Community

Tak Ada yang Salah Jika Kamu Memilih Ingin Sendiri Dulu, Meski Mantan Sudah Punya Kekasih Baru

Apakah kamu juga mengalami momen dimana mantanmu sudah memiliki pasangan  baru sedangkan kamu belum? Jika iya, jangan lantas khawatir dan sedih akan hal itu. Tenang saja, tujuh hal ini patut untuk kamu pahami saat berada dalam situasi ini.

1. Dia yang Lebih Cepat Memiliki Pasangan Baru Bukanlah Pemenang

Sebuah hubungan bukanlah hal yang bisa dilombakan. Jadi tak akan ada yang menang dan kalah di dalamnya. Jika mantanmu sudah punya pasangan baru, tetaplah tenang. Dia bukanlah pemenang dan kamu bukanlah pecundang.

2. Kenangan Tak akan Hilang dengan Adanya Pengganti

Meski kini dia sudah memiliki pasangan baru, bukan berarti dia sudah melupakan semua kenangannya bersamamu. Kamu harus paham bahwa kenangan tak akan bisa hilang begitu saja hanya karena sudah adanya seorang yang menggantikanmu.

3. Apa yang Terjadi Padanya Bukanlah Urusanmu Lagi, Karena Dia Bukan Milikmu

Tak perlu memikirkannya terlalu keras. Dia bukanlah milikmu lagi. Kamu tak perlu peduli lagi akan kehidupannya. Jika memang dia sudah memiliki pasangan baru, itu pun bukan urusanmu. Jadi anggap saja kamu sudah tak memiliki alasan apapun untuk melihat ke arahnya.

4. Kamu Butuh Melanjutkan Hidupmu Sendiri

Untuk apa terjebak dalam kenangan masa lalu. Kamu butuh untuk tetap berjalan melanjutkan kehidupanmu sendiri. Jika kamu terus menerus memikirkannya, kamu hanya akan membuang-buang waktumu saja.

5. Punya Pacar Tak Menjamin Kebahagiaan Seseorang

Mungkin dari foto di media sosialnya dia terlihat bahagia. Namun kamu juga pasti tahu bahwa apa yang dibagikan dalam media sosial tak sepenuhnya sebuah kebenaran. Memiliki pasangan nyatanya tak menjamin kebahagiaan seseorang.

6. Sabar dan Ambillah Waktu untuk Menyembuhkan Lukamu

Tetaplah bersabar dan cobalah untuk mengambil waktu untuk menyembuhkan luka yang masih tersisa dalam hatimu.  Yakinlah bahwa suatu saat kamu akan menemukan bahagiamu tanpa berlari dari luka di masa lalu. Tetaplah bersabar dan menyembuhkan luka itu sedikit demi sedikit, jangan lantas pergi dan membuatnya membusuk di sana.

7. Jangan Terlibat dalam Hubungan Orang Lain

Kamu tentu tak ingin jika ada orang yang masuk dalam hubunganmu dengan orang yang kamu sayangi. Untuk itu, jangan pernah kamu mencoba terlibat dalam hubungan orang lain jika kamu tak siap untuk menanggung konsekuensinya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Ternyata Laki-laki Bertubuh Pendek Lebih Sering Marah Dibanding Mereka yang Tinggi

Kalau harus diperhatikan, seorang lelaki yang bertubuh pendek ternyata lebih sering marah dan mudah terbakar cemburu dibanding mereka yang lebih tinggi. Tapi ini bukan sekedar perkiraan biasa. Karena dari hasil temuan para ilmuwan yang melakukan penelitian di Centres for Disease Control di Atlanta, ternyata lelaki bertubuh pendek lebih mudah terpancing emosi.

Menariknya lagi, penelitian yang dilakukan terhadap setidaknya 600 lelaki berusia 18 sampai 50 tahun ini, juga menemukan bahwa laki-laki bertubuh pendek juga lebih mudah emosi dan melakukan kekerasan dibanding mereka yang bertubuh  tinggi.

Hasil dari penelitian tersebut berkata, bahwa mereka yang pendek menganggap dirinya kurang maskulin yang kemudian bisa memicu tingkat ketakutan dan amarah dalam diri mereka.

Sumber : The Mirror

Disamping itu, penelitian lain yang dilakukan ilmuwan di Universitas Oxford juga mengungkapkan jika alasan seseorang bertubuh pendek lebih mudah marah sebenarnya sangat sederhana. Rasa percaya diri yang kurang, ditambah anggapan masyarakat tentang orang pendek kurang menarik, menjadikan mereka lebih mudah marah hingga berpikir negatif.

Namun tak selalu buruk, karena selain hasil temuan yang tadi sudah disebutkan. Peneliti tersebut juga menemukan fakta bahwa tak semua laki-laki bertubuh pendek lebih mudah marah. Karena, penelitian lain juga menemukan bahwa beberapa laki-laki pendek bahkan memiliki kesabaran yang lebih baik. Beberapa dari mereka juga memiliki rasa percaya diri tinggi, bahagia yang natural dan kemampuan menerima diri sendiri yang lebih baik.

Sumber : YouTube

Dengan kata lain, kita pun harus tahu jika faktor fisik bukanlah satu-satunya pemicu untuk seseorang, (khususnya laki-laki) kehilangan rasa percaya dirinya. Karena biasanya, ada beberapa hal lain yang juga mempengaruhinya. Mulai dari faktor ekonomi, lingkungan, keluarga, dan pekerjaan yang dimiliki.

Karena tinggi pendeknya seseorang kadang bukanlah sebuah jaminan bahwa ia mudah marah, cemburu atau tak percaya diri. Karena semuanya itu, kembali pada masing-masing pribadi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melanie Putria dan Angga ‘Maliq & D’Essentials’, Resmi Bercerai!

Berbeda dengan Angga yang tak tampak dalam persidangan, Melanie Putria terlihat hadir dengan didampingi oleh kuasa hukumnya, pada sidang perceraiannya, yang digelar di Pengadilan Agama Jakarta Barat, kemarin Senin (21/1).

Dan atas kesepakatan bersama, keduanya akhirnya resmi bercerai sebagaimana hasil putusan yang dibacakan oleh hakim.

“Hari ini dikarenakan bukti sudah cukup, keterangan saksi juga sudah menguatkan alhamdulillah hari ini juga sekalian putusan. Sudah resmi bercerai,” ujar Indah Dewi Yani, kuasa hukum Melanie saat ditemui di Pengadilan Agama Jakarta Barat, dikutip dari laman detik.com.

Ternyata proses perceraian keduanya sudah sejak lama dilangsungkan dan sepakat berpisah dengan baik-baik. 

Sebelumnya, keduanya menikah pada 7 Maret 2010 lalu. Dari pernikahannya itu, mereka dikaruniai seorang anak laki-laki bernama Sheemar Rahman Purariredja. Jarang terlihat dalam gosip miring, keduanya tampak mesra di sosial media. Namun, mendadak harus berpisah setelah 8 tahun berumah tangga.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dihargai Rp. 1.500/Kg, Petani di Banyuwangi Buang Buah Naga ke Sungai

Dinilai tak mendapat harga yang cukup mempuni, beberapa petani buah Naga di Bayuwangi terlihat membuang hasil panen ke sungai. Hanya dihargai sekitar Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per kilogram (kg). Tindakan para petani yang membuang buah naga ke sungai ini jadi salah satu bentuk protes atas merosotnya harga buah tersebut.

Dikutip dari laman Detik.com, Hari candra setyawan (29), warga Dusun Silirbaru Desa Sumberagung, Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi mengaku, anjloknya buah naga di Banyuwangi membuat dirinya merugi.

“Terpaksa saya buang ke sungai karena memang tidak laku. Dijual pun juga tidak nutut dengan ongkos petani,” ujarnya kepada wartawan, Senin (21/1/2019).

Dan dari foto dan video yang beredar luas di dunia maya, konon kegiatan membuang buah naga tersebut adalah kali kedua. “Ini bentuk protes kami karena buah naga dari Banyuwangi tidak laku dipasarkan. Kemarin kita buang 100 kilo. Ini lebih banyak lagi. Hampir 200 kilogram,” tambahnya.

Dianggap tak bisa mengembalikan modal, beberapa petani buah naga di wilayah sekitaran Banyuwangi, yakni di Dusun Resomulyo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, akhirnya mempersilahkan masyarakat untuk memetik sendiri buah naga di kebunnya.

“Silakan kalau mau ambil sendiri di kebun. Gratis. Harga tidak nutup dengan ongkos petik,” ujar Ukri, dikutip masih dari laman yang sama.

Situasi ini sudah berjalan sekitar 2 minggu lebih, padahal menurut Ukri para petani baru bisa dikatakan mendapat untung jika harga buah naga diatas Rp. 6.500/kg.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top