Trending

Tak Hanya Raisa Yang Bahagia Karena Besok Menikah, Iwan Fals Juga!

Setelah berhasil mematahkan hati banyak orang, wanita idaman yang kerap dipanggil Yaya ini besok akan menikah dengan pria pilihannya. Kamu tentu ingat bagaimana hebohnya penduduk dunia maya, ketika tahu pada tanggal 22 mei 2017 lalu Raisa dan Hamish telah melangsungkan acara lamaran. Tak heran jika tagar #HariPatahHatiNasional, mendadak jadi trending topik di hampir semua sosial media.

Jadi salah satu penyanyi wanita Indonesia yang punya warna berbeda, Raisa memang masuk dalam kategori diva yang layak diperhitungkan. Nah untuk menghindari pertanyaan kenapa banyak sekali yang mengaguminya, tulisan berikut akan menjadi jawaban sekaligus hadiah untuk hari bahagianya besok.

Kiprahnya Di Industri Musik Tanah Air Memang Patut Diacungi Jempol

Jika kamu pikir Raisa bisa berada di titik hidupnya sekarang, adalah sebuah keberuntungan karena cantik atau hal lain. Kamu salah! Kamu harus tahu, bahwa penyanyi yang kini sudah punya 15 juta followers di Instagram itu pernah merasakan pahitnya ditolak oleh salah seorang produser dan label rekaman.

Namun kegagalan  itu tak membuatnya putus asa.  Hingga akhirnya wanita ayu ini memutuskan untuk memproduksi album sendiri secara independen. Demi meraih mimpinya itu, ia juga pernah jadi penyanyi reguler di cafe, pernikahan hingga acara ulang tahun. Kalau saja dulu ia putus asa dan berhenti melanjutkan mimpi karena penolakan, mungkin Raisa tak ada di jajaran penyanyi yang telah berhasil meraih beberapa penghargaan dari Anugerah Musik Indonesia. 

Tak Hanya Paras Cantik Dan Suara Yang Merdu, Penampilannya Pun Selalu Meneduhkan Hati

Sebagai penyanyi yang sudah dikenal seantero negeri, rasanya sulit sekali menemukan celah untuk menjatuhkan Raisa. Tak hanya menjual suara dan penampilan, Raisa juga jadi salah satu penyanyi yang selalu tampil bersahaja. Di setiap penampilannya, baik off air atau on air ia selalu tampil dengan pakaian yang jauh dari kata terbuka. Untuk hal ini, nampaknya ia memang konsisten. Tak hanya pakaian saat manggung, dalam aktivitas sehari-hari pun demikian. 

Tak hanya berhenti sampai situ saja, kamu yang pernah melihat penampilannya secara langsung tentu paham bagaimana bahasa yang dia pakai untuk menyapa penonton. Hal lain yang tak kalah penting, suara miliknya tetap sama bagusnya baik itu jika didengar saat dia menyanyi langsung atau dari hasil rekaman. Ini sekaligus jadi bukti bahwa Raisa bukan penyanyi yang bertopang pada mic bagus atau proses editing yang epic. Eh…

Popularitasnya Jadi Bukti Bahwa Jadi Penyanyi Tak Melulu Harus Bermodal Sensasi

Sebagai penikmat musik tanah air, melihat banyaknya penyanyi yang selalu bikin sensasi untuk mendongkrak popularitasnya tentu membuat kita jengah. Tapi Raisa datang untuk mematahkan pandangan itu. Mencintai dunia tarik suara sejak usia 3 tahun, hingga pernah jadi vokalis band Andante atau sekarang dikenal sebagai Vieratalle, dirinya mulai dikenal publik lewat debut pertamanya dengan lagu “Serba Salah” pada 2011 lalu. Perjalanannya selalu dibumbui dengan lagu-lagu manis yang enak didengar, bukan sensasi yang bikin panas hati.

Jika Minggu lalu banyak netizen yang menudingnya mendadak baper, karena salah satu komen dari warganet yang menyungging pilihannya atas Hamish yang dinilai tak nasionalis. Hanya karena Hamish bukanlah Laki-laki pribumi asli. Rasanya siapapun akan berlaku sama jika mendapat cibiran seperti itu. Lagi pula bukan membalas mencibir, raisa justru memberi pertanyaan. Lantas adakah yang salah? Rasanya tidak!

Bahkan Predikat Penyanyi Cantik Idaman Semua Orang, Memang Terasa Begitu Pas Untuknya

Semua pujian ini bukan semata-mata karena saya adalah fans berat Raisa, atau dengan kata lain jika bertemu dengannya rasanya biasa saja. Tapi dirinya memanglah sosok yang patut untuk dipuja, dalam artian Raisa memang jadi salah satu penyanyi kebanggaan Indonesia saat ini. Tanpa bermaksud untuk membanding-bandingkan penyanyi satu dan yang lainnya, Yaya memang berbeda.

Paras cantik, suara merdu, ramah dan bersahaja, rajin ibadah pula. Tak hanya mereka yang laki-laki, barisan kaum hawa pun rasanya setuju jika ia adalah patutan untuk para penyanyi pendatang baru lainnya. Beberapa sisi dalam diri Raisa mengajarkan kita, bahwa semua hal tetap harus dilakukan dengan seimbang. Kerja keras, usaha, ketekutan serta ikhtiar dalam doa dan ibadah. Lalu adakah Raisa lainnya di dunia ini? Mari kita berdoa, semoga ada.

Hingga Akhirnya Besok Akan Jadi Hari Bahagia Baginya, Dan Iwan Fals Juga Turut Serta

Sebagai bocoran untuk informasi pesta pernikahan Raisa dan Hamish akan dilangsungkan di Gedung MidPlaza, Jakarta Pusat. Setelah perjalanan panjangnya, yang dulu sempat menaruh hati pada Mohammed Kamga, mantan personel grup vokal Tangga pada awal kariernya, hingga bersama Keenan Pearce selama lima tahun lamanya. Besok adalah babak baru sekaligus hari bahagia untuk Raisa yang akan dipersunting oleh Hamish Daud.

Tak hanya itu Iwal Fals yang juga salah satu penyanyi Favorit Raisa, juga turut berbahagia. Setelah kemarin sempat duet untuk kedua kalinya di salah satu acara tv. Dihari yang sama dengan pernikahan Raisa, Iwal Fals juga merayakan ulang tahunnya yang ke-56 Tahun.

Selamat berbahagia untuk Raisa dan Hamish atas pernikahannya, serta selamat ulang tahun untuk salah satu musisi legendaris Indonesia. Semoga selalu sukses untuk karir dalam industri musik tanah air. Selamat!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Yakin Pacarmu Setia? Coba Tanyakan Beberapa Pertanyaan Ini Padanya!

Bukan bermaksud untuk menggoyahkan kepercayaanmu pada sang pacar, namun yang namanya kesetiaan ‘kan perlu dibuktikan. Meki kadang kita pun bingung bagaimana cara menyampaikan rasa keingintahuan tersebut dengan cara yang tepat.

Yap, dengan alasan tak mau membuat pacar tersinggung, sebagian dari kita justru lebih memilih diam, tak memperpanjang pertanyaan. Walau ada beberapa kegundahan yang memang perlu disampaikan.

Nah, kali ini, demi membantumu, ada beberapa pertanyaan yang bisa kamu pakai untuk meyakinkan diri jika si dia memang setia. Dan jika jawabannya memang terdengar menyakinkan, maka tak perlu ada yang kamu ragukan.

“Kamu Mau Tidak, Menerima Aku Apa Adanya?”

Iya sih, kata Tulus kita tak boleh mencintai apa adanya. Tapi, kamu perlu paham kalau sebagai pihak yang menanyakan ini konteksnya agak berbeda. Karena tujuan awal memang ingin mempertanyakan kesetiaan, maka kalimat ini bisa kamu jadikan pertanyaan.

Selanjutnya kamu boleh menilai, apa balasan yang ia sampaikan padamu tentang pertanyaan yang barusan kamu katakan. Jika memang dirasa cukup menguatkan, maka bertahan tak salah untuk kamu lakukan.

“Kalau Aku Minta Kamu Gambarkan Kesetianmu dengan Tiga Kata, Kamu Akan Bilang Apa Sama Aku?”

Beberapa sosok yang tidaklah benar-benar sayang, mungkin akan buru-buru mencari kata atau kalimat paling manis untuk didengar pasangan. Tapi dia yang benar-benar setia, mungkin akan menjawabnya dengan kalimat sederhana yang penuh makna. Tak berisi banyak janji, tapi apa yang ia jadikan jawaban adalah sesuatu yang ia yakini bisa diberikannya padamu.

“Mantanku Hubungi Aku Lagi, Kira-kira Apa yang Harus Aku Lakukan?”

Jika dia yang kamu panggil pacar akan buru-buru marah dan terlihat tak senang. Itu artinya, ada hal yang perlu kamu pertimbangkan lagi untuk tetap menjadikannya pasangan. Cemburu mungkin sah-sah saja, tapi tergesa-gesa untuk marah dan emosi hanya karena seseorang yang ada di masa lalu pasangannya, jelas tak baik.

Cobalah simak penuturannya, tentang bagaimana respon yang akan ia sampaikan perihal mantan yang kini tiba-tiba datang.

“Dari Sekian Banyak Orang, Kenapa Kamu Milih Aku Untuk Jadi Pacar?”

“Karena kamu itu…” jelas sudah terdengar biasa, apalagi jika kata selanjutnya adalah bualan receh yang biasa dipakai oleh lelaki remaja. Ini perlu kamu dengarkan dengan seksama. Karena dari sini, kamu bisa menilai bagaimana ia menempatkanmu dalam hidupnya.

Entah sebagai pacar biasa, sebagai pacar sementara, atau sebagai calon teman hidup yang akan menemaninya hingga tua. Pasang telinga dan duduklah, dengarkan baik-baik apa yang menjadi alasannya.

“Aku Pasti Sering Sibuk Kerja, Kamu Siap Menerimanya?”

Untuk urusan ini, memang perlu kita diskusikan dengan pacar mulai dari sekarang. Sebab, sebuah hubungan hanya akan bisa berjalan lancar, jika keduanya dapat saling mendukung dan terbuka atas apa yang menjadi keresahan.

Kamu mungkin khawatir ia akan protes karena sebagian besar waktumu tersita untuk bekerja. Untuk itulah kamu perlu bertanya padanya. Jika ternyata ia bisa memahami dan memaklumi kesibukan yang kamu punya, rasanya ia pantas untuk dipertahankan maupun dijadikan pasangan masa depan.

“Diriku Bukanlah Anak Orang Berada, Kamu Siap Untuk Hidup Sederhana?”

Sosok yang benar-benar setia tak akan memintamu untuk melakukan hal-hal yang sejatinya tak bisa kamu lakukan untuknya. Maka, sedari sekarang kamu boleh sampaikan, sejauh mana kemampuanmu untuk membahagiakannya kelak, dan apa saja yang mungkin sulit untuk kamu berikan padanya.

Dari reaksinya, kamu akan bisa tahu dan menimbang rasa. Apa yang memang benar-benar ia inginkan darimu. Hidup bersama untuk bersenang-senang saja, atau menikmati semua hidup dalam suka dan duka.

“Suatu Saat Nanti, Aku Mungkin Akan Tua dan Tak Lagi Gagah. Kamu Yakin Masih Akan Mencintaiku dengan Rasa yang Sama?”

Hidup terus berjalan, kita bisa saja yakin untuk mencintainya dengan rasa yang sama. Tapi isi hatinya, tak ada yang bisa menerka. Untuk itulah kita perlu bertanya, sanggupkan ia akan tetap mencinta jika kelak sudah menua?

Setiap orang memang boleh saja ingkar, tapi setidaknya jawaban atas pertanyaan yang kita sampaikan, boleh jadi alasan, mengapa akhirnya kita memilihnya sebagai teman hidup di masa depan.

Jadi kapan, kamu akan bertanya pada pacarmu?

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Adakah yang Salah dari Seseorang yang Tak Suka Bepergian Setiap Kali Libur Panjang Lebaran?

Selepas libur panjang lebaran yang baru saja usai, ada beberapa pertanyaan yang mungkin datang. Kemana saja kamu selama liburan? Atau kenapa kamu tak kemana-mana selama liburan?

Untuk kamu yang memang tak begitu menyenangi keramaian, yang jelas akan menjadi suguhan. Menghabiskan waktu untuk bersantai di rumah, mungkin sudah jadi kebiasaan baik yang selama ini kamu lakukan. Anehnya, mereka yang mengaku sebagai teman, justru kerap merasa bingung, mengapa kamu lebih suka bepergian saat semua orang bekerja, dan duduk manis di rumah saat semua orang pergi liburan bersama.

Yap, merasa sedang diintrogasi atas sebuah kesalahan. Kamu yang memang lebih senang menghabiskan jatah cuti lebaran dengan bersantai di rumah,beberapa hal ini mungkin jadi sesuatu yang sedang kamu rasakan.

Sejak Awal Tahun Sudah Bekerja, Kali Ini Biarkan Kami Bersantai di Rumah

Nah, ini mungkin jadi alasan logis yang sedang dipikirkan. Coba bayangkan, Setelah libur tahun baru kemarin, kita sudah bekerja penuh. Mengurungkan rasa lelah dan capek demi tanggung jawab di tempat kerja. Sampai, meski kurang enak badan pun. Kita masih semangat untuk bekerja.

Maka kali ini, daripada sibuk bertanya mengapa kami tak kemana-mana selama libur lebaran tiba. Jawabannya mungkin, karena kami ingin lebih menikmati waktu bersantai di rumah dengan sanak saudara.

Berkumpul dengan Keluarga Besar Jadi Momen Langka, Ini Saat yang Tepat Untuk Menikmatinya

Berpuasa sebulan penuh, kemenangan di hari Idul Fitri memang ditandai dengan saling bermaaf-maafan dengan semua keluarga besar dan semua kerabat kita. Jika selama ini, waktu yang kita punya selalu terkuras untuk perkara pekerjaan. Kali ini biarkan, diri untuk bisa lebih menghargai kebersamaan yang sedang dilakoni bersama.

Entah itu sekedar duduk-duduk sembari bercerita bersama, menikmati santapan lebaran yang ada di rumah, hingga mengadakan kegiatan lain yang masih bisa dilakukan bersama dalam rumah.

Semuanya sah-sah saja, karena tujuan utamanya adalah menikmati momen bersama dengan keluarga.

Lagipula Semua Orang Berlibur Serentak, Semua Tempat Wisata Pastilah Padat

Gambarannya begini, liburan lebaran kan dirayakan hampir semua orang. Baik yang merayakan lebaran atau yang tidak. Nah, biasanya ini akan jadi kesempatan untuk menyambangi tempat-tempat wisata. Dari sini kita sudah punya gambaran, berapa banyak orang yang akan kita temui disuatu tempat yang mungkin akan dikunjungi bersama.

Maka, memilih untuk menghabiskan waktu libur lebaran untuk bersantai di rumah. Bukanlah sebuah pilihan yang salah, karena ini akan jauh lebih terasa menyenangkan untuk kita. Daripada harus pergi berwisata tapi berdesak-desakan dengan pengunjung lain. Karena semua orang sama-sama liburan.

Daripada Harus Menghabiskan Waktu Dijalan, Lebih Baik Istirahatkan Badan

Perkara lain yang juga jadi bahan pertimbangan adalah kondisi jalanan yang akan kita tempuh bersama, ke tempat yang mungkin akan dijadikan tujuan. Kalau kamu yang kebetulan tinggal di Jakarta, dan akan menyambangi tempat-tempat di sekitaran pusat kota. Mungkin tak akan ada halangan jalanan macet seperti biasa. Tapi, lain ceritanya jika libur lebaranmu yang dihabiskan di kampung halaman di daerah.

Bukan apa-apa, jumlah orang yang pulang ke kampung halaman tiap kali lebaran. Pastilah ramai dan jauh lebih banyak dari biasanya. Bukannya, menikmati liburan di tempat tujuan. Jangan-jangan kita hanya akan terjebak di jalanan. Kalau sudah begini, duduk manis di rumah lebih baik dijadikan pilihan.

Toh Setiap Orang Punya Cara yang Berbeda Untuk Menikmati Liburannya…

Hal lain yang juga mesti dipahami setiap kita adalah, perbedaan pola pikir dan cara pandang masing-masing manusia. Kamu mungkin menilai, pergi berlibur di masa lebaran jadi pilihan yang menyenangkan.

Tapi disisi lain, ada juga manusia yang seperti kami. Manusia yang lebih memilih berdiam diri di rumah, dan menikmati kebersamaan yang ada. Karena tak mau dipusingkan dengan hal-hal luar yang justru tak akan mendatangkan kesenangan.

Karena baik bagi kita, belum tentu baik untuk yang lainnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Setelah Donat Mie, Kini Donug yang Berbahan Rempah dan Ayam Kembali Populer

Setelah Es Kepal Milo, lalu Donat Mie yang kemarin jadi list makanan yang banyak diburu orang. Baru-baru ini, ada lagi jenis makanan baru yang mendadak populer di kalangan para pecinta kuliner. Terlebih para netizen yang kerap mencari referensi makanan dari laman Instagram.

Sumber : www.instagram.com/ramayeux/

Yap, makanan tersebut adalah cronut. Salah satu jenis kuliner yang merupakan gabungan dari croissant dan donat yang diberi nama Donug. Makanan ini lahir dari olahan seorang pria asal Skotlandia bernama Crag Carrick. Crag menambahkan beberapa bahan yang berbeda pada olahan Donugnya. Dan hal itu pulalah yang membuat kreasinya berbeda. Ia menambahkan ayam dan campuran beberapa rempah untuk menyempurnakan rasa racikannya.

Sumber : www.instagram.com/sharktankau/

Mengutip dari Evening Standart, donug mulai viral ketika Crag dan sang istri memerkan hasil kreasi mereka di salah satu stasiun televisi di Australia. Cara pengolahannya pun terbilang cukup mudah, sebab kata Crag, dirinya hanya butuh mencampur adonan donat dengan ayam buras dan rempat-rempah. Kemudian melumuri adonan dengan tepung jagung serta roti, lalu menggorengnya.

Disajikan dengan berbagai macam bumbu, mulai dari kari Jepang, keju Dijon bechamel dan saus pedas. Konon berkat kreasi miliknya ini, Crag mendapatkan tawaran investasi yang cukup besar. Hem, kira-kira kamu tertarik tidak untuk mencoba membuat Donug ala Crag ini?

 

 

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top