Feature

Syarat yang Harus Kamu Kuasai, Ketika Mencintai Dia yang Sensitif

Kepribadian dan karakter setiap orang berbeda, meski katanya kamu dan pasangan punya hobi yang serupa. Tentu ada beberapa hal yang akan membedakan kalian berdua. Ya, hal ini jadi sesuatu yang sangat subjektif. Apa yang kita alami, akan selalu berbeda dengan apa yang dialami orang lain.

Lalu bagaimana jika ternyata kita dipertemukan dengan dia yang memiliki karakter dan kepribadian yang tergolong sensitif. Digambarkan, sulit untuk membuka diri pada orang lain. Jika memang ingin mencintai, ada beberapa hal yang memang harus kita kuasai terlebih dahulu. Lantas apa yang harus kita pahami?

Tak Selalu Suka Akan Kehadiranmu, Kadang Kala Ia Butuh Sendiri Demi Mengembalikan Energi

Bukan tak suka atau merasa risih atas kehadiranmu di dekatnya, tapi biasanya ia akan selalu menginginkan adanya momen-momen tertentu yang akan dihabiskannya seorang diri. Ya, dirinya lebih suka meyendiri. Menikmati semua momen yang ada tanpa gangguan, untuk bisa menumbuhkan kembali energi yang mungkin hilang.

Karena berada di tengah kerumunan orang banyak membuatnya lelah, kehabisan energi dan sering merasa tak lagi berdaya. Untuk itu, cobalah mengerti dengan memberinya ruang untuk bisa menyepi. Membiarkannya lelap pada kegiatan-kegiatan yang memang benar-benar dia inginkan.

Sangat Peka, Ia Bisa Tahu Kapan Kamu Sedang Marah dan Tidak, Jadi Jangan Coba-coba Berhobong, Ya!

Di hadapannya kamu tak akan dapat menyimpan rahasia. Sebab, dirinya adalah sosok jeli yang bisa membaca situasi yang ada dihadapannya. Bahkan dalam bentuk komunikasi apa pun, baik itu verbal atau lisan. Ia tahu apa yang sedang disembunyikan pasangan dari dirinya.

Maka, kamu perlu tahu jika tak ada rahasia yang bisa kamu sembunyikan darinya. Apa saja yang sedang kamu rasa, bisa ditebaknya dengan mudah.

Kalimat Romantis Bukan Guyonan, Jika Ia Sudah Menerimamu, Itu Artinya Ia Serius Atas Hubungan

Dilansir dari higherperspectives, soseorang yang sensitif sangatlah serius dalam hal apa pun. Maka ketika ia sudah berani menerima ajakanmu untuk memulai hubungan bersama, itu artinya ia sudah menaruh percaya.

Dimatanya, kamu sudah berada pada radius yang paling dekat. Dipercaya dan disayangi sepenuh hati, untuk itu jangan pernah coba-coba untuk melukai. Menerimamu masuk dalam hidupnya, artinya ia memang benar-benar bisa merasa nyaman dan jatuh cinta. Maka, satu saja sikap buruk yang kita lakukan, bisa melukainya begitu dalam.

Kerap Susah Tidur, Beberapa Kali Kamu Akan Kaget Ketika Ia Menelepon Tengah Malam

Pikiran dan hatinya selalu bersemangat, menggebu dalam memikirkan hal-hal baru yang belum pernah dijamah. Hingga, kegiatan lain yang selalu ingin ia ciptakan demi memenuhi mimpi-mimpinya. Maka jangan heran, jika ia kerap susah tidur saat malam. Beribu pertanyaan akan selalau hadir atas dirinya pada malam hari, maka kamu harus memahaminya.

Jangan pikir jika itu hanyalah alasannya untuk bisa berbuat hal lain yang mungkin diluar kendali. Karena faktanya, setiap kali ia begadang itu artinya ada banyak pertanyaan yang sedang ia usahakan untuk selesai. Bahkan, mungkin beberapa kali kamu harus rela terbangun hanya demi menjawab telepon darinya saat tengah malam.

Sensitif dan Empatinya Adalah Sifat Bawaan, Maka Kamu Tak Perlu Sibuk Untuk Merubahnya Sesuai Keinginan

Beberapa kali, hubungan kalian mungkin akan dihadapkan dengan sebuah masalah. Entah itu menyakitinya atau menyakiti hatimu, dia akan selalu turut serta merasakan semua kekecewaan yang ada. Bahkan meski kamulah yang bersalah, bukan tak mungkin jika dirinya justru jadi pihak yang merasa berdosa.

Tak ada yang salah dengan bentuk empati dan kesensitifan yang ia miliki, hanya saja kita memang perlu banyak belajar untuk terus memahami. Memberinya waktu dan jarak yang ia butuhkan, untuk bisa memikirkan semua hal dengan tenang. Hingga nanti bisa bersikap lebih bijak.

Namun Baiknya, Dia Adalah Sosok Teman Bicara yang Hebat

Barangkali hal ini jadi berita baik yang selanjutnya akan jadi hal baik lain yang akan membuatmu bersyukur karena telah memiliki dirinya. Untuk segala persoalan dan rencana-rencana yang selalu kamu bagikan padanya, ia akan jadi teman diskusi terbaik yang pernah ada.

Selalu jadi pihak yang menenangkan situasi, jadi sosok yang mendamaikan hati, dan bak guru yang akan selalu memberimu opini-opini bijaknya.

Tapi Sikapnya yang Sensitif Itu Pulalah yang Membuatnya Patut Jadi Pasangan yang Sempurna

Sepadan dengan kamu yang memiliki sikap jauh berbeda, hingga bisa melengkapi kita atas semua kekurangan yang ada. Juga jadi gambaran atas dirinya, yang selalu membuat kita bahagia. Tak akan pernah menyakiti, dan membatasi diri. Sejauh ini, sikap sensitifnya selalu diseimbangkan dengan kemampuannya berpikir dan ketulusannya dalam bersikap.

Dia paham, bahwa dirinya adalah orang yang harus sigap untuk mengubah peran. Jadi apa saja yang kamu butuhkan, dan selalu memberi ketenangan, bahkan ditengah segala terpaan.

Hati dan pikirannya, memang selalu aktif berpikir, merasakan, dan menggali pengalaman. Jadi tak heran, jika ia memiliki kemampuan yang sangat baik untuk dijadikan pasangan.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lika-Liku Selingkuh, yang Perlu Kamu Tahu

Setelah banyaknya kasus selingkuh yang kerap dikaitkan dengan istilah ‘Pelakor’, beberapa orang menjadi was-was. Takut jika pasangannya dipikat atau terpikat oleh pihak lain. Padahal yang namanya selingkuh, itu tak hanya karena si penggoda saja. Lihat juga reaksi yang digoda, atau jangan-jangan pasanganmulah yang menggoda.

Jangan buru-buru sensi, buat bilang kalau si lelaki selingkuhan istrimu adalah brengsek. Atau perempuan yang konon merebut suamimu, kau cap murahan. Sekali lagi, selingkuh dilakukan dua orang dengan sadar. Tak ada yang bisa dibenarkan dan disalahkan. Agar tak terjebak dalam pemahaman yang salah, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang selak beluk penyelewengan yang melukai hati.

Kenali Dulu Siapa Dia, Sebab dari Hasil Penelitian Ada Orang yang Memang Gampang Selingkuh

Selingkuh itu merenggut kebahagian, dan memotong impian masa depan. Untuk itu, mendapati pasangan yang mendua jelas jadi sesuatu yang tak diinginkan kita semua. Nah, untuk membebaskan dari ancaman kejadian yang menyakitkan ini. Dari hasil beberapa penelitian, inilah beberapa jenis karakter orang yang disebut-sebut mudah sekali untuk selingkuh.

Apalagi Jika Dirinya Gemar Posting Foto Mesra di Sosial Media

Dikutip dari laman Tirto.id, Gwendolyn Seidman, seorang profesor psikologi pada Albright College, yang mempelajari relationship dan cyberpsychology menyatakan bahwa saat ini banyak pasangan yang merasa perlu menampilkan hubungan percintaan mereka di media sosial. Bukan benar-benar bahagia, pasangan yang gemar memasang foto mesra, bisa jadi sedang menyembunyikan masalah hubungannya.

Dan Jika Suamimu Mendadak ‘Bernafsu’ Bisa Jadi Ia Sedang Selingkuh

Tanpa bermaksud untuk mengajakmu tak percaya pada suamimu. Namun, perubahan yang signifikan perlu untuk dicurigai. Coba perhatikan lagi, bagaimana ia bersikap sebelumnya. Masih serupa atau mendadak berbeda. Bahkan, dari hasil penelitian. Suami atau pasangan yang sedang berselingkuh, konon akan lebih bernafsu bercinta dari hari-hari biasa. 

Itulah Sebabnya, Hasil Studi Bilang : Tukang Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari Dia yang Setia

Untuk kamu para pelaku yang kerap berselingkuh, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Tapi Selalu Ada Alasan, yang Memicu Seseorang Selingkuh dari Pasangannya

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya. Berikut ini adalah beberapa alasannya.  

Lalu Jika Sudah Selingkuh, Pantaskah Ia Kembali Lagi Padamu?

Jadi momok yang selalu ditakutkan dalam hubungan, tak seorang pun ingin hubungannya berakhir karena perselingkuhan. Tapi, perjalanan cerita cinta selalu datang dengan berbagai macam kejutannya. Jika “selingkuh” tiba-tiba jadi prahara, kita tak selalu bisa menolaknya. Untuk bisa mempertimbankan apakau dirinya layak diterima lagi atau tidak, kamu bisa membacanya disini.

Sebagai Pelajaran yang Akan Menguatkan, Mari Berbenah Diri dari Sakit Hati Karena Diselingkuhi

Tak bisa memilih cerita hidup, beberapa orang bernasib sial karena pernah menjadi korban perselingkuhan dari seseorang yang mungkin disayang. Tapi nasi sudah menjadi bubur, segala bentuk sakit hati yang tak bisa dihindari. Ada beberapa pelajar yang bisa kamu jadikan acuan untuk terus bangkit dari sakit hati, karena diselingkuhi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sederet Alasan, Mengapa Seseorang Selingkuh dari Pasangan

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya.

Dan dari hasil temuan tersebut, sebagaimana yang dilansir dari Brightside.me, ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang berselingkuh. Berlaku untuk setiap orang, termaksud mereka yang hubungannya terlihat mesra. Sebab mereka juga berpotensi untuk tergoda oleh orang ketiga.

Keintiman Memudar dan Tak Tahu Bagaimana Caranya Mengembalikan

Bayangkan, kamu akan bertemu dengan orang yang sama setiap hari. Dari sejak kamu membuka mata hingga tertidur pada malam harinya. Bosan itu manusiawi, tapi jika hal tersebut justru merubah kalian berdua sampai kehilangan keintiman. Jelas bisa berbahaya. Tak mamu untuk menciptakan suasana yang bisa membawa kalian dalam percakapan hangat, jadi kemungkinan yang bisa menghantar hubungan pada perselingkuhan, yang bisa berakhir pada perceraian. 

Seks sering disebut-sebut sbagai salah satu hal yang dicari oleh lelaki yang berselingkuh dari pasangannya. Padalah, pada buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan Gary Neuman mengatakan bahwa 47% klien lelakinya yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Dan kian sulit untuk bisa dideteksi, karena laki-laki tidak suka menunjukkan perasaan mereka. Padahal, banyak perempuan yang sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka.

Merasa Tak Dihargai Oleh Pasangan Sendiri

Percaya atau tidak, sebagian besar lelaki menginginkan eksistensi dan penghargaan atas apapun juga. Akan jadi cerita buruk, jika ternyata sang istri berperilaku dengan sesuka hati tanpa berpikir bagaimana perasaan sang suami. Entah dari perkataan, sikap, perbuatan, dan hal lain dalam interaksi serta hubungan berdua.

Laki-laki akan merasa dilukai tatkala istrinya memandang rendah pekerjaannya, hanya karena si istri punya penghasilan yang lebih besar, misalnya. Rasa rendah diri atas sikap seperti ini akhirnya melahirkan sakit hati yang kemudian memicunya untuk mencari perempuan lain yang bisa menghargai dirinya seperti keinginannya. Dan bisa terjadi juga sebaliknya, perempuan selingkuh karena tak merasa dihargai oleh suaminya.

Berkurangnya Romansa dan Gairah Tiap Kali Ingin Bercinta

Yap, tetap mempertahankan romansa cinta seperti awal menikah memang susah. Geliat bercinta dan emosi bisa pudar seiring bertambahnya usia. Tapi, hal yang perlu dan baiknya tetap ditumbuhkan keterbukaan perihal kehidupan seks pada pasangan kita. Karena kalau tidak, pasanganmu bisa pergi dan mencari kebutuhan jasmaninya di luar.

Hal ini dibenarkan oleh survei dalam buku berjudul The Normal Bar oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte. Katanya, kurangnya emosi, hilangnya geliat romansa, serta kehidupan seks yang membosankan menjadi alasan bagi 70% pria dan 49% wanita memutuskan untuk berselingkuh dari pasangannya. Menariknya, orang-orang dalam surveri tersebut mengaku memiliki kehidupan yang bahagia secara umum. Tak ada masalah atau skandal lainnya.

Waktu yang Tadinya Dipake Berdua, Direnggut Oleh Sosial Media

Mewabahnya tren sosial media, memang memberi dampak tersendiri bagi hubungan. Lelaki yang sibuk pada games di ponsel pintar atau perempuan yang terus berselancar pada timeline Instagram. Kadang perempuan lupa, bahwa ada pasangan yang perlu disambut ketika pulang kerja. Begitu pun sebaliknya, laki-laki lupa kalau istrinya pun butuh waktu berdua untuk tetap menghidupkan rasa.

Maka jika salah satu pasangan sudah terjebak pada aktivitas dunia maya yang berlebihan, kemungkinan selingkuh akan meningkat. Sementara kamu sibuk denga gadgetmu, lelakimu mungkin akan sibuk mencari perempuan yang bisa menggantikan peranmu.

Salah Satu atau Masing-masing, Terlalu Sibuk untuk Bekerja

Kecintaan terhadap pekerjaan dan alasan lain, seringkali membuat seseorang lupa. Bahwa selain mengumpulkan pundi-pundi rupiah, ada pasangan yang juga membutuhkan dirinya. Perjalanan bisnis atau kebohongan yang disengaja, jadi celah paling banyak yang dimanfaatkan oleh lelaki untuk menyeleweng dari pasangan.

Sedangkan perempuan, biasanya akan berselingkuh di tempat kerja, pada rekan yang biasanya dekat dan bisa memahaminya. Dan, tahun 6 hingga ke 9 konon jadi tahun paling rawan atas perselingkuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dari sini kita belajar, bahwa manajemen waktu antara bekerja dan pulang ke rumah menikmati kebersamaan dengan pasangan bisa jadi salah satu penekan keinginan selingkuh dari pasangan.

Mendapat Pengaruh dari Luar Diri

Yap, circle pertemanan memang kerap disebut-sebut sebagai pembentuk karakter seseorang. Walau sebenarnya kita tetap jadi pihak terkuat yang bisa menentukan akan jadi seperti apa kita kelak. Kita cenderung bersikap sebagaimana beberapa teman kita bersikap.

Bahkan dalam sebuah polling anonim, lebih dari 75% laki-laki yang melakukan hubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya mengaku terpengaruh karena teman-temannya juga melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, orang sekitar bisa jadi pemicu yang mendorong seseorang untuk selingkuh.

Selingkuh, Sudah Jadi Kebiasaan yang Mendarah Daging Baginya

Percayalah, persentase seorang peselingkuh berubah sangatlah sedikit. Jadi, jika sudah pernah ketahuan satu kali selingkuh, kemungkinan besar akan melakukan hal serupa di hari berikutnya. Sebab, selingkuh itu memberi efek ‘nagih’. Ada sensasi berbeda yang dirasa ketika berhasil menaklukkan banyak perempuan, jika ia adalah seorang lelaki. Pun begitu sebaliknya.

Maka jika sedari pacaran saja, kamu sudah tahu ia adalah ‘tukang selingkuh’. Sebaiknya pertimbangkan niatmu untuk terus bersamanya. Karena sifat tersebut, mungkin sudah jadi tabiatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top