Feature

Supaya Tak Dicap Lebay, Unggah Foto Bareng Pacar ya Jangan Pakai Caption Berlebihan

Banyak cara menunjukkan perhatian dan afeksi pada pasangan. Salah satunya dengan mengunggah foto di media sosial, bukan? Dari yang semula mungkin terbiasa foto sendiri untuk keperluan konten, tapi semenjak punya pasangan, wajahnya pun mewarnai feeds media sosial milikmu. Pun dengan cara ini, kamu secara tak langsung juga mengenalkan pacarmu ke lingkaran pertemananmu tanpa harus bertemu satu per satu dengan teman-temanmu. Hmmm, lumayan efektif memang.

Tapi alih-alih mengenalkan, ada juga lho pasangan yang akhirnya terkesan pamer karena intensitas mereka dalam mengunggah foto bersama pasangan jadi terlalu sering, berikut diikuti keterangan foto yang berlebihan. Kita sebagai pegiat media sosial pasti pernah menemukan atau memiliki teman semacam ini. Nah, hal semacam ini yang ingin kamu hindari, bukan? Ini dia caranya…

Mengunggah Foto Bareng Si Dia Jangan Terlalu Sering, Followers-mu pun Pasti Bosan Kalau Timeline Isinya Foto Kalian Terus

Memang baiknya cobalah membuat ‘jadwal’ selang-seling ketika memutuskan mengunggah foto bareng pasangan. Hindari memposting foto terlalu sering karena hanya akan membuat teman-temanmu meninggalkan kesan ‘lebay’ pada diri kamu dan pasangan. Memang sih, yang namanya media sosial kembali lagi ke pemiliknya, tapi bukankah lebih baik kalau selagi kita bisa mengusahakan untuk bisa elegan di media sosial, ya mengapa tidak?

Mengunggah foto bareng pasangan secukupnya dan seperlunya pun jauh lebih baik. Tahu sendiri, kadang ada lho gumaman warganet soal kita yang mungkin tak kita tahu tapi isinya omongan negatif. Padahal kita tak bermaksud untuk cari perhatian.

Media Sosial Bukan Milik Kalian Berdua, Jadi Sebaiknya Pilihlah Foto dengan Gaya yang Wajar Apa Adanya

Ini juga perlu diperhatikan. Teman-temanmu itu ya warganet yang selalu melihat gerak-gerikmu di media sosial. Apa yang kamu posting juga otomatis jadi konsumsi mereka di media sosial. Untuk itu, sebaiknya unggahlah foto dengan gaya yang wajar-wajar saja.

Mengingat budaya di negeri kita sendiri tak bisa disamakan dengan budaya negara lain yang mungkin menganggap wajar gaya-gaya mesra seperti cium pipi atau kening. Daripada jadi omongan dan kamu jadi risih sendiri, lebih baik simpan saja foto yang bernuansa penuh afeksi untuk kamu dan pasanganmu sendiri.

Sesekali Jangan Ragu untuk Berpose Konyol demi Menghalau Kesan Pencitraan Semata

Ada banyak cara untuk menarik ‘simpati’ teman-temanmu agar mereka tak tergiring opini macam-macam soal kamu dan pasangan terkait foto di media sosial. Salah satunya dengan mengunggah foto berdua tapi dengan gaya yang konyol. Foto semacam ini justru akan membuat pengikutmu tertarik untuk meninggalkan komentar atau memberi tanda suka dengan foto yang kamu unggah. Terpenting, foto konyol yang apa adanya akan menjauhkanmu dan pasangan dari kesan pencitraan semata. Penting lho…

Foto Bagus kalau Captionnya Berlebihan pun Pasti Bisa Jadi Pemicu Kamu dicap Lebay oleh Teman-temanmu

Seperti yang sudah kukatakan, mengunggah foto sah-sah saja asal jangan dibuat berlebihan. Kadang fotonya sudah bagus, tapi keterangan fotonya justru malah mengurangi nilai estetika dari foto yang diunggah karena terasa berlebihan. Entah karena terlalu mengumbar kata sayang, atau mungkin gaya chat kamu dan pasangan yang harusnya jadi privasi justru diumbar di keterangan foto. Alhasil teman-temanmu pasti berpikir kalau unggahanmu jadi berlebihan.

Daripada Foto Sama Pacar Terus, Lebih Baik Unggah Juga Foto dengan Tema Lainnya yang Jadi Kesukaanmu

Nah, supaya feeds-mu tak terkesan itu-itu saja karena kamu sudah terlanjur sering posting dengan pasanganmu, coba selingi dengan mengunggah foto bersama teman, saudara, rekan kerja, atau mungkin foto dirimu di tempat-tempat yang sering kamu kunjungi. Dengan cara ini, pandangan orang terhadapmu akan jauh lebih terbuka dan tak menganggapmu dan pasangan seperti perangko yang kemana-mana harus berdua.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Via Vallen Torehkan Prestasi di Panggung Mancanegara

Via Vallen baru saja mengharumkan nama Indonesia lewat musiknya, ia berhasil mendapatkan sebuah penghargaan di Rusia. Penghargaan tersebut didapat dari International Proffesional Musik Awards (BraVo Awards) 2019. Acara itu digelar di Moskow, Rusia. BraVo Awards adalah ajang penghargaan untuk seniman yang berkarier di Eropa dan Asia.

Via Vallen berhasil mendapatkan piala untuk Special Guest from Indonesia. Lantaran prestasinya ini, tak lupa, pedangdut yang identik dengan lagu-lagu berbahasa Jawa itu mengucap syukur. Ia berterima kasih atas kesempatan dan penghargaan yang didapatkannya.

“Aku benar-benar terkejut musikku bisa dihargai jauh dari rumah. Aku berharap semua orang di dunia bisa menikmati musikku,” ujarnya seperti dikutip dari detik.com.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Fakta Terbaru dari KNKT Tentang Jatuhnya Lion Air JT-610

Masih menyisakah luka bagi seluruh masyarakat Indonesia, kecelakaan peswat Lion Air JT-610 beberapa waktu lalu. Kini mulai menemukan fakta baru. Ya, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) baru-baru ini mengungkap sejumlah fakta mengenai jatuhnya pesawat jenis Boeing 737 Max 8 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Dikutip dari laman Kumparan.com, setidaknya berikut beberapa faktanya.

1. KNKT Ungkap Pilot Ketiga di Lion Air Bali-Jakarta Sebelum Jatuh

Pesawat dengan nomor body PK-LQP ini sebelum terbang dari Jakarta ke Pangkalpinang, melayani rute Denpasar – Jakarta.

“KNKT menyampaikan bahwa benar ada pilot lain yang berada di cockpit pada penerbangan itu. Pilot ini adalah pilot yang telah selesai menjalankan tugas terbang dan akan kembali ke Jakarta,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat konferensi pers di gedung KNKT, Kamis (21/3).

Sehari sebelum jatuh, pesawat Boeing 737 Max 8 ini terbang dari Bali ke Jakarta dengan nomor penerbangan JT-043. Saat di Bali, pesawat memang sempat mengalami kerusakan pada Angle of Attack (AoA) sensor. Setelah diperbaiki, barulah pesawat terbang ke Jakarta.

Selama terbang ke Jakarta, pesawat juga mengalami gangguan sehingga pilot memutuskan terbang dalam mode manual. Saat itulah, pilot ketiga ikut dengan dua pilot utama di sana. Namun keesokan harinya, pesawat yang sama terbang dari Jakarta menuju Pangkalpinang, Bangka Belitung, dengan nomor penerbangan JT-610. Namun sialnya, baru 13 menit mengudara, pesawat tersebut jatuh.

Untuk dimintai keterangan, KNKT sudah memanggil dan memeriksa pilot ketiga yang ikut dalam penerbangan dari Bali ke Jakarta.

2. Percakapan Pilot dalam CVR Tidak Bocor, yang Beredar di Sosial Media Bohong

Sebelumnya, sempat beredar di sosial media isi rekamanyang konon berasal dari Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air JT-610. Namun KNKT membantah jika isi rekaman CVR tersebut sangat berbeda dengan apa yang mereka miliki.

“KNKT juga menyampaikan bahwa isi rekaman CVR tidak sama dengan apa yang beredar di media, sehingga menurut KNKT isi berita itu adalah opini seseorang atau beberapa orang yang kemudian dibuat seolah-olah seperti isi CVR,” ujar Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono dalam keterangan tertulis, pada Kamis (21/3).

3. Sebelumnya Akhirnya Jatuh, Sang Pilot Sempat Cari Solusi di Handbook

Masih dari hasil rekaman CVR, pilot dan co-pilot yang bertugas pada pesawat tersebut sempat berupaya mencari tahu penyebab jet yang mereka tunggangi itu terus meluncur ke bawah.

Dikutip dari Reuters, salah satu sumber menyebutkan saat itu, pilot Bhavye Suneja mengambil kontrol saat pesawat lepas landas. Sementara, co-pilot Harvino bertanggung jawab untuk komunikasi dengan Air Traffic Controller (ATC).

Selanjutnya, dua menit setelah lepas landas, co-pilot sempat melaporkan masalah kontrol penerbangan ke ATC dan menyebut bahwa pilot ingin mempertahankan jelajah terbang di ketinggian 5 ribu kaki. Akan tetapi, co-pilot Harvino, tidak merinci masalah apa yang terjadi di pesawat tersebut.

4. Pilot Sempat Panik Ketika Pesawat Tidak Bisa Dikendalikan

Beberapa saat sebelumnya akhirnya pesawat terjatuh, sempat ada kepanikan yang muncul setelah para penumpang tahu jika pilot tak bisa mengendalikan pesawat. Namun, Kepala Sub Komite Investigasi Keselamatan Penerbangan KNKT, Kapten Nurcahyo Utomo, enggan untuk mengatakan teriakan apa saja yang muncul atas kepanikan tersebut.

“Saya enggak bisa ngomong (teriakan apa saja). Di akhir penerbangan pilot enggak bisa me-recover penerbangan. Di situlah muncul kepanikan,” ucap dia.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top