Feature

Tak Harus Menunggu Kaya, Asal Mau Kerja Keras Kamu Bisa Menikah Kapan Saja

Untukmu yang selalu menunda-nunda menikah dengan dalih belum kaya. Jangan terlalu fokus pada biaya, coba lihat kemungkinan lain yang bisa terjadi kapan saja. Iya, iya, kami tahu menikah bukanlah sesuatu yang asal-asalan. Selain butuh calonnya, kita pun butuh kesiapan dan biaya untuk menggelar pesta.

Ketakutan tak bisa membiayai pesta dan kehidupan selepas menikah itu wajar. Tapi, jangan pula kau jadikan penghalang untuk beribadah kepada Allah. Sebab menikah adalah ibadah yang bertujuan menyempurnakan Agama. Lagipula, si dia pun bisa jenuh, karena terlalu lelah menunggu.

Kamu Harus Tahu, Kebiasaan Menunda Selalu Ada Resikonya

Meski katanya cinta, menunggu terlalu lama bisa membuat pasanganmu jenuh loh. Dan kemungkinan untuk ia berpaling adalah salah satu resikonya. Memang sih, jodoh tak pernah bisa diterka. Tapi, kalau nyatanya bisa mengikatnya dalam pernikahan lebih cepat tanpa harus beralasan belum mapan. Bukan tak mungkin, jika kamu tetap bisa bersama dia yang kamu inginkan.

Semakin lama ditunda, hasrat untuk menikah yang tadinya menggebu bisa memudar dan semakin hilang. Kalau akhirnya kamu justru jadi malas menikah, bagaimana?

Manusia Tak Ada Puasnya, Sampai Kapanpun Tak Akan Pernah Merasa Kaya

Di tahun pertama, kamu mungkin berasalan menargetkan tabungan sekian puluh juta untuk menikah. Ketika dananya sudah terpenuhi, mendadak kamu merubah rencana. Menambah target lagi, dan merasa masih belum punya cukup uang untuk menikah. Dengar, perasaan dan sikap seperti ini, sudah menjadi sifat manusia. Sampai kapanpun, kita tak akan pernah merasa kaya. Jadi, kemapanan dan harta tak perlu dijadikan alasan untuk menikah.

Asal Mau Kerja Keras dan Berusaha, Rezeki Bisa Datang Darimana Saja

Walau terdengar terlalu optimis, tapi percaya atau tidak setelah menikah nanti, rezeki pastilah ada. Kamu perlu tahu, jika ibadah menikah membukakan lebih banyak pintu rezeki dari yang tadinya sendiri. Nah kemungkinan lain yang juga bisa kamu percaya adalah peningkatan pendapatan setelah kamu niatkan diri untuk menikah.

Ada banyak sumber lain yang bisa membantumu membuka mata, bahwa ternyata ada banyak jalan untuk bisa membantumu mengumpulkan tabungan sebagai modal pesta pernikahan. Dengan catatan, kamu dan pasangan tetap berkerja keras dan berusaha. Karena sesungguhnya rezeki memang harus kita cari sendiri.

Lagipula, Memang Kamu Mau Keburu Tua?

Bukan apa-apa nih, usia memang bukanlah tolok ukur untuk menikah. Tapi jika harus dinilai dari sisi kesehatan tubuh kita. Kamu memang disarankan untuk menikah pada usia yang masih produktif. Tidak terlalu muda, jangan pula terlalu tua. Nah, jika sampai sekarang alasanmu menikah karena masih belum kaya. Jadi mau tunggu sampai kapan lagi? Ingat ya, waktu terus berjalan, usiamu pun kian terus bertambah.

Menikah Berarti Hidup Berdua, Berpikirlah Positif dan Sama-sama Berusaha

Bahagia sekali jika ternyata kamu menemukan pasangan yang bisa sehati dan sepikir dalam hal apapun. Bukan hanya tentang perkara cinta saja, ia pun jadi teman baik untuk segala usaha dan upaya untuk menciptakan kehidupan yang lebih layak.

Jadi jangan pesimis ya, beberapa pasangan yang di awal pernikahan hidup pas-pasan. Bisa juga kaya setelah berumah tangga. Jadi tinggal bagaimana kamu dan pasangan bisa mengelola keuangan dan terus berusaha saja.

Terlalu Khawatir Akan Harta, Hanya Akan Membuatmu Menikah Lebih Lama

Saking takutnya kamu tak bisa membiaya pesta dan kehidupan nantinya, beberpa kali kamu justru jadi pusing sendiri. Merasa tak layak, tak sanggup, hingga akhirnya memutuskan menunda, hanya karena rasa khawatir yang berlebihan. Cobalah simpan semua rasa tak percayamu, bawa dalam doa apa saja yang sudah jadi rencana.

Setiap orang memang punya cerita dan kisah perjalanan hidup yang berbeda. Ada yang menikah lebih dulu, dan ada pula yang merasa ‘nanti dulu’. Akan tetapi, jika memang dirimu sudah punya keinginan untuk menikah, cukup jalani saja semuanya dengan tetap berusaha. Sebab untuk menikah, tak perlulah harus menunggu kaya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Sebelum Film ‘Bebas’ Dirilis, Ada Konser Bebas-Pesta’90-an Loh

Menjelang penayangannya di bioskop, film terbaru karya Sutradara Riri Riza dan Produser Mira Lesmana, BEBAS, akan digelar konser berjudul Konser BEBAS – Pesta ’90an pada tanggal 27 September 2019 di LIVESPACE Lot 8 SCBD, Jakarta. Konser ini dipersembahkan okeh Tiket.com, yang juga adalah sponsor utama Film BEBAS, sebuah film produksi Miles Films dan CJ Entertainment bekerja sama dengan Ideosource Entertainment dan BASE Entertainment yang akan dirilis pada 3 Oktober mendatang.

Konser ini terinspirasi Film BEBAS yang mengambil latar cerita pada dua masa, yaitu tahun 2019 dan tahun 1995-1996. Lagu lagu yang menjadi soundtrack Film BEBAS sebagian besar adalah lagu-lagu yang hits pada masa ’90-an, yang salah satunya tentu saja lagu Bebas oleh Iwa K yang menjadi theme song Film BEBAS.

Berbagai lagu dari era ‘90-an akan dibawakan dalam Konser BEBAS – Pesta ’90-an oleh penyanyi-penyanyi ternama lintas generasi dan lintas warna musik. Mereka adalah Iwa K, Vina Panduwinata, Andra and the Backbone, NTRL, Project Pop, Eva Celia, Vidi Aldiano, dan juga pemain Film BEBAS, yaitu Sheryl Sheinafia dan Maizura. Konser akan dipandu oleh MC Indy Barends dan Gofar Hilman.

“Era ’90-an bukan hanya milik mereka yang tumbuh remaja dan dewasa pada masa itu, tapi bahkan menjadi milik mereka yang lahir setelahnya. Buat saya, ini menarik sekali, di mana sebuah era dapat membawa rasa nostalgia dan semangat yang sama bagi lintas generasi. Kami ingin mengajak semua untuk bernyanyi bersama, merayakan ’90-an sambil menantikan Film BEBAS tayang di bioskop,” ujar Riri Riza, Sutradara Film BEBAS, sekaligus Creative Director untuk Konser BEBAS: Pesta ’90-an.

Konser BEBAS: Pesta ’90-an juga akan dihadiri oleh para pemain Film BEBAS, seperti Marsha Timothy, Susan Bachtiar, Widi Mulia, Agatha Pricilla, Zulfa Maharani, Baskara Mahendra, Lutesha, Giorgino Abraham, Dea Panendra, dan masih banyak lagi.

Oh iya, tiket Konser BEBAS: Pesta ’90-an sudah dapat dibeli melalui website dan mobile app Tiket.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Ternyata, Perempuan Gemuk Lebih Mampu Membuat Laki-laki Bahagia

Bertubuh kurus kadang kala jadi acuan untuk menjadi cantik yang dipercaya sebagian besar perempuan. Padahal, tolok ukur kecantikan tak selalu dari besar atau tidaknya tubuhmu. Nah, jika kau rasa usaha untuk menjadi kurus yang selama ini kamu lakukan sering gagal, tak perlu bersedih hati.

Karena ternyata menurut sebuah studi baru oleh departemen psikologi di Universitas Namibia (UNAM), lelaki yang menikah dengan (atau dalam hubungan dengan) perempuan bertubuh gempal sepuluh kali lebih bahagia daripada mereka yang menjalin hubungan dengan perempuan bertubuh kurus. Surat kabar Argentina, Nuevo Diario yang pertama kali melaporkan temuan dari penelitian yang dilakukan oleh Dr Filemón Alvarado dan Dr Edgardo Morales di departemen psikologi UNAM ini.

Fakta lainnya, menurut penelitian, laki-laki lebih banyak tersenyum ketika mereka bersama pasangan dengan tubuh melekuk atau berisi, para laki-laki tersebut juga lebih mudah dalam menyelesaikan masalah. Mengapa? Menurut Alvarado dan Morales, yang melakukan penelitian ini, Indeks Massa Tubuh yang lebih tinggi memiliki kemampuan yang lebih baik untuk mengantisipasi dan memenuhi kebutuhan lelaki.

Jadi meski tubuhmu tetap terlihat gemuk walau sudah melakukan olahraga dan diet ketat, jangan bersedih lagi ya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Pentingnya Berdamai dengan Masa Lalu

Kalau bisa memilih, kita semua tentu ingin kisah hidup yang selalu menyenangkan. Mulai dari masa lalu, masa sekarang hingga masa depan. Tapi hidup tak selalu ada dalam genggaman tangan, beberapa hal yang terjadi tak bisa kita rubah sesuai keinginan. Dan salah satunya adalah masa lalu yang mungkin tak menyenangka. Entah itu itu ketakutan, patah hati, atau hal-hal lain yang menyakiti diri. 

Namun semua itu sudah berlalu, kita perlu untuk melangkahkan kaki untuk maju. Menatap masa depan yang lebih cerah, dan berbuat hal-hal baik yang bisa mengubah hidup kita. Itulah mengapa kita perlu berdamai pada masa lalu yang tak selalu enak untuk dikenang. 

Lalu, manfaatnya apa sih?

Merubah Diri untuk Lebih Bersemangat dan Tak Gampang Menyerah Lagi

Menghilangkan rasa sakit dari masa lalu, memang kadang jadi ketakutan tersendiri untuk kita. Sulit untuk bisa menerima apa yang sudah terjadi, hingga akhirnya jadi bumerang untuk diri sendiri. Dari sini, kita terperankap untuk tak akan melakukan ha-hal yang mengingatkan diri pada masa silam, dan tentu jadi sesuatu yang merugikan.

Nah, jika kita berhasil untuk berdamai dengan semua yang terjadi di masa lalu. Akan ada hal-hal baik lain yang kelak bisa dilakukan. Terbuka untuk menjalani kehidupan di masa sekarang, tanpa harus was-was dengan semua perasaan sakit yang dulu pernah dirasakan. 

Setelah Berdamai, Kita Tak Akan Gampang Stres Lagi

Yap, pada kehidupan nyata beberapa kejadian memang tak bisa kita hindari untuk tak dialami. Selepas mengalami beberapa hal yang tak menyenangkan, ada rasa takut yang sering membuat hati lelah. Jadi beban untuk pikiran, dan berujung pada stress yang tak karuan. 

Padahal hal seperti ini adalah sesuatu yang sesungguhnya harus dilewati. Tak bisa kita hindari, semua yang sudah terjadi harus tetap dihadapi dengan segala kemampuan diri. Hasilnya? Rasa takut dan semua beban yang selama ini jadi pikiran, bisa dilalui dengan santai dan lebih sabar. 

Dan Lebih Berani untuk Mencoba Hal-Hal Baru yang Selama Ini Dihindari

Selama kita masih dalam bayang-bayang masa lalu, akan banyak pembatas yang mengekang ruang gerak. Belum berani untuk melakukan sesuatu yang sekiranya membuka ingatan di masa silam, hingga selalu menghindar untuk tak bertemu sesuatu yang bisa membuat kita kembali terbayang atas banyaknya hal tak mengenakkan yang dulu pernah kita lakukan. 

Itulah mengapa penting untuk berdamai, menerima semua hal yang sudah jadi kenangan dan memandang semua itu sebagai acuan untuk tak lagi mengulang kesalahan bukan jadi sesuatu yang justru mengurung ruang gerak langkah. 

Tak Akan Lagi Terjebak pada Berbagai Macam Nostalgia

Percayalah, ketakutan akan hal-hal yang sudah lewat hanya akan membuat kita terkurung pada sekap yang lebih berat. Membuat kita merasa takut, menghilangkan kepercayaan diri, dan berpikir tak lagi bisa berbahagia atas hidup sendiri. Padahal ada banyak pilihan yang bisa kita lakukan untuk kembali berbahagia atas semua hal. 

Lepaskan semua hal yang merebut kebahagian, buka diri untuk hal baru yang lebih membahagiakan. Dan selalu tekankan dalam diri, jika kita bisa lebih bahagia dari masa lalu yang pernah dijalani. 

Menikmati Hidup dengan Cara yang Memang Kita Suka

Bisa lepas dari semua ketakutan dan kekhawatiran masa lalu, memang bukanlah perkara gampang. Ada banyak hal yang perlu diterima secara perlahan. Membuka mata dan hati untuk semua pilihan baik yang bisa membahagiakan kehidupan. Dan lebih selektif untuk mempertimbangakna semua yang akan dijadikan pilihan. 

Jika semua ini bisa kita jalankan dengan benar, percayalah bahagia tak lagi jadi sesuatu yang mustahil kita dapatkan. Ingatlah selalu, jika apapun yang terjadi atas masa lalu kita selalu berhak untuk berbahagia di hari ini dan masa depan. Tinggal bagaimana kita melangkah setelah dibuat memangis dan kecewa di masa lalu kita.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top