Feature

Tak Perlu Tunggu Tahun Baru, Kamu Bisa Berubah dari Sekarang Kalau Kau Mau

Resolusi atau perubahan baru dalam hidup, kerap kali dihubungkan dengan tahun baru. Biasa kita akan membuat sederet list target yang akan dilakukan. Meski akhirnya hanyalah jadi sebuah angan-angan, yang kemudian terlupakan.

Bicara soal perubahan dan sesuatu yang mengarah pada kebaikan. Sebenarnya ada banyak hal sederhana namun sarat makna yang bisa kita lakukan dengan mudah. Tak perlu menunggu tahun baru, kalau memang ingin jadi pribadi yang lebih baru kamu bisa memulainya sekarang kalau mau.

Mulailah dari Diri Sendiri Diri, Belajar Lebih Tenang untuk Melihat Sebuah Masalah dari Dua Sisi

Selama ini, kamu mungkin sering gegabah dalam mengambil keputusan. Untuk kemudian menyesal atas pilihan yang kamu lakukan. Tak apa, semua itu adalah bagian dari proses pembelajaran diri. Jatuh bangun kita dalam perjalanan menuju kedewasaan, mungkin akan kita jalani dengan berbagai macam cara.

Sebaliknya, mulai dari sekarang cobalah untuk belajar melihat sebuah masalah dari sudut pandang yang berbeda. Tak hanya dari satu sisi saja, tapi juga pahami dari sisi lainnya. Ini akan membantumu melihat celah yang selama ini mungkin bisa jadi adalah sesuatu yang harusnya kau pilih. Menyesal tak akan berguna, tapi belajar dari kesalah jadi pondasi kuat untuk perubahan selanjutnya.

Kenali dan Pahami Dirimu Lebih Dalam Lagi

Sibuk untuk mengerti diri orang lain, tapi diri sendiri tak pernah dipahami dengan baik. Terlalu memikirkan nasib orang, memang bukanlah pilihan yang benar. Karena biar bagaimana pun, kita tak akan bisa sampai pada hal-hal besar. Kalau pada diri sendiri saja tak kenal.

Titik ini akan membawa kita untuk tahu lebih dalam lagi. Potensi apa sebenarnya yang kita miliki untuk bisa berupaya lebih keras lagi. Mampukah kita meraih apa yang selama ini diingini, hingga kekuatan apa yang perlu ditambah untuk bisa mewujudkan mimpi yang kita punya.

Dengan begitu, kita paham ancang-ancang seperti apa yang akan dibutuhkan. Untuk mimpi yang diinginkan.

Selanjutnya, Cobalah untuk Mencintai Diri Sendiri Lebih dari Hari Sebelumnya

Setelah proses mengenali diri sendiri yang kau lakukan berjalan dengan baik. Maka tak ada salahnya untuk mencintai diri sendiri juga. Berikan beberapa hal yang akan menyenangkan hati. Menghadiahi diri dengan sesuatu yang sudah lama ingin dibeli, pergi liburan sendiri, hingga menikmati waktu cuti sejenak tanpa terdistraksi.

Walau katanya ini adalah sesuatu yang biasa, tapi akan memberi kelegaan dan ketenangan dalam jiwa. Lagipula, ini bukanlah sesuatu yang salah. Tak juga merugikan diri kita. Lalu apa salahnya jika harus dicoba?

Jangan Disesali, Belajarlah Berdamai untuk Menerima Semua Kekurangan Diri

Kamu mungkin belum juga lulus dan menyelesaikan skripsi, belum menemukan pekerjaan impian, belum merasa cocook dengan pacar yang sekarang, hingga kegagalan dan ketidaksempurnaan lain yang masih jadi kekurangan. Setiap orang hidup dengan segala macam kelebihan dan kekurangannya. Termaksud mereka yang kau lihat bahagia-bahagia saja.

Untuk itu belajar berdamai dengan semua yang kita miliki jadi salah satu cara yang kan membantu kita lebih bijaksana. Berterimakasih untuk selama yang sudah ada, dan terus berusaha untuk sesuatu yang masih ingin dicari keberadaannya. Selalu ingat bahwa tak ada manusia yang sempurna. Tapi bagaimana cara kita menemukan titik baik dari kelemahan, akan membuat kita menjadi manusia yang mampu sempurna. Ya, setidaknya kita sudah mencoba.

Kemudian, Mulai Tentukan Apa yang Memang Kamu Inginkan

Ketika semua proses tadi berjalan sesuai rencana yang kita ingin. Langkah selanjutnya adalah menentukan mimpi mana saja yang akan menjadi tujuan. Kapan target skripsi kita harus diselesaikan, pekerjaan seperti apa yang harus kita dapatkan, hingga deretan mimpi lain apa yang harus kita wujudkan.

Fokuskan diri pada tujuan, dan tanggalkan semua hal lain yang akan menganggu pikiran. Langkah ini mungkin sederhana, tapi percayalah akan memberi makna dan dampak yang luar biasa. Selamat mencoba!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dibantu Ulama FPI, Polisi Halau Massa Rusuh di Fly Over Slipi

Melanjuti aksi demo yang terjadi sejak kemarin, pagi tadi sekelompok massa diberitakan kembali merusuh di flyover Slipi, Jakarta Barat. Dilansir dari detik.com, Kapolres Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi menyatakan jika massa tersebut bukan dari santri atau Front Pembela Islam (FPI).

“Ini massa dari luar daerah, bukan dari FPI. Kami bersama FPI, kami dibantu ulama,” kata Kombes Hengki saat dihubungi, Rabu (22/5/2019).

Lebih lanjut, Hengki mengatakan sebagian besar massa datang dari daerah. Mereka terlihat mulai bergerak datang sejak pukul 02.00 Wib dini hari tadi.

“Mereka mau gabung ke Tanah Abang, kami halau,” lanjut Hengki.

Akan tetapi, ketika dihadang mereka tidak terima, kemudian sempat terjadi bentrok dengan polisi.

“Petugas dilempari batu, macam-macam,” imbuh Hengki.

Saat berita ini dituliskan, dilaporkan polisi masih berjaga-jaga pada sejumlah titik di beberapa wilayah di Jakarta.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Berjodoh Tak Harus Pacaran, Karena Pacaran Pun Belum Tentu Jadi Jodoh Sungguhan

Seolah tak pernah ada habisnya, status jomblo atau sendiri memang selalu dianggap sebagai sesuatu yang menyedihkan. Dijadikan bahan olokan hingga membuat seseorang tak percaya diri jika harus ditanyai oleh orang lain. Hey, meski saat ini kamu sedang tak punya pacar, untuk perkara jodoh tak ada yang perlu kamu khawatirkan. Karena mereka yang berpacaran belum tentu bisa berakhir di pelaminan.

Percaya deh, urusan jodoh tak selalu harus dilalui dengan fase pacaran. Bahkan beberapa orang berhasil menikah meski tak pernah berpacaran. Sedangkan mereka yang berpacaran, sering berakhir dengan sebuah perpisahan. Satu hal yang perlu selalu kamu ingat, dia yang kelak menjadi jodohmu akan datang dengan cara-cara yang istimewa dan tak terduga.

Tak Pacaran Bukan Berarti Tak Akan Bertemu Pasangan

Biarkan semua orang mengutarakan pendapatnnya. Apalagi mereka yang sering bilang kalau tak pacaran tak akan bertemu jodoh. Kamu tak bisa menahan mereka untuk tak perlu berkata demikian. Tapi kamu berhak untuk selalu percaya tentang konsep jodoh yang berbeda dari pemahaman mereka.

Pacaran bukanlah sebuah keharusan yang wajib dijalan semua orang untuk bisa bertemu pasangan. Bertahun-tahun bersama, bisa jadi kamu tak berjodoh dengannya. Lalu sebaliknya, tak pernah terlibat dalam hubungan pacaran. Tiba-tiba saja kamu yakin dan percaya untuk menikahi seseorang.

Sebab Sekuat Apapun Kamu Menjaganya, Jika Memang Bukan Jodoh ya Tetap Akan Pergi Juga

Bertahun-tahun bersama, saling sayang dan mengerahkan semua rasa. Di pertengahan jalan, hubunganmu bisa kandas begitu saja. Dari sini kita harusnya paham, jika hubungan dua orang yang berpacaran bisa berakhir dengan mudah jika memang keduanya tak ditakdirkan untuk bersama.

Sebaliknya, jangankan untuk berpacaran, bertemu dan bertegur sapa pun mungkin tak pernah. Lalu entah bagaimana caranya, tiba-tiba dipertemukan, tiba-tiba saling perhatian, jatuh cinta lalu saling sayang. Kamu harus tahu, jika cinta selalu punya cara yang berbeda untuk hadir atas hidup dua orang manusia.

Namun Dia yang Sudah Digariskan Bersama, Akan Selalu Punya Cara untuk Datang Meski Tak Diminta

Seperti yang tadi sudah dijelaskan, kamu tak akan pernah bisa menebak bagaimana semesta bekerja. Menaruhmu pada cinta yang salah, membuatmu terluka, hingga akhirnya hampir menyerah dengan konsep cinta sejati yang konon akan membuat bahagia.

Tapi pada satu waktu yang tak terduga, dia yang menjadi pasangan hidup, bisa saja datang dengan tiba-tiba. Menawarkanmu hati yang tulus, lalu mengajakmu menikah tanpa harus berpacaran terlebih dahulu sebagaimana biasanya. Asal kamu yakin dan bisa memastikan dia adalah orang yang tepat, percayalah ia memang jodoh yang Tuhan kirimkan.

Semua Hal Sudah Ditentukan, Kita Hanya Bertugas Menjalankan

Tak perlu mendesak Tuhan agar mempertemukanmu dengan seseorang yang bisa jadi pacar. Atau mengutuki keadaan karena masih saja sendiri dan jadi bahan pergunjingan kawan-kawan. Teruslah berjalan untuk semua hal yang ingin kamu lakoni, apapun itu yang akan terjadi di hari esok biarlah jadi kejutan.

Hadapi semuanya dengan tenang, sembari belajar jadi orang yang lebih baik dari kehidupan sebelumnya. Sebagai seorang manusia, kita hanya bertugas untuk menjalankan semuanya. Tak perlu terlalu khawatir akan sesuatu yang belum terlihat bagaimana akhirnya.

Jangan Pula Risau Pada Cibiran Orang, Sebab Mereka Bukan Tuhan

Dengar, mendengarkan semua omongan orang tak akan ada habisnya. Tak tahu apa yang kita hadapi, semua teman dan kawan hanya bisa berkomentar. Tak bijak dalam mengatasinya, bisa-bisa kitalah yang pusing sendiri. Untuk itu, tanpa bermaksud mengabaikan mereka yang sebenarnya mungkin hanya ingin menunjukkan kepedulian. Belajarlah untuk abai pada cibiran-cibiran yang tak bermanfaat untuk kehidupan. Sebab, sebaik apapun kita menjalani hidup, tak akan pernah sempurna di mata orang.

Tetap Perbaiki Diri dan Agar Dipertemukan dengan Dia yang Kau Ingini

Konon, jodoh ada cerminan diri. Kalau kamu memang memiliki peringai baik, maka dia yang akan menjadi jodoh juga akan baik. Sebaliknya, jika kita masih saja berkelakuan buruk, besar kemungkinan dia yang menjadi pasagan juga punya kelakuan yang tak benar. Terserah dirimu, mau percaya tentang konsep ini adalah hakmu. Tapi perihal memperbaiki diri, adalah sesuatu yang wajib kita lakoni. Meski tak bertujuan untuk segera dipertemukan dengan jodoh, berubah ke arah yang lebih baik bukanlah sebuah kesalahan.

Karena Meski Tak Berpacaran, Kalau Sudah Jodoh Pasti Akan Dipertemukan

Jodoh adalah perkara takdir dari Tuhan, tak bisa dielak dan diganggu gugat. Sekuat apapun ditolak jika memang sudah berjodoh tentu akan bertemu juga dan begitu pula sebaliknya, meski susah payah dijaga kalau memang tak berjodoh tetap akan berpisah juga. Pacaran hanyalah satu fase yang dinilai bisa menghantarkanmu kepada pernikahan, tapi tak bisa memastikan hubungan akan berakhir di pelaminan.

Ini adalah sebuah persoalan yang sebenarnya tak perlu dijadikan kekhawatiran. Jadi tak perlu khawatir berlebihan. Karena jika memang sudah berjodoh ia akan tahu kemana ia akan pulang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

5 Cara Tepat untuk Mengatasi Mabuk Perjalanan Selama Mudik Lebaran

Pulang ke kampung halaman ketika lebaran, rasanya sudah jadi agenda tahunan yang rutin kita lakukan. Tapi masalahnya, selama perjalanana kita tentu akan bertemu dengan kemacetan. Bahkan tak hanya itu saja, beberapa orang juga harus berjuang untuk melawan rasa mabuk selama perjalanan.

Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan istilah motion sickness, yakni semacam ganggung pada telinga bagian dalam yang menyebabkan kita mual, pusing bahkan muntah. Menurut dokter, Dr Jennifer Derebery  dari The New York Times, mabuk terjadi ketika dikarenakan ketidakseimbangan antara mata, telinga bagian dalam, dan sumsum tulang belakang.

Nah untuk itu, kali ini kami punya beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk menghalau mabuk dalam perjalanan untuk mudik lebaran nanti.  

1. Coba Fokuskan Mata untuk Melihat Objek yang Bergerak

Ketika kita sedang mabuk, rasanya menutup mata dan tertidur adalah obat yang paling kita butuhkan. Namun, meski itu adalah sesuatu yang wajar, sebaiknya jangan dilakukan ya. Daripada menutup mata, jauh lebih baik jika kita mengarahkan pandangan pada satu objek bergerak.

Menurut Dr Jennifer, cara ini ampuh untuk membuat tubuh pulih dari mabuk perjalanan. “Lihatlah sesuatu yang bergerak selama beberapa menit. Cara ini membantu mengarahkan telinga bagian dalam sehingga meringankan gejala mabuk,” begitu tuturnya.

2. Selanjutnya Pilih Posisi Duduk yang Terbaik

Untuk mabuk yang tak terlalu parah, cobalah ambil posisi duduk di bagian kursi depan mobil. Konon cara ini akan membuat mata bisa melihat setiap gerakan pada objek yang berjalan seperti yang tadi sudah disebutkan. Nah, untuk kalian yang mungkin mudik dengan pesawat atau kereta, cobalah cari kursi yang letaknya di dekat jendela.

Selain itu, hindari dulu aktivitas seperti membaca, menonton, dan bermain ponsel. Karena, aktivitas tersebut biasanya akan menghilangkan keseimbangan telinga bagian dalam yang bisa menyebabkan mabuk perjalanan.

3. Minum Air Putih yang Banyak dan Hindari Mengonsumsi Makanan Tertentu

Sehabis muntah, meski masih tak ingin sebisa mungkin paksa diri untuk minum air hangat. Ini bertujuan untuk mencegah dehidrasi, karena isi perut kita mungkin sudah kosong karena muntah. Akan tetapi, jangan pula buru-buru untuk mengisi perut dengan jenis makanan yang asal. Seperti gorengan, makanan pedas, atau makanan berat lainnya.

Makanan-makanan itu sulit dicerna sehingga bisa menyebabkan perut kembali muntah. Sebaliknya, pilihlah makanan yang mudah dicerna seperti sup ayam, roti tawar dan biskuit.

4. Usapkan Minyak Angin Ke Perut atau Coba Makan Permen

Nah, cara yang satu ini biasanya cukup ampu untuk menghilangkan rasa mual selama perjalanan. Yap, kamu bisa membalurkan minyak angin di bagian leher dan perut untuk menghangatkan bagian tubuh tersebut. Namun, jika kamu alergi atau tak begitu suka dengan bau minyak angin, cobalah makan permen mint untuk hilangkan rasa mual.

5. Dan yang Terakhir, Bantu Cegah Mabuk dengan Minum Obat Anti Mabuk

Jika empat cara yang tadi sudah dijelaskan masih tidak mempan, mungkin ini saatnya kamu pakai cara yang terakhir. Selain lebih praktis, memakan obat pencegah mabuk perjalanan biasanya cukup akurat. Pilihlah obat anti yang mengandung antihistamin sehingga bisa mencegah rasa mabuk. Sebagai tambahan, sebaiknya minumlah obat tersebut satu jam sebelum perjalananmu akan dimulai. Dengan begitu, kandungan obatnya sudah lebih dulu bereaksi.

Tak hanya itu saja, upaya lain yang juga bisa kita lakukan adalah memakai benda yang bisa menekan titik pergelangan tangan. Seperti jam tangan atau gelang, yang bisa mempengaruhi keseimbangan telinga bagian dalam. Sehingg rasa mual yang biasanya datang diminimalisir dan tak menyebabkan kita mabuk selama perjalanan.

Nah, itulah 5 cara tepat untuk mengatasi mabuk perjalanan selama mudik lebaran yang bisa  kamu lakukan. Semoga berguna ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top