Feature

Tak Harus Datang ke Psikolog, Kami Akan Memberitahumu 7 Solusi dari Perkara Hidup Ini

Konon tak ada manusia yang bisa hidup sendiri, bahkan beberapa orang akan buru-buru pergi untuk konsultasi ke mereka yang ahli tiap kali hidupnya terasa sulit. Maka tak heran jika pada salah satu penelitian yang dilakukan terhadap beberapa psikolog yang bermukim di Swiss, diketahui para psikolog tersebut berhasil mendapat upah yang cukup tinggi dengan nilai rata-rata $88,304.

Padahal solusi dan rekomendasi yang sudah kita bayar mahal, kadang tak jauh berbeda dengan apa yang sebenarnya bisa kita pikirkan. Maka untuk itu dikutip dari laman Bright Side, setidaknya ada 7 persoalan hidup dan solusinya yang sejatinya bisa kamu dengarkan dari para psikolog. Walau mungkin tak selalu pas dengan semua persoalan orang-orang, setidaknya beginilah gambarannya.

Beberapa Masalah Hidup Kadang Terbentuk dari Masa Kanak-kanak, Maka Coba Lihat Orangtuamu

Gambarannya begini, sebenarnya ada banyak sekali teori yang bisa menjelaskan banyak  hal yang kita nilai sebagai bentuk kesusahan. Dimulai dari mana kita berasal, bagaimana kita menikmati masa kecil, hingga sistem didikan seperti apa yang diberikan oleh kedua orangtua kepada kita.

Nah, kalau kita sudah bisa memahami. Apa latar belakang mereka melakukan hal tersebut kepada kita, hingga mengapa kita menjadi seperti sekarang ini. Harusnya kita bisa memahami dan mengambil langkah apa yang selanjutnya harus kita lakukan. Demi perkara-perkara yang kita anggap sebagai kesusahan.

Sebenarnya Masalah Kadang Lahir dari Isi Kepala yang Kita Buat Sendiri

Coba ingat kembali, berapa kali kamu selalu mempertanyakan hal yang seharusnya tak perlu. Mulai dari “Mengapa orang lain lebih baik?”, “Mengapa saya tak kaya?”, “Mengapa mereka lebih pintar?” hingga berbagai macam pertanyaan lain yang seringnya membuat kita pusing sendiri. Kita pun jadi tak lagi berpikir bagaimana cara untuk mengatasinya.

Kita lelap dalam bayang-bayang segala kesusahan yang jelas-jelas belum terjadi, sampai lupa bagaimana caranya untuk mengembangkan segala kemampuan diri.

Cobalah Bicara Lebih Banyak Tentang Perasaanmu, Bukan Malah Sibuk Menilai Orang Lain

“Aku begini karena dia telah menyakiti dan membuat hidupku hancur,”

Bahkan dalam keadaan terdesak sekalipun, beberapa orang masih sempat untuk berpikir untuk menyalahkan orang lain atas kesusahan yang dialaminya. Ya, benar memang beberapa orang kadang jadi penyebab apa yang terjadi dalam hidup kita. Akan tetapi menyalahkan orang lain tak akan merubah situasi.

Mengungkap perasaan itu baik, barangkali itu akan jadi salah satu cara untuk menyadarkan seseorang juga atas apa yang telah diperbuatnya pada hidup kita. Namun memberi orang lain vonis bersalah tak akan membuat kita bisa berjalan untuk membenahi semua masalah.

Mulailah Perduli Pada Diri Sendiri dan Lupakan Penilaian Buruk dari Orang Lain

Selalu ingat ini, membandingkan hidupmu dengan kehidupan orang lain hanya akan membuatmu semakin terpuruk dan tak akan menemukan arah. Setiap orang memiliki jalan cerita dan perjalanan hidup yang berbeda, baik itu tentang karir, kesehatan, keluarga, hingga kisah cinta.

Terinspirasi dari satu sosok orang itu baik, namun memaksakan diri untuk terus-menerus mengikuti segala hal yang diperbuatnya dalam hidup hanya akan membuat kita hidup dalam kebohongan. Mulailah menikmati hidupmu sendiri dengan cara yang seharusnya bisa lebih baik sesuai kemampuan diri.

Tinggalkan Zona Nyaman Untuk Warna Hidup yang Lebih Menantang

Ini akan selalu berlaku untuk perjalanan hidup seseorang. Mulailah untuk bergerak dari luar lingkaran yang selama ini sudah membuatmu nyaman terlalu lama. Carilah sesuatu yang menurutmu akan membawa kebaikan untuk hidupmu, jika kamu memang sudah percaya akan hal itu. Berusalah untuk berjalan keluar demi sesuatu yang memang kamu inginkan.

Taruhlah Beberapa Batas, Atas Apa dan Sampai Mana Kamu Akan Berupaya Untuk Keinginan yang Kamu Mau

Pada beberapa kasus dari mereka yang datang untuk berkonsultasi pada para psikolog , konon sebagian besar dari mereka datang untuk meminta bantuan atas solusi, bagaimana caranya untuk menyelesaikan interaksi mereka dengan orang lain.

Ibu mertua yang selalu saja mengusik rumah tangganya, bos yang tiba-tiba suka marah, atau anak-anak remajanya yang mulai tumbuh sebagai sosok yang menjengkelkan.

Dan jika kamu memang ingin tahu, biasanya saran yang diberikan dalam situasi semacam ini adalah menetapkan batas hingga 50% dari masalah yang diselesaikan. Jadi begini, kamu mungkin bisa bertahan dari perbuatan tak menyenangkan dari seseorang, sesuai dengan batas yang sudah kamu tetapkan. Tapi ketika itu sudah melampaui, mulailah bertindak. Berdiam diri tak akan merubah situasi. 

Dan yang Terakhir, Selalu Ambil Satu Pelajaran dari Segala Persoalan

Percayalah dari setiap persoalan, selalu ada satu hal yang patut dijadikan pelajaran. Kala kita mengalami satu kesedihan, dan berhasil bergerak ke depan. Itu artinya kita telah melalui satu tahap kesusahan, hingga masih bisa berdiri sampai sekarang.

Dengan begitu, pada kehidupan yang akan datang kita tentu sudah paham. Tentang langkah-langkah mana yang seharusnya kita jadikan pilihan untuk beberapa hal yang jadi tantangan. Semakin banyak kita belajar, kian banyak kita paham akan tata cara hidup yang seharusnya dijadikan tumpuan.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kombinasi Simpati dan Empati Akan Membentukmu Jadi Seseorang yang Sangat Peduli dengan Sekitarnya

Sering dengar kata simpati dan empati, tapi sudah tahukah perbedaannya? Mungkin begini ilustrasi sederhananya, saat kamu tak sengaja mengalami musibah, orang yang simpati biasanya cukup melihatmu dari jauh sembari mengirimkan doa. Namun orang yang empatinya bekerja biasanya akan menolongmu tak peduli sebelumnya sudah kenal denganmu atau belum. Hanya saja, baik simpati dan empati tak seperti hal positif dan negatif yang saling tolak-menolak. Keduanya justru sebuah respon yang baik dimana setiap orang pasti memilikinya. Tapi mungkin kadarnya yang berbeda-beda.

Bicara soal simpati dan empati, sudah sepatutnya kamu bisa merasakan adanya elemen ini dalam dirimu. Berkacalah dari mereka yang punya jiwa sosial tinggi, pasti di dalam hatinya mereka bisa mengkondisikan simpati dan empatinya untuk saling berkesinambungan. Sebab memang demikian, kalau simpati dan empatimu bekerja dengan cukup baik, maka akan lahir sikap atau karakter yang sangat peduli dan peka terhadap sekitarnya.

Sediakan Telinga untuk Mendengarkan Cerita Orang Lain, Tak Semua Orang Mampu dan Mau Memberi Diri untuk Melakukan Hal Ini

Meski kelihatannya mudah, sebenarnya tidak semua orang bisa jadi pendengar yang baik bagi orang lain. Saat ada seseorang yang bercerita, respon lawan bicaranya pun berbeda. Ada yang suka memotong pembicaraan, ada yang buang muka tak peduli, ada yang cepat bosan, dan semacamnya. Lihatlah, ternyata sekadar mendengarkan cerita orang lain pun tak semudah kelihatannya.

Untuk itu, kalau kamu mau melatih kepekaanmu untuk sekitar, tak ada salahnya mencoba cara ini, yaitu dengan memberi diri untuk mendengarkan sedikit cerita atau pergumulan yang dirasakan orang lain. Sebab untuk merasakan kesukaran orang lain, tak cukup hanya dengan simpati. Cobalah untuk berempati juga sekaligus memberi diri yaitu dengan mendengarkan ceritanya. Mungkin ada kalanya kamu merasa kalau mendengarkan tak banyak membantu, padahal bagi orang yang sedang merasa perlu teman, cukup didengar saja mereka sudah lega.

Saat Orang Lain Menceritakan Masalahnya, Libatkan Hatimu untuk Ikut Menampung Cerita Tersebut, Bukan Hanya dengan Basa-basi

Mendengarkan pun ada caranya. Bukan sekadar hadir lalu mendengarkan. Melainkan juga cobalah untuk menyimak setiap keluh kesahnya. Kalau boleh kukatakan, menyimak itu jauh lebih sukar dibanding hanya mendengarkan. Tapi dampaknya akan sangat luar biasa untuk orang yang sedang dilanda kesedihan. Dengan memberi diri untuk menyimak, kamu pun sedang berusaha memberikan hatimu untuk turut merasakan emosinya dan pergolakan batinnya.

Melibatkan hati adalah sesuatu yang sukar dilakukan. Apalagi bagi mereka yang terbiasa basa-basi. Bila simpati dan empati memang sudah ada di dalam dirimu, percayalah, untuk peka terhadap orang lain biasanya tak akan sulit. Justru itu akan membuatmu bisa mendorong orang lain untuk ikut peduli juga terhadap sekitarnya.

Utamakan Seseorang  yang Memang Sedang Membutuhkan Keberadaanmu, Hal Itu Bisa Membuatnya Merasa Tenang

Orang yang sedang membutuhkan bantuan atau ingin didengarkan, sejatinya sedang mencari ketenangan. Kesulitan hidup yang sedang dihadapinnya membuatnya sukar berpikir tenang. Untuk itu, dia berusaha mencari orang yang mau menyimak dan mendengarkannya. Kalau kamu mau memberi diri untuk temanmu yang sedang dilanda persoalan berat, maka hal selanjutnya yang perlu kamu lakukan setelah menyimak ceritanya adalah membuatnya agar tetap merasa tenang.

Empati, simpati, bila disatukan sejatinya akan melahirkan sikap yang penuh kepekaan terhadap sekitarnya. Bila kamu bisa memunculkan elemen ini dalam dirimu, percayalah, keberadaanmu sangat berarti bagi orang lain, bukankah membahagiakan menjadi orang yang bisa menolong orang lain?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kerap Jadi Panutan, Ini 4 Zodiak Perempuan yang dikenal Paling Sabar dan Tegar

Kesabaran menjadi suatu hal yang amat mahal di zaman seperti sekarang. Acap kali kamu pasti melihat banyak orang yang mengeluarkan tenaga untuk meluapkan emosinya secara sia-sia dan tidak penting. Bahkan, ada yang sampai naik pitam kala tak bisa mengontrol emosi. Sabar memang tidak ada batasnya dan itu merupakan pemberian dari yang di atas. Tetapi setiap manusia memiliki batas kesabarannya masing-masing, lho.

Tapi kamu tahu nggak, kalau kesabaran dapat ditentukan dari zodiak. Meskipun tidak akurat secara 100 persen namun kesabaran yang dicontohkan beberapa zodiak ini patut kita acungi jempol, kalau bisa harus kita tiru agar hidup jadi lebih damai. Mengingat pangkal dari kedamaian adalah kesabaran dari masing-masing insan, agar bisa mengelola emosi dengan baik sehingga tidak mudah terpancing emosi.

Taurus

Taurus, memang mempunyai lidah yang amat tajam dan dapat membuat orang lain sakit hati. Tetapi dibalik hal negatif yang nampak secara verbal, kamu tak percaya ‘kan kalau Taurus memiliki kesabaran yang luar biasa. Mereka memang orang yang sangat keras kepala dan ingin memenangkan argumen, tapi dibalik itu Taurus cukup rasional dan lebih bisa bersikap sabar.

Taurus pun termasuk orang perfeksionis yang tak mudah emosi dengan hal yang menurut mereka remeh dan tak penting. Sikapnya yang pantang menyerah dalam mendapatkan sesuatu diawali dengan sikap sabar dan ulet yang jadi bekal selalu di dalam diri.

Libra

Apabila berada dalam suatu kondisi yang panas dan saling bersinggungan, sikap yang dipilih Libra adalah diam daripada bertengkar dengan orang lain. Meskipun dia akan sedikit kesal, Libra merupakan sosok pengalah dan cari aman seperti Taurus, yang tidak suka mendominasi.

Kesabaran yang dimiliki Libra sangat tinggi meskipun ada seseorang yang membuatnya emosi. Kesabaran yang diusung olehnya karena perhitungan yang matang karena tak mau membuat masalah lebih besar. Pertengkaran hanya buang-buang waktu dan tenaga. Apalagi, mengalah sama sekali tak buruk bagi Libra.

Capricorn

Upaya yang dilakukan oleh mereka yang berzodiak Capricorn sangatlah maksimal, ia rela untuk melakukan apa saja demi mendapatkan keberhasilan dari sesuatu yang ingin dicapai. Kesabaran maksimal yang dimiliki membuatnya dapat diandalkan makanyadia  kerap berhasil dalam menjalankan suatu tugas dan pekerjaan.

Kalau Taurus terlihat sebagai orang yang tidak sabaran namun sebenarnya ia merupakan sosok yang sabar. Capricron justru kebalikannya, tampak luar saja kamu sudah bisa menilai kalau ia adalah orang yang penyebar. Hasil bagus yang selalu diraih diyakini zodiak ini karena sifat kesabaran yang dimiliki.

Virgo

Kesalahan adalah hal yang tidak disukai oleh Virgo, apalagi kala berhadapan dengan orang yang ceroboh, emosinya bisa saja keluar. Virgo dan Taurus hampir sama karena memiliki kesabaran dan bersikap perfeksionis. Saat melakoni tugas dan pekerjaan ia pun selalu ingin mencapai kesempurnaan.

Mereka bisa mengabaikan pendapat orang lain asalkan dia suka. Demi mendapatkan sesuatu yang diinginkan ia bisa bersikap sangat sabar. Orang lain pun takjub dengan kesabaran yang dimiliki karena emosinya sulit disulut.  Jangan tanyakan kenapa Virgo bisa sesabar itu, karena kuncinya zodiak ini mampu mengakomodir emosi dengan baik.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

7 Pelajaran Hidup yang Hanya Bisa Kamu Dapatkan dari Sosok Seorang Ayah

Ayah adalah sosok yang menjadi pahlawan pertamamu saat kamu beranjak besar. Tentu saja karena orangtua adalah guru terbaik bagi anaknya. Jadi kamu pun pasti akan belajar dari apa yang kamu lihat dari sosok ayahmu. Inilah tujuh pelajaran hidup yang hanya bisa kamu dapatkan dari sosok seorang ayah.

1. Ayah Selalu Melakukan Segala Hal Tanpa Mengeluh

Dari sinilah kamu pun akan belajar untuk tak mudah mengeluh atas segala hal yang terjadi padamu. Kamu pun lebih percaya diri untuk melakukan segalanya atas kerja kerasmu sendiri meski itu membuatmu lelah.

2. Ayah Selalu Bersyukur dan Tersenyum Meski Lelah Setelah Seharian Bekerja

Tak peduli seberapa lelahnya ayahmu, dia akan selalu memberikan senyumannya padamu saat dia pulang. Ayahmu pun selalu bersyukur atas segala yang dimilikinya saat ini. Itulah yang mengajarkanmu menjadi sosok yang juga tak lupa mensyukuri segalanya dan selalu menghadapi kehidupan dengan senyuman.

3. Ayah Selalu Memilih untuk Tetap Bahagia

Bisa saja ayah uring-uringan setelah lelah bekerja seharian. Namun dia memilih untuk selalu bahagia dan tak menunjukkan rasa lelahnya kepada buah hatinya, yaitu kamu.

4. Ayah Selalu Saja Memaafkan Kesalahanmu

Ayah mengajarkanmu untuk menjadi pribadi yang pemaaf. Hal ini ditunjukkannya dengan seberapapun kenakalanmu, dia akan selalu memaafkanmu. Kamu pun akan tahu bahwa memaafkan adalah hal yang indah.

5. Ayah Tak Pernah Melewatkan Momen Penting Keluarganya

Bagi ayah, uang bisa dicari kapanpun,namun momen penting dalam hidup keluarga itu harus diprioritaskan. Meskipun dia harus bekerja, dia pasti akan menyempatkan diri untuk pulang dan merayakan hari penting keluarganya, misalnya saat hari ulang tahunmu tiba.

6. Ada Kalanya Otak Butuh Istirahat Sebelum Mengambil Sebuah Keputusan

Ayahmu mengajarkanmu untuk tak menjadi orang yang tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ada kalanya kamu butuh istirahat sejenak agar otakmu bisa berpikir dengan jernih dan menghasilkan keputusan yang tepat.

7. Ayah Selalu Sabar Menghadapi Ocehan Ibumu

Dari sini kamu belajar bahwa kesabaran adalah sebuah kebaikan yang harus selalu kamu lakukan. Saat kamu mampu mengendalikan dirimu sendiri untuk selalu sabar, kamu sudah berbuat baik pada dirimu sendiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top