Feature

Suka Terbangun di Jam-jam Tertentu? Artikan Kondisi Kesehatanmu Dari Pertanda Itu

Saat tidur, pasti maunya nyenyak. Tidur cukup selama lima sampai tujuh jam setelah beraktivitas selama seharian penuh seakan jadi istirahat yang paling menyenangkan sekaligus menenangkan untukmu. Hanya saja, tak semua orang bisa merasakan nikmatnya tidur nyenyak. Gangguan tidur mulai dari begadang sampai tiba-tiba terbangun tanpa tujuan yang jelas pun masih jadi persoalan sekelompok orang.

Nah kamu sendiri bagaimana? Kamu termasuk orang-orang yang suka terbangun di jam-jam tertentu? Wah, sejatinya kejadian semacam ini ada maknanya lho. Berdasarkan ilmu fengshui dan tradisi Tiongkok kuno, bangun di jam-jam tertentu suka diasosiasikan untuk menggambarkan kondisi badan dan tubuhmu. Tak percaya? Coba baca dahulu ulasannya.

Kalau Kamu Baru Tidur Sebentar Tapi Terbangun di Jam 9 sampai 11 Malam, Berarti Ada Masalah Pada Tiroidmu

Mengesalkan bukan, saat seharian lelah berkutat dengan segala aktivitas, kemudian kamu mencoba tidur, tapi baru satu atau dua jam tidur, yang ada malah terbangun dari tidurmu. Bagian yang paling mengesalkan, kamu jadi harus berusaha tidur lagi. Namun daripada kamu terbawa kesalmu, ketahuilah kalau bangun di jam-jam tersebut merupakan pertanda kalau tiroidmu perlu diperhatikan. Sejatinya kalau kamu dalam kondisi tertidur di jam-jam tersebut, ada sistem endokrin serta enzim yang di dalam tubuhmu yang sedang distabilkan.

Di lain sisi, segenap kelenjar endokrin berperan untuk mengatur sistem kerja hormon dan metabolisme. Salah satu kelenjar endokrin sendiri adalah tiroid. Pada jam-jam ini, sejatinya hormone tiroid sedang berusaha menstabilkan tubuhmu agar bisa tertidur nyenyak. Hanya saja, kalau hormon tiroid kekurangan asupan, maka inilah yang terjadi. Kamu jadi terjaga padahal sedang berusaha tertidur. Karenanya dianjurkan untuk perbanyak mengonsumsi sayuran.

Sementara yang Terbangun Antara Jam 11 Malam Hingga Jam 1 Pagi, Berarti Ada yang Salah dengan Asupan Makanan atau Minumanmu Seharian

Bangun di jam-jam ini punya beragam makna. Ada yang menganggap konsumsi kafeinmu terlalu banyak sehingga membuatmu rentan terjaga. Atau ada juga yang mengindikasikan pada konsumsi bir atau alkohol setelah makan malam.

Sejatinya, pada jam-jam ini, fungsi kantung empedumu sedang meningkat, yaitu memastikan kalau tubuhmu siap mencerna makanan kembali untuk keesokan harinya. Sementara kalau kamu terbangun, berarti ada masalah pada kantung empedumu, bisa jadi mengalami iritasi lantaran makanmu tak benar selama sehari sebelumnya. Hal semacam ini ditandai kalau kamu terbangun dengan perut mual atau perasaan ingin muntah.

Karenanya, ada baiknya kamu menjaga fungsi kantung empedu dengan baik. Kurangi makanan berlemak atau yang mengandung minyak terutama kalau kamu belakangan ini sering terjaga pada jam-jam tersebut.

Untukmu yang Terbiasa Terjaga saat Jam Satu atau Jam Tiga Pagi, Perhatikan Kesehatan Livermu

Biasanya terbangun di malam hari dipicu lantaran mimpi buruk yang datang tiba-tiba. Kamu merasa kelelahan setelah tidurmu itu dan terbangun begitu saja. Sejatinya hal ini merupakan tanda kalau ada bagian tubuhmu yang perlu diperhatikan yaitu area liver.

Pada jam-jam tersebut, liver sedang bekerja melakukan detoksifikasi pada darahmu. Saat proses ini, liver pun mengeluarkan toksin dari dalam tubuh agar aliran darahmu tetap lancar dan sehat. Namun efeknya berdampak pada psikologismu. Kalau kamu terbangun pada saat proses detoksifikasi, biasanya yang terjadi kamu justru akan mudah marah, frustasi, dan kesal sendiri. Karenanya, demi mengantisipasi bangun pada jam-jam ini, rutinlah mengonsumsi buah-buahan seperti alpukat, buah-buahan sitrus, bahkan bawang putih demi kinerja liver yang lebih baik.

Bangun Diantara Jam 3 hingga Jam 5 Pagi Bisa Mengindikasikan Kalau Paru-parumu Kurang Rileks 

Jangan kira paru-parumu tak butuh perhatian. Justru paru-paru itu penting fungsinya untuk mengatur udara yang masuk ke dalam tubuh. Di jam 3-5 pagi, paru-paru sedang bekerja dengan maksimal membersihkan udara yang masuk sehingga asupan oksigen untuk tubuhmu pun terpenuhi. Karenanya, saat tidur, pastikan suhu tubuhmu stabil. Karena kalau tidak, memang pasti kamu rentan terbangun sebagai tanda kalau asupan oksigenmu kurang sehingga kinerja paru-paru tak bekerja dengan maksimal. Cara terbaik demi menjaga kesehatan paru-paru yaitu dengan rutin melakukan latihan fisik.

Nah Kalau Tubuhmu Sudah Bangun di Jam 5 Pagi, Sebaiknya Jangan Tidur Lagi Ya

Bangun tidur terbaik adalah jam lima pagi. Karenanya, kalau tubuhmu otomatis sudah bangun di jam tersebut, sebaiknya jangan terpikir untuk melanjutkan tidurmu. Kamu bisa melakukan yoga, meditasi, lalu lanjutkan dengan menyeduh secangkir teh panas untuk memulai hari. Di lain sisi, agar tubuh tetap bugar saat bangun pagi, jangan lupa konsumsi sayur dan protein setiap harinya.

 

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Lika-Liku Selingkuh, yang Perlu Kamu Tahu

Setelah banyaknya kasus selingkuh yang kerap dikaitkan dengan istilah ‘Pelakor’, beberapa orang menjadi was-was. Takut jika pasangannya dipikat atau terpikat oleh pihak lain. Padahal yang namanya selingkuh, itu tak hanya karena si penggoda saja. Lihat juga reaksi yang digoda, atau jangan-jangan pasanganmulah yang menggoda.

Jangan buru-buru sensi, buat bilang kalau si lelaki selingkuhan istrimu adalah brengsek. Atau perempuan yang konon merebut suamimu, kau cap murahan. Sekali lagi, selingkuh dilakukan dua orang dengan sadar. Tak ada yang bisa dibenarkan dan disalahkan. Agar tak terjebak dalam pemahaman yang salah, ada beberapa hal yang perlu kita ketahui tentang selak beluk penyelewengan yang melukai hati.

Kenali Dulu Siapa Dia, Sebab dari Hasil Penelitian Ada Orang yang Memang Gampang Selingkuh

Selingkuh itu merenggut kebahagian, dan memotong impian masa depan. Untuk itu, mendapati pasangan yang mendua jelas jadi sesuatu yang tak diinginkan kita semua. Nah, untuk membebaskan dari ancaman kejadian yang menyakitkan ini. Dari hasil beberapa penelitian, inilah beberapa jenis karakter orang yang disebut-sebut mudah sekali untuk selingkuh.

Apalagi Jika Dirinya Gemar Posting Foto Mesra di Sosial Media

Dikutip dari laman Tirto.id, Gwendolyn Seidman, seorang profesor psikologi pada Albright College, yang mempelajari relationship dan cyberpsychology menyatakan bahwa saat ini banyak pasangan yang merasa perlu menampilkan hubungan percintaan mereka di media sosial. Bukan benar-benar bahagia, pasangan yang gemar memasang foto mesra, bisa jadi sedang menyembunyikan masalah hubungannya.

Dan Jika Suamimu Mendadak ‘Bernafsu’ Bisa Jadi Ia Sedang Selingkuh

Tanpa bermaksud untuk mengajakmu tak percaya pada suamimu. Namun, perubahan yang signifikan perlu untuk dicurigai. Coba perhatikan lagi, bagaimana ia bersikap sebelumnya. Masih serupa atau mendadak berbeda. Bahkan, dari hasil penelitian. Suami atau pasangan yang sedang berselingkuh, konon akan lebih bernafsu bercinta dari hari-hari biasa. 

Itulah Sebabnya, Hasil Studi Bilang : Tukang Selingkuh Berpotensi Meninggal Lebih Cepat dari Dia yang Setia

Untuk kamu para pelaku yang kerap berselingkuh, hati-hat saja nih. Pasalnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuan dan diterbitkan dalam Jurnal Of Sexual Medicine oleh University Of Florence, Italia menyebutkan, kebiasaan selingkuh terbukti membuat usia lelaki lebih cepat meninggal dibandingkan laki-laki yang setia.

Tapi Selalu Ada Alasan, yang Memicu Seseorang Selingkuh dari Pasangannya

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya. Berikut ini adalah beberapa alasannya.  

Lalu Jika Sudah Selingkuh, Pantaskah Ia Kembali Lagi Padamu?

Jadi momok yang selalu ditakutkan dalam hubungan, tak seorang pun ingin hubungannya berakhir karena perselingkuhan. Tapi, perjalanan cerita cinta selalu datang dengan berbagai macam kejutannya. Jika “selingkuh” tiba-tiba jadi prahara, kita tak selalu bisa menolaknya. Untuk bisa mempertimbankan apakau dirinya layak diterima lagi atau tidak, kamu bisa membacanya disini.

Sebagai Pelajaran yang Akan Menguatkan, Mari Berbenah Diri dari Sakit Hati Karena Diselingkuhi

Tak bisa memilih cerita hidup, beberapa orang bernasib sial karena pernah menjadi korban perselingkuhan dari seseorang yang mungkin disayang. Tapi nasi sudah menjadi bubur, segala bentuk sakit hati yang tak bisa dihindari. Ada beberapa pelajar yang bisa kamu jadikan acuan untuk terus bangkit dari sakit hati, karena diselingkuhi.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Sederet Alasan, Mengapa Seseorang Selingkuh dari Pasangan

Percayalah selingkuh selalu jadi awal atas segala kerhancuran hubungan dengan pasangan. Namun, kalaupun harus ditelisik lebih dekat, faktor pemicu yang akhirnya membuat seseorang selingkuh jelas sangatlah beragam. Untuk itu, sekelompok ilmuwan punya penjelasan menganai alasan seseorang menyeleweng dari pasangannya.

Dan dari hasil temuan tersebut, sebagaimana yang dilansir dari Brightside.me, ada beberapa alasan yang bisa membuat seseorang berselingkuh. Berlaku untuk setiap orang, termaksud mereka yang hubungannya terlihat mesra. Sebab mereka juga berpotensi untuk tergoda oleh orang ketiga.

Keintiman Memudar dan Tak Tahu Bagaimana Caranya Mengembalikan

Bayangkan, kamu akan bertemu dengan orang yang sama setiap hari. Dari sejak kamu membuka mata hingga tertidur pada malam harinya. Bosan itu manusiawi, tapi jika hal tersebut justru merubah kalian berdua sampai kehilangan keintiman. Jelas bisa berbahaya. Tak mamu untuk menciptakan suasana yang bisa membawa kalian dalam percakapan hangat, jadi kemungkinan yang bisa menghantar hubungan pada perselingkuhan, yang bisa berakhir pada perceraian. 

Seks sering disebut-sebut sbagai salah satu hal yang dicari oleh lelaki yang berselingkuh dari pasangannya. Padalah, pada buku The Truth on Cheating, konselor pernikahan Gary Neuman mengatakan bahwa 47% klien lelakinya yang berselingkuh mengaku tak memiliki keintiman emosional dengan pasangannya. Dan kian sulit untuk bisa dideteksi, karena laki-laki tidak suka menunjukkan perasaan mereka. Padahal, banyak perempuan yang sangat menginginkan agar pasangan prianya memiliki perasaan terbuka.

Merasa Tak Dihargai Oleh Pasangan Sendiri

Percaya atau tidak, sebagian besar lelaki menginginkan eksistensi dan penghargaan atas apapun juga. Akan jadi cerita buruk, jika ternyata sang istri berperilaku dengan sesuka hati tanpa berpikir bagaimana perasaan sang suami. Entah dari perkataan, sikap, perbuatan, dan hal lain dalam interaksi serta hubungan berdua.

Laki-laki akan merasa dilukai tatkala istrinya memandang rendah pekerjaannya, hanya karena si istri punya penghasilan yang lebih besar, misalnya. Rasa rendah diri atas sikap seperti ini akhirnya melahirkan sakit hati yang kemudian memicunya untuk mencari perempuan lain yang bisa menghargai dirinya seperti keinginannya. Dan bisa terjadi juga sebaliknya, perempuan selingkuh karena tak merasa dihargai oleh suaminya.

Berkurangnya Romansa dan Gairah Tiap Kali Ingin Bercinta

Yap, tetap mempertahankan romansa cinta seperti awal menikah memang susah. Geliat bercinta dan emosi bisa pudar seiring bertambahnya usia. Tapi, hal yang perlu dan baiknya tetap ditumbuhkan keterbukaan perihal kehidupan seks pada pasangan kita. Karena kalau tidak, pasanganmu bisa pergi dan mencari kebutuhan jasmaninya di luar.

Hal ini dibenarkan oleh survei dalam buku berjudul The Normal Bar oleh Chrisianna Northrup, Pepper Schwartz, dan James Witte. Katanya, kurangnya emosi, hilangnya geliat romansa, serta kehidupan seks yang membosankan menjadi alasan bagi 70% pria dan 49% wanita memutuskan untuk berselingkuh dari pasangannya. Menariknya, orang-orang dalam surveri tersebut mengaku memiliki kehidupan yang bahagia secara umum. Tak ada masalah atau skandal lainnya.

Waktu yang Tadinya Dipake Berdua, Direnggut Oleh Sosial Media

Mewabahnya tren sosial media, memang memberi dampak tersendiri bagi hubungan. Lelaki yang sibuk pada games di ponsel pintar atau perempuan yang terus berselancar pada timeline Instagram. Kadang perempuan lupa, bahwa ada pasangan yang perlu disambut ketika pulang kerja. Begitu pun sebaliknya, laki-laki lupa kalau istrinya pun butuh waktu berdua untuk tetap menghidupkan rasa.

Maka jika salah satu pasangan sudah terjebak pada aktivitas dunia maya yang berlebihan, kemungkinan selingkuh akan meningkat. Sementara kamu sibuk denga gadgetmu, lelakimu mungkin akan sibuk mencari perempuan yang bisa menggantikan peranmu.

Salah Satu atau Masing-masing, Terlalu Sibuk untuk Bekerja

Kecintaan terhadap pekerjaan dan alasan lain, seringkali membuat seseorang lupa. Bahwa selain mengumpulkan pundi-pundi rupiah, ada pasangan yang juga membutuhkan dirinya. Perjalanan bisnis atau kebohongan yang disengaja, jadi celah paling banyak yang dimanfaatkan oleh lelaki untuk menyeleweng dari pasangan.

Sedangkan perempuan, biasanya akan berselingkuh di tempat kerja, pada rekan yang biasanya dekat dan bisa memahaminya. Dan, tahun 6 hingga ke 9 konon jadi tahun paling rawan atas perselingkuhan yang bisa terjadi sewaktu-waktu. Dari sini kita belajar, bahwa manajemen waktu antara bekerja dan pulang ke rumah menikmati kebersamaan dengan pasangan bisa jadi salah satu penekan keinginan selingkuh dari pasangan.

Mendapat Pengaruh dari Luar Diri

Yap, circle pertemanan memang kerap disebut-sebut sebagai pembentuk karakter seseorang. Walau sebenarnya kita tetap jadi pihak terkuat yang bisa menentukan akan jadi seperti apa kita kelak. Kita cenderung bersikap sebagaimana beberapa teman kita bersikap.

Bahkan dalam sebuah polling anonim, lebih dari 75% laki-laki yang melakukan hubungan badan dengan perempuan yang bukan istrinya mengaku terpengaruh karena teman-temannya juga melakukan hal yang sama. Dengan kata lain, orang sekitar bisa jadi pemicu yang mendorong seseorang untuk selingkuh.

Selingkuh, Sudah Jadi Kebiasaan yang Mendarah Daging Baginya

Percayalah, persentase seorang peselingkuh berubah sangatlah sedikit. Jadi, jika sudah pernah ketahuan satu kali selingkuh, kemungkinan besar akan melakukan hal serupa di hari berikutnya. Sebab, selingkuh itu memberi efek ‘nagih’. Ada sensasi berbeda yang dirasa ketika berhasil menaklukkan banyak perempuan, jika ia adalah seorang lelaki. Pun begitu sebaliknya.

Maka jika sedari pacaran saja, kamu sudah tahu ia adalah ‘tukang selingkuh’. Sebaiknya pertimbangkan niatmu untuk terus bersamanya. Karena sifat tersebut, mungkin sudah jadi tabiatnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Melody Dambakan Momongan Sembari Coba Bisnis Baru

Setelah resmi menikah dengan Hanif Fathoni pada 2018, Melody Nurramdhani Laksani eks personel JKT48 mengaku tengah mendambakan hadirnya momongan.  Pernyataan itu langsung dilontarkan sendiri oleh Melody. Penyanyi kelahiran Bandung itu mengatakan bahwa keinginannya untuk memiliki momongan belum tercapai hingga saat ini.

“Ya pasti mau lah (punya momongan), cuma kan gimana yang ngasih saja,” ucap Melody seperti dikutip Viva.co.id, Jumat (22/3).

Kemudian, Melody pun mengatakan bahwa ia tidak melakukan program kehamilan ataupun menunda kehamilan. Semuanya ia pasrahkan kepada Tuhan.

“Enggak lah enggak ada nunda-nundaan (kehamilan) Segimana di kasih Allah saja,” tuturnya.

Lebih lanjut, wanita kelahiran tahun 1992 itu juga mengatakan bahwa pasca menikah, ia dan sang suami tertarik untuk berkarir di dunia bisnis, khususnya bisnis di bidang pertanian.

“(Bisnis) kuliner sih enak, tapi sudah banyak. Cuma kalau kita berinovasi kan kita juga enggak tahu ya, tapi kalau ada kesempatan bisnis pertanian ada mengarah ke situ juga,” tuturnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top