Community

Suka dan Duka yang Pasti Dirasakan Oleh Kamu yang Pernah Pacaran dengan Teman Satu Kampus

Jika kamu sudah merasakan bagaimana rasanya menjadi seorang mahasiswa, kamu pasti paham betul bahwa pada kenyataannya fungsi kampus bukan hanya sebagai tempat mencari ilmu, melainkan juga tempat untuk menemukan cinta sejati.

Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pasangan yang ada karena perkenalan yang awalnya sebagai teman sekampus. Nah jika sudah seperti ini, pasti kamu yang memiliki pacar sekampus tahu rasanya suka duka ini.

1. Memiliki Teman Belajar yang Asyik

Masalah yang dimiliki mahasiswa adalah tugas kuliah pastinya. Nah kamu tak perlu lagi pusing memikirkannya, karena kamu memiliki partner belajar yang asyik, yaitu pacarmu sendiri. Tugas apapun itu, kamu pun bisa mengerjakannya dengan lebih mudah.

2. Lebih Semangat Pergi ke Kampus

Saat ada kuliah jam pagi, pasti kamu malas-malasan untuk pergi ke kampus. Tapi karena ada pacar di sana, akhirnya malas itu pun berubah menjadi semangat untuk berangkat ke kampus deh. Biar cepet-cepet ketemu pujaan hati, ini sih nilai plus ya…

3. Tak Perlu Janjian, Kamu Bisa dengan Mudah Ketemuan di Kampus

Jika pasangan pada umumnya perlu janjian ketemuan terlebih dulu, kamu tak memerlukan itu. Kamu bisa dengan mudah menemuinya di kampus. Namanya juga pacaran sekampus, pasti mudahlah ketemunya.

4. Tapi Kamu Tak Lagi Bebas Berteman

Nah, dukanya nih, kamu tak bisa dengan bebas berteman dengan semua orang. Apalagi kalau temanmu itu lawan jenis. Bisa-bisa jadi boomerang untuk hubunganmu bersama sang pacar. Hati-hati ya.

5. Kamu Bisa Saja Bosan Karena Setiap Hari Bisa Bertemu dengan Bebas

Selain tak bebas berteman, kamu pun terancam akan lebih mudah bosan. Bayangkan saja, hampir setiap hari kamu bisa bertemu dengannya. Tidak ada jeda waktu untuk kamu merindukannya. Alhasil hubungan pun akan terasa lebih hambar.

6. Pertengkaran yang Terjadi Bisa Jadi Pengganggu Konsentrasi Belajarmu

Kamu perlu waspada kalau sampai ada perdebatan di antara kamu dan pasangan. Bisa saja hal itu akan memengaruhi konsentrasimu dalam belajar. Imbasnya nilaimu pun bisa saja turun.

7. Kamu Akan Lebih Sulit Move On Kalau Sampai Putus di Tengah Jalan

Ini nih, kalau sampai kamu dan pacarmu putus di tengah jalan dan kalian belum lulus, pasti akan sulit untuk bisa move on. Gimana mau move on kalau kamu dan dia masih saja bisa ketemu di kampus yang sama.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Feature

Kamu yang Merasa Sehat, Bukan Berarti Beneran Sehat

Mengetahui sehat atau tidaknya tubuhmu itu tidak hanya dari penampilannya. Tapi sekali waktu kamu pun perlu mengeceknya ke dokter demi memastikan benarkah kondisi tubuhmu memang prima atau perlu ada perhatian khusus. Sayangnya, banyak dari kita yang suka melupakan pentingnya tes kesehatan.

Padahal di usia sekarang, penting sekali mengutamakan tes ini agar kita punya gambaran bagaimana kondisi tubuh kita sekarang ini dan bisa melakukan pencegahan terhadap penyakit yang mungkin berisiko menyerang tubuh. Mengutip Bright Side, ini dia jenis tes yang perlu kamu lakukan setidaknya saat usiamu sudah memasuki kepala dua.

Tes Kesehatan Kulit demi Mencegah Kanker Kulit

Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan oleh American Cancer Society, sebanyak 3,3 juta penduduk Amerika didiagnosa mengalami kanker kulit setiap tahunnya. Karenanya, penting sekali untuk mengecek kesehatan kulit setidaknya selama sebulan sekali. Kamu perlu tahu, melakukan tes screening bisa menekan risiko seperti paparan sinar ultraviolet berlebih, potensi kanker kulit, munculnya tahi lalat berlebihan, hingga permasalahan kulit lainnya.

Tes Koresterol Juga Perlu Lho untuk Mengetahui Tingkat HDL-mu

Kendati kamu berkilah kalau usiamu masih terlalu muda untuk tes kolesterol, itu sejatinya bukan jadi alasan untukmu agar melewatkan tes yang satu ini. Biasanya, kalau kamu hendak mengikuti tes untuk mengukur tingkat kolesterol, dokter tak akan mengizinkanmu untuk makan setidaknya 9-12 jam sebelum tes. Hal ini karena makanan bisa mempengaruhi tingkat kolesterolmu.

Kamu perlu tahu, selama tes, ada beberapa hal yang perlu diamati yaitu meliputi HDL atau tingkat kolesterol baik, LDL atau tingkat kolesterol yang buruk dan triglycerides. Biasanya petugas medis akan menjelaskan hasilnya nanti kepadamu.

Bagi Perempuan yang Sudah Menikah, Coba Lakukan Pap Smear, Ya!

Setiap perempuan yang sudah menikah, disarankan untuk melakukan uji pap smear setiap tiga tahun sekali. Tes ini diperuntukan untuk mengecek serviksmu apakah dalam keadaan baik-baik saja atau ada gejala kanker yang perlu diwaspadai. Mengapa tes semacam ini perlu? Karena kanker rahim ternyata jadi penyebab kematian tertinggi pada perempuan. Tapi berdasarkan data dari American Cancer Society, risiko kematian akibat kanker rahim dalam lima puluh tahun terakhir bisa ditekan mencapai angka 74 persen lantaran banyak perempuan  yang sudah sadar untuk melakukan uji pap smear.

Sering Dilupakan, Padahal Tes Hepatitis juga Penting untuk Tubuhmu

Penyebab hepatitis diketahui lantaran ‘infeksi’ yang terjadi pada livermu. Bagi sebagian orang yang mengalami hepatitis, awalnya tak ada gejala yang muncul pada tubuh. Untuk itu, cara mencegahnya tentu dengan melakukan cek atau tes hepatitis terlebih dahulu. Orang yang terinfeksi virus hepatitis, nantinya akan sering tumbang karena sistem imunnya tak lagi mampu bekerja secara maksimal. Nah, sebelum terlambat, lebih baik kamu cari tahu kondisi livermu dari sekarang, bukan?

Tes Darah Agar Kanker Darah Tak Jadi Ancaman untuk Tubuhmu

Tahukah kamu, sejatinya ada 137 tipe kanker darah, tapi mungkin yang  paling umum diketahui banyak orang yaitu leukemia, lymphoma, dan myloma. Dengan jumlah sebanyak itu, penting sekali untukmu agar dapat mencegah kanker darah yang sewaktu-waktu bisa menyerang tubuh. Sebab hanya dengan tes darah, yang namanya kanker darah baru bisa terdeteksi.

 

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Community

Nyaman Untuk Tinggal di Hunian Kecil Ala Orang Jepang

Tinggal di hunian yang sempit memang memaksa kamu harus meminimalisir barang yang kamu miliki agar tak menambah penuh ruang hunianmu. Tak jarang kenyamanan pun tak bisa kamu dapatkan karena minimnya ruang dalam apartemen. Nah untuk mengakalinya, kamu bisa coba tiru cara orang Jepang menata hunianya agar tetap nyaman nih meski lahannya sempit.

1. Sofa Sebagai Alternatif Tempat Tidur

Ruang yang ada dalam apartemen tentu lebih sempit dibandingkan rumah pada umumnya. Jadi kamu harus pandai-pandai dalam memanfaatkan ruang. Salah satunya dengan menggunakan sofa bed yang bisa dilipat agar bisa kamu jadikan sebagai tempat tidur juga.

2. Menggunakan Furnitur yang Multifungsi

Karena ruanganmu yang terbatas, akan lebih baiknya jika kamu memilih furnitur yang multifungsi untuk digunakan dalam apartemen. Misalnya kamu bisa menggunakan stools dengan tinggi sedang sebagai tempat duduk tamu maupun meja untuk menaruh barang-barang kecil yang penting.

3. Memilih Furnitur dengan Kapasitas Maksimal

Selain menggunakan furnitur yang multifungsi, kamu juga perlu memilih furnitur dengan kapasitas maksimal. Misalnya kamu bisa memilih lemari pakaian dengan kapasitas besar yang sesuai dengan ruangan, dimana kamu juga bisa menggunakan lemari tersebut sebagai tempat televisi di tengahnya. Akan lebih baik juga jika kamu memilih lemari dengan pintu geser.

4. Memanfaatkan Cermin untuk Menimbulkan Kesan Ruang yang Lebih Luas

Kamu bisa menempatkan cermin dinding besar di beberapa sudut ruangan apartemenmu. hal ini akan menimbulkan kesan ruang apartemenmu lebih luas dua sampai tiga kali lipat dari luas sebenarnya.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Trending

Lagu Agnez-Mo Dijual dengan Sistem Pre-sale di Amerika, Seminggu Kemudian Baru Dirilis

Lagu kolaborasi penyanyi Agnez Mo dengan Chris Brown bertajuk Overdose sudah dijual lebih dahulu dengan sistem pre-sale di Amerika Serikat pada 20 Juli 2018. Namun lagunya sendiri baru akan dirilis seminggu kemudian.

“Sebenarnya tanggal 20 Juli waktu sana (Amerika) ya, dan itu pre-sale atau pre-save-nya di semua digital platform. Lagunya sendiri akan keluar seminggu setelah itu,” kata Agnez seperti dikutip kompas.com, Jumat (20/7/2018).

Namun Agnez menjamin lagu “Overdose” diluncurkan lebih dulu di Indonesia, sebelum dilepas di Amerika. Peluncuran single duet keduanya itu tidak serta-merta diiringi peluncuran video musiknya. Ia pun mengungkapkan alasannya tersendiri.

“Enggak, video klipnya setelah itu. Masa semuanya langsung? Sayang… biar ada prosesnya,” paparnya.

Sebelumnya Agnez telah mengumumkan judul lagu terbarunya bersama Chris Brown tepat di hari ulang tahunnya pada 1 Juli 2018 lalu.

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

MOST SHARE

To Top