Feature

Tak Hanya Galau, Patah Hati Bisa Bikin Kamu Pegal Linu

Putus cinta tak pernah terasa mudah. Sejatinya hal yang membuat kita sulit lepas dari bayang-bayang mantan adalah kenangan bersamanya. Meski katanya perempuan jadi pihak yang akan menderita atas berakhirnya hubungan, peneliti dari Universitas Binghamton, Amerika justru menemukan hal sebaliknya. Sebagaimana yang telah diteliti oleh Craig Morris, salah satu ahli biologi evolusi dari universitas tersebut, putus cinta memang bisa membuat seorang perempuan merasakan sakit dalam hal emosi yang lebih parah daripada laki-laki. Akan tetapi, itu semua hanyalah sementara. Namun ada hal lain yang jauh lebih menarik daripada sekedar rasa sakit hati yang kamu mungkin derita. Karena tak hanya masalah emosi saja, beberapa hal aneh akan terjadi pada tubuhmu pasca putus cinta. Termasuk pegal linu yang tiba-tiba menyerbu seluruh tulang di tubuh.

Bersumber Dari Rasa Kecewa Yang Ada, Malam Setelah Putus Cinta Ada Kecemasan Yang Datang Secara Berlebihan Bahkan Membuatmu Insomnia

Salah satu studi dari beberapa orang ahli, efek dari putus cinta hampir sama dengan seseorang yang kecanduan kokain. Kehilangan tentu membuat kita bertanya-tanya, mengapa dia yang kemarin bilang cinta, bisa pergi begitu saja? Belum lagi ketakutan tidak akan menemukan orang yang seperti dirinya kadang membuat kita merasa cemas berlebihan. Alhasil pola tidur yang kita punya akan berantakan, kalau sudah begitu pun kesehatan tubuh ikut terganggu. Kehilangan memang membuat kita merasa gelisah dengan porsi yang kadang berlebihan yang sering berujung pada gangguan kesehatan. 

Hingga Pada Beberapa Masalah Kulit Yang Tiba-Tiba Saja Menghampiri Wajah

Konon jatuh cinta katanya sering ditandai dengan beberapa jerawat di wajah, dan ternyata putus cinta juga mendatangkan hal yang sama. Masih berhubungan dengan susah tidur dan cemas yang berlebihan, wajar memang jika tiba-tiba wajah kita akan ditumbuhi beberapa jerawat. Karena stres dan susah tidur dengan durasi yang panjang, membuat tubuh dan sel kulit kita ikut lelah. Hasilnya semua ini akan menimbulkan jerawat di wajah hingga kesehatan rambut yang juga terganggu.

Lebih Parahnya Lagi, Organ Tubuh Sekitar Dadamu Sering Terasa Nyeri Dan Kerap Berujung Pada Serangan Jantung

Sindrom yang diberi nama Brokenheart ini memang hadir dengan efek samping yang berbeda-beda. Bahkan tak tanggung-tanggung, kegelisahan ini bisa merenggut nyawa. Sebagaimana yang telah diutarakan oleh Dr. Graham, pensiunan spesialis jantung yang kini menjabat sebagai ketua Sexual Advice Association di London, Inggris. Kaum perempuan lebih berisiko mengalami kematian tak lama setelah patah hati. Tapi dalam jangka waktu lama, lebih banyak laki-laki yang meninggal karena serangan jantung akibat dari patah hati ketimbang kaum hawa. Hal itu karena gaya hidup para laki-laki itu menjadi tidak teratur pasca putus cinta. Dan kehilangan orang yang dicintai sering menempatkan kita jadi seseorang yang beresiko terkena serangan jantung 6 kali lebih besar lagi.

Bisa Membuatmu Kehilangan Nafsu Makan Atau Malah Tak Kuasa Menahan Hasrat Untuk Makan, Hingga Akhirnya Berpengaruh Pada Berat Badan

Untuk efek yang satu ini nampaknya memang lebih banyak menyerang kaum hawa. Kita bisa melihatnya pada orang-orang yang ada di sekeliling kita. Dirinya yang tadinya punya pola makan yang baik berubah jadi seseorang yang tak nafsu untuk makan. Atau sebaliknya, dia yang tadinya sangat ketat dalam hal menjaga pola makan menjelma jadi manusia si pemakan segalanya. Debra Smouse, salah seorang pakar hubungan mengatakan bahwa “Seolah-olah memang ada hubungan antara perut dan hati kita. Ketika makanan masuk melalui bibir, hal itu seakan mengirimkan rasa sakit pada tubuh. Kita merasa sangat kesulitan untuk menelan. Kita memaksa diri untuk makan sesuatu, dan disaat bersamaan nafsu makan tak ada sama sekali,” Tak hanya itu saja, kadang putus cinta juga membuatmu tak bisa mengontrol nafsu untuk terus makan sebagai pelarian dari kekecewaan hingga akhirnya menambah berat badan.

Dan Percaya Atau Tidak, Putus Cinta Membuatmu Gampang Merasa Nyeri Pada Otot Hingga Pegal Linu

Untuk hal yang terakhir mungkin sering menyerang kita, hanya saja kita mungkin tak sadar. Berpikir bahwa tubuh sedang lelah, bisa jadi nyeri otot dan pegal linu yang kamu derita dikarenakan putus cinta. Kondisi jiwa yang tertekan membuat kita lebih mudah mengalami cedera daripada biasanya. Bersamaan dengan stres yang menyerang tubuh dan pikiran kita, kejang pada otot mungkin sering kali muncul. Sehingga otot yang berkontraksi menyebabkan rasa sakit dan nyeri di berbagai bagian tubuh yang sering berakhir dengan linu. Berhenti untuk menyalahkan diri sendiri atas apa yang sedang terjadi. Sebaliknya mulailah berdamai dengan hal-hal yang mungkin akan kamu hadapi. Karena konon untuk sampai pada cinta yang sejati, kita harus mengalami patah hati hingga beberapa kali. Galau dan sakit hati adalah sesuatu yang wajar dan sah, tapi tetap berdiam diri dalam sakit hati bukanlah sesuatu yang harus kamu lakukan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

10 Pertanyaan yang Sering Kamu Dapati Saat Kamu Tak Kunjung Memiliki Pacar

Status single sebenarnya bukanlah sebuah masalah yang besar. Single adalah pilihan. Namun herannya terkadang bukan orang yang menyandang status itu yang kebingungan, malah orang yang ada di sekitarnya. Kamu yang tak kunjung memiliki pasangan, pasti kerap mendapati 10 pertanyaan ini terlontar dari mulut orang lain untukmu.

1. “Kenapa Sih Kok Tidak Mau Pacaran?”

Mereka mengajukan pertanyaan ini karena penasaran dengan alasanmu masih bertahan dengan kesendirianmu. Tapi karena kamu menjadikansingle sebagai pilihan hidup, kamu biasa-biasa saja saat mendapati pertanyaan ini dan terasa sudah sangat kebal.

2. “Ada yang Deketin Kan?”

Jika kamu memutuskan untuk menjadi seorang single, pasti kamu memiliki alasan yang kuat di belakangnya. Meski begitu orang lain pasti tetap ingin tahu, selama ini masih ada kan orang yang mendekatimu.

3. “Pernah Tidak Kamu Berpikir untuk Pacaran?”

Banyak orang bertanya-tanya tentang apa yang kamu pikirkan saat kamu menjadi seorang single. Salah satunya adalah apakah kamu sendiri pernah berpikir untuk berpacaran dengan seseorang.

4. “Kamu Orang yang pemilih, Ya?”

Karena kamu tak kunjung berpacaran, akhirnya banyak orang yang memandangmu sebagai seorang yang pemilih. Padahal sebenarnya kamu hanya menunggu jodoh terbaik yang Tuhan siapkan untukmu.

5. “Bagaimana Perasaanmu Saat Melihat Teman atau Orang Lain Pacaran?”

Padahal kamu tak ada masalah dengan orang yang berpacaran di depan matamu secara langsung. Namun masih saja banyak orang mempertanyakan hal ini kepadamu.

6. “Sebenarnya Usia Berapa Sih Kamu Mau Pacaran?”

Saking gemasnya orang lain melihatmu yang betah dengan status single-mu, mereka sampai mempertanyakan hal ini padamu. Kenapa sampai kamu masih bertahan tanpa seorang pasangan dan sebenarnya mau pacaran pada usia berapa sih kamu itu.

7. “Apa Kamu Pernah Dijodohkan?”

Pasti banyak orang berpikir bahwa dengan jangka waktumu menjadi seorang single, sudah banyak teman dan keluarga yang menjodohkanmu dengan seseorang. Dan inilah yang ingin dicari tahu oleh orang tersebut, apakah kamu pernah dijodohkan atau tidak.

8. “Pernah Tidak Sih Kamu Merasakan yang Namanya Jatuh Cinta?”

Siapa tahu kamu pernah mencoba memulai menjalin hubungan, meski akhirnya gagal juga. Alasannya pun tentu beragam. Orang akan mempertanyakan mengenai hal ini saat kamu tak kunjung memiliki pasangan.

9. “Apa Kamu Tidak Ingin Pacaran?”

Ada banyak hal yang ingin kamu capai terlebih dulu. Tapi banyak orang langsung saja mempertanyakan tentang apakah kamu ingin pacaran atau tidak. Jawabannya tentu iya tapi bukan untuk saat ini.

10. “Apakah Kamu Takut untuk Memulai?”

Rasa takut pasti ada, karena kamu sudah lama bertahan dengan status single-mu. Entah apa alasan yang membuat kamu bertahan, tak ada yang tahu. Mungkin ini jugalah yang dikhawatirkan oleh orang-orang terdekatmu. Mereka takut jika ketakutanmu membuatmu terus bertahan dalam kesendirian dalam jangka waktu yang panjang.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Inilah 7 Tipe Mantan Mahasiswa Setelah Lulus Kuliah

Momen kelulusan adalah momen yang paling ditunggu banyak mahasiswa tingkat akhir. Namun kehidupan pasca lulus kuliah, tak semua orang suka menjalaninya. Ada beberapa tipe mantam mahasiswa setelah lulus dari Universitas tempatnya menuntut ilmu dulu. Apa saja sih tipenya? Mungkin kamu termasuk salah satunya.

1. Tipe Sulit Move On

Mereka yang termasuk tipe ini adalah orang yang sulit move on dari kehidupannya sebagai mahasiswa dulu. Bagi mereka kehidupan perkuliahan lebih menyenangkan karena mereka tak perlu memikirkan tentang dunia kerja pasca lulus dari Universitas.

2. Tipe Pekerja Keras

Tipe pekerja keras adalah mereka yang anti dengan istilah menganggur. Meskipun mereka belum mendapatkan pekerjaan tetap, mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk melakukan hal yang bermanfaat, mungkin salah satunya adalah merintis usaha baru.

3. Tipe Pengembara

Mereka yang masuk dalam kategori tipe ini adalah orang yang suka melakukan travelling. Momen setelah lulus banyak dihabiskannya untuk mengunjungi banyak tempat baru yang menurutnya menarik untuk dikunjungi.

4. Tipe Rumahan

Tipe rumahan adalah mereka yang lebih suka menghabiskan waktu mereka di rumah. Kebanyakan sih memiliki hobi tidur dan nonton film kesukaan di dalam kamar. Sehingga tak ada alasan buat mereka untuk pergi ke luar rumah.

5. Tipe Penyuka Keramaian

Tipe ini akan menghabiskan waktunya untuk bersenang-senang. Entah itu berkumpul dengan teman-temannya di suatu tempat seperti cafe atau pergi menonton konser musik favorit mereka.

6. Tipe Media Sosial

Tipe media sosial ini adalag tipe orang yang tak bisa lepas dari media sosial barang sebentar saja. Saat bangun tidur, hal pertama kali yang akan dilakukan adalah mencari smartphone miliknya untuk membuka media sosialnya.

7. Tipe Romantis

Orang yang termasuk tipe ini biasanya orang yang memang memilih untuk menikah setelah lulus kuliah. Kebanyakan sih sedari SMA memang sudah punya pasangan, sehingga setelah lulus inginnya cepat-cepat menikah.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

5 Hal Lucu yang akan Kamu Rasakan Saat Berjodoh dengan Sahabat Sendiri

Jodoh, kematian dan rezeki adalah rahasia Tuhan. Kamu tak akan pernah tahu dengan siapa akhirnya kamu berjodoh. Dengan orang yang belum pernah kamu kenal atau justru dengan orang yang susah sangat kamu kenal. Ada loh pasangan yang akhirnya berjodoh dengan sahabat sendiri.

Terbiasa dengan hubungan luwes yang terasa santai dan menyenangkan. Beberapa kali, kamu mungkin akan merasa aneh. “Kok bisa ya sampai berjodoh sama sahabat sendiri?. Nah, setidaknya berikut ini adalah beberapa hal yang mungkin kamu rasakan ketika nanti berjodoh dengan sahabatmu sendiri.

1. Tertawa Sendiri Saat Memandang Wajah Pasangan

Saat kamu memandang wajahnya, itu sudah mengingatkanmu tentang apa yang sudah kalian lewati bersama. Dengannya? mungkin kamu tak pernah berpikir sebelumnya bahwa kamu akan berjodoh dengan sahabatmu yang konyol itu, dan itu kerap membuatmu tertawa hanya dengan memandang wajahnya saja.

2. Sering Berantem Saat Bertemu Namun Rindu Saat Sedang Jauh

Bahkan kamu pun sering bingung dengan tingkahmu ini. Saat pasanganmu ada di sampingmu justru kamu sangat sering bertengkar. Namun saat kamu berjauhan dengannya, rasanya rindumu begitu memuncak.

3. Berniat Romantis Namun Akhirnya Jadi Ledekan

Sebagai sepasang sahabat, kamu dan dia memang tak pernah bertingkah romantis. Jadi makhlum jika setelah menikah saat kamu maupun dia ingin mencoba romantis, selalu berakhir dengan ledekan satu sama lain.

4. Tak Jaim untuk Saling “Mempermalukan”

Kalian memang saling mencintai sebagai satu pasangan, namun humoris di dalam hubunganmu dengannya memang sudah besar. Sehingga tak ada lagi rasa jaim untuk mempermalukan satu sama lain.

5. Tak Mau Saling Mengalah untuk Berbagi Sesuatu

Bisa diambil contoh, untuk hal kecil seperti nonton TV. Kamu sering berebut remote control dengannya. Tak ada salah satu dari kalian yang mau mengalah. Bisa dibilang tingkahmu dengan pasangan layaknya anak kecil.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top