Trending

Sukses Cum Laude di Jurusan Hukum, Febby Rastanty Mantap Lanjut S2 ke Jurusan Bisnis

Bagi aktris Febby Rastanty, pendidikan adalah prioritasnya nomor satu. Berkat kerja kerasnya, Febby bahkan lulus dengan predikat Cum Laude dari Fakultas Hukum, Universitas Indonesia pada Februari 2018 lalu. Kini, dara 22 tahun itu siap lanjut ke jenjang strata dua atau S2.

“Masih ada plan (rencana) bahwa aku akan S2,” katanya seperti dikutip kompas.com, Selasa (18/9).

Mantan personel girlband Blink ini mengaku belum menentukan universitas yang ingin ditujunya untuk melanjutkan studi. Entah di Indonesia maupun di luar negeri. Namun dirinya mengaku sudah memiliki jurusan yang hendak dituju yaitu bisnis.

“Penginnya sih bisnis, aku pengin bikin bisnis sendiri. Kayak i’m my own boss, enggak ada yang atur ha ha ha. Kayak cita-cita semua orang kan, boss buat diri sendiri,” ujar Febby. Kendati hendak memilih bisnis, Febby tetap berencana punya karier di bidang hukum. Ia sendiri sudah lama bercita-cita ingin jadi pengacara.

“Aku dari kecil maunya jadi pengacara. Karena dulu dari aku masih kecil, aku punya beberapa saudara yang kerja di bidang hukum dan sukses di bidangnya. Ngeliat gitu kayaknya seru, makanya setelah didalami, dipelajari, ternyata gue suka sama hukum,” tambahnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Campur Tangan Orang Indonesia Dibalik Produksi Film Avengers: Endgame

Marvel Studios sangat menutup rapat urusan cerita terutama dalam dua film Avengers terakhir, Infinity War dan Endgame. Bukan hanya para pemain, banyak kru di balik layar juga tidak tahu apa-apa soal jalan cerita film ini. Menariknya, ternyata ada pemuda asal Indonesia yang terlibat dalam dapur tim efek visual Avengers: Endgame, yakni Denny Ertanto. Ini adalah kali kedua dia terlibat dalam proyek Marvel.

Sebelumnya, Denny juga ikut mengerjakan efek visual Infinity War, tepatnya di beberapa adegan Iron Man dan Doctor Strange di Planet Titan. Namun kali ini lebih spesial, karena Denny ternyata kebagian mengerjakan efek untuk adegan yang sangat krusial dalam film, yaitu bagian akhir pada pertarungan tim Avengers.

“Saya membantu bekerja di beberapa bagian awal dan akhir saat di final battle-nya,” kata Denny seperti dikutip dari Viva, Jumat (26/4). Lelaki ini mengaku beruntung bisa mendapat kesempatan terlibat di film Avengers, apalagi mengedit salah satu bagian paling penting dalam ceritanya.

Mengerjakan bagian yang disebutnya sebagai ‘super major spoiler,’ ternyata tak membuat Denny tahu jalan cerita film ini sebelum dirilis.

“Aku penasaran perjalanannya dari awal ke bagian aku,” katanya mengaku tak tahu apa-apa soal plot keseluruhan.

Butuh waktu setidaknya 1-2 minggu sampai empat bulan guna mengerjakan setiap adegan yang jadi bagiannya. Kendati ada kesulitan-kesulitan tertentu, Denny tetap senang dan menikmati proyek ini, sebab baginya, selalu ada hal baru yang bisa dipelajarinya. Sebagai seorang vfx artist yang sudah ikut terlibat di Hollywood sejak 2011, Denny mengatakan sangat antusias dengan reaksi penonton. Dia mengaku ingin tahu reaksi mereka saat melihat hasil kerja dirinya dan tim.

“Di bagian mana pun, seneng yah bisa dapet kerja di film Avengers. Tapi kali ini memang kebetulan dapet bagian di mana salah satu bagian paling penting dari film ini, khususnya di bagian terakhir saat final battle. Di luar senang dan bangga, saya sih juga penasaran aja apa reaksi penonton nantinya ke adegan-adegan yang saya tahu,” ujar Denny.

Sebelumnya, Denny pernah terlibat dalam tim efek film War of the Planet of the Apes, Fantastic Beasts and Where to Find Them, A Monster Call, The Martian, Into the Woods, Pan, Cinderella, Hugo, Maze Runner: The Death Cure, dan lain sebagainya. Terbaru, ia kini sedang membantu film Gemini Man yang disutradarai Ang Lee. Denny tak satu-satunya orang Indonesia yang masuk dalam tim di balik layar Avengers sebab ada dua orang Indonesia lain yang ikut terlibat di proyek ini yaitu Jefri Haryono sebagai Creature Technical Director dan Muhammad Ghifary dari departemen Research and Development.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Matcbox Akan Gelar Keanucon di Skotlandia, Festival yang Khusus Memutar Film-film Keanu

Untuk kamu para penggemar Keanu, ada berita bagus nih. Akhir April ini, lembaga di Skotlandia, Matchbox Cineclub akan menggelar KeanuCon. Festival film yang konon akan sepenuhnya didedikasikan untuk memutar film-film Keanu Reeves.

Yap, festival ini akan digelar pada 27 dan 28 April 2019, di Kota Glasgow dengan memutar 11 film Keanu Reeves, mulai dari The Matrix hingga John Wick hingga My Own Private Idaho dan tentunya, kedua film Bill and Ted berturut-turut. Sebelumnya Matchbox Cineclub sudah pernah menggelar festival film Nicolas Cage, bertajuk Cage-a-Rama.

“Kami pernah menyusun katalog pemutaran karya Nicolas Cage, aktor yang sering dibenci sekaligus dikagumi. Sekarang, kami beralih ke Keanu yang tentunya tidak sampai membelah opini publik seperti Nicolas Cage,” ujar Megan Mitchell, selaku salah satu penggagas KeanuCon, saat diwawancarai Little White Lies, sebagaimana dikutip dari laman vice.id. 

Tak hanya karena kemampuan akting dan wajahnya yang tampan, sosok Keanu memang patut jadi inspirasi. Karena selain kehidupannya di layar lebar, ia jadi salah satu orang yang cukup populer dengan kebaikan hati dalam hidup sebagai manusia biasa. Meski tak mampu menayangkan semua film-film yang dibintangi Keanu, setidaknya ada festival film yang sudah berniat mendedikasikan diri untuk menghormati Keanu.

Nah, berikut daftar film yang akan diputar sepanjang KeanuCon :

One Step Away (Robert Fortier, 1985), Permanent Record (Marisa Silver, 1988), My Own Private Idaho (Gus Van Sant, 1991), Speed (Jan de Bont, 1994), The Matrix (Lana Wachowski, Lilly Wachowski, 1999), John Wick (Chad Stahelski, David Leitch, 2014), Man of Tai Chi (Keanu Reeves, 2013), Constantine (Francis Lawrence, 2005), Challenge Death with Dice Roll Cafe, Bill & Ted’s Excellent Adventure (Stephen Herek, 1989), Bill & Ted’s Bogus Journey (Peter Hewitt, 1991), Wyld Stallyns live, Destination Wedding (Victor Levin, 2019)

Kalau kebetulan sedang berada di Skotlandia akhir bulan ini, dan punya keinginan menonton semua film Keanu tersebut dalam layar besar. Itu tentu akan jadi pengalaman yang mengesankan untuk kalian yang memang suka Keanu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

3 Zodiak Ini Dikenal Sangat Serius dalam Menjalani Hidup

Sifat yang dimiliki setiap orang sudah jelas berbeda. Ada orang yang sangat santai dalam menjalani kehidupan. Sebaliknya juga ada orang dengan karakter perfeksionis yang sangat serius dalam menjalankan hidupnya. Berdasarkan zodiaknya, ini adalah 3 zodiak yang dikenal sangat seris dalam menjalani hidup, zodiakmu termasuk tidak?

1. Zodiak Virgo

Virgo terkenal sebagai zodiak yang sangat perfeksionis. Dia sangat serius dalam mengerjakan suatu hal dan dalam menjalani hidup. Dia selalu ingin segalanya berjalan dengan keinginannya. Selain itu, dia juga sosok yang selalu menghasilkan sesuatu yang rapi, logis dan bisa dipertanggungjawabkan.

2. Zodiak Pisces

Pisces termasuk zodiak yang serius dalam menjalani hidup. Dia sangat sensitif dan pendiam. Sosok yang penutup dan lebih nyaman dengan dirinya sendiri. Meskipun ada teman yang menyimpang, pisces bukan sosok yang mudah terpengaruh oleh lingkungan sekitarnya.

3. Zodiak Scorpio

Yang terakhir adalah zodiak scorpio. Scorpio termasuk zodiak yang dikenal kaku dan tegas. Dia sangatlah misterius dan bagi orang yang belum mengenalnya, mungkin dia akan menganggap scorpio adalah sosok yang kasar. Tapi sebenarnya scorpio memiliki karakter yang baik dan hati yang lembut.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top