Feature

Tak Cuma Melepas Perasaan, Ada 7 Manfaat Kesehatan dari Ciuman

Jadi bagian yang pasti terjadi dalam sebuah hubungan, ciuman adalah kontak fisik yang digunakan oleh orang-orang untuk menyalurkan perasaan. Tapi ternyata tak hanya untuk menyalurkan rasa dan membuat bahagia saja, dilansir dari Health Line, ternyata ciuman memiliki manfaat dari segi kesehatan untuk orang-orang yang sering melakukannya. 

Bahkan tak hanya berlaku untuk ciuaman yang kita lakukan dengan pasangan. Ciuman yang sekiranya sering dilakukan dengan teman atau keluarga pun memiliki manfaat yang sama hebatnya. Kira-kira apa saja ya?

Jadi Proses Bertukar Bakteri Baik dari dalam Mulut Masing-masing 

Dikutip dari Biomed Central ketika pasangan berciuman selama sepuluh detik, ada sekitar 80 juta bakteri yang ditransferkan ke satu sama lain. Memang ini cara yang efektif untuk menularkan penyakit. Namun, banyak di antara bakteri tersebut merupakan bakteri baik yang akan meningkatkan kekebalan tubuh. 

“Mikrobioma yang bervariasi bisa membantu mengatur sistem imun dan melindungi tubuh dari bakteri jahat,” kata Dr. Ravella, profesor dari Columbia Medical Center dilansir dari Glamour.

Dengan begitu, ada manfaat baik yang akan diterima oleh tubuh. 

Memperkuat Sistem Imun dalam Tubuhmu 

Tak semua orang memang suka dengan berciuaman. Karena kegiatan ini bisa jadi ajang untuk berbagi penyakit seperti yang sebelumnya sudah dijelaskan. Akan tetapi, kenyataannya, studi dari jurnal Medical Hypotheses menyatakan bahwa ciuman bisa memperkuat sistem imun tubuh terutama pada perempuan. Mereka akan terlindungi dari Cytomegalovirus, virus yang menyebabkan kebutaan dan cacat lahir pada bayi yang dikandungnya.

Bisa Pula Meredakan Reaksi Alergi yang Sedang Diderita Tubuh

Kamu mungkin masih belum percaya, tapi nyatanya ciuman bisa membantu meredakan gejala gatal-gatal yang dirasakan saat alergi. Yap, pada tahun 2006 Hajime Kimata, seorang dokter mencoba meneliti 24 pasien yang memiliki eksim atopik dan rhinitis (alergi pada hidung).

Pasien diminta untuk berciuman dengan pasangannya selama 30 menit sambil mendengarkan musik. Kimata menemukan bahwa antibodi pasien yang bereaksi terhadap alergi berkurang, begitu pula dengan reaksi alergi mereka.

Bagaimana kekuatan dari ciuman mampu membantu tubuh untuk lepas dari reaksi atas alergi yang kita derita. Jadi jika, suatu waktu pasanganmu atau kamu sedang mengalami alergi atas sesuatu yang membuat tubuh terasa gatal. Cobalah meredakannya dengan berciuman. 

Mencegah Kulit Wajah Keriput Lebih Cepat 

Umumnya, selama berciuman, ada 43 otot pada wajah terus bergerak sehingga mereka akan lebih kencang daripada sebelumnya. Walaupun tidak memiliki efek yang sama dengan facelift, ciuman tetap bisa membantumu menjaga agar wajah tidak keriput. Efek tersebut akan lebih terasa jika umurmu sudah lebih dari 35 tahun. Garis kerutan yang tadinya sudah terlihat pada rentang usia tertentu, bisa tersamarkan karena aktivitas ciuman. 

Ciuman Juga Mampu Membakar Kalori dalam Tubuh

Sama halnya dengan berolahraga, ketika kita sedang berciuman semua otot di wajah dan lidah ikut bergerak. Itulah sebabnya, ciuman juga dipercaya mampu membakar kalori dari dalam tubuhmu. Walau jumlahnya tak sebanyak ketika kita berolahraga seperti berlari atau melakukan workout. 

Namun berdasarkan penelitian terkini, dalam setiap menit ciuman ada sekitar 8 hingga 16 kalori yang terbakar tergantung seberapa bergairahnya. Jika dilakukan selama satu jam, kamu bisa membakar kalori setara dengan segenggam permen cokelat. 

Dapat Pula Menurunkan Tekanan Darah 

Sebagaiamana yang sudah kamu tahu, ciuman memberikan efek bahagia pada perasaan ketika sedang dilakukan. Mulai dari membuat perasaan tenang, sampai membuat jantung berdebar-debar. Dan detak jantung yang meningkat inilah yang kemudian membuat pembuluh darah melebar dan mengalirkan darah sehat ke seluruh organ dalam tubuh dengan lancar.

Dengan kata lain, tekanan darahmu akan berkurang. Ditambah lagi saat berciuman, otak akan mengurangi kadar hormon stres kortisol yang bisa memicu penyakit tekanan darah tinggi. Percayalah ini akan menyehatkan tubuhmu. 

Serta Meredakan Sakit Kepala dan Berbagai Penyakit Lainnya

 

Walau terdengar seperti sebuah kebohongan, untukmu yang mungkin pernah berciuman tatkala kepala sedang terasa pusing, pasti tahu bagaimana perbedaan perasaanmu sebelum dan sesudah berciuman. Kamu bisa merasakan bagaimana ngeri yang terasa perlahan hilang, atas bahagia dan perasaan tenang yang sudah tersalurkan dari pasangan ketika kalian berdua berciuman. 

Jadi, selain untuk mengungkapkan perasaan dan menyalurkan hasrat dan keinginan. Berciuman juga memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Kisah Memprihatinkan dari Tikiri, Gajah Kurus yang Dipaksa Bekerja di Sri Lanka

Cerita-cerita perenggutan lahan hutan yang akhirnya menghilangkan tempat tinggal untuk binatang mungkin sering kita dengar. Dan hal lain yang lebih menyedihkan adalah, cerita-cerita eksploitasi hewan demi keuntungan oleh beberapa orang. Seperti cerita seekor gajah yang baru-baru ini viral di media sosial.

Yap, binatang malang itu adalah Takiri, seekor gajah berusia 70 tahun yang dipaksa ikut dalam sebuah festival keagamaan di Sri Lanka untuk menghibur penonton. Namun, tak ada yang menyangka di balik kostum warna-warni yang dikenakan gajah tersebut. Gajah berjenis kelamin betina itu dalam kondisi yang miris. Di balik kain yang dikenakan, Yap, dari beberapa foto yang beredar luas, ternyata badan Takiri sangat kurus tidak seperti gajah pada umumnya.

Dilansir dari worldofbuzz.com, Kamis (15/8), pada awalnya kisah gajah malang tersebut diungkap oleh Lek Chailers, pendiri yayasan Save Elephant Foundation, sebuah organisasi yang fokus dalam penyelamatan gajah. Dalam momentum peringatan Hari Gajah Sedunia pada 12 Agustus lalu, melalui halaman Facebook ia menceritakan bahwa Tikiri merupakan salah satu dari 60 gajah yang dipaksa bekerja selama 10 malam berturut-turut di Esala Perahera, sebuah festival yang digelar di Kandy, Sri Lanka.

“Tikiri bergabung dalam parade awal setiap malam hingga larut malam selama sepuluh malam berturut-turut, ia bekerja di tengah-tengah kebisingan, kembang api, dan asap. Dia berjalan beberapa kilometer setiap malam sehingga orang-orang akan merasa diberkati selama upacara,” katanya.

Membuat orang-orang kian simpatik dan merasakan kesedihan yang teramat dalam atas kondisi gajah itu. Kulitnya terlihat mengendur, bagian tulang rusuk dan tulang belakangnya bahkan sampai terlihat di balik tubuh kurusnya itu.

“Bagaimana kita dapat menyebut festival ini berkah, atau sesuatu yang suci, jika kita membuat hidup makhluk lain menderita? Hari ini adalah Hari Gajah Sedunia. Kita tidak dapat membawa dunia yang damai kepada gajah jika kita masih berpikir bahwa kondisi Tikiri bukanlah masalah,” sambung Lek Chailers lagi.

Di sisi lain, menurut kabar terbaru yang disampaikan oleh yayasan Save Elephant Foundation lewat halaman Facebook, Kamis (15/8), kondisi Tikiri kini semakin mengenaskan. Kondisi kesehatan Tikiri dikabarkan semakin menurun. Foto terbaru yang mereka bagikan memperlihatkan Tikiri terkulai lemas dikerubungi banyak orang.

Kisah Tikiri pun ramai jadi bahan perbincangan para pengguna media sosial. Dan sejak pertama kali diunggah pada Selasa (13/8) lalu, postingan tersebut telah dibagikan ulang lebih dari dua ribu kali. Sebagian besar warganet pun mengungkapkan keprihatinannya terhadap apa yang dialami Tikiri.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Dari Hasil Riset, Laki-laki yang Suka Kirim Foto Penis ke Perempuan Ternyata…

Kalian mungkin pernah mendengar atau membaca, beberapa kasus lelaki yang sering mengirim foto penis miliknya kepada kaum hawa. Nah, sebuah riset mengungkap ternyata laki-laki yang suka melakukan hal tersebut memiliki kepribadian narsis dan seksis.

Riset ini dipublikasikan oleh The Journal of Sex Research pada 18 Juli 2019 lalu. Tim ilmuwan menuliskan bahwa ini adalah penelitian pertama yang secara kuantitatif menginvestigasi motif pria heteroseksual mengirim foto penis mereka. Dalam riset ini, seperti dilansir IFL Science, para peneliti mempelajari 1.087 responden laki-laki di Amerika Serikat. Ada 48 persen di antara para responden mengaku pernah mengirimkan foto penisnya ke perempuan meski tidak diminta.

Untuk menilai perilaku para responden, tim periset meminta mereka untuk menjawab sejumlah pertanyaan. Dari situ para ilmuwan menemukan bahwa laki-laki yang mengirimkan foto penis memiliki tingkat narsis dan seksis yang sangat tinggi. Nah, orang dengan sifat narsis cenderung memiliki rasa kagum berlebihan pada dirinya sendiri. Mereka sering merasa bahwa dirinya lebih baik dibanding orang lain atau terobsesi dengan dirinya. Inilah yang kemudian mendorongnya percaya diri untuk mengirimkan foto-foto penis miliknya kepada orang-orang. 

Tak hanya itu saja, riset ini juga menemukan, 15 persen responden mengaku alasan mereka mengirimkan foto itu adalah untuk membuat penerimanya merasa takut. Sementara delapan persen lainnya ingin membuat penerima foto itu merasa malu. Selanjutnya, para peneliti juga menemukan, bahwa motivasi utama responden mengirimkan foto adalah akibat sifat misoginis dan ingin memiliki kontrol.

Bahkan, ada responden yang setuju dengan komentar semacam, “Saya memiliki rasa tidak suka pada perempuan dan mengirim foto penis memuaskan saya” atau “Mengirim foto penis membuat saya merasa memiliki kontrol dari orang yang saya kirimi gambar itu”.

Sebagian besar lelaki yang mengirim gambar, menganggap apa yang ia lakukan itu akan membuat penerimanya merasakan hal positif. Temuan lain dalam riset ini menunjukkan, 45 persen responden mengirimkan foto dengan harapan mendapat balasan gambar serupa. Yakni, perempuan akan berbalik mengirimkan foto gambar alat vital mereka.

Uniknya, hanya sedikit responden yang mengaku mengirimkan foto penis demi memuaskan rasa seksual mereka. Karena itu, para peneliti menyimpulkan bahwa libido tidak selalu menjadi alasan kenapa pria mengirimkan foto penisnya ke perempuan. Bisa saja mereka yang mengirimkan foto penisnya ke perempuan karena tidak cukup percaya diri dengan tampangnya. Mereka lalu merasa “alat vitalnya” punya kemungkinan lebih besar untuk memukau perempuan yang sedang ia dekati. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Seorang Polisi Terbakar saat Mahasiswa Unjuk Rasa di Cianjur

Seorang anggota polisi Resor Cianjur, Aiptu Erwin, dikabarkan terbakar saat sejumlah mahasiswa menggelar unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Cianjur. Akibatnya Aiptu Erwin menderita luka bakar serius di sekujur tubuh. Dan saat ini, polisi tersebut masih menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, sejak Kamis sore (15/8/2019).

Selanjutnya, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko memaparkan kronoligi kejadian tragis tersebut sebagai berikut. “Saat ini kita ketahui ada tragedi terbakarnya personel Polri khsusunya di Polres Cianjur anggota tepatnya Polsek Cianjur Kota. Selain itu, dua personel dari Satuan Sabhrara Polres Cianjur juga menderita luka bakar,” kata Truno di Mapolrestabes Bandung, Kamis (15/8/2019).

Beliau menambahkan, kronologi kejadian berawal dari unjuk rasa mahasiswa yang telah direncanakan sejak Senin 12 Agustus 2019 sesuai surat pemberitahuan ke Polres Cianjur dan ada pernyataan dari koordinator lapangan organisasi kepemudaan Cipayung plus Cianjur untuk melakukan audiensi terkait dengan kebebasan berpendapat atau mengemukakan pendapat.

Kemudian, hari kemarin Kamis (15/8/2019) sekitar pukul 12.00 WIB rombongan mahasiswa sebanyak 50 orang mengatasnamakan dari OKP Cipayung plus Cianjur menyampaikan pendapat terkait isu lapangan pekerjaan dan pendidikan. Mereka ingin audiensi khususnya di Pemkab Cianjur dan DPRD Kabupaten Cianjur.

“Namun upaya pengunjuk rasa (audiensi dengan pemda dan DPRD Cianjur) tidak berhasil menemui pimpinan dewan yang dimaksud. Kemudian mereka melanjutkan aksi unjuk rasa sekitar pukul 13.00 WIB,” ujar Kabid Humas.

Setelah itu, tutur Truno, para mahasiswa itu menggelar aksi unjuk rasa dan melakukan penutupan Jalan Siliwangi depan pintu masuk Pemda Cianjur. Akibatnya terjadi kemacetan arus lalu lintas di kawasan itu atau tidak tertib. Kemudian massa mahasiswa membakar ban bekas.

Nah, setelah itu Anggota Polri yang melakukan pengamanan dan menjaga ketertiban atas nama Aiptu Erwin, anggota Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Kelurahan Bojong Herang, Polsek Cianjur Kota, memadamkan api.

“Saat pemadaman api, ada salah satu oknum dari 50 orang mahasiswa yang disebutkan tadi, menyiram yang bersangkutan (korban Aiptu Erwin) dengan bahan bakar minyak yang mudah terbakar. Sehingga kondisi Aiptu Erwin terbakar dan saat ini sedang dalam penanganan medis. Khususnya di Rumah Sakit Polri Kramat Jati yang berkoordinasi dengan RSUD Cianjur,” tutur Truno.

Tak haya Aiptu Erwin, ungkap Truno, dua anggota Sabhara Polres Cianjur yakni, Bripda Yudi Muslim dan Bripda FA Simbolon juga mengalami luka bakar setelah berusaha menyelamatkan rekannya dengan cara memadamkan api. “Sesaat setelah kejadian korban Erwin dan dua rekannya dibawa ke rumah sakit,” ungkap Truno.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top