinga. Masalah ini sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang bisa kamu sepelekan begitu saja. Jika masalah dibiarkan, maka hilangnya pendengaran mungkin saja bisa terjadi. Seringkali masalah timbul karena orang-orang mencoba membersihkan telinga mereka sendiri namun dengan cara yang salah.

Ada Banyak Cara untuk Membersihkan Telinga, Namun Sampai Saat Ini Masih Belum Diketahui Mana Cara yang Terbaik

Kebanyakan dokter lebih memilih untuk menggunakan pelunak material yang diikuti dengan air. Penggunaan cutton bud memiliki risiko yang cukup tinggi untuk keamanan fungsi pendengaran. Sayangnya meski sudah ada banyak cara untuk membersihkan telinga, sampai saat ini masih saja belum ditemukan cara terbaik dari beberapa pilihan cara yang ada.

Cara Paling Ideal untuk Membersihkan Kotoran Telinga Adalah Menyerahkan Tugas Tersebut pada Dokter Spesialis THT yang Sudah Ahli di Bidang Tersebut

Lebih baik cari aman saja. Kamu bisa memilih cara paling ideal yang ada, yaitu dengan datang ke dokter spesialis THT. Tentu saja dokter ini akan lebih tahu cara mana yang baik untuk membersihkan kotoran di telingamu. Lebih baik hindari membersihkan kotoran sendiri dengan menggunakan cutton bud  jika tidak benar-benar terpaksa.

Cara Pembersihan Kotoran Kekinian dengan Menggunakan Ear-candling Ternyata Juga Memiliki Risiko Tersendiri

Saat ini terdapat cara membersihkan kotoran yang cukup mudah, yaitu dengan teknik ear-candling. Namun sayangnya cara ini juga memiliki risiko. Ada beberapa kasus dimana lelehan lilin yang terbakar justru jatuh ke gendang telinga dan menimbulkan rasa sakit yang cukup hebat. Nah, lebih baiknya memang kamu membersihkan telinga dengan pelunak kotoran kemudian mengeluarkan kotorannya secara perlahan menggunakan alat pembersih telinga kecuali cutton bud ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Kamu Harus Melewati 6 Tes Kesehatan Ini Dulu Sebelum Melangsungkan Pernikahan

Setiap orang tentu ingin menikah bukan? Nyatanya menikah bukanlah hal kecil yang bisa disepelekan begitu saja. Ada banyak persiapan yang harus kamu lakukan sebelum kamu melangsungkan prosesi pernikahan yang cukup sakral itu. Bukan hanya dekorasi, gaun pernikahan hingga souvenir saja yang harus kamu persiapkan, dari segi kesehatan pun ada hal yang perlu kamu lakukan.

Kamu harus melakukan premarital check up sebelum kamu menikah. Berikut adalah rangkaian premarital check up yang perlu kamu ketahui.

1. Tahap Pemeriksaan Secara Umum

Pada tahap ini kamu akan melakukan serangkaian pemeriksaan umum, seperti pemeriksaan fisik, darah, rhesus dan juga pemeriksaan urinalisis lengkap. Tahap ini merupakan tahap pemeriksaan untuk mendeteksi adanya penyakit tertentu.

2. Tahap Pemeriksaan Penyakit Hereditas

Penyakit hereditas yang dimaksud adalah penyakit yang diturunkan oleh orangtua. Dalam tahapan ini, calon pengantin disarankan agar tahu riwayar kesehatan dari garis keturunannya.

3. Tahap Pemeriksaan Penyakit Menular

Yang dimaksud penyakit menular adalah penyakit seperti HIV, hepatitis B dan hepatitis C. Dalam tahapan ini juga akan dilakukan tes TORCH untuk mengetahui adakah infeksi penyakit yang bisa mengganggu kesuburan laki-laki maupun perempuan. Setelah itu akan dilanjutkan lagi dengan pemeriksaan penyakit syphilis dan IMS.

4. Tahap Pemeriksaan Organ Reproduksi dan Kesuburan

Untuk perempuan, tahap pemeriksaan ini terdiri dari pemeriksaan USG dan HSG. Harus ada pemeriksaan lebih lanjut juga untuk perempuan yang memiliki siklus haid yang tidak teratur. Sedangkan untuk laki-laki, biasanya akan dilakukan pemeriksaan fisik di antaranya pemeriksaan penis, skrotum, prostat dan hormon FSH dengan dilengkapi analisis sperma.

5. Tahap Pemeriksaan Tambahan

Tahap ini dilakukan bagi calon pengantin yang memiliki alergi tertentu. Dalam tahap ini juga akan dilakukan vaksinasi dewasa.

6. Tahap Pemeriksaan Ibu dan Calon Ibu

Tahap terakhir ini adalah tahap pemeriksaan yang dikhususkan untuk calon pengantin perempuan yang akan menjadi calon ibu. Pada tahap ini akan dilakukan pemeriksaan periodontal, thyroid stimulating hormone (TSH), pemeriksaan CBC, pap smear dan pemeriksaan kepadatan mineral tulang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top