Feature

Supaya Hemat Saat Bepergian, Jangan Terbiasa Transaksi Ini Itu Ketika Sedang Liburan

Khusus untuk yang baru pertama kali liburan ke luar negeri, pasti ada rasa was-was yang mendera. Mulai dari perkara komunikasi, takut makanannya tidak cocok, bahkan bingung membuat daftar itinerary yang dibutuhkan. Namun diantara semua kekhawatiran itu, sejatinya ketakutan yang paling rentan mendera adalah soal budget alias anggaran. Namanya juga liburan, apalagi di negeri orang, mau tak mau persiapannya pun harus sematang mungkin sehingga kita tak menghabiskan banyak biaya bahkan bisa tetap belajar berhemat selama berlibur.

Sebelum Berangkat maupun Menjelang Pulang, Biasakan Makan Dulu yang Banyak. Hal Ini Membantumu Menghemat Biaya Makan Mengingat Harga Makanan di Bandara Biasanya Mahal

Meski tampaknya sepele, anjuran ini ada baiknya jangan diabaikan Kawan! Setibanya di bandara, kalau perutmu belum terisi, yang ada justru menyulitkanmu. Kamu  jadi kelabakan mencari makanan, belum lagi harga yang dipatok dua kali lipat dari harga biasanya. Mungkin kamu bisa bilang ingin menahan lapar. Tapi kalau penerbanganmu memakan waktu yang relatif lama, mau tak mau kamu pasti harus makan.

Andai kata transit di Singapura atau Kuala Lumpur, setidaknya kamu perlu menyiapkan minimal Rp 100 ribu untuk sekali makan. Nah hal-hal semacam ini masih bisa disiasati yaitu dengan membawa bekal dan mengisi perut terlebih dahulu dari rumah. Kan lumayan kamu jadi bisa menghemat sekian ratus ribu.

Bila Bepergian Jauh, Belilah Tiket Connecting Flight Demi Mencegahmu Nombok Beli Tiket Baru, Lantaran Delay dan Ketinggalan Pesawat Kedua

Kalau kamu mau pergi ke negara yang relatif jauh dan butuh transit, sebaiknya biasakan memilih connecting flight alias terbang dengan maskapai yang sama. Percayalah, hal ini akan menguntungkanmu karena pesawat lanjutan tetap akan menunggu penumpang dari pesawat pertama meskipun delay.

Sementara kalau kamu tidak memanfaatkan connecting flight, delay yang dialami pesawat pertamamu mungkin tak akan ditolerir oleh maskapai kedua. Yang ada, dengan jeda waktu yang sedikit, bisa jadi kurang dari empat jam, kamu jadi dikejar waktu dan terburu-buru. Kalau sedang apes dan tertinggal pesawat, kamu harus kembali beli tiket baru. Jutaan rupiah jadi melayang kan?

Biasakan Pesan Bagasi Pesawat Secara Online demi Menghemat Anggaran Juga ya Kawan

Nah, ini kamu juga perlu tahu. Harga bagasi dan makanan di dalam pesawat biasanya akan jauh lebih mahal kalau kamu pesan sewaktu check in. Pasti akan merepotkan sekali kalau misalnya perjalanan jauh dan harus transit untuk sekali penerbangan. Sebab harga bagasinya pasti mahal banget. Hitung saja ongkos pesawat ditambah bagasi dengan sistem PP. Bisa-bisa bagasimu dapat seharga tiket pesawatmu. Padahal, hal semacam ini bisa diantisipasi sejak awal.

Pesanlah Setiap Akomodasi yang Kamu Perlukan di Negara Tujuan Jauh-jauh Hari. Selain Lebih Murah, Kamu Jadi Tak Perlu Bawa Banyak Uang

Nyatanya, booking hotel di salah satu aplikasi di Indonesia jauh lebih murah dibanding pesan di sana. Misalnya, memesan lewat aplikasi cuma 150 ribu, ternyata sewaktu mau perpanjang ditempat, pelancong diminta membayar 300 ribu lantaran memang itulah tarifnya. Nah kalau kamu bisa menghemat Rp 150 ribu dari sini, lumayan bisa hemat seratus ribuan. Selain itu, kalau kamu sudah membayar semua akomodasi di sini, kamu tak perlu bawa banyak uang dan takut kekurangan uang di sana.

Hindari Tarik Tunai dengan Menggunakan ATM Lokal di Negara Tujuan, Biasanya Potongannya Cukup Mahal untuk Sekali Transaksi

Kalau sudah pesan semua akomodasi, kamu jadi tak perlu bawa banyak uang. Kamu pun tak perlu tarik tunai di ATM lokal. Sebagai contoh, menarik uang di Nepal bakal kena potongan sekitar Rp 50 ribu untuk satu kali transaksi. Nah kalau kamu menarik sebanyak  empat kali saja sudah 200 ribu kepotong sia-sia. Transaksi semacam ini sejatinya tak terasa. Tapi lumayan, bisa membuat uangmu cepat habis. Karenanya, lebih baik bawalah cukup uang sehingga tak perlu transaksi atm berkali-kali di negara tujuanmu.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Menurut Global Peace Index, Ini Negara yang Paling Aman untuk Dikunjungi

Setiap orang, pasti punya keinginan jika suatu saat akan menjejakan kaki di luar negeri. Tapi sebelum pergi dan melangkahkan kaki ke sana, ada persiapan yang tentu harus kita lakukan. Mulai dari mencari destinasi tujuan, memahami budaya di negara tersebut, bahkan ke status keamanan untuk orang pendatang.
Nah, untuk mengurangi rasa was-was jika ingin berplesiran ke luar negeri. Global Peace Index memberikan daftar negara paling aman di dunia untuk dikunjungi. Dan berikut ini adalah empat negara yang paling aman untukmu yang ingin jalan-jalan.

1. Islandia

Islandia telah menduduki peringkat pertama selama 11 tahun berturut-turut sebagai negara paling aman untuk dikunjungi. Negara ini memiliki tingkat kriminalitas yang rendah, bahkan setiap tahun hanya ada 1,8 persen kasus pembunuhan. Menariknya lagi, negara nordik ini tidak memiliki anggota militer. Saking amannya, hanya ada polisi yang tidak dilengkapi dengan senjata.

2. New Zealand

Dikenal dengan keindahan alam pengunungannya, Negara paling aman di posisi kedua ada Selandia Baru. Negara yang berdekatan dengan Australia ini terkenal aman bagi para turis, baik laki-laki atau perempuan. Karena Selandia Baru memiliki tingkat kejahatan yang rendah, akan tetapi tingkat keamanan dan kesehatannya amat sangat baik.

3. Austria

Sebenarnya, negara ini adalah negara kecil yang terletak di tengah Benua Eropa. Kawasannya berbatasan langsung dengan Jerman dan Ceko di bagian utara. Beberapa destinasi wisata yang populer di negara ini adalah Istana Schonbrunn, Hofburg, Belvedere, dan Prater. Dan beberapa tahun belakangan, berhasil menduduki negara peringkat ketiga paling aman untuk dikunjungi.

4. Portugal

Orang-orang Portugal dikenal jadi manusia dengan tingkat stress yang sangat rendah. Senantiasa bahagia karena tingkat kejahatan disana terbilang cukup baik bahkan dikategorikan rendah.

Jadi tak heran, jika negara kelahiran Christiano Ronaldo ini termasuk negara paling aman untuk para turis. Apalagi untuk mereka yang memang cinta pada dunia golf, negara ini adalah surga untuk mereka.

Nah, karena sudah tahu negara mana yang paling aman di dunia. Kamu mungkin sudah bisa menentukan, negara mana yang akan jadi tujuan jika hendak pergi travelling ke luar negeri

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Aturan Baru yang Lebih Syariah, Pendaki Lelaki dan Perempuan di Rinjani Akan Dipisah

Digagas oleh BTNGR, rencananya Gunung Rinjani akan menerapkan aturan baru yang berdasarkan syariah. Tentang keputusan untuk para pendaki laki-laki dan perempuan yang konon akan dipisah.

Hal ini dituturkan Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani BTNGR Sudiyono dalam sambungan telepon sebagaimana dilansir dari detik.com, Rabu (19/6/2019), dimana adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan wisatawan ketika naik ke Rinjani. Seperti ketika mereka mendaki ke bukit di sekitar Sembalun, ke Bukit Pergasingan misalnya.

“Konsep kita bahwa kita nggak tahu pendaki ini yang berpasang-pasangan itu sudah resmi atau belum. Kemudian yang kedua adanya dugaan wisatawan ke destinasi di sekitar Rinjani itu kurang baguslah,” imbuh beliau.

Nah, berbalik ke belakang tentang bagaimana konsep ini akhirnya dicetuskan. Pemisahan ini terdengar selaras dengan ‘wisata halal’ yang diusung oleh Pemerintah Provinsi NTB untuk membedakan daerahnya dengan Bali. Namun di sisi lain, hal tersebut lahir dikarenaka sikap dan penyimpangan yang memang ditunjukkan para wisatawan. Ya, Sudiyono mengaku adanya penyimpangan wisatawan laki-laki dan perempuan yang mendaki bukit-bukit di sekitar Sembalun. Namun jika mendaki ke Gunung Rinjani akan lebih kecil potensi terjadi penyimpangan.

“Iya ada penyimpangan. Tapi saya kira pendakian ke Gunung Rinjani akan berbeda. Karena mendaki Gunung Rinjani ini cukup memakan energi,” jelas Sudiyono.

“Berbeda dengan ke bukit di sekitar Sembalun. Sehingga ke Gunung Rinjani dan berbuat macam-macam ya kecil. Secara logika begitu,” tambahnya lagi. 

Akan tetapi, konsep pemisahan yang dimaksudkan hanya akan berlaku ketika para pendaki atau wisatawan akan tidur. Jadi tempat camp untuk laki-laki akan dibuat berjarak dengan tempat camp untuk perempuan. 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Dibuka 20 Juni, Pameran Instalasi Seni Kelas Dunia Hadir di Jakarta

Setelah sukses dengan dua pamerannya di Kota Tokyo, Jepang tahun lalu. Kali ini, pameran seni kelas dunia, ‘teamLab Future Park and Animals of Flowers, Symbiotic Lives’ akan hadir di Jakarta.

Bertempat di Mall Gandaria City Lantai 2, Jakarta Selatan, pameran ini akan berlangsung di area seluas 2.000 meter persegi, dengan 5 karya instalasi interaktif. Dan Teknologi digital yang digunakan dengan usungan konsep kreasi kolaborasi atau co-creation, akan jadi sesuatu yang baru bagi pengunjung yang akan datang ke sana. Sorak Gemilang Entertainment (SGE) Live jadi pihak yang berperan untuk membawa teamLab asal Jepang ke Ibu kota dalam skala yang lebih besar.

Melalui CEO SGE Live, Mervi Sumali, Ia bercerita tentang apa yang kemudian memicunya untuk membawa teamlab hadir di Jakarta.

 

“Saya jatuh cinta dengan artwork dari teamLab, padahal untuk melihatnya harus berkunjung ke negara tetangga. Saya lihat, semua orang harus berinteraksi dengan artwork-nya, melihat itu tuh saya jadi amaze. Takjub,” katanya dalam pagelaran jumpa pers ‘teamLab Future Park’ di Gandaria City, Jakarta Selatan, Selasa (18/6/2019).

Lebih lanjut, ia juga berharap jika kehadiran teamlab ini bisa memberikan pengalaman dan pengetahuan baru bagi para pengunjung. Baik anak-anak atau pun orang-orang dewasa. Bahkan Mervi juga meyakini jika instalasi karya seni ini akan sangat disukai para milenial yang konon dekat dengan instagram dan visual art.

“Generasi muda kan suka sekali instagram, tapi sejauh ini visual art yang ada belum bisa berinteraksi. Dan saya pikir orang Indonesia sudah sangat siap untuk sesuatu yang seperti ini. Karena ketika saya melihat pameran yang tahun lalu berlangsung di Jepang, banyak juga orang Indonesia yang sengaja datang”. Tutur Mervi.

Selain itu, CEO teamLab Kids, Akitae Matsumoto, yang juga hadir menuturkan jika project ‘Future Park’ yang sudah dimulai 5 tahun yang lalu ini, memiliki 2 konsep.  

“Kreativitas dan bermain, ada co-creation konsep di pameran ini. Kamu dapat menikmati karya seni kami sendirian, tapi nggak akan seru. Di saat bersamaan kamu juga harus bermain dengan orang lain dan itu akan lebih fun. Itulah konsepnya,” tukasnya.

Menghadirkan 5 karya instalasi digital, yakni Animal Flowers, Symbiotic Lives, Graffti Nature: Lost, Immersed and Reborn, Sliding through the Fruit Field, Sketch Aquarium, dan Light Ball Orchestra. Akitae menuturkan, setidaknya ada sekitar 600 orang lebih yang turut serta untuk membuat konsep dari teamlab ini.

Akan dibuka mulai tanggal 20 Juni hingga 20 Desember 2019 mendatang, kamu bisa mendapatkan tiket masuk dengan mengakses website resmi atau mengunjungi ticket boothnya langsung di Gandaria City. Akan dibagi pada 8 slot, demi kenyamanan pengunjung dalam menikmati instalasi tersebut jumlah pengunjung akan dibatasi 200-300 orang per hari.

Sebagai bentuk resmi dari pembukaannya, pameran seni kelas dunia ‘teamLab Future Park’ tersebut akan dibuka nanti malam oleh Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), Triawan Munaf.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top