Feature

Supaya Otak Tak Berubah Jadi ‘Lemot’, Jangan Malas Minum Air Putih ya, Kawan!

Saat berhadapan dengan teman yang lemot, bagimu mungkin sebuah bencana. Karena saat diajak ngobrol biasanya bukannya bisa jadi rekan tukar pikiran, tapi justru menambah beban pikiran. Berulang kali kita jelaskan, baru dia paham maksud pendapat kita. Nah, itu baru soal orang lain. Coba bayangkan kalau yang lemot itu kamu, apa iya kamu tetap mau jadi pribadi yang demikian? Jadi orang yang selalu membuat teman-temanmu kesal karena kamu lama sekali saat mengolah informasi.

Begini, pertama-tama biar kuberitahu. Otak lemot dan gampang lupa sejatinya bukan karena genetik atau tanpa sebab lho, Kawan. Karena nyatanya bisa dipengaruhi oleh gaya hidup dan aktivitas sehari-hari. Mungkin bagimu hal semacam ini sepele, tapi kalau kecepatan berpikirmu menurun dan dibiarkan berlama-lama, kamu sama saja memperbesar risiko demensia bahkan Alzheimer. Oleh karena itu, biasakan untuk melatih otakmu ya Kawan untuk terus berpikir.

Jangan Malas Minum dan Sarapan, Hal ini Krusial untuk Kesehatan Memori di Otakmu

Kamu perlu tahu, sel otak itu sama dengan sel lainnya yang membutuhkan air agar tetap terhidrasi. Nah, dalam sebuah studi, kalau kamu berkeringat selama satu jam, maka hal itu bisa membuat otak tua selama satu tahun. Untuk itu, jangan biarkan tubuhmu kehausan dan atasi dengan rutin mengonsumsi air putih ya, supaya segala aktivitasmu bisa berjalan dengan lancar.

Di lain sisi, jangan lupa untuk rutin sarapan. Mau lapar atau tidak, sarapan itu penting lho karena otak pun butuh asupan yang bisa menunjang segala aktivitasnya. Bahan bakar otak adalah kadar gula dalam darah. Kalau asupan nutrisi penting semacam ini statusnya kurang di otakmu, ya jelas saja hal tersebut menurunkan kinerja otakmu. Untuk itu, jangan malas minum dan sarapan ya, Kawan!

Batasi Pemakaian Gawai Karena Justru Membuat Otak Jadi Tumpul dan Kamu pun Berpotensi Kecanduan Gawai

Saat memainkan gawai, biasanya kamu cenderung berpindah-pindah aplikasi, ‘kan? Belum lagi kebiasaan membaca informasi secara kilat, sepuluh detik selesai. Hal-hal semacam ini yang bukannya membuat otak semakin cerdas, tapi justru membuat kinerja otak menurun. Di lain sisi, kenapa ada potensi kecanduan gawai? Perasaan ingin selalu mengecek notifikasi itulah yang sebenarnya memunculkan potensi kecanduan. Kalau konsentrasi buyar karena sekadar ingin cek notif, namun berlangsung terus-terusan, kamu jadi gampang lupa, ‘kan?

Melakukan Banyak Aktivitas Dalam Sekali Waktu Secara Langsung Memaksa Otakmu Agar Membagi Fokus

Jangan terbiasa melakukan ini itu secara multitasking alias sekaligus. Alih-alih selesai, sebenarnya kamu hanya berpindah dari satu tugas ke tugas lainnya dengan cepat. Dengan situasi semacam ini, sebenarnya kamu hanya sedang memaksa otakmu untuk bekerja dua kali sehingga otak jadi lebih lelah. Kamu perlu tahu, kapasitas kognitif manusia yang terbatas menandakan kalau otak kita itu tak bisa fokus pada tugas yang terlalu banyak. Hal ini hanya akan membuat otak susah mengolah informasi dan sukar menyimpan memori.

Mager Alias Malas Gerak pun Berdampak Tak Baik yaitu Mengecilkan Bagian Hipokampus pada Otak

Rajinlah berolahraga! Sebab kegiatan yang satu ini, tak hanya baik untuk tubuh tapi juga untuk otakmu. Dengan berolahraga secara rutin, hal itu mampu membesarkan hipokampus. Jadi kalau hipokampusmu terlatih, memori otak pun jadi lebih kuat. Di lain sisi, olahraga pun bisa memperbaiki mood dan kualitas tidur, mengurangi kecemasan dan stres, yang mana kedua hal ini berpengaruh pada kemampuan kognitif otak. Nah, semakin sadar kalau olahraga itu penting, ‘kan?

Biasakan Pakai Masker saat di Jalanan Agar Tak Terkena Paparan Radikal Bebas

Ini yang paling sering diabaikan. Otak ternyata bisa mengalami dampak yang serius karena polusi udara. Sebab di dalam otak, ada satu bagian tubuh yang fungsinya menyerap banyak udara. Nah, terlalu lama berada di lingkungan dengan udara berpolusi bikin kerja otak jadi tak efisien lho, Kawan!

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Begini Tandanya, Jika Kamu Memang Benar-benar Sedang Jatuh Cinta

Apakah teori tentang cinta yang tersebar di seluruh belahan dunia ini benar adanya? Ada yang mengungkapkan bahwa jatuh cinta adalah satu hal yang berawal dari rasa ketertarikan, dan tergantung pada seberapa besar ketertarikan itu ada. Inilah beberapa cara agar kamu tahu apakah kamu memang sedang benar-benar merasakan yang namanya jatuh cinta.

1. Tak Lagi Memerlukan untuk Menetap di Zona Nyaman

Tak banyak orang yang rela emninggalkan zona nyaman tempatnya berada selama ini. Namun kamu mulai berani pergi dari zona nyamanmu demi orang yang membuatmu merasa lebih nyaman.

2. Ada Perubahan dalam Dirimu dan Kamu Mengamatinya

Cinta yang sejati pasti akan membuatmu perubahan yang cukup signifikan dalam kehidupanmu. Kamu mulai mengamati hal itu. Bahkan dari yang awalnya kamu adalah sosok yang keras dan mudah emosi, kamu mulai berubah menjadi sosok yang lemah lembut dan selalu sabar dalam menghadapi orang yang kamu cintai.

3. Kerap Mengaitkan Segala Sesuatu Dengannya

Entah hal ini kamu sadari atau tidak, namun kamu mulai sering mengaitkan segalanya dengan si dia. Apapun yang kamu lakukan dan kamu miliki akan selalu berakhir dengannya.

4. Bagimu, Senyumannya Sangatlah Menawan

Mungkin kamu telah mengalami hari yang sangat buruk bagimu. Namun hanya dengan melihat senyumannya saja, suasana hatimu akan seketika pulih dari tekanan apa yang sudah terjadi padamu hari itu.

5. Kamu Tak Mudah Marah Saat Berhadapan Dengannya

Emosimu pun akan berubah. Saat kamu benar-benar mencintai seseorang, kamu tak akan bisa dengan mudah marah padanya. Kamu selalu melihat segala hal dari sisi positifnya.

6. Imajinasimu Selalu Tertuju Padanya

Kamu selalu saja membayangkan hal-hal tentangnya, termasuk ingin hidup bersamanya sampai maut memisahkan. Segala yang ada dalam hidupmu tak lepas dari imajinasi tentangnya.

7. Selalu Menceritakan Tentangnya pada Orang Lain

Menceritakan tentangnya adalah hobi terbarumu. Kamu jadi kerap membicarakannya dengan orang-orang di sekitarmu. Kamu mengungkapkan apa yang kamu kagumi darinya dan menunjukkan bahwa dia memang orang yang sangat spesial dalam hidupmu.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Sangat Ironis, Nyatanya Sarjana Kerap Kalah Bersaing di Dunia Kerja

Saat ini, dunia ada pada level yang sangat ironis. Banyak anak yang menempuh pedidikan setinggi yang mereka bisa, yaitu level sarjana. Namun pada kenyataannya, ijazah bukanlah segalanya. Ada banyak sarjana yang masih menjadi pengangguran di luar sana. Faktor yang memengaruhi hal ini pun beragam, berikut adalah 7 faktor yang sering muncul.

1. Sempitnya Lapangan Pekerjaan

Ini menjadi faktor yang memengaruhi banyaknya sarjana yang menganggur. Para sarjana semakin bertambah setiap waktu, namun lapangan pekerjaan tak selalu bertambah juga. Sehingga akhirnya banyak sarjana yang tak mendapatkan pekerjaan yang selayaknya.

2. Ketidaksesuaian Keahlian Lulusan dengan Kriteria yang Dibutuhkan

Hal lain yang menjadi faktor banyaknya sarjana yang masih menganggur adalah ketidaksesuaian keahlian lulusan dengan kriteria yang dibutuhkan. tentu saja setiap tempat kerja yang membuka lowongan pekerjaan akan mengajukan beberapa persyaratan seperti keahlian lulusan yang sesuai dengan posisi yang dibutuhkan.

3. Pandangan yang Salah Mengenai Sarjana

Sebagian besar mahasiswa memiliki paradigma yang salah dari awal. Mereka memandang bahwa nanti saat mereka lulus, mereka akan menjadi pekerja di sebuah perusahaan atau lembaga tertentu. Tanpa memikirkan alternatif lain, seperti membangun sebuah bisnis sendiri.

4. Kurangnya Soft Skill yang Dimiliki oleh Para Sarjana

Seringkali para mahasiswa berfokus pada hal-hal yang bersifat akademis dan melupakan yang namanya soft skill. Sehingga saat mereka lulus, tak banyak sarjana yang memiliki soft skill cukup baik.

5. Banyaknya Sarjana yang Memilih Bekerja Dibanding Mempekerjakan

Jika dilihat lebih seksama, sebagian besar sarjana adalah mereka yang lebih memilih untuk bekerja pada orang dibanding mempekerjakan orang. Alasannya tentu juga bervariasi.

6. Ego Para Sarjana yang Tinggi dalam Memilih Pekerjaan

Pada dasarnya kita tak pernah tahu pekerjaan apa yang sudah menanti kita saat sudah lulus nanti. Banyak sarjana yang cenderung malu untuk mendapati pekerjaan yang menengah ke bawah. Hal ini juga disebabkan oleh pandangan mereka bahwa mereka adalah seorang sarjana, seharunya mereka juga mendapatkan pekerjaan yang lebih tinggi dibanding orang yang lulusan setara SMA.

7. Tujuan Kuliah yang Salah

Tujuan kuliah yang salah juga bisa menjadi penyebab kenapa banyak sarjana yang sampai saat ini masih menjadi pengangguran. Jika niat kuliah dari awal sudah dalah, biasanya akan sulit bagi seseorang untuk memiliki keseriusan dalam mendalaami ilmu. Hasilnya, saat lulus, kepercayaan diri mereka juga akan rendah saat terjun langsung di dunia kerja.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

3 Zodiak yang Terkenal Cuek dengan yang Namanya Penampilan

Kembali lagi, setiap orang memiliki sifat yang berbeda antara satu dengan yang lainnya. Jadi tak heran jika ada orang yang sangat memperhatikan penampilan dan ada yang sangat cuek dengan penampilannya. Walau mungkin terkesan tak mungkin, tapi ada saja loh orang-orang yang memang abai pada penampilan dirinya.

Nah, jika kamu penasaran siapa saja kira-kira yang cuek pada penampilannya. Kita bisa melihatnya dari zodiak yang ia miliki. Siapa saja kah mereka?

1. Zodiak Aries

Aries dikenal sebagai sosok yang kerap tampil apa adanya tanpa memperdulikan bagaimana pandangan orang lain terhadapnya. Mereka cenderung cuek jika berhubungan dengan penampilan. Mereka lebih memilih berpenampilan sesuai keinginannya sendiri, yang penting nyaman, itu sudah cukup.

2. Zodiak Gemini

Gemini adalah sosok yang dikenal dengan kepercayaan dirinya yang cukup tinggi. Mereka selalu menganggap dirinya menarik meski orang lain memandang penampilannya sebagai penampilan yang “norak abis”. Intinya, selama mereka percaya diri dengan penampilannya, pandangan orang lain bukanlah suatu hal yang harus dipikirkan.

3. Zodiak Aquarius

Aquarius adalah sosok yang dikenal dengan keras kepalanya. Mereka selalu menganggap diri mereka paling benar. Inilah yang membuat mereka cuek dengan penampilannya dan tak terlalu peduli dengan pandangan orang lain tentangnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top